Anda di halaman 1dari 19

when you UKOM situation, you must keep your qualitiy time for finished all

Halo semuanya, special day for you all, hari ini kita lanjut belajar contoh soal UKOM Jiwa, dan kali ini
kami berikan 11 buah contoh untuk teman-teman semua, semoga ini bermanfaat bagi teman-teman
semua yang ingin lulus UKOM dengan lancar. Oh iya jangan lupa share ke teman-teman lainnya yaa
blog kami ini, dengan begitu blog ini bisa bermanfaat bagi teman anda yang masih bingung mencari
contoh latihan soal uji kompetensi

1. Seorang perempuan berusia 40 tahun mengalmai depresi berat dan dirawat di RS jiwa. Saat ini
pasien sedang mengandung untuk ketiga kalinya dan ia belum memiliki anak karena sudah
mengalami keguguran duakali. Dari hasil pengkajian saat ini pasien mengeluh sering terjaga dimalam
hari, sulit untuk memulai tidur dan gelisah ketika bangun tidur. Pasien terlihat kontak mata kurang,
lebih banyak diam, tidak fokus serta gelisah.

Pertanyaan soal
Apakah tujuan intervensi keperawatan yang sesuai pada kasus tersebut ?

Pilihan Jawaban
A. konsep diri positif
B. pola koping klien adekuat
C. klien mempunyai harapan
D. menurunkan tingkat kecemasan
E. mendapatkan informasi tentang penyebab kegugurannya

Kunci Jawaban: D. menurunkan tingkat kecemasan


Rasional:
Rasional A : untuk membuat klien memiliki penilaian positif terhadap dirin-ya
Rasional B : agar klien memiliki cara penyelesaian masalah yang kosntruktif
Rasional C : agar klien memiliki motivasi dan tujuan jelas terkait mas-alahnya
Rasional D : untuk menurunkan atau mem-perbaiki gejala sebagai respon dari kecemasan
Rasional E : untuk meningkatkan penge-tahuan klien terkait masalah yang dihadapi
Referensi :
Stuart, G.W.T., Keliat B.A., Pasaribu J. (2016). Prinsip dan Praktik Keper-awatan Kesehatan Jiwa
Stuart. Edisi Indonesia 10. Mosby: Elsevier (Sin-gapore) Pte Ltd.
Sheila L. Videbeck.(2011).Psychiatric Mental Health Nursing, fifth edition. Philadelphia:Wolters
Kluwer, Lip-pincot William & Wilkins.
2. Seorang laki-laki dengan usia 18 tahun diantar keluarganya ke RS Jiwa karena sering mengamuk,
pemampilan kotor serta sering bicara sendiri. Pasien mengalami gangguan proses pikir karena sulit
diajak ngobrol serta tidak nyambung antara kalimat yang ia sampaikan..
Pertanyaan soal
Apakah masalah utama pada kasus diatas?

Pilihan Jawaban
A. blocking
B. tangensial
C. perseverasi
D. sirkumtansial
E. kehilangan asosiasi

3. Seorang perempuan berusia 24 tahun didiagnosis gangguan konsep diri: harga diri rendah,dan
dirawat di RS Jiwa. Perawat telah menetapkan tujuan intervensi keperawatan yaitu memperluas
potensial diri dan kesadaran diri. Perawat telah melakukan hubungan terbuka dan saling percaya
kepada pasien.
Pertanyaan soal
Apakah intervensi keperawatan utama pada kasus tersebut?

Pilihan Jawaban
A. identifikasi kekuatan ego pasien
B. tawarkan penerimaan tanpa syarat
C. mulai dengan meyakinkan identitas pasien
D. berikan dukungan untuk mengurangi kecemasan
E. dekati pasien dengan cara tidak menuntut diterima

4. Seorang Laki-laki dengan usia 22 tahun dibawa keluarga untuk berobat ke Poliklinik RS jiwa. Dari
hasil wawancara pasien mengatakan ia sering dimarahi dosennya karena sering tidak membuat
tugas kuliah, serta sering tiduran dikelas dan setelah dihukum dosennya. Ia pun melampiaskan
kekesalnya dengan cara menendang meja serta membantung laptop temannya. Pasien juga sering
merusak barang yang ada dirumah jika permintaannya tidak terpenuhi.
Pertanyaan soal
Apakah mekanisme pertahanan ego pada kasus tersebut?
Pilihan Jawaban
A. denial
B. proyeksi
C. reaction
D. kompensasi
E. displacement

