Anda di halaman 1dari 11

Dengan menyebut nama Allah SWT yang Maha Pengasih lagi Maha Panyayang, Kami panjatkan

puja dan puji syukur atas kehadirat-Nya, yang telah melimpahkan rahmat, hidayah, dan inayah-Nya
kepada kami, sehingga kami dapat menyelesaikan makalah tentang “Ke Istimewaan Indonesia Di Mata
Dunia”
Makalah ini telah kami susun dengan maksimal dan mendapatkan bantuan dari berbagai pihak
sehingga dapat memperlancar pembuatan makalah ini. Untuk itu kami menyampaikan banyak terima
kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam pembuatan makalah ini.
Terlepas dari semua itu, Kami menyadari sepenuhnya bahwa masih ada kekurangan baik dari segi
susunan kalimat maupun tata bahasanya. Oleh karena itu dengan tangan terbuka kami menerima segala
saran dan kritik dari pembaca agar kami dapat memperbaiki makalah ini.
Akhir kata kami berharap semoga makalah tentang “Ke Istimewaan Indonesia Di Mata
Dunia” ini dapat memberikan manfaat maupun inpirasi terhadap pembaca.

Medan, November 2017

Penyusun
1. LETAK ASTRONOMIS INDONESIA
Berdasarkan lokasi astronomisnya, Indonesia berada pada 6º LU – 11º LS dan 95º BT - 141º BT. Hal ini
membuat Indonesia merupakan Negara yang memiliki iklim tropis dan merupakan salah satu Negara yang
dilalui oleh garis khatulistiwa. Letak garis bujur Indonesia membuat Indonesia berada pada 3 wilayah
waktu, yaitu WIB,WITA,WIT.

Letak astronomis ini tentu saja memberikan banyak manfaat. Berikut ini adalah beberapa manfaat letak
astronomis Indonesia :
1. Tidak memilki musim dingin yang merepotkan
2. Suhu udara cenderung hangat hingga panas
3. Curah hujan yang cukup tinggi
4. Banyak terdapat hutan hujan tropis
5. Memiliki keragaman flora dan fauna yang bervariasi 
6. Lahan pertanian yang subur
7. Memiliki hasil pertanian dan perkebunan yang dapat membantu perekonomian Negara
8. Menjadi salah satu lokasi wisata yang populer

2. POSISI GEOGRAFIS
Berada Diantara 2 Benua
Berdasarkan posisi geografisnya Indonesia berada diantara 2 benua di dunia yaitu benua Australia dan
benua Asia. Dimana posisi ini sangat menguntungkan bagi Indonesia karena akan menjadi lalu lintas
dalam perdagangan dunia. 
Berada Diantara 2 Samudra
Selain diapit oleh 2 benua, posisi geografis Indonesia juga diapit oleh 2 samudera terbesar di Asia, yaitu
Samudera Pasifik dan Samudera Hindia. Dimana kondisi ini membuat pembagian musim di
Indonesia hanya ada 2 saja, yaitu musim kemarau dan musim penghujan.
Letak Geografis ini tentu saja memberikan banyak manfaat. Berikut ini adalah beberapa manfaat letak
Geografis Indonesia :
1. Letak indonesia yang berada diantara 2 benua dan 2 samudra membuat indonesia berada di jalur
lintas internasional dan dapat menjadi tempat transit jalur perdagangan dunia. Hal itu membuat
Indonesia dapat membuat hubungan baik dengan negara lain, walau juga dapat membuat
Indonesia sebagai jalur lalu lintas kriminalitas internasional. Seperti lalu lintas perdagangan
narkoba dan perdagangan anak.
2. Kawasan Indonesia yang terdiri dari banyak pulau membuat Indonesia kaya akan budaya, karena
terdiri dari berbagai suku bangsa, bahasa, dll. Selain itu juga akan timbul banyak bentukan alam
seperti danau, gunung api, pantai, dll. Hal itu dapat memajukan pariwisata Indonesia.
3. Laut yang luas dan garis pantai yang panjang membuat Indonesia menyimpan hasil laut seperti
ikan, kerang, serta bahan tambang seperti minyak bumi. Hal itu dapat menambah pendapatan
Negara
4. Letaknya yang berada dikawasan tropis membuat Indonesia kaya akan hasil hutan, berbagai jenis
tanaman, dan berbagai jenis hewan. . Namun akibat pemanasan global, membuat wilayah
Indonesia sangat menerima dampaknya. Seperti sering terjadi badai tropis. Pengurangan daratan
Indonesia akibat pencairan es di kutub. Wilayah Indonesia yang banyak terdiri atas pulau dan laut
yang luas membuat daratan Indonesia banyak sekali berkurangnya, dll.
5. Tanah Indonesia yang subur membuat Indonesia menghasilkan banyak hasil pertanian.
6. Wilayah hutan yang masih cukup luas menjadikan hutan Indonesia sebagai paru-paru dunia.
Namun, karena letak hutan yang jauh dari pemantauan pemerintah akibat letak Indonesia yang
berjauhan dan berpulau-pulau membuat aksi kejahatan terhadap hutan, seperti pembakaran,
pencurian kayu, pembukaan hutan yang tak terstruktur marak terjadi dan sulit dikendalikan.

