Anda di halaman 1dari 13

MAKALAH

“ GANGGUAN SUASANA HATI ”


Diajukan untuk memenuhi tugas mata kuliah Kesehatan Mental
Dosen pengampu : Anis Bustaman,M.Psi

Disusun Oleh
Kelompok 2 Offering A:
1. Setyo Pujiono ( 3320190156 )
2. Duri Susila Wildan Dwisar Ilmi ( 3320190224 )
3. Putri Rahayu ( 3320190204 )
4. Yasiratur Rohmah ( 3320190180 )

UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA SUNAN GIRI BOJONEGORO


FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
PROGRAM STUDI BIMBINGAN DAN KONSELING
TAHUN 2020/2021

i
KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kepada Allah SWT, yang telah melimpahkan Rahmat serta
Hidayah nya, sehingga makalah Kesehatan Mental tentang "Gangguan Suasana Hati" ini bisa
selesai sesuai dengan waktu yang telah ditentukan.
Kami Menyadari bahwa dalam pembuatan makalah ini masih jauh dari kata sempurna
tidak terlepas dari kekurangan. Oleh karena itu kami mengharapkan kritik dan saran yang
bersifat membangun dari dosen pembimbing mata kuliah, agar kami dapat memperbaikinya
menjadi lebih baik. Semoga makalah ini dapat memberikan manfaat bagi kita semua dan bagi
setiap yang membacanya.

Bojonegoro, 5 November 2020

Penyusun

ii
DAFTAR ISI

SAMPUL ........................................................................................................i

KATA PENGANTAR ...................................................................................ii

DAFTAR ISI...................................................................................................iii

BAB I PENDAHULUAN ..............................................................................1

A. Latar belakang ............................................................................................1

B. Rumusan Masalah .......................................................................................1

C. Tujuan Pembahasan ....................................................................................1

BAB II PEMBAHASAN ...............................................................................2

A. Pengertian Gangguan Suasana Hati ............................................................2

B. Perubahan Suasana Hati Bisa Jadi Gejala Penyakit Mental........................5

C. Pengobatan gangguan suasana hati..............................................................6

BAB III PENUTUP........................................................................................8

Kesimpulan.......................................................................................................8

DAFTAR PUSTAKA.....................................................................................9

iii
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Dalam menjalani hidup ini, setiap orang pasti akan mengalami situasi apa pun.
Bahagia, sedih, beruntung, bosan, kecewa, semuanya akan datang silih berganti. Kondisi
apa pun itu, yang perlu dilakukan bukan menghindari atau menyesali tapi
menghadapinya. Setiap persoalan pasti ada solusi. Kita hanya dituntut satu hal, yaitu
berusaha. Berusaha untuk mencapai yang terbaik dan berusaha untuk menyelesaikan
persoalan dengan cara yang baik. Begitupun dalam menghilangkan bad mood, selalu ada
cara yang bisa dilakukan.
Suasana hati memang tidak bisa dihindari, namun jangan sampai suasana hati ini
merusak aktivitas yang sudah menjadi kewajiban. Karena jika sudah terserang bad mood,
biasanya akan timbul rasa malas yang luar biasa dan pastinya hari-hari akan dipenuhi
dengan kejengkelan dan pikiran-pikiran yang kurang baik.
Jika suasana hati seperti ini datang menghampiri, segera kendalikan diri dan
temukan suasana hati positif. Yang perlu dilakukan hanyalah mengelola dan memastikan
porsi good mood agar lebih besar dibanding bad mood.

B. Rumusan Masalah
1. Apa Pengertian dari Gangguan Suasana Hati ?
2. Bagaimana Perubahan Suasana Hati bisa Jadi Gejala Penyakit Mental?
3. Bagaimana Pengobatan dari gangguan suasana hati ?

C. Tujuan
1. Mengetahui pengertian dari gangguan suasana hati.
2. Mengetahui perubahan suasana hati bisa jadi gejala penyakit mental.
3. Mengetahui pengobatan dari gangguan suasana hati.