5. Seorang laki-laki berusia 65 tahun dibawa keluarganya ke RS Jiwa karena sering bicara tidak jelas
dan kacau. Dari hasil wawancara, pasien mengeluh sering sakit kepala, pusing serta terbangun
dimalam hari dan sulit memulai untuk tidur kembali. Pasien juga sering amnesia jangka pendek dan
sering lupa terhadap barang-barang yang barusan ia gunakan. TTV menunjukkan TD = 170/100
mmHg, HR = 84 x/menit, T = 37,1 derajat celsius, RR = 18 x/menit.
Pertanyaan soal
Apa penyebab gangguan kognitif pada ka-sus tersebut?

Pilihan Jawaban
A. tumor otak
B. trauma kepala
C. penyakit sistemik
D. proses degenerasi
E. gangguan peredaran darah

6. Seorang laki-laki dengan umur 35 tahun diantar keluarganya ke poliklinik RS jiwa dengan keluhan
hidupnya tidak berguna lagi dan tidak semangat lagi. Keluarga mengatakan ini terjadi karena pasien
mengetahui bahwa dirinya didiagnosis Hepatitis. Sejak itu pasien sering menyendiri, diam, tidak
nafsu makan, dan penampilan tidak rapi.
Pertanyaan soal
Apakah masalah keperawatan utama kasus tersebut?

Pilihan Jawaban
A. menarik diri
B. gangguan body image
C. kecemasan yang meningkat
D. ketidakmampuan melakukan ADL
E. respon pengingkaran yang tidak adekuat
.

7. Seorang laki-laki usia 38 tahun dibawa keluarganya ke RS Jiwa karena selalu histeris, berteriak,
wajah memerah dan mata melotot selama satu minggu terakhir. Di rumah sakit pasien terlihat
gelisah, tangan mengepal, dan sibuk mondar mandir. Pada saat pengkajian perawat mengatakan
“Anda terlihat tegang hari ini”.
Pertanyaan soal
Apakah teknik komunikasi yang digunakan perawat pada kasus tersebut?

Pilihan Jawaban
A. klarifikasi
B. menawarkan diri
C. memberi kesempatan
D. memfokuskan
E. menyatakan hasil observasi

8. Seorang perempuan dengan usia 31 tahun dirawat di RS Jiwa karena stress berat setelah selama 5
tahun ia menikah ia tidak bisa hamil dan saat ini pasien diceraikan oleh suaminya yang ingin sekali
punyak keturunan. Pasien mengatakan ia kesepian, sulit memulai untuk tidur, sering bangun
dimalam hari dan teringat mantan suaminya. Saat pengkajian, pandangan mata kebawah, banyak
diam, menjawab pertanyaan seadanya, pembicaraan selalu berfokus mengenai suaminya, terlihat
gelisah.
Pertanyaan soal
Apakah tujuan utama intervensi keperawatan pada kasus pasien diatas?

Pilihan Jawaban
A. Menghilangkan stressor
B. meningkatkan harga diri
C. mempunyai pengetahuan yang posiitf
D. memiliki pemahaman tentang dirinya
E. menyalurkan kemaharan dengan asertif

9. Seorang pasien laki-laki dengan usia 32 tahun diantar kelaurganya ke RS jiwa dengan keluhan
sering mengamuk, menjadikan barang-barang dirumah berterbangan hingga rusak. Pada saat
pengkajian pasien mengeluh ia marah karena ia sering mendengar suara-suara yang tidak tampak
menghina dirinya. Pasien sangat kesal dan benci dengan suara itu.
Pertanyaan soal
Apakah pengkajian lanjutan pada pasien tersebut?

Pilihan Jawaban
A. isi halusinasi
B. waktu terjadinya halusinasi
C. perasaan klien bila berhalusinasi
D. upaya yang dilakukan jika berhalusi-nasi
E. waktu dan frekuensi terjadinya halusinasi

10. Seorang laki-laki dengan usia 19 tahun dirawat di RS Jiwa karena sering di bulying oleh teman-
temannya karena ia sangat cerdas dengan IPK 4,01. Pasien mengeluh ia sangat kesepian, diasingkan
oleh teman-teman sekitar, ditolak oleh pacarnya dan ia saat ini tidak memiliki seorang teman
maupun pacar sehingga lebih senang berdiam dan menyendiri. Dari hasil pengkajian tampak
menyendiri, menunduk, kontak mata sedikit kurang dan tidur dengan posisi menekuk lututnya
hingga menyentuk badannya.
Pertanyaan soal
Apakah intervensi keperawatan utama pada pasien itu?