3. TOLERANSI TERHADAP KERAGAMAN DI INDONESIA


1. Perilaku Toleran dalam Kehidupan Beragama
Indonesia merupakan negara mulim terbesar di dunia.Namun begitu agama-agama lain bisa
hidup berdampingan. Karena di Indonesia kemerdekaan beragama dijamin dalam UUD Negara Republik
Indonesia Tahun 1945 Pasal 29 ayat (2) yang berbunyi, ”Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap
penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan untuk beribadah menurut agamanya dan
kepercayaannya itu.

2. Perilaku Toleran terhadap Keberagaman Suku dan Ras di Indonesia


Perbedaan suku dan ras antara manusia yang satu dengan manusia yang lain hendaknya tidak
menjadi kendala dalam membangun persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia maupun dalam pergaulan
dunia. Kita harus menghormati harkat dan martabat manusia yang lain. Tidak memandang rendah suku
atau budaya yang lain
Tidak menganggap suku dan budayanya paling tinggi dan paling baik
Menerima keragaman suku bangsa dan budaya sebagai kekayaan bangsa yang tak ternilai harganya. dan   
,Lebih mengutamakan negara dari pada kepentingan daerah atau suku masing-masing.

Kebudayaan-kebudayaan Indonesia yang Mendunia


Indonesia sendiri tercatat sebagai negara yang kaya dengan kekayaan alam dan budayanya yang unik dan
khas dimata lokal maupun dimata dimncanegara. Berikut salah satu kebudayaan Indonesia yang terkenal
hingga ke mancanegara :
Wayang
pada 7 November 2003
Pertunjukan wayang telah diakui oleh
UNESCO sebagai Masterpiece of Oral and
Intangible Heritage of Humanity.

Angklung
pada 16 November 2010.
Dalam jenis alat musik sendiri,
Angklung sudah diakui oleh UNESCO
Termasuk Sebagai alat musik yang unik
diasia tenggara

Tari Saman
Tari Saman telah berhasil
menjadi ikon kebanggaan
Provinsi Daerah Istimewa
Aceh. Tarian tersebut telah
mendunia, karena didukung
pula oleh keputusan
UNESCO yang menyatakan
Tari Saman sebagai warisan
budaya.
Tarian ini juga sering ditampilkan pada festival dan pertunjukan kesenian di penjuru dunia.
Tari Saman diakui sebagai warisan budaya oleh UNESCO pada tahun 2011
4. SUMBER DAYA ALAM DI INDONESIA
Indonesia adalah salah satu negara dengan kekayaan sumber daya alam yang sangat tinggi. Indonesia
sangat luas dan membentang dari Sabang sampai Merauke. Kekayaan hasil tambang juga melimpah mulai
dari pulau Sumatra hingga pulau Papua.Berikut kami membuat daftar jenis-jenis barang tambang
ataupun non hayati di Indonesia yang banyak kita jumpai ;

Minyak Bumi
di Indonesia minyak bumi ditambang di banyak daerah.
Pulau Sumatra terdapat tambang di daerah Aceh, Riau dan
Muara Enim. Di pulau Jawa pertambangan minyak bumi
dilakukan di Wonokromo (Surabaya), Cepu (Cilacap), dan
Majalengka (Jatibarang). 

