Anda di halaman 1dari 12

KKN 62 UNEJ INOVASI BELAJAR DARING BERBASIS APLIKASI

SEBAGAI PENDUKUNG PEMBELAJARAN ANAK SEKOLAH SAAT


COVID-19 DI SDN JATI DESA JATI KABUPATEN SIDOARJO

Nihla fitriyani
Universitas Jember
fitriyaninihla@gmail.com

ABSTRAK

Pendidikan merupakan aspek yang sangat penting bagi perkembangan


sumber daya manusia sebab dengan pendidikan terciptalah manusia yang
berkualitas, berintelektual, dan terhindar dari kebodohan sehingga pendidikan
membutuhkan perhatian khusus terutama saat kondisi COVID19. Seperti guru
yang berada di SDN Jati terbilang cukup baik dalam mengajar melalui media
social, namun proses belajar mengajar yang diberikan kurang memiliki inovasi
didalamnya. Edukasi dan pelatihan mengenai inovasi pendukung pembelajaran
anak sekolah dan pentingnya menjaga kesehatan disaat kondisi pandemi
merupakan sebagai alternatif yang paling mungkin untuk diterapkan. Hal ini
bertujuan agar proses belajar mengajar tetap dapat dilaksanakan dengan baik
meskipun saat pandemi serta dapat memberikan materi pelajaran berbasis online
yang mudah dipahami oleh siswa dengan tetap memperhatikan pentingnya
menjaga kesehatan dengan melakukan pola hidup bersih dan sehat.
Kata kunci : pendidikan, inovasi, kesehatan, COVID19, SDN Jati

ABSTRACT

Education is a very important aspect for the development of human


resources because with education, human beings who are quality, intellectual and
avoid ignorance are created so that education requires special attention, especially
during the COVID19 condition. For example, the teachers at SDN Jati are quite
good at teaching through social media, but the teaching and learning process that
is provided lacks innovation in it. Education and training regarding innovations to
support school children's learning and the importance of maintaining health during
a pandemic are the most likely alternatives to be applied. It is intended that the
teaching and learning process can still be carried out properly even during a
pandemic and can provide online-based learning material that is easily understood
by students while still paying attention to the importance of maintaining health by
adopting a clean and healthy lifestyle.
Keywords: education, innovation, health, COVID19, SDN Jati