Pilihan Jawaban
A. mengenal kerugian tidak bersahabat dengan orang disekitarnya
B. membantu mengenal manfaat ber-hubungan dengan orang lain
C. membina melakukan interaksi secara bertahap
D. mengidentifikasi penyebab isolasi so-sial
E. hubungan saling percaya

11. Seorang laki-laki usia 22 tahun dirawat di RS Jiwa karena lebih suka menyendiri di rumah dan
sibuk di dunianya sendiri bermain TIK TOK selama satu bulan terakhir. Pasien sebelumnya setiap hari
hobi bermain Mobel Lijen (ML) dan Klas op Kelan dengan level tinggi namun kedua game tersebut
sudah hilang di hack orang lain. Pada saat pengkajian pasien terlihat sangat gelisah,  mondar mandir,
tegang, penampilan kotor, gagap, kadang ketakutan, dan terkadang tampak sedih. Pada saat dikaji
pasien mengatakan ia masih merasa kehilangan dengan game-game kesukaannya tersebut, dan Tik
Tok tidak bisa menggantikan hidupnya.
Pertanyaan soal
Apakah masalah keperawatan utama kasus tersebut?
Pilihan Jawaban

A. risiko menciderai diri dan lingkungan


B. berduka disfungsional
C. defisit perawatan diri
D. perilaku kekerasan
E. ketidakberdayaan

Baca Juga :

Contoh Soal UKOM Jiwa dan Kunci Jawaban Edisi 180

Contoh Soal UKOM Maternitas dan Kunci Jawaban Edisi 179

Contoh Soal Uji Kompetensi Keperawatan dan Kunci Jawaban Edisi 161

Contoh Soal Uji Kompetensi Keperawatan dan Kunci Jawaban Edisi 137

Contoh Soal Uji Kompetensi Keperawatan dan Kunci Jawaban Edisi 116

Demikianlah artikel kami mengenai Contoh Soal Uji Kompetensi (UKOM) Keperawatan Jiwa Edisi 181,
semoga apa yang telah kami sajikan dan berikan ini bermanfaat bagi teman-teman pejuang UKOM
perawat

 contoh soal UKOM Contoh Soal UKOM Perawat Pdf Kumpulan UKOM Perawat Soal UKOM soal
UKOM D3 dan Ners Soal UKOM dan Kunci Jawaban PDF Soal UKOM pdf Uji Kompetensi
Perawat UKOM Ners

Share this Article

Facebook

Twitter

Google Plus

 
Subscribe via Email

Top of Form

Subscribe Now

Bottom of Form

Newer PostOlder Post

Related Post

Contoh Soal Uji Kompetensi Perawat D3 & Ners (Gerontik dan Komunitas) 2019 / 2020 Edisi 207

Contoh Soal Uji Kompetensi Keperawatan D3 & Ners Tahun 2019 / 2020 Edis ...

Contoh Soal Uji Kompetensi KMB Beserta Kunci Jawaban Edisi 187

Contoh Soal Uji Kompetensi UKOM) KMB Beserta Kunci Jawaban Edisi  187 ...

Contoh Soal Uji Kompetensi (UKOM) Keperawatan Medikal Bedah (KMB) Edisi 174

Contoh Soal Uji Kompetensi (UKOM) Keperawatan Medikal Bedah (KMB) Edisi ...

Click To Add Comments

ARSIP

March (1)

February (1)

January (4)

December (4)
November (2)

October (10)

September (27)

August (21)

July (11)

June (9)

May (1)

April (7)

March (27)

February (25)

January (16)

December (16)

November (24)

October (1)

RECENT POSTS

Contoh Soal Uji Kompetensi Perawat D3 & Ners (Gerontik dan Komunitas) 2019 / 2020 Edisi 207

Kumpulan Soal dan Jawaban Uji Kompetensi Perawat (Komunitas & Gerontik) Edisi 206