1
BAB II
PEMBAHASAN

A. Pengertian gangguan suasanan hati.


Gangguan suasana hati atau Gangguan mood adalah gangguan kesehatan mental
yang ditandai oleh perubahan serius dalam suasana hati yang menyebabkan gangguan
pada kehidupan seseorang.
Gangguan suasana hati terutama mempengaruhi keadaan emosional seseorang, di
mana seseorang mengalami periode kebahagiaan yang ekstrem, kesedihan yang ekstrem,
atau keduanya. Perubahan suasana hati adalah normal, kita semua menghadapinya tetapi
jika kondisi atau keadaan perubahan ada selama beberapa minggu atau lebih, sudah
saatnya seseorang mencari perhatian medis.Studi menunjukkan bahwa gangguan mood
dapat meningkatkan risiko bunuh diri.
Suasana hati dapat menjadi ungkapan perasaan seseorang dalam keadaan senang,
sedih, marah atau kecewa yang dipengaruhi oleh lingkungan.
1. Menurut Kartini Kartono (1996: 92) Suasana hati adalah kondisi perasaan yang
berkesinambungan, dicirikan dengan selalu timbulnya perasaan-perasaan senang,
atau tidak senang. Sebab-sebab dari suasana hati itu pada umumnya ada dalam
bawah sadar kita; namun adakalanya juga disebabkan oleh faktor jasmaniah.
2. Menurut Supriono dan Ahmadi (2013: 38) suasana hati adalah keadaan seseorang
yang dipengaruhi oleh faktor jasmani dan rohani.
3. Menurut Stephen Robbins (2012: 98), “Moods are less intense feelings directed at
(though not always) arise without a specific event acting as a stimulus”, yang artinya
suasana hati adalah perasaan yang kurang kuat dari pada emosi dan seringkali (meski
tidak selalu) muncul tanpa kejadian spesifik yang bertindak sebagai rangsangan.5
4. Menurut Watson (2000: 04), ”Moods are transient episodes of feeling or affect”,
yang artinya suasana hati adalah episode peralihan dari perasaan atau emosi. Suasana
hati seseorang dapat berlangsung dalam jangka pendek, beberapa jam, atau beberapa
hari. Suasana hati dipengaruhi oleh banyak kejadian tak terduga. Suasana hati juga
berbeda dengan temperamen dan watak personal. Pada gangguan jangka panjang,
suasana hati dapat mengakibatkan stres bahkan depresi (Fauziyah, 2017: 31).

2
5. Lane A.M & Terry P. C (2006: 07) menyimpulkan pengertian suasana hati, “a
general definition of mood might be, a set of feeling, ephemeral in nature, varying in
intensity and duration, and usually involving more than one emotion”. Artinya adalah
definisi umum tentang mood mungkin adalah sekumpulan perasaan, bersifat
sementara, bervariasi dalam intensitas dan durasi, dan biasanya melibatkan lebih dari
satu emosi.
Definisi suasana hati (mood) adalah situasi emosi internal yang persisten dan
bertahan cukup lama, dan dialami serta dirasakan secara subjektif oleh individu (Fausiah
& Julianti, 2007). Menurut Djohan (2016: 55) Suasana hati (mood) merupakan sebuah
kondisi emosi yang relatif lebih bertahan lama dibandingkan emosi yang hanya beberapa
menit. Suasana hati (mood) memungkinkan seseorang melakukan introspeksi diri agar
dapat mengungkapkan yang dirasakan, misalnya rasa lelah, terguncang, melawan, atau
bersemangat.6
Dari beberapa pernyataan di atas maka dapat disimpulkan bahwa suasana hati
adalah sebuah perasaan-perasaan yang dapat mempengaruhi tingkah laku, kognitif,
maupun produktivitas seseorang. Suasana hati bisa datang kapan saja dan tak terduga,
yang dapat mempengaruhi aktivitas sehari-hari tanpa kesadaran individu.

