Anda di halaman 1dari 7

Nama : Eunike Filia Tandidatu

NIM : 1813015219

Kelas : D 2018

Mata Kuliah : Isolasi Senyawa Farmasi Bahan Alam

Jurnal 1

Crude extract and fractions from Eugenia uniflora Linn leaves showed antiinflammatory,
antioxidant, and antibacterial activities

Tamires Rocha Falcão, et al (2018) melakukan pengujian skrining fitokimia dan pengujian
aktivitas anti inflamasi, antioksidan dan antibakteri ekstrak kasar (CE) dan fraksi daun E. uniflora
Linn. Polifenol yang terdapat dalam ekstrak kasar (CE), dalam fraksi air (AqF), dan fraksi yang
diberi perlakuan etil asetat (EAF) dari daun E. uniflora Linn ditunjukkan dengan analisis
kromatografi air kinerja tinggi dengan deteksi susunan fotodioda (HPLC-DAD) untuk melakukan
karakterisasi fitokimia. Kromatografi cair kinerja tinggi dengan deteksi susunan fotodioda (HPLC-
DAD) mendeteksi berbagai konsentrasi asam galat, asam ellagic, dan myricitrin dalam CE dan
fraksi yang diperoleh dari daun E. uniflora Linn (0,05-0,87% b / b, 0,20-0,32 % w / w, dan 1,71–
6,56% w / w). Berdasarkan hasil analisis HPLC yang dilakukan, EAF memiliki kandungan asam
ellagic, asam galat, dan myricitrin yang lebih tinggi. Dimana menunjukkan bahwa EAF memiliki
kandungan senyawa fenolik sebagai antibakteri. CE dan fraksi dari daun E. uniflora Linn yang
diteliti menunjukkan aktivitas antibakteri, anti-inflamasi, antioksidan, dan analgesik dalam
pengujian yang dilakukan.
Jurnal 2

Separation and Enrichment of Three Coumarins from Angelicae Pubescentis Radix by


Macroporous Resin with Preparative HPLC and Evaluation of Their Anti-Inflammatory Activity

Yuqiao Yang, Ruichao Zhu, Jin Li, Xuejing Yang, Jun He, Hui Wang dan Yanxu Chang
melakukan pengujian menggabungkan resin makroporous (MARs) dengan kromatografi cair
kinerja tinggi preparatif (PHPLC) untuk memperkaya dan memisahkan tiga kumarin
(columbianetin asetat, osthole dan columbianadin) yang memiliki efektivitas sebagai anti-
inflamasi dari Angelicae Pubescentis Radix (APR). Pada penelitian ini menggunakan lima resin
makropori yang berbeda (D101, AB-8, DA-201, HP-20 dan GDX-201) digunakan untuk menilai
karakteristik adsorpsi dan desorpsi dari tiga kumarin. APR (1,2 kg) diekstraksi dengan larutan
etanol 70% (v / v) (3 × 6 L, 2 jam) menggunakan ekstraksi refluks panas. Ekstrak kasar APR
diperoleh dengan mengeringkan larutan pekat pada suhu konstan dan vakum. Ekstrak kasar
dilarutkan dengan air ultra murni SDS (APRE: SDS = 1: 0,75) dan dikonfigurasi ke berbagai
konsentrasi.

Hasil yang didapat dari penelitianini yaitu Columbianetin asetat, osthole dan
columbianadin dapat digunakan sebagai bahan anti-inflamasi alami dalam produk farmasi.
Sehingga dapat disimpulkan bahwa metode baru yang menggabungkan MARs dengan PHPLC
lebih efisien dan ekonomis untuk pemisahan skala pembesaran dan pengayaan columbianetin
asetat, osthole dan columbianadin dengan efek antiinflamasi dari ekstrak APR.
Jurnal 3

Preparative Separation of Monoterpenoid Indole Alkaloid Epimers from Ervatamia yunnanensis


Tsiang by pH-Zone-Refining Counter-Current Chromatography Combined with Preparative
High-Performance Liquid Chromatography

Jie Zhou, Si-Yu Du, Hong-Jing Dong, Lei Fang dan Jin-Hong Feng mengembangkan
sebuah metode dengan menggunakan kombinasi kromatografi arus balik penyempurnaan zona pH
dan kromatografi cair kinerja tinggi preparative (PHPLC) untuk pemisahan preparatif dan
pemurnian epimer alkaloid indol monoterpenoid dari Ervatamia yunnanensis Tsiang.

PH-ZRCCC dilakukan dengan menggunakan peralatan kromatografi arus balik


berkecepatan tinggi TBE-300C (Tauto Biotech, Shanghai, Cina) dengan rangkaian tiga kolom
kumparan multilayer (kapasitas total = 300 mL) dan loop sampel 20 mL. Analisis dan pemisahan
HPLC dilakukan pada instrumen LC kuartener tak terhingga 1260 Agilent (Agilent Technologies,
Waldbronn, Jerman) menggunakan kolom YMC-Triart (4,6 × 150 mm) dan kolom YMC-Triart
C18 (9,6 × 250 mm). Ekstrak kasar dipartisi antara larutan HCl 2% dan EtOAc. Bagian yang larut
dalam air asam diatur sampai pH 10 dengan larutan amonia 10% dan kemudian diekstraksi dengan
CHCl3 untuk menghasilkan ekstrak alkaloid.

Hasil yang didapatkan pada penelitian ini yaitu dua pasang epimer MIA termasuk
ervatamine, 20-epi-ervatamine, dregamine, dan tabernaemontanine, bersama dengan dua MIA,
apparicine dan isovoacangine, berhasil dimurnikan dengan kemurnian tinggi dari ekstrak kasar 2,1
g. Keuntungan paling signifikan dari metode ini adalah bahwa efek pemisahan yang baik dan
kapasitas beban MIA yang lebih besar dapat dicapai dalam waktu singkat. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa kombinasi pH-ZRCCC dengan prep-HPLC adalah metode yang sesuai dan
efektif untuk pemisahan epimer MIA dari tumbuhan yang sangat kompleks.
DAFTAR PUSTAKA

Falcão, Tamires Rocha., et al. 2018. Crude extract and fractions from Eugenia uniflora Linn leaves

showed antiinflammatory, antioxidant, and antibacterial activities. BMC Complementary

and Alternative Medicine 18:84. https://doi.org/10.1186/s12906-018-2144-6 .

Yang ,Yuqiao., Ruichao Zhu., Jin Li., Xuejing Yang., Jun He., Hui Wang, dan Yanxu Chang.

2019. Separation and Enrichment of Three Coumarins from Angelicae Pubescentis Radix

by Macroporous Resin with Preparative HPLC and Evaluation of Their Anti-Inflammatory

Activity. Molecules, 24. Doi: 10.3390/molecules24142664.

Zhou, Jie., Si-Yu Du., Hong-Jing Dong., Lei Fang, dan Jin-Hong Feng. 2019. Preparative

Separation of Monoterpenoid Indole Alkaloid Epimers from Ervatamia yunnanensis

Tsiang by pH-Zone-Refining Counter-Current Chromatography Combined with

Preparative High-Performance Liquid Chromatography. Molecules, 24 : 1316. Doi:

10.3390/molecules24071316.