Contoh Soal UKOM Keperawatan D3 dan Ners Tahun 2019 / 2020 Edisi 205

Contoh Soal UKOM Keperawatan Gawat Darurat (Gadar) dan Jawaban Edisi 204

Contoh Soal UKOM Keperawatan (Gawat Darurat) dan Pembahasan Edisi 203

Contoh Soal UKOM Perawat (Gadar dan Manajemen) Edisi 202

Contoh Soal UKOM Manjemen Keperawatan dan Pembahasan Edisi 201

Contoh Soal UKOM Ners dan Kunci Jawaban Tahun 2019 / 2020 Edisi 200

UKOM D3 Perawat dan Kunci Jawaban Edisi 199

Soal UKOM D3 Perawat dan Ners pdf Tahun 2019 / 2020 Edisi 198

Contoh latihan Soal Uji Kompetensi D3 Perawat dan Ners Tahun 2019 / 2020 Edisi 197

POPULAR POSTS
Soal Uji Kompetensi Perawat Ners terbaru 2016, 2017, 2018, 2019, 2020

Contoh Soal Uji Kompetensi Ners 2018, 2019 ke 66

Contoh Soal Uji Kompetensi (UKOM) D3 dan Ners Edisi 45 Tahun 2019 Terbaru

Latihan UKOM Ners dan D3 2017, 2018, 2019 doc.pdf.ppt edisi 67

Contoh Soal Uji Kompetensi Perawat pdf 2018 Edisi 123

CONTOH SOAL UJI KOMPETENSI (UKOM) PERAWAT D3 & NERS pdf. doc. KE 77

Contoh Soal UKOM Keperawatan Tahun 2018

LABEL

Hasil UKOM D3 Perawat dan NersJadwal UKOM Kebidanan Jadwal UKOM Ners 2018 kamiKumpulan
UKOM Perawat soal UKOM D3 dan Ners Soal UKOM dan Kunci Jawaban PDFStrategi UKOM Uji
Kompetensi Perawat UKOM D3 2018 UKOM Ners

SUBSCRIBE US

Update artikel dari blog ini langsung di email anda.

Top of Form

Submit

Bottom of Form

everything you do, its for you

Halo teman-teman semuanya, bertemu lagi dengan saya yang selalu setia
memberikan teman-teman contoh soal uji kompetensi perawat, okeh kali
ini kita akan membahas sebuah contoh soal UKOM Keperawatan Jiwa.
Kebanyakan dari kita menganggap enteng soal-soal UKOM Keperawatan
jiwa ini, namun setelah dilakukan Tryout secara Nasional ternyata lumayan
banyak dari teman-teman yang kebingungan mencari jawaban yang paling
tepat, dan sekerdar diketehui rata-rata terdapat dua kunci jawaban yang
sebenarnya sama-sama tepat tetapi yang paling tepat ada satu. Dan disitu
banyak dari teman-teman yang terkecoh oleh soal UKOM ini

1. Seorang laki-laki dengan usia 21 tahun dilarikan ke UGD karena putus


cinta terlalu dalam sehingga bunuh diri tenggelam didalam sungai namun
langsung diselamatkan mantan kekasihnya. Riwayat psikososial, pasien
mengatakan bahwa ia tidak berharga lagi dan tidak memiliki masa depan
bersama mantan kekasihnya tersebut.
Pertanyaan soal
Apakah prioritas tindakan keperawatan pada kasus tesebut?

Pilihan jawaban
A. melakukan pengkajian bunuh diri se-cara adekuat
B. melindungi pasien dari bahaya perco-baan bunuh diri lebih lanjut
C. menguatkan kontrak kepada pasien untuk tidak mengulang perbuatannya
D. memberikan edukasi cara mengembangkan mekanisme koping yang
efektif
E. memberikan kesempatan kapa-da pasien untuk mengekspresikan
perasaannya

Kunci Jawaban: B. melindungi pasien dari bahaya perco-baan bunuh diri


lebih lanjut
Rasional:
Rasional A : pengkajian dilakukan untuk menentukan tahap bunuh diri klien
dan untuk menentukan intervensi yang tepat
Rasional B : tindakan dilakukan pada klien dengan percobaan bunuh diri
sebelumnya
Rasional C : kontrak penting sebelum melakukan intervensi pada klien untuk
meningkatkan kepatuhan klien
Rasional D : dilakukan agar klien memi-lih cara penyelesaian masalah yang
tepat atau konstruktif
Rasional E : untuk menciptakan hubungan perawat-klien yang terbuka
Referensi :
NANDA International Inc. (2014). Nursing Diagnoses: Definitions &
Classifica-tions 2015 - 2017 (10th ed.). Oxford, UK: Wiley Blackwell.
Stuart, G.W.T., Keliat B.A., Pasaribu J. (2016). Prinsip dan Praktik Keper-
awatan Kesehatan Jiwa Stuart. Edisi Indonesia 10. Mosby: Elsevier (Sin-
gapore) Pte Ltd
Twosend, Mary C. (2009). Psychiatric Mental Health Nursing: Concept of
Care in Evidence Based Practise (6thEd). F.A. davis Company