1. Ciri-ciri Suasana Hati


Menurut Robbins & Judge (2012: 99) ciri-ciri dari suasana hati yaitu:
a. Penyebabnya sering kali umum dan tidak jelas
b. Berakhir lebih lama dari emosi (jam atau hari)
c. Lebih umum (dua dimensi utama afek positif dan afek negatif yang terdiri
berbagai emosi spesifik)
d. Biasanya tidak diindikasikan oleh ekspresi yang jelas
e. Bersifat kognitif6

Mayer dan Gaschke (dalam Fauziyah 2017) menyatakan terdapat dua jenis ciri-
ciri suasana hati, yaitu:
a. Ciri-ciri suasana hati positif, yaitu: suasana hati dalam keadaan senang (bahagia,
bersemangat), suasana hati dalam keadaan penuh cinta (penuh kasih, perhatian),

3
suasana hati dalam keadaan tenang (teduh, puas), suasana hati dalam keadaan
semangat (aktif, segar).
b. Ciri-ciri suasana hati negatif, yaitu: suasana hati dalam keadaan cemas (gelisah,
gugup), suasana hati dalam keadaan marah (gerutu, kesal), suasana hati dalam
keadaan lelah (letih, ngantuk), suasana hati dalam keadaan sedih (suram, sendu).
7
2. Penyebab
Tidak ada yang tahu penyebab pasti gangguan suasana hati, tetapi berbagai faktor
tampaknya berkontribusi terhadap gangguan ini dan cenderung berasal dari dalam
lingkungan keluarga. Ketidakseimbangan kimia di otak adalah penyebab yang paling
mungkin. Peristiwa hidup yang penuh tekanan seperti kematian, perceraian, atau
trauma juga dapat memicu depresi, terutama jika penderita sudah pernah mengalami
itu sebelumnya atau ada komponen genetik.

3. Gejala
Gangguan suasana hati dapat menyebabkan kesulitan dalam mengikuti tugas dan
tuntutan hidup sehari-hari. Beberapa orang, terutama anak-anak, mungkin memiliki
gejala fisik depresi, seperti sakit kepala yang tidak dapat dijelaskan atau sakit perut.
Karena ada berbagai jenis gangguan suasana hati, gangguan-gangguan tersebut dapat
memiliki efek yang sangat berbeda tergantung pada gaya hidup penderita.
Secara umum, gejala dapat meliputi :
1. Kehilangan minat pada aktivitas yang sebelumnya sangat dinikmati
2. Makan lebih atau kurang dari biasanya
3. Kesulitan tidur atau tidur lebih dari biasanya
4. Kelelahan
5. Menangis
6. Kegelisahan
7. Merasa “datar”, seperti tidak punya energi untuk perhatian
8. Merasa terisolasi, sedih, putus asa, dan tidak berharga
9. Kesulitan berkonsentrasi
10. Masalah dalam membuat keputusan
11. Perasaan bersalah
12. Sifat lekas marah 4
13. Adanya pikiran mau mati dan / atau bunuh diri
Dengan gangguan suasana hati, gejala-gejala ini muncul dan akhirnya mulai
mempengaruhi kehidupan sehari-hari penderita dengan cara yang negatif. Mungkin
setiap penderita akan merasakan kombinas gejala yang berbeda-beda dari gejala-
gejala tersebut.
4. Diagnosa
Gangguan mood harus dievaluasi dan dirawat dengan benar oleh profesional
kesehatan mental, seperti psikiater. Jika salah satu gejala di atas telah mengganggu
kehidupan selama lebih dari dua minggu atau memiliki pikiran untuk bunuh diri,
harus segera mencari bantuan.
Dokter akan dapat mendiagnosis dengan melakukan pemeriksaan fisik untuk
mengesampingkan alasan fisik untuk gejala, serta evaluasi kejiwaan.