PENDAHULUAN

Pendidikan merupakan aspek yang sangat penting bagi perkembangan


sumber daya manusia, sebab pendidikan merupakan wahana atau salah satu
instrumen yang digunakan bukan saja membebaskan manusia dari
keterbelakangan, melainkan juga dari kebodohan dan kemiskinan. Pendidikan
diyakini mampu menanamkan kapasitas baru bagi semua orang untuk
mempelajari pengetahuan dan ketrampilan baru sehingga dapat diperoleh manusia
produktif (Sudarsana dkk., 2020).
Dengan kemampuan inilah manusia terus membuat perubahan untuk
mengembangkan hidup dan kehidupan dirinya sebagai manusia. Pendidikan juga
memberi pedoman yang kuat bagi perjalanan hidup manusia. Dapat diartikan
bahwa pendidikan juga memberikan nilai keindahan. Kualitas sumber daya
manusia merupakan hal yang terpenting bagi kemajuan negara Indonesia. Selain
itu juga menjadi salah satu faktor kunci keberhasilan dalam era perdagangan
bebas, penguasaan ilmu pengetahuan, dan teknologi. Kualitas sumber daya
manusia hanya dapat diperoleh melalui jalur pendidikan (Syarifudin, 2020).
Keadaan di luar prediksi berupa wabah penyakit covid -19 telah membawa
perubahan yang mendesak pada berbagai sektor. Perkembangan virus dengan
cepat menyebar luas di seluruh dunia. Setiap hari data di dunia mengabarkan
bertambahnya cakupan dan dampak covid-19. Indonesia pun masuk dalam
keadaan darurat nasional. Angka kematian akibat Corona terus meningkat sejak
diumumkan pertama kali ada masyarakat yang positif terkena virus covid - 19
pada awal Maret 2020. Hal tersebut mempengaruhi perubahan - perubahan
dan pembaharuan kebijakan untuk diterapkan. Kebijakan baru juga terjadi pada
dunia pendidikan merubah pembelajaran yang harus datang ke kelas atau
suatu gedung menjadi cukup di rumah saja. Anjuran pemerintah untuk stay at
home dan physical and social distancing harus diikuti dengan perubahan
modus belajar tatap muka menjadi online (Khasanah dkk., 2020).
Kondisi dunia yang terkena dampak Covid-19, kegiatan pembelajaran
dialihkan pada kelas online atau virtual. Secara berangsur-angsur, banyak
Sekolah Dasar mengadopsi Online Learning sebagai metode penyampaian
utama untuk melatih para guru. Meskipun penggunaan sistem belajar online
merupakan suatu yang relative mahal, namun dapat ditarik suatu manfaat
yang sangat besar dari strategi tersebut baik bagi peserta didik maupun bagi
pendidik. Mahalnya pembelajaran online juga masih bisa terjangkau
menggantikan biaya transportasi ketika harus datang ke kelas. menyatakan
bahwa pembelajaran melalui jaringan memiliki potensi - potensi, antara lain
: kebermaknaan belajar, kemudahan mengakses, dan peningkatan hasil belajar.
Dalam konteks belajar secara online, siswa dapat berhubungan secara cepat
dan langsung dengan teks, gambar, suara, data, dan video dua arah, dengan
bimbingan pengajar. Pelajaran tatap muka diganti dengan perantara teknologi
yang disebut daring diharapkan hasil belajar mahasiswa menjadi bagus di
tengah maraknya virus covid -19 (Pujilestari, 2020)
Kabupaten Sidoarjo adalah kabupaten di provinsi Jawa Timur.
Desa Jati merupakan salah satu desa yang treletak di Kabupaten Sidoarjo, dimana
desa ini berada sekitar 3 km dari pusat kota. Tingkat pertumbuhan ekonomi yang
tinggi merupakan tujuan yang selalu ingin dicapai oleh suatu daerah, seperti Desa
Jati, jauhnya lokasi desa dengan pasar tradisional, mendorong masyarakat di desa
tersebut untuk melakukan kegiatan perdagangan untuk memenuhi kebutuhan
sehari-hari. Selain itu, mulai tumbuh secara perlahan sektor industri pengolahan,
restoran, serta mall yang dapat membuka lapangan pekerjaan bagi warga sekitar
dan dapat meningkatkan perekonomian di desa tersebut.
Pendidikan merupakan suatu hal yang dianggap penting bagi warga di
desa Jati. Bagi masyarakat desa ini, tingkat pendidikan sangat berpengaruh dalam
dunia kerja, terutama pada era modern saat ini. Melalui pendidikan, seseorang
akan dapat lebih menerapakan pengetahuannya dalam kehidupan sehari-hari. Para
orang tua menginginkan anak-anak mereka belajar di sekolah yang layak.
Terdapat suatu sekolah dasar negeri yaitu SDN Jati dimana para orang tua
mengirimkan anak-anak mereka untuk belajar ditempat tersebut. Kegiatan tersebut
tak lepas dari adanya peran guru dalam membimbing murid-muridnya. Namun
dimasa pandemic Covid19 saat ini proses belajar mengajar yang semula harus
datang ke sekolah kini berubah dengan proses belajar mengajar di rumah. Dengan
perubahan sistem pembelajaran ini, maka guru akan bergerak lebih ekstra dalam
membimbing murid-murid secara online. Hal ini dimulai dari berkoordinasi
dengan orang tua mengenai pembelajaran online melalui social media.
Saat ini guru yang berada di SDN Jati terbilang cukup baik dalam
mengajar melalui media social, namun proses belajar mengajar yang diberikan
kurang memiliki inovasi didalamnya. Para guru memberikan soal pembelajaran
masih dengan cara manual, seperti pembuatan soal oleh guru dengan cara tertulis
yang kemudian mendokumentasikannya dengan cara foto dan mengirimkannya
kepada orang tua murid melalui Whatsapp untuk peserta didik yang memiliki
akun Whatsapp memberikan informasi kepada peserta didik yang tidak memiliki
akun Whatsapp. Selain itu, guru juga memberikan tugas dalam bentuk hardcopy
dan diambil secara bergantian oleh perwakilan orangtua peserta didik serta
mengantar tugas ke sekolah setelah dikerjakan. Terkadang guru pengajar
memberikan tugas luring yaitu melalui tayangan televisi atau radio. Maka dari itu
diperlukan suatu inovasi untuk mendukung pembelajaran yang ada di sekolah
dasar tersebut. Tujuan dari penulisan artikel ini adalah untuk memperkenalkan
kepada guru dan siswa mengenai penggunaan aplikasi daring untuk pembelajaran
di saat pandemi COVID-19. Sehingga hasil yang akan didapatkan diketahui
melalui evaluasi, dengan adanya proses belajar mengajar yang lancar dan dapat
berjalan dengan efektif meskipun disaat pandemi.