2. Seorang perawat Cowok berusia 23 tahun bertugas diruang


kegawatdaruratan jiwa. Perawat tersebut ingin melakukan tidakan kolaborasi
terhadap Tn. X yang mengamuk-amuk serta halusinasi menjadi gila harta
demi kekayaan serta korupsi dana bantuan. Perawat mempersiapkan
peralatan konvulsator, spatel, beng-kok, kom, selimut, jelly, restrain,
Selimut, Perlengkapan Vital Sign, Kassa, Nacl, Jelly dan Alat Emergency
(oksigen dan suction).
Pertanyaan soal
Apakah tindakan terapi keperawatan yang akan dilakukan oleh perawat pada
kasus tersebut?
Pilihan jawaban
A. terapi aktivitas kelompok
B. terapi elektro konvulsi
C. terapi lingkungan
D. terapi keluarga
E. terapi restrain

Kunci Jawaban: B. terapi elektro konvulsi


Rasional:
Rasional A : salah satu terapi modalitas un-tuk membantu anggotanya ber-
hubungan dengan orang lain serta mengubah perilaku de-struktif yang
dilakukan dalam kelompok
Rasional B : terapi dengan menggunakan aliran listrik dengan konvul-sator
untuk mengubah neuro-kimia otak
Rasional C : modifikasi dan manipulasi lingkungan untuk mendukung proses
penyembuhan klien
Rasional D : psikoterapi untuk penanganan stress keluarga dan meningkat-
kan partisipasi aktif keluarga dalam perawatan klien
Rasional E : upaya pembatasan mobilitas fisik klien untuk mencegah perilaku
mencederai diri, orang lain dan lingkungannya
Referensi :
Stuart, G.W.T., Keliat B.A., Pasaribu J. (2016). Prinsip dan Praktik Keper-
awatan Kesehatan Jiwa Stuart. Edisi Indonesia 10. Mosby: Elsevier (Sin-
gapore) Pte Ltd.
Keliat, B.A & Prawirowiyono, A. (2014). Keperawatan Jiwa; Terapi Aktivitas
Kelompok. Jakarta: EGC.

3. Seorang pasien laki-laki Bernama Tn. Z usia 30 tahun dirawat di RS Jiwa


mengeluh sering mendengar suara bisikan serta perintah. Pasien sadar jika
dirinya mengalami halusinasi dan ingin sekali menjauh karena merasa
terganggu. Perawat Y. akan melakukan intervensi mengontrol halusinasi
dengan pendekatan komunikasi.
Pertanyaan soal
Apakah strategi pelaksanaan (SP) 2 pasien pada kasus tersebut?

Pilihan Jawaban
A. program terapi obat
B. menghardik halusinasi
C. lakukan aktifitas yang terjadwal
D. bercakap-cakap dengan orang lain
E. latih pasien mengontrol halusinasinya

Kunci Jawaban: A. program terapi obat


Rasional:
Rasional A : penjelasan tentang pentingnya medikasi dan prinsip 7 benar
obat untuk mengontrol halusi-nasi (sp 2)
Rasional B : melatih klien mengontrol den-gan melawan halusinasi (sp 1)
Rasional C : mendiskusikan dan menyusun jadwal kegiatan bersama klien
untuk membentu mengalihkan halusinasi (sp 4)
Rasional D : melatih klien mengalihkan ha-lusinasi dengan berbincang
dengan orang lain (sp 3)
Rasional E : keseluruhan latihan untuk men-gontrol halusinasi (menghar-dik,
cara obat, bercakap-cakap, dan kegiatan terjadwal)
Referensi :
Keliat, B.A., Akemat., Helena, N., & Nur-haeni, N. (2011). Keperawatan
Kese-hatan Jiwa Komunitas, CMHN (Ba-sic Course). Jakarta: EGC.
Twosend, Mary C. (2009). Psychiatric Mental Health Nursing: Concept of
Care in Evidence Based Practise (6thEd). F.A. davis Company

