Anda di halaman 1dari 3

BUKU JAWABAN TUGAS MATA

KULIAH TUGAS 2

Nama Mahasiswa : SRI AYU ENDAH FITRIA

Nomor Induk Mahasiswa/ NIM : 030522449

Kode/Nama Mata Kuliah: LUHT 4333/TATANIAGA PERTANIAN

Kode/Nama UPBJJ : 81/UPBJJ UT MAJENE

Masa Ujian : 2020/21.1 (2020.2)

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN


UNIVERSITAS TERBUKA
LUHT4333

NASKAH TUGAS MATA KULIAH


UNIVERSITAS TERBUKA
SEMESTER: 2020/21.1

Fakultas : FST/Fakultas Sains dan Teknologi


Program Studi : Penyuluhan Pertanian Bidang Keahlian Pertanian-D3
Kode/Nama MK : LUHT4333/Tataniaga Pertanian
Tugas :2

No. Soal
1. Dalam struktur pasar hasil-hasil pertanian dikenal beberapa struktur pasar seperti pasar yang
bersaing sempurna dan oligopli. Coba saudara jelaskan perbedaan kedua pasar tersebut.

2. Harga pada umumnya sangat mempengaruhi perilaku manusia baik produsen maupun
konsumen. Untuk menggairahkan sector pertanian maka harga komoditi pertanian perlu untuk
ditingkatkan. Coba saudara jelaskan faktor apa saja yang cenderung meningkatkan harga-harga
hasil pertanian dalam jangka panjang?

3. Dalam mengurangi ketidakstabilan pendapatan, maka beberapa cara dapat dilakukan petani
antara lain dengan melakukan Contrac farming. Coba saudara jelaskan pengertian dari contract
farming tersebut dan berikan contohnya.

4. Perbedaan antara harga eceran dan marjin tataniaga menunjukkan ada bagian harga konsumen
yang diterima petani atau farmer’s share. Coba saudara jelaskan karakteristik utama produk apa
saja yang mempengaruhi tinggi rendahnya pangsa harga yang diterima oleh petani?

Jawaban
1. Pasar persaingan sempurna (perfect competition) dapat disebut juga sebagai persaingan
murni (pure competition) atau atomstik. Dalam pasar persaingan sempurna, perusahaan individu
dapat menjual seluruh produksinya pada harga pasar yang berlaku. Apabila harga jualnya sedikit
diatas harga pasa, ia tidak tidk dapat menjual barangnya sama sekali , sebaliknya jika harganya
sedikit dibawah pasar maka ia akan kebanjiran para pembeli (laris)

Pasar Oligopoly adalah pasar dengan sedikit penjual banyak pembeli, lawannya adalah
oligopsoni (sedikit pembeli). Suatu industry yang bersifat oligopolistic mengembangkan suatu
hierarki pemimpin dan pengikut. Salah satu bentuk oligopoly ialah Kartel.

2. Dari sisi permintaan : Elastisitas pendapatan yang tinggi untuk hasil-hasil pertanian di negara-
negara kurang berkembang dan Pertumbuhan penduduk
Dari sisi penawaran : Beberapa input pertanian pasokannya bersifat tetap, kelambatan dalam
penerapan teknologi maju dan kegagalan untuk menerapkan pengetahuan yang ada secara penuh,
kondisi iklim mendukung bagi produksi pertanian (efek rumah kaca), dan bencana lingkungan
karena penggunaan teknik berusahatani secara modern (pencemaran karena pupuk, pestisida dan
mekanisasi pertanian).
3. Contrac Farming adalah suatu cara mengatur produksi pertanian dimana petani-petani kecil atau
“out growes” diberikan kontrak untuk menyediakan produk – produk pertanian untuk sebuah
usaha sentral sesuai dengan syarat – syarat yang telah ditentukan dalam sebuah perjanjian
(contract).
Contohnya : Petani sayur hidroponik dalam skala besar bekerja sama dengan swalayan dengan
menjual hasil panennya kepada mereka.

4. Ada 4 karakteristik utama produk yang mempengaruhi tinggi rendahnya harga yang diterima
oleh petani, yaitu sebagai berikut
1) Kadar kerusakan : produk yang sangat mudah rusak memerlukan biaya tataniaga yang sangat
tinggi, mencakup produk yang rusak, penanganan khusus, dan sarana penyimpanan khusus
2) Besarnya (bulkiness) produk : ukuran fisik produk yang tidak diimbangivdengan besarnya
nilai akan memperbesar biaya tata niaga, sebab makin besar suatu produk makin banyak
biaya untuk pengangkutan, penyimpanan dan pengepakan. Jika nilai barang tidak sedanding
dengan ukuran fisiknya maka tentu proporsi antara biaya tataniaga dengan bagian yang
diterima petani akan berbeda. Contohnya, kelapa lebih bulkiness dibandingkan apel;
umumnya produk-produk pertanian lebih bulkiness dibandingkan produk-produk non-
pertanian.
3) Sifat musiman : produk yang dipanen dalam jangka waktu yang sangat pendek, akan
memerlukan biaya penyimpanan dan penanganan yang mungkin jauh lebih besar
4) Perbedaan bentuk antara produk mentah dan produk akhir : pada dasarnya, semakin banyak
pengolahan dan pekerjaan lain yang harus diselesaikan sebelum produk sampai ke konsumen
maka semakin besar biaya tataniaganya.