METODE
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada 1 Juli 2020
sampai 14 Agustus 2020. Metode yang digunakan yaitu dengan cara pemberian
informasi melalui presentasi dan pelatihan mengenai aplikasi daring yang dapat
digunakan untuk memudahkan proses belajar mengajar selama masa pandemi
berlangsung. Selain itu juga dilakukan kegiatan mengenai pola hidup bersih dan
sehat melalui penyuluhan tentang cara mencuci tangan dengan benar dan
penyuluhan tentang pentingnya cara menggosok gigi dengan benar. Kegiatan
pengabdian kepada masyarakat ini memiliki rencana program kerja KKN selama
45 hari dalam beberapa tahap kegiatan. Minggu pertama adalah melakukan survey
terlebih dahulu mengenai permasalahan pembelajaran saat pandemi Covid-19.
Kegiatan minggu kedua adalah melakukan pendampingan kepada guru mengenai
inovasi pembelajaran online yang berbasis aplikasi seperti Quizizz, Googlemeet,
Googleform, dan Zoom. Tentunya akan dilakukan pula percobaan aplikasi
tersebut agar dapat menentukan pola pembelajaran yang efektif. Kegiatan di
minggu ketiga adalah menentukan pola pembelajaran online yang sesuai dengan
murid serta dilakukan penerapannya. Kegiatan minggu keempat yaitu evaluasi
mengenai ada atau tidaknya suatu hambatan selama proses pembelajaran berbasis
aplikasi. Kegiatan minggu kelima yaitu memberikan inovasi pembelajaran
mengenai kesehatan gigi dan mulut, cara mencuci tangan yang baik dan benar
dalam pencegahan Covid-19 agar siswa tetap menjaga kesehatan selama pandemi
berlangsung. Kegiatan minggu keenam pemantauan pelaksanaan sistem
pembelajaran online yang telah dilakukan. Kegiatan minggu ketujuh melakukan
penyusunan pelaporan apakah kegiatan tersebut dapat berjalan efektif bagi guru
dan siswa sesuai dengan program yang telah direncanakan.

HASIL
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat pada minggu pertama adalah
melakukan survey terlebih dahulu mengenai permasalahan pembelajaran saat
pandemi Covid-19. Didapatkan hasil bahwa guru yang berada di SDN Jati
terbilang cukup baik dalam mengajar melalui media social, namun proses belajar
mengajar yang diberikan kurang memiliki inovasi didalamnya. Para guru
memberikan soal pembelajaran masih dengan cara manual, seperti pembuatan soal
oleh guru dengan cara tertulis yang kemudian mendokumentasikannya dengan
cara foto dan mengirimkannya kepada orang tua murid melalui Whatsapp untuk
peserta didik yang memiliki akun Whatsapp memberikan informasi kepada
peserta didik yang tidak memiliki akun Whatsapp. Maka dari itu diperlukan suatu
inovasi untuk mendukung pembelajaran yang ada di sekolah dasar tersebut.