Batu Bara
Di Indonesia, batu bara banyak terdapat di daerah Pulau
Kalimantan

Timah
Indonesia merupakan negara penghasil timah
terbesar nomor 4 di dunia setelah Malaysia,
Thailand, dan Bolivia. Tambang timah di Indonesia
banyak sekali terdapat di daerah Pulau Bangka,
Singep, dan Riau daratan.

Nikel
Di daerah penghasil nikel terbesar di Indonesia terdapat di
Soroako, Sulawesi Selatan dan Pomala, Sulawesi tenggara.
Bijih Besi
Tambang bijih besi di Indonesia banyak terdapat di daerah
Cilacap, Lampung, dan Pulau-pulau kecil sekitar Kalimantan
seperti Derawan, dan Sebuku. Pengolahan biji besi di
Indonesia dilakukan oleh PT Krakatau Steel yang terletak di
Cilegon.

Bijih Emas
Di Indonesia pertambangan emas banyak sekali terdapat di daerah
Papua yang dikelola oleh PT Freeport, Lalu di daerah Kalimantan
Barat tepatnya di Sambas, Sulawesi tepatnya di Bolaang
Mongondow dan di Bengkulu yang bertempat di Rejang Lebong.

Tembaga
Di Indonesia pertambangan tembaga banyak terdapat di
daerah Papua yang pengolahannya dilakukan juga oleh PT
Freeport.

Intan
Daerah penghasil intan terbesar di Indonesia terdapat di
daerah Martapura, Kalimantan Selatan.
 5. FLORA DAN FAUNA DI INDONESIA
Flora di Indonesia ternyata dapat dibedakan menjadi dua kelompok besar, yaitu Indo-Malayan dan Indo-
Australian. Kelompok Indo-Malayan meliputi kawasan Indonesia Barat. Pulau-pulau yang masuk ke
dalam kelompok ini adalah Sumatra, Kalimantan, Jawa, dan Bali. Kelompok Indo-Australian meliputi
tumbuhan yang ada kawasan Indonesia Timur. Pulau-pulau yang termasuk dalam Nusa Tenggara,
Maluku, dan Papua. Perbandingan karakteristik flora yang ada di Indonesia Barat dan Indonesia Timur
adalah sebagai berikut.

No. Indonesia Barat Indonesia Timur


Jenis meranti-merantian
1. Jenis meranti-merantian sangat banyak
hanya sedikit

Tidak terdapat berbagai jenis


2. Terdapat berbagai jenis rotan
rotan

3. Tidak terdapat hutan kayu putih Terdapat hutan kayu putih

Banyak terdapat jenis


Jenis tumbuhan matoa (pometia pinnata)
4. tumbuhan matoa (pometia
sedikit
pinnata) di Papua
Banyak terdapat tumbuhan
5. Jenis tumbuhan sagu sedikit
sagu
Tidak terdapat berbagai jenis
6. Terdapat berbagai jenis nangka
nangka

Contoh flora yang ada di kawasan Indonesia barat


Pohon Saga
(Adhenanthera Pavonina)
yang terdapat di Kalimantan Selatan

Pohon Meranti
(Shorea Pinanga)
yang terdapat di Kalimantan Timur
Contoh flora yang ada di kawasan Indonesia Timur
Pohon Matoa
(Pometia pinnata)
Papua

Pohon Damar (Agatis Alba)


