Anda di halaman 1dari 7

DISKUSI 3 : HUBUNGAN PUSAT DAERAH

Diskusikan Model Terbaik dalam Hubungan Pusat dan Daerah untuk


Indonesia!

Silakan memberikan tanggapan, pendapat dan Analisis sendiri dari hasil


mempelajari materi, dan tidak diperkenankan untuk menjiplak jawaban
teman yang lain atau pun pendapat ahli/pakar tanpa menyebut nama
(pakar/ahli yang saudara pinjam/kutip pendapatnya), literatur (jurnal/buku
yang memuat pendapat pakar/ahli tersebut).

jawab : UPLOAD

Ada dua model dalam hubungan pusat dan daerah yaitu :

1. Model pelaksanaan (Agency Model) yaitu pemerintah daerah dipandang


oleh pemerintah pusat hanya sebagai pelaksa belaka. Wewenang yang
dimiliki oleh pemerintah daerah sangat terbatas. Seluruh kebijakan
dirumuskan oleh pemerintah pusat.

2. Partnership model (model kemitraan). Dalam model ini Pemerintah


Daerah memiliki suatu tingkat kebebasan tertentu untuk melakukan
"local choice". dalam jalinan kemitraan tersebut Pemerintah Daerah
tetap dalam posisi subordinatif terhadap Pemerintah Pusat.

Dari ke dua model tersebut model terbaik dalam Hubungan Pusat dan Daerah
untuk Indonesia adalah Partnership model (model kemitraan).

KEBIJAKAN PUBLIK

Pada inisiasi 3 ini saya akan menjelaskan mengenai arti atau makna
kebijakan publik dipandang dari sudut proses. Mencermati kebijakan publik
dari sudut pandang proses bukanlah merupakan sesuatu yang baru. Banyak
kekuatan dan sekaligus kelemahan yang melekat pada pendekatan proses
ini. Sebagaimana telah saya jelaskan pada modul 2 , dengan mengutip
pendapat Portney (1986) yang menyatakan bahwa kebijakan publik itu
bukanlah merupakan sebuah produk kegiatan pemerintah melainkan sebuah
proses politik. Oleh karenanya kebijakan publik bukanlah merupakan dampak
dari keputusan yang telah dibuat oleh pemerintah tetapi merupakan sebuah
refleksi apa yang terjadi dalam proses perumusan kebijakan publik.
Dari paparan inisasi 3 tersebut diatas, coba saudara jelaskan apa makna dan
maksudnya. selamat berdiskusi

JAWAB : UPLOAD

Dari paparan inisasi 3 secara umum, kebijakan publik dapat didefinisikan


sebagai sebuah kebijakan atau keputusan yang dibuat oleh pihak berwenang
(dalam hal ini pemerintah) yang boleh jadi melibatkan stakeholders  lain yang
menyangkut tentang publik yang secara kasar proses pembuatannya selalu
diawali dari perumusan sampai dengan evaluasi.

DISKUSI 3: TAP

Terdapat beberapa permasalahan dalam penetapan upah minimum yang


senantiasa berulang pada setiap tahun. Terdapat perbedaan ajuan nilai upah
minimum yaitu dari unsur organisasi pengusaha (Apindo), unsur serikat
pekerja/serikat buruh, dan pemerintah.

Dengan menggunakan strategi dari Bryson, analislah penetapan upah


minimum tersebut sehingga tujuan akhir penetapan upah dapat diwujudkan
secara nyata!

JAWAB : upload

Menurut Bryson (2007) proses perencanaan strategis adalah kebijakan umum dan setting arah,
penilaian situasi, identifikasi isu stretegis, pengembangan strategi, pembuatan keputusan,
tindakan dan evaluasi. 

Perencanaan strategis merupakan suatu proses sistematis untuk mengelola suatu organisasi
pada masa yang akan datang dan hubungannya dengan lingkungan dan isu-isu yang berkaitan
dengan stakeholder didalamnya. Perencanaan strategis digunakan sebagai penentuan tujuan
organisasi pada beberapa tahun mendatang, sehingga apabila perencanaan strategis tidak
menghasilkan suatu inovasi baru bagi organisasi maka perencanaan strategis merupakan
sebuah kegagalan.