Gambar 1. Wawancara dengan kepala sekolah tentang permasalahan pembelajaran


selama masa pandemi Covid-19

Program kerja mahasiswa KKN UNEJ Back to Village dalam


memberikan inovasi pembelajaran daring berbasis aplikasi pada saat pandemi
Covid19 dilakukan pada minggu kedua. Kegiatan minggu kedua dibagi beberapa
tahap yaitu melakukan pendampingan kepada guru mengenai inovasi
pembelajaran online yang berbasis aplikasi seperti Quizizz, Googlemeet,
Googleform, dan Zoom. Kegiatan dimulai dengan mempersiapkan materi
mengenai beberapa aplikasi daring yang dapat digunakan untuk proses mengajar.
Materi yang dipersiapkan berupa presentasi mengenai cara penggunaan aplikasi
dan fungsi aplikasi tersebut.Tentunya akan dilakukan pula percobaan aplikasi
tersebut agar dapat menentukan pola pembelajaran yang efektif.

Gambar 2. Pengenalan aplikasi daring kepada sasaran

Program kerja mahasiswa KKN UNEJ Back to Village dalam memberikan


inovasi pembelajaran daring berbasis aplikasi pada saat pandemi Covid19 di
minggu ketiga adalah menentukan pola pembelajaran online yang sesuai dengan
murid serta dilakukan penerapannya. Kegiatan dimulai dengan mempersiapkan
materi mengenai beberapa aplikasi daring yang dapat digunakan untuk proses
pembelajaran. Materi yang dipersiapkan berupa presentasi mengenai cara
penggunaan aplikasi dan fungsi aplikasi tersebut.Tentunya akan dilakukan pula
percobaan aplikasi tersebut agar dapat menentukan pola pembelajaran yang
efektif.
Gambar 3. Pendampingan dan percobaan aplikasi daring kepada sasaran
Kegiatan minggu keempat yaitu evaluasi mengenai ada atau tidaknya suatu
hambatan selama proses pembelajaran berbasis aplikasi. Kegiatan ini dilakukan
dengan mendampingi guru dan siswa dalam menggunakan aplikasi Googlemeet
dan Zoom. Serta membuat materi pembelajaran, video pembelajaran, dan soal
ulangan pada aplikasi Quizizz dan Googleform. Pada siswa juga dilakukan
pendampingan mengerjakan materi pembelajaran dan mengerjakan soal ulangan
harian pada aplikasi Quizizz dan Googleform. Pada minggu ini didapatkan hasil
bahwa guru dan siswa sudah menjalankan aplikasi daring dengan baik.
Selama wabah COVID-19 kegiatan yang penting dilakukan yaitu menjaga
kesehatan. Program kerja mahasiswa KKN UNEJ Back to Village dalam
memberikan informasi dan edukasi dalam mencegah menyebaran Covid-19
dengan beberapa tahapan kegiatan selama minggu kelima. Kegiatan minggu
kelima yaitu memberikan inovasi pembelajaran mengenai kesehatan gigi dan
mulut, cara mencuci tangan yang baik dan benar dalam pencegahan Covid-19 agar
siswa tetap menjaga kesehatan selama pandemi berlangsung dilakukan dengan
memberi informasi dan edukasi. Kegiatan penyuluhan kesehatan gigi dan mulut
dilakukan dengan menonton video animasi disertai dengan lagu akan lebih
menarik dan membuat anak mudah untuk mengingat untuk siswa Sekolah Dasar
tentang cara menggosok gigi dengan benar kemudian memberi contoh langsung
didepan siswa bagaimana cara menggosok gigi dengan benar serta siswa juga
diajak untuk mempraktekkan bersama-sama yang diharapkan akan menjadikan
suatu kebiasasn baik bagi anak untuk rajin menggosok gigi. Kegiatan yang
penting dilakukan yaitu menjaga pola hidup bersih dan sehat melalui penyuluhan
yang bertujuan untuk mengedukasi siswa mengenai pentingnya mencuci tangan
dengan benar agar terhindar dari berbagai virus sehingga tubuh tetap sehat.
kegiatan ini dapat dilakukan salah satunya melalui menonton video animasi
dengan lagu cuci tangan yang menarik untuk siswa Sekolah Dasar disertai dengan
mencontohkan langsung langsung didepan siswa cara cuci tangan dengan benar.
Gambar 4. Edukasi cara menggosok gigi dengan benar

