Anda di halaman 1dari 4

Nama : Andi Raoda Tuljanna MK, Kelas : Analisa Laporan

Keuangan,C
NIM : 201830163
Hari, Jam : Sabtu, 10.00

PROBLEM
1. Nilai pasar merek Intel diperkirakan $178 miliar. Jelaskan apakah merek
merupakan aset !
Jawab : Merek merupakan aset tidak berwujud. Merek merupakan aset
terpenting yang bisa dimiliki perusahaan. Brand atau merek memberikan
nilai, menciptakan diferensiasi dan mendapatkan hasil jangka panjang.
2. Merek Astra cukup dikenal. Apakah merek Astra bisa dikategorikan sebagai
aset? Apakah anda bisa menemukan merek Astra di neraca keuangan
Astra?
Tujuan iklan adalah untuk membangun loyalitas konsumen (salah satunya).
Jelaskan apakah biaya iklan dimasukkan ke dalam komponen biaya (di-
expense-kan) ataukah masuk ke dalam komponen aset (di-capitalized)!
Jawab : iya, seperti pada nomor satu diatas, merek merupakan aset tidak
berwujud, yang dimana merek tersebut memberikan nilai dan akan
mendapatkan hasil jangka panjang. Pada neraca keuangannya terdapat
akun aset tidak berwujud.
Menurut saya iklan dimasukkan ke dalam komponen biaya karena iklan
merupakan beban pemasaran dan sebagai penunjang untuk memasarkan
merek dan produk yang dihasilkan.
3. Berikut ini catatan transaksi suatu perusahaan yang tidak terlalu rapi.
Harga pokok penjualan Rp 2 juta
Biaya administrasi 20% dari harga pokok penjualan dan 10% dari penjualan
Biaya penjualan adalah 10% dari biaya administrasi
Obligasi mempunyai nilai nominal Rp 1 Juta dengan kupon bunga 15%
Pajak adalah 30%
100.000 lembar saham beredar.
Berdasarkan informasi di atas, susun laporan laba-rugi!
Jawab :
Dik :
 HPP = Rp 2.000.000
 By. Administrasi ¿ 20 % × HPP=20 % ×2.000 .000=Rp 400.000
By . Administrasi Rp 400.000
 Penjualan ¿ = =Rp 4.000 .000
10 % 10 %
 Biaya Penjualan
¿ 10 % × By . Administrasi=10 % × Rp 400.000=Rp 40.000

LAPORAN LABA – RUGI

Penjualan Rp 4.000.000
Harga Pokok Penjualan (Rp 2.000.000)
Laba Kotor Rp 2.000.000

Beban – Beban :
Biaya Penjualan Rp 40.000
Biaya Administrasi Rp 400.000
Total beban (Rp 440.000)
Laba sebelum Bunga dan Pajak Rp 1.560.000

Bunga (15%xRp 1.000.000) (Rp 150.000)


Laba sebelum pajak Rp 1.410.000

Pajak (30%x Rp 1.410.000) (Rp 423.000)


Laba bersih Rp 987.000

4. PT Sejahtera baru saja dibentuk. Maman sebagai pendiri dan pemilik


menyerahkan kas sebesar Rp 100 juta pada tanggal 1 Maret 20X2.
Kemudian dia membeli peralatan kantor sebesar Rp 50 Juta kas, pada
tanggal 1 April 20X2. Tanggal 1 Mei 20X2, Dia membeli barang dagang
senilai Rp 50 juta, dibayar dengan kas Rp 25 Juta, dan dibayar dengan
kredit 25 juta. Tanggal 1 Juni 20X2, dia berhasil menjual separuh barang
dagangan dengan harga Rp 40 Juta, dimana Rp 20 juta dibayar dengan kas,
Rp 20 Juta dibayar dengan kredit. Tanggal 1 Agustus, dia membayar
pegawai sebesar Rp 10 juta, dengan kas. Tanggal 1 September, dia
memperoleh utang dari bank sebesar Rp 20 juta.
a. Buat jurnal dari transkasi yang dilakukan PT Sejahtera!
b. Buat rekening neraca, Laba –rugi untuk menampung jurnal tersebut!
c. Buat laporan neraca dan laba-rugi untuk periode tahun 20X2 tersebut

Jawab :

a. Jurnal transaksi PT Sejahtera

Tanggal Keterangan Debit Kredit


1 Maret Kas Rp 100.000.000
Modal Rp 100.000.000
1 April Peralatan Kantor Rp 50.000.000
Kas Rp 50.000.000
1 Mei Persediaan Barang Dagang Rp 50.000.000
Kas Rp 25.000.000
Utang Usaha Rp 25.000.000
1 Juni Kas Rp 20.000.000
Piutang Rp 20.000.000
Pendapatan Rp 40.000.000
1 Agust Beban Gaji Rp 10.000.000
Kas Rp 10.000.000
1 Sept Kas Rp 20.000.000
Utang Bank Rp 20.000.000

b.

PT SEJAHTERA
NERACA
31 Desember 20X2

Kewajiban dan
Aset
Ekuitas
Aset Lacar Kewajiban
Kas Rp 55.000.000 Utang Usaha Rp 25.000.000
Piutang Rp 20.000.000 Utang Bank Rp 20.000.000
Persediaan Rp 50.000.000
Jumlah Aset Jumlah
Rp 125.000.000 Rp 45.000.000
Lancar Kewajiban

Aktiva Tetap : Ekuitas


Peralatan Rp 50.000.000 Modal Rp 100.000.000
Jumlah Aset
Rp 50.000.000 Jumlah Ekuitas Rp. 100.000.000
Tetap
Total Kewaiban
Total Aset Rp 175.000.000 Rp 145.000.000
dan Ekuitas

c. Laba-Rugi

PT SEJATERAH
LAPORAN LABA-RUGI
Periode 31 desember 20X2

Pendapatan Rp 40.000.000
Beban Usaha
Beban Gaji (Rp 10.000.000)
Laba Rp 30.000.000