Papua

Fauna Indonesia dapat dikelompokkan menjadi tiga corak yang berbeda, yaitu fauna bagian
barat, tengah, dan timur. Garis yang memisahkan fauna Indonesia bagian Barat dan Tengah dinamakan
garis Wallace, sedangkan garis yang memisahkan fauna Indonesia bagian Tengah dan Timur dinamakan
Garis Weber. Fauna bagian barat memiliki ciri atau tipe seperti halnya fauna Asia sehingga disebut tipe
Asiatis (Asiatic). Fauna bagian timur memiliki ciri atau tipe yang mirip dengan fauna yang hidup di
Benua Australia sehingga disebut tipe Australis (Australic). Fauna bagian tengah merupakan fauna
peralihan yang ciri atau tipenya berbeda dengan fauna Asiatis maupun Australis. Faunanya memiliki ciri
tersendiri yang tidak ditemukan di tempat lainnya di Indonesia. Fauna tipe ini disebut fauna endemik.
Untuk lebih jelas dapat dilihat pada gambar berikut.
6. MENYIKAPI ADANYA OKNUM OKNUM YANG TIDAK BERTANGGUNG JAWAB
TERHADAP SUMBER DAYA ALAM
Darisegi sisi masyarakat kita hanya dapat mengingatkan kepada okunum pelanggar atau melapor
kepada pihak yang berwajib jika mendapatkan oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab terhadap
sumber daya alam, dan contoh kecil yang melanggar / bertanggung jawab terhadap sumber daya alam
yaitu, seperti membunuh hewan / tumbuhan langkah, memancing ikan dengan jala, merusak ekosistem
karang laut,
Darisegi sisi pihak berwajib dapat dikenakan sanksi-sanksi pidana dan denda yang sesuai dengan
pelanggaran terhadap sumber daya alam yang dapat di esekusi di persidangan dan ditentukan hukum oleh
pihak hakim.

UU 41/1999 UU 26/2007 UU 31/1999 jo. 20/2001 UU 8/2010

Perbuatan Perbuatan di dalam kawasan Perbuatan di dalam Perbuatan melawan Menempatkan,


melawan hukum hutan tanpa hak/izin, ruang yang tidak hukum yang merugikan mentransfer,
perbuatan atas hasil hutan sesuai peruntukan. negara dan mengalihkan,
tanpa izin, perusakan hutan, Pasal 73. menguntungkan diri menerima
dll. sendiri dan atau orang pembayaran
Pasal 50 ayat (2) dan (3). lain, penyalahgunaan untuk
wewenang, menerima menyamarkan
suap terkait jabatan, asal usul harta
memberi suap. hasil tindak
Pasal 2, 3, 11, 13, dll. pidana.
Pasal 3, 4, 5,
dll.
Kejahatan Diatur. Diatur. Diatur. Diatur.
korporasi
Pidana terkait Tidak. Diatur. Diatur. Tidak.
jabatan
Pengembalian Tidak. Tidak. Diatur. Tidak.
kerugian negara
Alat bukti KUHAP KUHAP KUHAP dan penambahan KUHAP dan
penambahan

UU 18/2004 UU 18/2013 UU 4/2009 UU 32/2009


Perbuatan Perbuatan di dalam kawasan Idem UU 41/99, Tanpa izin, dengan Kriteria
melawan hukum hutan tanpa hak/izin, kualifikasi privilese sengaja laporan tidak lingkungan,
perbuatan atas hasil hutan masy. sekitar hutan, benar, transaksi atas hasil pengelolaan
tanpa izin, perusakan hutan, penggunaan kawasan tambang tanpa izin, B3,
dll. hutan tanpa izin. penyalah gunaan dumping
Pasal 50 ayat (2) dan (3). wewenang. tanpa izin,
Pasal 158-165. usaha tanpa
izin
lingkungan
(AMDAL,
UKL-UPL).
Pasal 98, 103,
104, dan 109.
Kejahatan Diatur. Diatur. Diatur. Diatur.
korporasi
Pidana terkait Tidak. Diatur. Diatur. Tidak.
jabatan
Pengembalian Tidak. Diatur. Diatur. Diatur.
kerugian negara
Alat bukti KUHAP KUHAP dan KUHAP KUHAP
penambahan