Kegiatan minggu keenam pemantauan pelaksanaan sistem pembelajaran


online yang telah dilakukan sebelumnya. Kegiatan ini dilakukan dengan melihat
proses belajar mengajar yang telah menggunakan aplikasi daring untuk siswa
Sekolah Dasar pada saat pandemi Covid-19. Dalam prosesnya pembelajaran
dengan aplikasi daring sudah berjalan dengan efektif dari guru sudah dapat
menggunakan aplikasi dengan baik dan untuk siswa sudah melakukan ulangan
harian dengan aplikasi daring dilihat dari hasil ulangan yang diperoleh siswa
memuaskan. Kegiatan minggu ketujuh melakukan penyusunan pelaporan apakah
kegiatan tersebut dapat berjalan efektif bagi guru dan siswa sesuai dengan
program yang telah direncanakan.

PEMBAHASAN
Program inovasi pembelajaran daring berbasis aplikasi untuk siswa
Sekolah Dasar saat pandemi Covid-19 telah sesuai mencapai tujuan. Tujuan dari
penulis yaitu sasaran dalam hal ini guru dan siswa dapat melaksanakan
pembelajran daring berbasis aplikasi Quizizz, Googlemeet, Googleform, dan
Zoom. Sebelumnya guru dan siswa belum mengetahui adanya inovasi
pembelajaran daring berbasis aplikasi karena guru memberikan soal pembelajaran
masih dengan cara manual, seperti pembuatan soal oleh guru dengan cara tertulis
yang kemudian mendokumentasikannya dengan cara foto dan mengirimkannya
kepada orang tua murid melalui Whatsapp untuk peserta didik yang memiliki
akun Whatsapp memberikan informasi kepada peserta didik yang tidak memiliki
akun Whatsapp. Selain itu, guru juga memberikan tugas dalam bentuk hardcopy
dan diambil secara bergantian oleh perwakilan orangtua peserta didik serta
mengantar tugas ke sekolah setelah dikerjakan. Setelah dilakukan kegiatan inovasi
pembelajaran daring berbasis aplikasi selama 45 hari, sasaran yaitu guru dan
siswa dapat mengetahui bahwa terdapat aplikasi yang bisa digunakan untuk
pembelajaran daring. Bukan hanya mengetahui saja, sasaran juga dapat
menerapkan cara penggunanan aplikasi daring untuk melakukan proses belajar
mengajar. Terbukti dari proses belajar mengajar yang berjalan efektif dengan hasil
nilai ulangan siswa yang memuaskan. Menjaga kesehatan merupakan salah satu
hal yang penting untuk dilakukan selama pandemi covid-19. Sasaran juga diberi
informasi dan edukasi melalui penyuluhan mengenai cara mencuci tangan dengan
benar dan cara menggosok gigi. Sebelumnya sasaran belum mnegetahui
pentingnya mencuci tangan agar terhindar dari berbagai penyakit serta cara yang
benar menggosok gigi agar gigi tetap sehat. Setelah dilakukan penyuluhan
kesehatan sasaran dapat mengetahui pentingnya cuci tangan serta manfaat
menggosok gigi dengan benar. Bukan hanya mengetahui saja, sasaran juga dapat
menerapkan cuci tangan dan menggosok gigi dengan benar dalam kehidupan
sehari-hari. Terbukti setiap sudut sekolah terdapat kran air dan sabun untuk cuci
tangan, handsanitizer, serta poster cara mencuci tangan yang sudah tertempel di
berbagai dinding sekolah.