Berdasarkan strategi Bryson, dalam penetapan upah minimum, antara Apindo, unsur serikat
buru dan pemerintah sebelum menetapkan upah minimum terlebih dahulu saling berkomunikasi
dalam membahas penetapan upah minimum dengan mengacu pada penilaian situasi dan
mengidentifikasi isu strategis sehingga dalam membuat keputusan dapat meminimalisir
terjadinya konflik pekerja. Serta mengevaulasi hasil keputusan tersebut setelah keputusan
dijalankan.

analisis pendapat
Diskusi.3 KEPEMIMPINAN

Jumat, 11 September 2020, 16:12


Number of replies: 1
Dalam forum diskusi ini para mahasiswa akan membahas untuk dapat
memahami dan mendiskusikan dinamika perkembangan teori- teori
kepemimpian baik yang klasik maupun yang kontemporer.

1. Sebagaimana dijelaskan dalam modul 2 coba jelaskan dan bandingkan


perilaku Pak Bonar dan Pak Biner, gunakan teori-teori perilaku
sebagaimana dijelaskan dalam KB 2 Modul 2.

(Untuk dapat mendiskusikan masalah ini, Anda harus mencermati teori-teori


perilaku seperti fokus dan hasil studi Universitas Ohio Stae, fokus dan hasil
studi disamping itu, perhatikan pula bagaimana orientasi pemimpin terhadap
bawahan dalam model leadership continuum dan Likerts management sistem.

1. Bagaimana cara pencapaian keberhasilan seorang pemimpin yang


efektif menurut teori atribusi kepemimpinan?

(Keberhasilan kepemimpinan tergantung pada kemampuan seseorang untuk


mempengaruhi pihak lain agar melaksanakan sesuatu dengan cara atau gaya
kepemimpinan yang bernilai. Latar belakang kecerdasan, emosi, spiritual, dan
intelegensi dalam mengelola karakteristik orang=orang yang dipimpinnya.)

Petunjuk umum dalam melakukan diskusi : Silahkan anda kemukakan


pendapat anda dengan berdasar pada teori, bersumber dari BMP, dan juga
berdasarkan pengalaman praktis tentang kepemimpinan disekitar Anda.
Jangan lupa cantumkan sumber referensi

Jawab :

1. Penelitian Universitas Ohio

Penelitian Univeristas Ohio tentang pola perilaku kepemimpinan dilakukan


pada tahun 1950-an. Para peneliti mengidentifikasi kategori pola perilaku
kepemimpinandan mengembangkan kuesioner yang menjelaskan perilaku
ini.Hasil penelitian Universitas Ohio diawali dengan lebih dari 1000 dimensi
yang akhirnya dipersempit menjadi 2 (dua) kategori penelitian, yaitu:
a) Konsiderasi
Dimensi ini berkonsentrasi pada hubungan interpersonal dengan
karakteristik pemimpin yang menunjukkan sikap bersahabat, selalu
mendukung dan berusaha untuk memenuhi apa yang menjadi kebutuhan
bawahannya untuk mencapai tujuan bersama.

b) Struktur Inisiasi
Dimensi ini menjelaskan para pemimpin yang berkonsentrasi pada tujuan
dan target penyelesaian tugas dengan membuat pola organisasi dengan
membagi tanggung jawab dan peran antara pemimpin dan bawahannya.

2. Penelitian Universitas Michigan

Fokus dari penelitian Universitas Michigan adalah mengidentifikasi


hubungan antara kebiasaan pemimpin, kinerja kelompok dan hasil dari
kinerja kelompok tersebut.Penelitian Universitas Michigan ini menemukan
3 tipe kebiasaan kepemimpinan.

a) Berorientasi pada tugas


Pemimpin bekerja berdasarkan pengelompokan tugas antara atasan dan
bawahan.Pemimpin berkonsentrasi pada fungsi tugas seperti
perencanaan, penjadwalan, koordinasi aktifitas bawahan dan
menyediakan kebutuhan bawahan terkait hal teknis.

b) Berorientasi pada hubungan

Pemimpin memposisikan diri sebagai pihak yang dapat mendukung


bawahannya dengan menunjukkan kepercayaan dan bersikap bersahabat
serta selalu mencoba untuk mengerti permasalahan bawahan.

c) Berorientasi pada partisipasi


Pemimpin pada tipe ini selalu melibatkan bawahannya dalam pengambilan
keputusan. Peran pemimpin mengarahkan kelompok dalam diskusi
penyelesaian masalah dengan berpikir konstruktif dan berorientasi pada
target penyelesaian masalah.

