Anda di halaman 1dari 3

BAB V

PENUTUP
5.1 Kesimpulan

Berdasarkan hasil dan pembahasan, maka dapat disimpulkan bahwa :

1. Besar arus (I) dan tegangan (V) maksimun yang terjadi pada Turbin Angin
Sumbu Horizantal (TASH) terjadi pada kecepatan putaran maksimum
1025,2 Rpm yaitu 20,24 Volt untuk tegangan, 1,050 Ampere untuk arus
pada puku 15.10 wib. (Tentukan perhari)
2. Hasil pengukuran tegangan, arus dan putaran turbin yang dilkakukan
selama 3 x 24 jam mulai pukul 10.00, 11 juli 2020 s/d 10.00 13 juli 2020
WIB di dapat hasil rata-rata setiap harinya sebesar : hari ke-1 sebesar 6,36
Volt untuk tegangannya dan 0,131 Ampere untuk arusnya, sedangkan
untuk rata-rata putaran turbin sebesar 292,5 Rpm. Hari ke-2 sebesar 5,10
Volt utuk tegangannya, 0,082 Ampere untuk arusnya, sedangkan untuk
putaran turbin sebesar 236,4 Rpm. Dan hari ke-3 sebesar 3,34 Volt untuk
tegangannya dan 0,062 Ampere untuk arusnya, sedangkan untuk
kecepatan putaran turbin sebesar 145,1 Rpm. Melihat dari data rata-rata
tersebut dapat disimpulkan bahwa pada hari ke-3 cenderung menurun
dibandingkan hari ke-1 dan ke-2. (kesimpulan energi perhari)

5.2 Saran

Dari hasil perancangan dan pengujian, dapat diambil beberapa saran,


diantaranya yaitu:

1. Perlu penelitian lebih lanjut untuk mengetahui apakah besar atau luasan
blade turbin angina dapat mempengaruhi unjuk kerja yang dihasilkan oleh
turbin angina poros horizontal.
2. Perlu penelitian lebih lanjut mengenai pemanfaatan energy angina agar
energy terbarukan ini dapat dikembangkan menjadi pembangkit energy
listrik hybrid sehingga mampu menjadi pembangkit energy alternative
yang lebih efisien untuk berbagai keperluan manusia.
DAFTAR PUSTAKA

Arnyanto Firman Dkk (2013),Pengaruh Kecepatan Angin dan Variasi


Jumlah Sudu Terhadap Unjuk Kerja Turbin Angin Poros Horizontal.

Adam Muhammad Dkk (2019), Analisis Pengaruh Perubahan Kecepatan


Angin Pada Pembangkit Listrik Tenaga Angin (PLTA) Terhadap Daya Yang
Dihasilkan Generator Dc.

Puji S Dkk (2012), Studi Awal Pengaruh Jumlah Sudu Terhadap Keluaran
Turbin Angin Tipe Horizontal Berdiamter 1,6 Meter Sebagai Sumber Penyedia
Listrik Pada Proyek Rumah Dc di FMIPA UNJ.

Epa Apolinaris Dkk , Analisa Pengaruh Kecepatan Putar Yang


Dihasilkan Turbincyclone Terhadap Daya Generator Sebagai Pembangkit Listrik
Skala Rendah.

Laurensius Dkk (2014), Pengaruh Sudut Balde Turbin Angin Poros


Horizontal Model Contra Rotating Terhadap Daya Dan Efesiensi Dengan Posisi
Rotor Blade Saling Berseberangan.

Bella Dkk, Pengaruh Variasi Pembebanan Pada Poros Utama Turbin


Angin Terhadap Putaran, Daya Listrik, Dan Kinerja Turbin Angin Golden Balde.

Agus Dkk, Pengaruh Kecepatan Putaran Dan Beban Terhadap Keluaran


Generator Induksi 1 Fase Kecepatan Rendah.

Asnal Dkk (2019), Analisa Pengaruh Jumlah Blade Terhadap Putaran


Turbin Pada Pemanfaatan Energi Angin di Pantai Ujung Batu Muaro Penjalinan.

Jadikan minimal 15 referensi