KESIMPULAN
Kesimpulan yang dapat diambil dari kegiatan pengabdian masyarakat “
KKN UNEJ 62 inovasi pembelajaran daring sebagai pendukung pembelajran
siswa Sekolah Dasar di saat pandemi Covid-19 di SDN Jati” adalah peningkatan
pemahaman sasaran baik tentang aplikasi daring Quizizz, Googlemeet,
Googleform, dan Zoom. Sasaran juga mampu menggunakan serta mengaplikasi
dengan baik untuk proses belajar mengajar. Selain itu sasaran juga lebih
memahami pentingnya bahaya Covid-19 dan cara pencegahannya dengan cuci
tangan dengan benar dan meningkatkan pemahaman pentingnya menggosok gigi
untuk kesehatan gigi. Kegiatan ini berdampak positif kepada sasaran dimana
proses belajar mengajar berjalan dengan baik dan efektif meskipun saat pandemi
Covid-19 dengan tetap menjaga kesehatan dengan pola hidup bersih dan sehat.

SARAN

Disarankan pembelajaran melalui metode daring perlu ditingkatkan lagi


dimana sasarn perlu juga mempelajari aplikasi daring lainnya seperti edpuzzle,
edmodo, schoology dan lain-lain. Karena setiap aplikasi memiliki kekurangan
sehingga perlu aplikasi lain untuk melengkapinya agar dapat menunjang proses
belajar mengajar secara maksimal dan mengetahui aplikasi mana yang paling
sesuai untuk diterapkan di sekolah tersebut serta guru dapat mengikuti dan
menerapkan perkembangan teknologi dan informasi yang sedang berkembang saat
ini. Disarankan untuk mencuci tangan tidak hanya dilakukan karena pandemi
Covid-19 melainkan harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari agar dapat
menjadi suatu perubahan kebiasan yang baik karena melalui cuci tangan
merupakan tindakan yang mendasar untuk menjaga kesehatan.

UCAPAN TERIMAKASIH
Dengan terselesaikannya artikel ilmiah ini, penulis mengucapkan
terimakasih yang sedalam-dalamnya kepada :

1. Allah S.W.T. atas limpahan hidayah dan karunianya sehingga


penulis dapat melaksanakan kegiatan KKN UNEJ - Back to
Village 2020 dan menyelesaikan artikel ilmiah ini.
2. Orang tua saya yang telah mendukung dan mendoakan saya dalam
mengerjakan artikel ilmiah ini.
3. Dosen Pembimbing Lapang kelompok 62 KKN UNEJ - Back to
Village 2020 Tri Handoyo,S.P.,Ph.D. yang telah membimbing saya
selama KKN UNEJ - Back to Village 2020 mulai dari minggu
pertama sampai minggu ketujuh.
4. Perangkat Desa Jati yang telah memberikan fasilitas kepada saya
untuk melakukan kegiatan KKN UNEJ - Back to Village 2020.
5. Sasaran saya guru SDN Jati dan siswa yang telah bersedia untuk
menjadi mitra saya dalam kegiatan KKN UNEJ - Back to Village
2020.

DAFTAR PUSTAKA

Khasanah, D. R. A. U., Pramudibyanto, H., & Widuroyekti, B. (2020). Pendidikan


Dalam Masa Pandemi Covid-19. Jurnal Sinestesia, 10(1), 41-48.

Sudarsana, I. K., Lestari, N. G. A. M. Y., Wijaya, I. K. W. B., Krisdayanthi, A.,


Andayani, K. Y., Trisnadewi, K., ... & Kusumawati, N. A.
(2020). Covid-19: Perspektif Pendidikan. Yayasan Kita Menulis.

Pujilestari, Y. (2020). Dampak Positif Pembelajaran Online Dalam Sistem


Pendidikan Indonesia Pasca Pandemi Covid-19. 'ADALAH, 4(1).

Syarifudin, A. S. (2020). Impelementasi Pembelajaran Daring Untuk


Meningkatkan Mutu Pendidikan Sebagai Dampak Diterapkannya Social
Distancing. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Metalingua, 5(1), 31-34.