Anda di halaman 1dari 6

KURIKULUM 2013

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Nama Sekolah : _______________________________


Kelas / Semester : XI ( Sebelas ) / 2

Nama Guru : _______________________________


NIP / NIK : _______________________________
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Nama Sekolah :
Program Keahlian : Teknik Komputer dan Informatika
Kompetensi Keahlian : Rekayasa Perangkat Lunak (C3)
Mata Pelajaran : Pemodelan Perangkat Lunak
Kelas/ Semester : XI/ II ( Dua )
Tahun Pelajaran :
Durasi : 16 X 45 Menit

A. Tujuan Pembelajaran
Melalui langkah pembelajaran model Discovery Learning dengan pendekatan saintifik
peserta didik : Menjelaskan perintah SQL untuk pengelolaan tabel dalam basis data,
menjelaskan penggunaan aplikasi client basis data untuk menjalankan perintah SQL serta
menjalankan perintah SQL untuk menambah memanggil, mengupdate dan menghapus
data melalui aplikasi client basis data dalam bentuk perintah baris (CLI) , mengajukan
pertanyaan, mengajukan jawaban sementara, mengumpulkan data, menganalisa data,
menyusun simpulan untuk dapat mencapai kompetensi pengetahuan (memahami,
menerapkan, menganalisis, dan mengevaluasi), keterampilan (mengamati, mencoba,
menyaji, dan menalar), dan sikap (jujur, santun, dan tanggungjawab).

B. Pendekatan, Metode dan Model Pembelajaran


o Pendekatan : Saintifik
o Metode : Diskusi, Tanya Jawab, Demontrasi, Praktek dan Penugasan
o Model : Project Based Learning

C. Kegiatan Pembelajaran
Kegiatan Pendahuluan ( 10 Menit )
 Membuka dengan salam dan berdoa di kelas
 Membina hubungan baik dengan peserta didik di kelas
 Menyampaikan tujuan pembelajaran sehubungan dengan materi yang akan disampaikan
Kegiatan Inti ( 70 Menit )
Kegiatan Literasi  Peserta didik diberi motivasi dan panduan untuk melihat, mengamati,
membaca dan menuliskanya kembali,. Mereka diberi tayangan dan bahan
bacaan terkait materi Bahasa SQL dasar untuk mengelola tabel dalam
basis data.
 Memahami dengan mengamati tanyangan konsep dan video
Critical Thingking  Guru memberikan kesempatan untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin
hal yang belum dipahami, dimulai dari pertanyaan factual sampai
kepertanyaan yang bersifat hipotetik. Pertanyaan ini harus tetap berkaitan
dengan materi .
 Peserta Didik mengajukan pertanyaan atau peristiwa di vidio
pembelajaran.
Collaboration  Peserta didik bersama orang tua dirumah mendiskusikan, mengumpulkan
informasi , mempresentasikan ulang, dan saling bertukar informasi
mengenai materi .
Communication  Peserta didik diminta mempresentasikan hasil kerja individu secara
klasikal, mengemukakan pendapat atas presentasi yang dilakukan
kemudian ditanggapi kembali oleh individu yang mempresentasikan.
Creativity  Guru dan peserta didik membuat kesimpulan tentang hal – hal yang telah
dipelajari terkait dengan materi .
 Peserta didik kemudian diberi kesempatan untuk menanyakan kembali hal
– hal yang belum dipahami.
Kegiatan Penutup ( 15 Menit )
 Peserta didik membuat rangkuman / simpulan pelajaran tentang point – point penting yang muncul
dalam kegiatan pembelajaran yang baru dilakukan.
 Guru membuat rangkuman / simpulan pelajaran tentang point – point penting yang muncul dalam
kegiatan pembelajaran yang baru dilakukan
 Guru memberikan tugas kepada peserta didik untuk mengerjakan LKPD
Evaluasi
Pengetahuan
 Jenis/Teknik tes : tertulis, lisan,dan Penugasan
 Bentuk tes : uraian
 Instrumen Penilaian : (terlampir)
Keterampilan
 Praktik/Performence
 Fortofolio
 Instrumen Penilaian : (terlampir)
Sikap
 Bersyukur terhadap apa yang ada di lingkungan sekitar.
 Kerja sama dalam mengamati objek.
 Jujur dalam membuat kesimpulan
 Tanggung jawab dalam menulis objek yang diamati.
 Displin dalam menyelesaikan.