B. Perubahan Suasana Hati Bisa Jadi Gejala Penyakit Mental.


Perubahan Suasana Hati Bisa Jadi Gelaja Penyakit Mental Ketika Anda bangun,
Anda merasa sedang down atau tidak bersemangat, kemudian Anda bangun lagi.
Sepertinya Anda akan menghabiskan hari-hari Anda dengan naik roller coaste.
Misalnya, karena ritme tubuh, kebanyakan orang merasa ceria dan energik di
siang hari. Tetapi, cenderung memiliki perasaan negatif lebih banyak selama sore atau
malam hari.
Terkadang, perubahan suasana hati adalah gejala dari penyakit mental. Bisa jadi
perubahan mood ini menjadi petunjuk bahwa sesuatu yang lain sedang terjadi di tubuh
Anda.
Perubahan gaya hidup sering kali dapat membantu hal-hal yang ringan. Namun,
Anda tak perlu khawatir karena pergeseran suasana hati yang serius yang mengancam
kesehatan Anda dapat ditangani oleh profesional medis.
Tapi pertama-tama, Anda harus mencari tahu apa yang menjadi penyebabnya.
Karena, ada banyak kemungkinan yang menjadi penyebab perubahan mood itu. Coba
perhatikan beberapa di antaranya.
1. Stres dan kecemasan. 5
Kerepotan sehari-hari dalam beragam aktivitas dan kejutan yang tak terduga, baik
yang menyenangkan hati maupun yang tidak, pasti dapat mengubah suasana hati
Anda. Ketika Anda sangat sensitif, Anda mungkin bereaksi lebih kuat atau lebih
sering dibandingkan orang lain.
Kurang tidur pun salah satu lain dari keluhan umum orang yang sedang stres.
Sementara itu, beberapa orang merasa gelisah, takut, dan khawatir bahkan ketika
mereka menyadari tidak ada alasan yang kuat dari kegelisahan itu.
Anda dapat didiagnosis dengan gangguan kecemasan umum jika Anda sulit
mengendalikan kekhawatiran Anda selama enam bulan terakhir. Terlebih ketika
Anda memiliki gejala tambahan, seperti kesulitan tidur. Apabila sudah parah, hampir
mustahil untuk melewati hari demi hari.

2. Gangguan bipolar
Orang dengan gangguan bipolar memiliki pasang surut yang jauh lebih intens dan
lebih tahan lama dibandingkan perubahan suasana hati yang biasa. Sebagai contoh,
normal untuk merasa hebat, seperti segalanya berjalan sesuai keinginan Anda dalam
satu atau dua hari.
Namun, seseorang dengan gangguan bipolar dapat menghabiskan beberapa hari
atau minggu yang menguras tenaga. Tanpa henti menjalankan aktivitasnya, seperti
berbicara cepat, tidak banyak tidur, atau melakukan hal-hal yang menghabiskan
uang.
Demikian pula, tidak jarang kesulitan bangun dari tempat tidur untuk pergi ke
pekerjaan yang tidak anda sukai. Tetapi bisa juga sebaliknya, yakni enggan
melakukan aktivitas apapun.
Seseorang dengan gangguan bipolar bisa tetap di tempat tidur selama empat hari
dan kehilangan pekerjaan apapun. Mereka mungkin merasa tidak termotivasi, sedih,
atau bahkan bunuh diri.
Penyakit mental yang dapat diobati ini memengaruhi 3 persen orang dewasa di
Amerika setiap tahun. Data ini dikutip dari WebMD.
3. Depresi.
5
Seseorang yang depresi mungkin mengalami perubahan suasana hati juga. Mereka
akan memiliki posisi terendah, kemudian merasa baik-baik saja, tetapi mereka sulit
bersemangat seperti yang dimiliki orang dengan gangguan bipolar.
Orang yang depresi mungkin merasa lebih buruk di pagi hari dan menjadi lebih
ceria di kemudian hari. Jika Anda sudah merasa sedih, lelah, gelisah, atau putus asa
selama lebih dari dua minggu, cobalah untuk menghubungi dokter dan konsultasikan
kondisi Anda itu.