4. Seorang laki-laki dengan usia 30 tahun, dibawa keluarga ke RS Jiwa


karena mencoba membakar diri serta memegang samurai untuk menyayat-
nyayat kukunya. Dari hasil pengkajian saat ini, pasien masih tampak gelisah,
sering mondar mandir tidak jelas serta tatapan mata yang menawan tajam
dan ingin memukul orang yang menghalanginya. Perawat telah menteapkan
tujuan jangka pendek intervensi keperawatan yaitu melakukan terapi
somatik dengan tujuan mencegah pasien melakukan aktifitas yang dapat
mencederai dirinya sendiri.
Pertanyaan soal
Apakah intervensi keperawatan yang sesuai pada kasus tersebut?

Pilihan Jawaban
A. pindahkan benda yang membahaya-kan
B. tingkatkan hubungan inter personal yang sehat
C. ajak pasien untuk berperan serta da-lam aktivitas
D. bantuan pasien mengenal mekanisme koping yang
E. bantu orang terdekat untuk berkomu-nikasi secara konstruktif

Kunci Jawaban: A. pindahkan benda yang membahaya-kan


Rasional:
Rasional A : merupakan tindakan utama pada klien dengan percobaan bunuh
diri disamping mendapatkan pengawasan yang ketat
Rasional B : dilakukan saat klien sudah aman dari percobaan bunuh diri
untuk memotivasi klien mengungkapkan perasaannya
Rasional C : dilakukan untuk meningkatkan harga diri klien
Rasional D : dilakukan agar klien menggu-nakan cara penyelesaian mas-alah
yang konstruktif
Rasional E : melibatkan keluarga maupun orang lain untuk ikut mening-
katkan harga diri klien dan menyelesaikan masalah secara konstruktif
Referensi :
Noren Cavan Frisch & Lawrence E Frisch.(2007).Psychiatric Mental Health
Nursing, third edition.New York:Thomson Delmar Learning.
Twosend, Mary C. (2009). Psychiatric Mental Health Nursing: Concept of
Care in Evidence Based Practise (6thEd). F.A. davis Company.

5. Seorang perempuan berusia 50 tahun dirawat di RS Jiwa semenjak dia


melakukan sidak ke RS dan menendang meja dan kursi di ruangan UGD.
Pasien saat ini sering bicara kacau, mengomel tanpa sebab, pandangan
tajam, dan sering berjalan mondar mandir. Ketika dikaji pasien mengatakan
ia kesal karena setiap mau tidur ia sering mendengar banyak suara yang
mengejek bahwa dia jahat karena korupsi didaerah tempat dia berkuasa
dulu. Perawat merencanakan melakukan terapi keperawatan.
Pertanyaan soal
Apakah terapi modalitas yang dapat diberi-kan pada kasus tersebut?

Pilihan Jawaban
A. TAK Sosialisasi
B. TAK Stimulasi Sensori
C. TAK Stimulasi persepsi PK
D. TAK Stimulasi persepsi HDR
E. TAK Stimulasi persepsi Halusinasi

Kunci Jawaban: E. TAK Stimulasi persepsi Halusinasi


Rasional:
Rasional A : terapi modalitas untuk klien dengan gangguan hubungan sosial
Rasional B : terapi modalitas untuk klien isolasi sosial, harga diri rendah, dan
kerusakan komunikasi ver-bal
Rasional C : terapi untuk klien dengan per-ilaku kekerasan
Rasional D : terapi modalitas untuk klien dengan harga diri rendah
Rasional E : terapi  modalitas  untuk  klien dengan halusinasi
Referensi :
Keliat, B.A & Prawirowiyono, A. (2014). Keperawatan Jiwa; Terapi Aktivitas
Kelompok. Jakarta: EGC.
Twosend, Mary C. (2009). Psychiatric Mental Health Nursing: Concept of
Care in Evidence Based Practise (6thEd). F.A. davis Company.

6. Seorang laki-laki dengan usia 41 tahun dirawat di RSJ dengan keluhan


sering menendang meja, kursi, marah dan merusak barang-barang yang ada
disekitarnya. Perawat telah membuat intervensi untuk mengatasi
penyakitnya tersebut dengan membuat Terapi Aktifitas Kelompok (TAK) :
mengenal perilaku kekerasan yang selalu dilakukan.
Pertanyaan soal
Apakah prioritas implementasi keperawatan pada kasus tersebut?