.............……..,.....................
Mengetahui
Kepala Sekolah …………. Guru Mata Pelajaran

…………………………… ……………………………….
NIP/NRK. NIP/NRK.

Catatan Kepala Sekolah


........................................................................................................................................................
........................................................................................................................................................
........................................................................................................................................................
Lampiran 1. Uraian Materi

Bahasa SQL dasar untuk mengelola tabel dalam basis data

Structured Query Language atau SQL mungkin merupakan poin penting dalam sebuah studi
teknik komputer jaringan. Keberadaan SQL sebagai sebuah bahasa pemrograman memiliki
sejarah dan perkembangan yang panjang. Tentu saja perkembangan tersebut dipengaruhi oleh
perkembangan dunia teknologi yang dari tahun ke tahun semakin membaik dan terus
diperbaharui. Sehingga mau tidak mau, banyak software diciptakan dengan teknologi baru
namun tidak menghilangkan keberadaan SQL ini.

Lalu, mungkin sebagian dari kamu mungkin bertanya-tanya apa pengertian SQL itu sendiri?
Apa saja fungsi dengan menggunakan SQL ini dan apa saja perintah dasarnya yang perlu
kamu ketahui? Semuanya bisa kamu simak ulasannya dalam tulisan di poin-poin berikut ini.

Sekilas mengenai SQL
Pengertian SQL secara umum bagi kalangan awam maupun pemula dalam dunia IT bisa
diartikan sebagai bahasa yang digunakan dalam mengakses data. Khususnya untuk data yang
memiliki basis relasional. Tentu saja bahasa komputer dalam data basis relasional ini
berdasarkan standar yang dikeluarkan oleh American National Standard Institute (ANSI).
Standardisasi SQL sudah ada sejak tahun 1986 dan memang diinisiasi oleh ANSI.

Hingga saat ini banyak server dalam sebuah database maupun software mampu mengartikan
bahasa SQL. Maka dari itulah, SQL menjadi bahan pembicaraan dan sebuah materi yang
sangat penting bagi kamu yang bergelut dalam dunia IT maupun hal-hal yang bersinggungan
dengan database relasional.

Sejarah kemunculan SQL
Bila kita berbicara mengenai sejarah munculnya dan pengertian SQL dapat mengacu pada
artikel dari Jhonny Oracle yang merupakan salah seorang peneliti di IBM. Artikel tersebut
membahas mengenai ide pembuatan sebuah basis data relasional yang muncul di tahun 1970,
tepatnya pada bulan Juni. Pada artikel tersebut juga dibahas mengenai kemungkinan di masa
mendatang untuk menciptakan sebuah bahasa data yang standar. Oleh karena itulah kemudian
muncul istilah SEQUEL yang mengacu pada singkatan dari Structured English Query
Language.

Selang beberapa waktu, IBM lantas mencanangkan proyek basis data relasional SEQUEL dan
karena namanya cukup sulit dieja maka disingkat menjadi SQL. Setelah proses standardisasi
selesari tahun 1986, lalu SQL mengalami perbaikan tahun 1989. Tahun 1992 muncul versi
SQL92 dan di tahun 1999 dengan berbagai pembaharuan muncullah SQL99. Namun, dalam
dunia IT SQL yang sering digunakan mereferensikan pada SQL92. Meski begitu, sampai
sekarang pun sebenarnya tidak ada sebuah server berbasis data yang menggunakan maupun
mendukung SQL99. Ini lebih tergantung pada dialek masing-masing server yang digunakan.