4. Gangguan kepribadian borderline.


Ciri khas dari penyakit mental ini adalah perubahan suasana hati yang muncul
secara tiba-tiba dan intens. Di antaranya, cemas, menjadi marah, atau tertekan.
Seseorang dengan gangguan kepribadian ambang tidak bisa mengatasi kondisi
yang membuatnya stres. Mereka mungkin ingin melukai diri sendiri ketika mereka
merasa sangat gelisah atau kesal.

5. Perubahan hormon
Hormon seks terikat dengan emosi Anda, sehingga perubahan kadar hormon
Anda dapat menyebabkan perubahan suasana hati. Tidak mengherankan bahwa
remaja sering digambarkan sebagai orang yang moody.
Untuk wanita, soal PMS, kehamilan, menopause, dan perimenopause, dapat
menyebabkan suasana hati yang tidak terduga. Sedangkan, hormon pria cenderung
tetap stabil sampai usia 30 tahun, ketika testosteron mulai menurun secara bertahap.
Sekitar sepertiga dari pria berusia 75 tahan dan lebih tua memiliki kadar
testosteron yang rendah. Itu dapat menyebabkan perubahan suasana hati, bersama
dengan disfungsi ereksi, masalah tidur, dan, hot flashes.

C. Pengobatan untuk gangguan suasana hati


Perubahan suasana hati sangat bisa menghalangi pekerjaan anda dan hubungan
anda dengan orang lain. Untuk mengatasinya, konsultasikan kepada dokter atau psikolog.

6
Perubahan sederhana setelah konsultasi dapat membantu anda menangani perubahan
suasana hati yang ringan, tidak nyaman, atau bahkan yang sudah mengganggu hari-hari
anda. Anda juga bisa berlatih dengan mendengarkan musik yang ceria untuk
memengaruhi suasana hati anda.
Kemudian, cobalah jalan kaki atau jalan sehat. Ini efektif membantu
menghilangkan depresi dan kecemasan, karena aktivitas ini akan memicu tubuh anda
untuk membuat endorfin yang terasa nyaman. Selain itu, salah satu jenis olahraga ini
dapat meningkatkan kualitas tidur anda.
Jutaan orang mengalami gangguan suasana hati dan berhasil diobati, dan
menjalani kualitas hidup yang lebih baik. Perawatan untuk gangguan suasana hati dapat
termasuk psikoterapi, juga dikenal sebagai terapi bicara, serta obat-obatan untuk
membantu mengatur ketidakseimbangan kimia di dalam otak. Kombinasi psikoterapi dan
pengobatan sering kali merupakan tindakan terbaik untuk membantu pasien menuju
kondisi yang lebih baik.

7
BAB III
PENUTUP

A. Kesimpulan
Dari penjelasan diatas dapat disimpulkan bawasanya suasana hati adalah sebuah
perasaan-perasaan yang dapat mempengaruhi tingkah laku, kognitif, maupun
produktivitas seseorang. Suasana hati bisa datang kapan saja dan tak terduga, yang dapat
mempengaruhi aktivitas sehari-hari tanpa kesadaran individu. Dan semua itu dapat
diketahu dengan melihat ciri-ciri dan gejala yang dialam i oleh seseorang.
Dan untuk melakukan pencegahan terhadap gangguan suasana hati kita dapat
mengatasinya dengan mengkonsultasikan kepada dokter atau psikolog. Perubahan
sederhana setelah konsultasi dapat membantu anda menangani perubahan suasana hati
yang ringan, tidak nyaman, atau bahkan yang sudah mengganggu hari-hari anda.

8
DAFTAR PUSTAKA

http://inuflick.blogspot.com/2013/06/makalah-bad-mood.html?m

Penulis menetapkan hipotesis penelitian ini adalah ada efektivitas musik klasik untuk
menciptakan suasana hati positif pada siswa SMP Semen Gresik.13