Anda di halaman 1dari 6

BUKU JAWABAN TUGAS MATA KULIAH

TUGAS 2

Nama Mahasiswa : FHELNYINESMA

Nomor Induk Mahasiswa/ NIM : 043210024

Kode/Nama Mata Kuliah : EKMA4434/Sistem Informasi Manajemen

Kode/Nama UPBJJ : 87/JAYAPURA

Masa Ujian : 2020/21.1(2020.2)

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN


UNIVERSITAS TERBUKA
1. Manajemen sebuah perusahaan dapat dibagi menjadi 3 level, yaitu level atas,
menengah dan level bawah. Setiap level manajemen memerlukan informasi dan
sistem informasi yang berbeda.Jelaskan kegunaan sistem informasi di level
menengah manajemen!
-Untuk menyediakan suatu informasi dalam pengambilan suatu keputusan.
-Untuk menyediakan suatu informasi yang digunakan didalam suatu perencanaan,
pengendalian, pengevaluasian dan juga perbaikan berkelanjutan.
-Untuk menyediakan suatu informasi yang dipergunakan di dalam suatu perhitungan
harga pokok produk, jasa dan tujuan lainnya yang diinginkan oleh manajemen.
Dari Ketiga tujuan di atas menggambarkan jika manajer dana pemakai lainnya perlu
untuk memperoleh akses menuju informasi akuntansi manajemen.Serta juga
mengetahui bagaimana cara untuk dapat memakainya.Informasi akuntansi manajemen
tersebut bisa membantu mereka dalam mengidentifikasi sebuah masalah,
menyelesaikan suatu masalah serta mengevaluasi kinerja yang telah dilakukan.
2. Siklus hidup pengembangan sistem terdiri dari beberapa metode yang berbeda.
Salah satu sikluS tersebut adalah System Development Life Cycle (SDLC).
Jelaskan tahapan-tahapan SDLC secara lengkap dari awal hingga akhir!
1. Inisiasi (initiation)
Tahap inisiasi menjadi tahapan SDLC yang pertama. Biasanya, tahap ini ditandai
dengan adanya pembuatan proposal tentang proyek perangkat lunak.
2. Pengembangan Konsep Sistem (system concept development)
Setelah tahap inisiasi, tahap selanjutnya adalah tahap pengembangan konsep. Pada
tahap ini, kamu akan diminta untuk menjelaskan mengenai lingkup konsep yang akan
dikerjakan.
Termasuk juga penjelasan mengenai dokumentasi pengembangan manajemen rencana
dan analisis area sistem. Selain itu, pada tahap ini kamu juga akan mempelajari
bagaimana cara kerja dari sebuah sistem.
3. Systems Planning (Perencanaan Sistem)
Tahapan ini umumnya lebih menekankan aspek feasibility study, yakni studi
kelayakan pengembangan sistem. Adapun aktivitas yang dikerjakan pada tahap ini
adalah sebagai berikut
-Pembentukan tim dan konsolidasinya.
-Mendefinisikan tujuan pengembangan serta ruang lingkup dari pengembangan
yang akan dilakukan
-Mengidentifikasi masalah yang ada pada akankah dapat diselesaikan melalui
pengembangan sistem
-Menentukan strategi yang digunakan selama proses pengembangan dan
mengevaluasinya
-Menentukan prioritas teknologi yang akan digunakan dan pemilihan aplikasi
4. Analisis Sistem (System Analysis)
Pada tahap analisis sistem, akan dilakukan beberapa tahap meliputi study literature.
Study literature ini berguna untuk dapat menemukan kasus yang dapat ditangani oleh
sistem dan juga mendefinisikan sebuah sistem.
Pada tahap ini, kamu juga dituntut untuk menganalisis kebutuhan sistem dan juga
membuat batasan sistem menggunakan brainstorming. Dengan begitu, tim
pengembang jadi mengetahui kasus yang tepat untuk dimodelkan dengan
menggunakan sistem.
5. Desain (design)
Pada tahap ini, pengembang akan mentransformasikan kebutuhan secara terperinci.
Dokumen desain sistem fokus pada bagaimana caranya agar dapat memenuhi
berbagai fungsi yang dibutuhkan oleh sebuah sistem
6. Perancangan sistem
Pada tahap ini, fitur-fitur dan operasi pada sistem dideskripsikan secara mendetail
dengan aktivitas analisa interaksi objek dan fungsi pada sebuah sistem serta
menganalisa data dan membuat skema database. Selain itu, tahap ini juga akan
merancang sebuah user interface.
7. Pengembangan (development)
Setelah itu, tahap yang selanjutnya adalah tahap pengembangan, yakni mengubah
perancangan ke sistem informasi yang kompleks. Tahap ini juga bertujuan untuk
mengetahui bagaimana cara memperoleh dan melakukan penginstalan pada
lingkungan yang diharapkan oleh sebuah sistem.
Seperti misalnya, membuat basis data dan menyiapkan standar prosedur, menyiapkan
dokumen coding, testing, compile, repair, dan cleaning program. Pada tahap ini juga
terdapat tahap visual development phase.
8. Integrasi dan Pengujian (integration and test)
Tahap selanjutnya adalah tahap integrasi dan pengujian. Pada tahap ini, pengembang
akan mempresentasikan sistem perangkat lunak yang telah memenuhi keadaan yang
dispesifikasikan pada dokumen kebutuhan fungsional. Laporan analisis dan pengujian
akan dihasilkan dengan diarahan oleh pengmbang bagian penjamin mutu (quality
assurance) dan user.
9. Implementasi
Pada tahap ini, akan diadakan pelaksanaan perangkat lunak pada area produksi (area
pada user) dan menjalankan resolusi rate masalah yang terdeteksi dari tahap integrasi
dan pengujian sebelumnya.