Beberapa jenis perintah SQL yang perlu diketahui


Setelah kamu mengetahui sejarah dan pengertian SQL, kini saatnya untuk lebih mengetahui
apa saja perintah-perintah dasar yang terdapat dalam SQR tersebut. Setidaknya ada tiga jenis
perintah dasar dalam SQL yang penjabarannya akan diulas dalam poin-poin berikut ini.
Data Definition Language (DDL)
Jenis perintah dasar yang pertama adalah Data Definition Language atau biasa disingkat
dengan DDL. Perintah dasar ini sebenarnya merupakan perintah paling mendasar dari bahasa
SQL. Tujuannya untuk membuat struktur sebuah database. Kemudian, perintah dasar DDL
masih dibedakan lagi ke dalam setidaknya lima jenis perintah yakni bisa kamu lihat di bawah ini.
 Perintah Create: sebuah perintah yang bisa kamu gunakan ketika membuat
sebuah database yang baru, baik itu berupa tabel baru atau sebuah kolom baru.
Kamu bisa membuat sebuah query dengan contoh ‘CREATE DATABASE
nama_database.
 Perintah Alter: biasa digunakan ketika seseorang ingin mengubah struktur tabel
yang sebelumnya sudah ada. Bisa jadi dalam hal ini adalah seperti nama tabel,
penambahan kolom, mengubah, maupun menghapus kolom serta menambahkan
atribut lainnya.
 Perintah Rename: dapat kamu gunakan untuk mengubah sebuah nama di sebuah
tabel ataupun kolom yang ada. Bila kamu menggunakan perintah ini maka query-
nya menjadi ‘RENAME TABLE nama_tabel_lama TO nama_tabel_baru”
 Perintah Drop: Bisa kamu gunakan dalam menghapus baik itu berupa database,
table maupun kolom hingga index.
 Perintah Show: perintah DDL ini digunakan untuk menampilkan sebuah tabel yang
ada.

Data Manipulation Language (DML)


Berikutnya dalam pengertian SQL, dikenal dengan adanya Data Manipulation Language (DML).
Seperti namanya, perintah dasar SQL ini bertujuan untuk memanipulasi data yang ada dalam
sebuah database. Perintah dalam DML juga terbagi ke dalam empat jenis. Beberapa di
antaranya adalah insert, select, update, dan delete.
 Perintah Insert: Kamu bisa menggunakan perintah ini untuk memasukkan
sebuah record baru di dalam sebuah tabel database.
 Perintah Select: Pada perintah ini kamu dapat menggunakannya dalam menampilkan
maupun mengambil sebuah data pada tabel. Data yang diambil pun tidak hanya terbatas
pada satu jenis saja melainkan lebih dari satu tabel dengan memakai relasi.
 Perintah update: Ini dapat kamu gunakan ketika ingin melakukan pembaruan data di sebuah
tabel. Contohnya saja jika ada kesalahan ketika memasukkan sebuah record. Kamu tidak
perlu menghapusnya dan bisa diperbaiki menggunakan perintah ini.
 Perintah Delete: Perintah DML ini dapat digunakan ketika kamu ingin menghapus sebuah
record yang ada dalam sebuah tabel.

Data Control Language (DCL)


Perintah dasar berikutnya adalah Data Control Language atau DCL. Perintah SQL ini digunakan
khususnya untuk mengatur hak apa saja yang dimiliki oleh pengguna. Baik itu hak terhadap
sebuah database ataupun pada tabel maupun field yang ada. Melalui perintah ini, seorang
admin database bisa menjaga kerahasiaan sebuah database. Terutama untuk yang penting.
DCL berdasarkan perintah dasarnya terbagi dalam dua perintah utama yakni:
 Perintah Grant: Perintah ini biasanya digunakan ketika admin database ingin memberikan
hak akses ke user lainnya. Tentu pemberian hak akses ini dapat dibatasi atau diatur. Dalam
hal ini admin pun dapat memberikan akses mengenai perintah dalam DML di atas.
 Perintah Revoke: Kebalikannya dari Grant, Revoke terkadang sering digunakan untuk
mencabut maupun menghapus hak akses seorang pengguna yang awalnya diberikan akses
oleh admin database melalui perintah Grant sebelumnya.

Fungsi SQL
Keberadaan SQL dalam mengelola sebuah database memberikan fungsi tersendiri. Bagi
seorang admin, adanya SQL dapat memungkinkan kamu untuk mengakses maupun
mengubah database. Kamu pun bisa menjalankan sebuah query maupun mengambil data yang
dibutuhkan. Termasuk pula memperbarui atau menyisipkan data dalam database.

SQL juga bisa digunakan untuk menghapus sebuah data pada database. Fungsi lainnya adalah
untuk membuat sebuah prosedur baru dan ini akan tersimpan dalam sebuah database. Selain
itu juga bisa mengatur hak akses dalam tabel, prosedur, maupun hal-hal penting lainnya.

Jadi, bisa disimpulkan bahwa pengertian SQL adalah sebagai sebuah bahasa khusus yang
digunakan ketika membuat maupun mengolah database dalam sebuah website. Ketika
mengelola website, kamu pun perlu menggunakan layanan hosting terbaik agar keperluan
website dapat berjalan dengan baik.