Pilihan Jawaban
A. fisik
B. sosial
C. spritual
D. mengetahui penyebab
E. mematuhi konsumsi obat

Kunci Jawaban: A. fisik


Rasional:
Rasional A : TAK sesi 2 untuk mencgah per-ilaku kekerasan klien dengan
melakukan kegiatan fisik
Rasional B : TAK sesi 3 untuk mencegah perilaku kekerasan dengan cara
interaksi sosial asertif
Rasional C : TAK sesi 4 untuk mencegah perilaku kekerasan dengan
pendekatan spiritual
Rasional D : TAK sesi 1 untuk mengenal perilaku kekerasan yang biasa
dilakukan
Rasional E : TAK sesi 1 untuk mencegah perilaku kekerasan dengan
kepatuhan obat
Referensi :
Stuart, G.W.T., Keliat B.A., Pasaribu J. (2016). Prinsip dan Praktik Keper-
awatan Kesehatan Jiwa Stuart. Edisi Indonesia 10. Mosby: Elsevier (Sin-
gapore) Pte Ltd.
Keliat, B.A & Prawirowiyono, A. (2014). Keperawatan Jiwa; Terapi Aktivitas
Kelompok. Jakarta: EGC.

7. Seorang anak laki-laki berusia 15 tahun dirawat di RS jiwa karena sering


menyendiri, tidak mau berteman, sibuk sendiri, sibuk didunia sendiri bermain
Tik Tok dan mobel lejen (ML) serta tidak mau berteman dengan orang lain
dilingkungannya. Perawat menetapkan Intervensi keperawatan yaitu
meningkatkan harga diri, membantu memfasilitasi tugas pada tahap
pertumbuhan dan perkembangannya, dan meningkatkan keterampilan sosial
anak.
Pertanyaan soal
Apakah bentuk terapi keperawatan pada kasus tersebut?

Pilihan Jawaban
A. bermain
B. individu
C. kelompok
D. lingkungan
E. lingkungan

8. Seorang wanita dengan usia 31 tahun, dirawat di RS Jiwa dengan keluhan


lesu, lemah, tidak bersemangat, serta sering dimarahi atasan karena kerja
kurang maksimal meskipun sudah melaksanakan tugas dengan baik
mungkin. Saat ini pasien terlihat acuh terhadap penampilan fisiknya. Pasien
sering menadi korban bullying oleh teman-teman sekerjanya dikantor.
Pertanyaan soal
Manakah konsep diri yang sesuai pada ka-sus tersebut?

Pilihan Jawaban
A. peran
B. ideal diri
C. harga diri
D. identititas diri
E. gambaran diri

9. Seorang perempuan dengan usia 44 tahun membawa suaminya ke UGD


karena menjadi korban kecelakaan, wanita tersebut berteriak histeris tak
terbendung setelah suaminya meninggal. Wanita inipun mengatakan“dia
harusnya masih hidup, saya tidak percaya ini terjadi terjadi!”.
Pertanyaan soal
Apa tahap fase kehilangan pada kasus di atas?

Pilihan jawaban
A. marah
B. denial
C. depresi
D. penerimaan
E. tawar menawar

10. Seorang perempuan dengan usia 30 tahun dibawa ke RS Jiwa oleh


keluarganya dengan alasan sering menyendiri diri dalam kamar mandi sejak
satu minggu yang lalu. Ketika perawat melakukan pemeriksaan dan
wawancara, pasien terlihat tatapan kosong, datar, tidak berespon walaupun
sudah diberikan stimulus/ rangsangan yang kuat.
Pertanyaan soal
Manakah afek yang sesuai dengan kasus tersebut?