10. Operasi dan Pemeliharaan (operation and maintenance)


Pada tahap ini, akan dijelaskan tentang pekerjaan yang dilakukan untuk menjalankan
dan memelihara sistem informasi pada area produksi (lingkungan pada user),
termasuk implementasi akhir dan masuk pada proses peninjauan,.
11. Disposisi (disposition)
Tahap yang terakhir yaitu mendeskripsikan aktivitas dari pengembangan sistem serta
membangun data yang sesungguhnya sesuai dengan aktivitas user yang dilakukan.
3. Komputer sebagai suatu sistem terdiri dari subsistem alat masukan,
pemrosesan, keluaran, dan alat penyimpanan. Alat masukan terdiri dari
berbagai golongan. Jelaskan penggolongan alat masukan yang Anda ketahui!
1. Keyboard
Keyboard (papan ketik) adalah perangkat keras yang penuh dengan tombol-tombol
yang mewakili hurup, angka, karakter, dan beberapa fungsi tertentu. Keyboard
komputer tentu saja berbeda jauh dengan keyboard (alat musik) yang hanya berisi
beberapa tombol putih dan hitam yang mewakili nada tertentu. Terkadang keyboard
juga dilengkapi dengan trackpad untuk menggerakkan kursor. Kombinasi beberapa
tombol keyboard juga berguna untuk memberi suatu perintah shortcut pada komputer.
Contohnya shortcut Ctrl+C yang berfungsi untuk memberi perintah copy (salin) pada
komputer.
2. Mouse
Mouse (tetikus) adalah perangkat keras yang mudah digenggam, umumnya berisi dua
tombol dan sebuah bola atau laser dibawahnya untuk menggerakan kursor (pointer).
Fungsi mouse adalah untuk menggerakan kursor, melakukan scroll (tidak semua
mouse), klik kiri, dan klik kanan. Gerakan kursor dalam keadaan default selalu
mengikuti arah perpindahan mouse.
3. Webcam
Webcam adalah perangkat keras berupa kamera kecil yang biasa ditempatkan di atas
monitor/LCD. Fungsi webcam adalah untuk melakukan video call (panggilan video)
dan bahkan juga dapat digunakan untuk ber-selfie di depan komputer. Hampir setiap
laptop keluaran saat ini telah memiliki web cam.

4. Barcode Scanner
Barcode scanner adalah alat yang berupa gagangan dan berisi laser berwarna merah
untuk memindai barcode. Fungsinya adalah untuk memindai barcode. Barcode adalah
kode garis-garis yang biasa terdapat di kemasan sebuah produk swalayan atau gudang
perusahaan. Tujuannya adalah untuk mempermudah kasir menghitung total belanjaan
dan mempermudah karyawan untuk mengecek isi gudang.
5. Joystick
Joystick adalah perangkat keras berbentuk seperti tuas gigi mobil atau seperti stick
konsol. Fungsi joystick adalah untuk bermain game atau permainan pada komputer.
Stick Xbox bisa digunakan sebagai joystick pada komputer Windows karena sama-
sama buatan Microsoft.
6. Scanner
Scanner adalah perangkat keras yang berfungsi untuk mengubah data analog (kertas)
menjadi data digital. Scanner yang dikombinasikan dengan printer akan menjadi
mesin fotocopy berukuran kecil. Hasil scan biasanya berupa gambar atau file PDF.
7. Mikrofon
perangkat komputer microphone
Microphone adalah perangkat keras yang dapat mengubah suara analog menjadi suara
digital. Fungsi mikrofon adalah untuk merekam suara. Alat ini biasa digunakan saat
konferensi atau saat melakukan video call.
8. Pemindai Sidik Jari
perangkat masukan pemindai sidik jari
Pemindai sidik jari atau fingerprint scanner adalah perangkat keras yang dapat
memindai sidik jari dan menampilkannya di komputer. Pemindai sidik jari biasanya
berfungsi sebagai alat pengaman komputer atau sebagai salah satu mesin absensi.
9. Kinect
perangkat masukan kinect
Kinect adalah salah satu merek dagang Microsoft berupa sensor gerakan. Bentuknya
mirip seperti webcam namun memiliki fungsi yang lebih canggih lagi. Perangkat ini
biasa digunakan untuk bermain game.
10. Flashdisk/CD ROM/DVD ROM/Harddisk External
perangkat masukan flashdisk

Perangkat penyimpanan diatas merupakan perangkat masukan tidak langsung.


Fungsinya sebagai perangkat masukan adalah untuk memasukan data ke komputer.
Data ini tidak dapat langsung digunakan tanpa software tertentu.

Anda mungkin juga menyukai