Berkaitan dengan contoh kasus Pak Bonar dan Pak Biner perbedaan sifat
mereka sebagai berikut :
 Pak Bonar termasuk dalam kategori pemimpin Konsiderasi dan
berorientasi pada hubungan. Pak Bonar memiliki sifat
mendukung dan memperlihatkan perhatian terhadap bawahan,
memperhatikan kesejahteraan bawahan, melakukan kebaikan
kepada bawahan, mempunyai waktu untuk mendengarkan masalah
bawahan, berjuang untuk bawahan, berkonsultasi dengan bawahan
menilai hal yang penting Sebelum melaksanakan tugas,
bersedia menerima saran dari bawahan, memperlakukan bahan
sebagai sesamanya. 
 Sedangkan Pak Biner termasuk katagori Struktur Inisiasi dan
berorientasi pada tugas. Yaitu dengan memberi kritik terhadap
pekerjaan yang jelek, menekankan pentingnya memenuhi batas
waktu pelaksanaan tugas kepada bawahan, mempertahankan
standar kinerja tertentu, meminta bawahan untuk mengikuti
prosedur-prosedur standar, mengkoordinasi kegiatan kegiatan
bawahan dan memastikan bahwa bawahan bekerja sepenuh
kemampuan, memberi petunjuk kepada bawahan bagaimana
melakukan tugas, serta memberitahu apa-apa yang harus
dikerjakan bawahan.

2. Cara pencapaian keberhasilan seorang pemimpin yang efektif


menurut teori atribusi kepemimpinan.

Teori atribusi kepemimpinan menjelaskan bahwa keberhasilan kepemimpinan


tergantung pada kemampuan seseorang untuk mempengaruhi dan
mengarahkan pihak lain untuk melakukan sesuatu, kemampuan pemimpin
dilatar belakangi oleh kecerdasan dalam intelejensi, spiritual, dan emosional
serta wawasan yang multidisipliner.

Diskusi.3 METODE PENELITIAN SOSIAL

Wednesday, 9 September 2020, 8:13 AM


Number of replies: 0
Forum ini membahas tentang Langkah-langkah dalam Penelitian

Diskusikan:
1. Untuk penjelasan maupun prediksi suatu permasalahan penelitian
diperlukan adanya suatu teori yang berkaitan dengan masalah
penelitian yang diteliti. Silakan paparkan teori yang anda gunakan
terkait permasalahan penelitian (sesuai dengan objek penelitian yang
sudah Anda tentukan pada pertemuan sebelumnya)
2. Masalah yang harus dipecahkan atau dijawab melalui penelitian selalu
tersedia dan cukup banyak, tinggal peneliti mengidentifikasi, memilih
dan merumuskannya. Silakan diskusikan langkah-langkah dalam
merumuskan permasalahan dalam penelitian.

Selamat berdiskusi.

jawab upload :

1. Teori adalah serangkaian konsep dalam bentuk preposisi-preposisi yang saling berkaitan,
bertujuan untuk memberikan gambaran yang sistematik tentang suatu gejala. Gambaran yang
sistematik itu dijabarkan dengan menghubungkan suatu konsep dengan konsep lainnya dalam
suatu preposisi, dan menghubungkan satu preposisi dengan preposisi lainnya yang bertujuan
menjelaskan suatu gejala tertentu.

teori ilmu sosial pada dasarnya bertujuan menjelaskan gejala sosial tertentu. Apabila ditinjau
dari jenis penjelasan yang dihasilkan oleh suatu teori, maka ada tujuh jenis penjelasan yang
biasa dikenal, yaitu:
1. Penjelasan genetik (genetic explanation)
2. Penjelasan intensional (intentional explanation)
3. Penjelasan disposisional (dispositional explanation)
4. Penjelasan fungsional (functional explanation)
5. Penjelasan melalui generalisasi empirik (explanation through empirical generalization)
6. Penjelasan melalui alasan (explanation through reasons)
7. Teori formal (formal theory)

Terkait objek psikologi pada tema yang saya teliti pada sesi sebelumnya, teori yang menurut
saya paling pas adalah teori penjelasan Intensional yaitu penjelasan mengenai apa yang
mendasari atau menjadi tujuan perilaku seseorang.

2. Langkah-langkah penelitian sebagai berikut:


1. Identifikasi, pemilihan dan perumusan masalah
2. Penelaahan pustaka atau landasan teori
3. Penyusunana hepotesis
4. Idenfikasi, klasifikasi dan penentuan definisi oprasional variabel-variabel
5. Penyusunan desain penelitian
6. Pemilihan atau pengembangan alat pengambil data
7. Penentuan populasi dan sampel penelitian
8. Pengumpulan data
9. Pengolahan dan analisis data
10. Interpretasi hasil analisis data
11. Penyususnan laporan

Sumber: Modul Metode Penelitian Sosial

Anda mungkin juga menyukai