Pilihan Jawaban
A. inapropiate
B. ambivalen
C. tumpul
D. datar
E. labil

Baca Juga :

 Contoh Soal Uji Kompetensi (UKOM) Keperawatan Maternitas dan


Kunci Jawaban Edisi 179 
 Contoh Soal Uji Kompetensi (UKOM) Keperawatan Anak dan kunci
Jawaban Edisi 177
 Contoh Soal Uji Kompetensi Keperawatan D3 & Ners Indonesia Edisi Ke
141
 Contoh Soal Uji Kompetensi Keperawatan D3 & Ners Indonesia Edisi Ke
117

Sumber : Pedoman uji kompetensi perawatan Indonesia dan


www.perawatkitasatu.com

Demikianlah artikel kami mengenai Contoh Soal UKOM Jiwa dan Kunci


Jawaban Edisi 180 ini, semoga soal-soal ini bisa memberikan gambaran
untuk teman-teman sebgai bahan menghadapi Uji Kompetensi perawat yang
sebenarnya, dan jangan lupa share ke teman-teman lain blog kami ini untuk
sama-sama belajar contoh soal-soal UKOM disini yaa.

 contoh soal UKOM Contoh Soal UKOM Perawat Pdf Kumpulan UKOM Perawat Soal UKOM Soal
UKOM dan Kunci Jawaban PDF Soal UKOM pdf Uji Kompetensi PerawatUkom D3 UKOM Ners
Share this Article

 Facebook

 Twitter

 Google Plus

Subscribe via Email


Subscribe Now

Newer PostOlder Post

Related Post

Contoh Soal Latihan Uji Kompetensi D3 Perawat dan Ners Tahun 2018 / 2019 Edisi 170
Contoh Soal Latihan Uji Kompetensi (UKOM) D3 Perawat dan Ners Tahun 2018 ...

Contoh Soal UKOM Maternitas dan Kunci Jawaban Edisi 178


Contoh Soal Uji Kompetensi (UKOM) Keperawatan Maternitas dan Kunci Jawab ...

Uji Kompetensi Keperawatan D3 dan Ners Indonesia Edisi 190


Contoh Soal Uji Kompetensi Keperawatan D3 dan Ners Indonesia Edisi 190 ...
Click To Add Comments

ARSIP

 March (1)
 February (1)
 January (4)
 December (4)
 November (2)
 October (10)
 September (27)
 August (21)
 July (11)
 June (9)
 May (1)
 April (7)
 March (27)
 February (25)
 January (16)
 December (16)
 November (24)

 October (1)

RECENT POSTS
 Contoh Soal Uji Kompetensi Perawat D3 & Ners (Gerontik dan Komunitas)
2019 / 2020 Edisi 207
 Kumpulan Soal dan Jawaban Uji Kompetensi Perawat (Komunitas & Gerontik)
Edisi 206
 Contoh Soal UKOM Keperawatan D3 dan Ners Tahun 2019 / 2020 Edisi 205
 Contoh Soal UKOM Keperawatan Gawat Darurat (Gadar) dan Jawaban Edisi
204
 Contoh Soal UKOM Keperawatan (Gawat Darurat) dan Pembahasan Edisi 203
 Contoh Soal UKOM Perawat (Gadar dan Manajemen) Edisi 202
 Contoh Soal UKOM Manjemen Keperawatan dan Pembahasan Edisi 201
 Contoh Soal UKOM Ners dan Kunci Jawaban Tahun 2019 / 2020 Edisi 200
 UKOM D3 Perawat dan Kunci Jawaban Edisi 199
 Soal UKOM D3 Perawat dan Ners pdf Tahun 2019 / 2020 Edisi 198

 Contoh latihan Soal Uji Kompetensi D3 Perawat dan Ners Tahun 2019 / 2020
Edisi 197

POPULAR POSTS

 Soal Uji Kompetensi Perawat Ners terbaru 2016, 2017, 2018, 2019, 2020
 Contoh Soal Uji Kompetensi Ners 2018, 2019 ke 66
 Contoh Soal Uji Kompetensi (UKOM) D3 dan Ners Edisi 45 Tahun 2019
Terbaru
 Latihan UKOM Ners dan D3 2017, 2018, 2019 doc.pdf.ppt edisi 67
 Contoh Soal Uji Kompetensi Perawat pdf 2018 Edisi 123
 CONTOH SOAL UJI KOMPETENSI (UKOM) PERAWAT D3 & NERS pdf. doc. KE
77

 Contoh Soal UKOM Keperawatan Tahun 2018

LABEL
Hasil UKOM D3 Perawat dan NersJadwal UKOM Kebidanan Jadwal UKOM Ners
2018 kamiKumpulan UKOM Perawat soal UKOM D3 dan Ners Soal UKOM dan Kunci
Jawaban PDFStrategi UKOM Uji Kompetensi Perawat UKOM D3 2018 UKOM Ners

SUBSCRIBE US
Update artikel dari blog ini langsung di email anda.

Submit