Anda di halaman 1dari 1

ABSTRAK

Ekstraksi cair-cair atau sering disebut dengan ekstraksi pelarut merupakan metode
pemisahan yang didasarkan pada fenomena partisi atau distribusi suatu analit di antara dua pelarut
yang tidak saling campur. Kafein (C8H10N4O2) atau 1,3,7 trimetil 2,6 dioksipurin merupakan salah
satu senyawa alkaloid yang terdapat di dalam biji kopi, teh, dan tanaman kola. Teh (Camelia
sinensis) merupakan salah satu tanaman yang sering dikonsumsi sebagai minuman penjamu tamu
dan memiliki kandungan seperti polifenol, flavonoid dan lainnya termasuk kafein. Tujuan dari
percobaan ini ialah untuk mendapatkan kafein dari daun teh dengan cara ekstraksi menggunakan
pelarut air dan kloroform dan menentukan kadar kafein dari daun teh.
Percobaan ini dilakukan dengan menggunakan separator funnel yang memisahkan cairan
berdasarkan densitasnya. Larutan teh yang sudah campur dengan CaCO 3 dan disaring kemudian
dipanaskan hingga tersisa 1/3 volume awal. Setelah itu, larutan teh dimasukkan ke dalam
separator funnel dan ditambahkan kloroform sebanyak 35 mL. Setelah itu larutan kafein yang
telah terpisah dievaporasi sampai tersisa crude kafeinnya. Crude kafein tersebut ditimbang dan
dihitung kadar kafein yang didapat.
Hasil yang didapat dari percobaan ini adalah kafein yang didapatkan dari 15 gram dauh
teh hitam indomaret ialah sebesar 0,0296. Kadar kafein yang didapat dari daun teh hitam
indomaret adalah sebesar 0,1973 %.

Kata kunci: Ekstraksi, Kafein, Teh, Pelarut, Densitas.

IX-i