Anda di halaman 1dari 15

1

Tema : Hak Asasi Manusia


Kutipan (Penulis, Hal ) : Hak Asasi Manusia (HAM) adalah hak yang dimiliki setiap
manusia yang diperoleh dan dibawanya bersamaan dengan kelahiran atau kehadirannya
dalam kehidupan masyarakat.Hak ini dimiliki tanpa adanya perbedaan atas dasar
bangsa,ras,agama atau kelamin,dan karena itu bersifat asasi serta universal. Dasar dari
semua hak asasi ialah bahwa manusia harus memperoleh kesempatan untuk berkembang
seesuai dengan bakat dan cita-citanya.
Negara dan masing-masing individu mempunyai perannya sendiri dalam implementasi
HAM. Namun demikian,peranan negara sangatlah sentral dan penting dalam
implementasi HAM. Merujuk pada berbagai instrument HAM,adalah negara yang
mengemban kewajiban untuk menjamin dipenuhinya HAM.
Komentar : Menurut kami, konsep hak asasi manusia (HAM) mencakup tiga unsur
utama bagi keberadaan manusia baik sebagai mahkluk individu dan mahkluk sosial yaitu
integritas manusia, kebebasan dan kesamaan. Ketiga unsur tersebut dibagi kedalam
beberapa pengertian dan pemahaman tentang HAM. Dan juga, Negara mempunyai
kewajiban untuk menjamin bahwa HAM itu dihormati,dilindungi,dimajukan dan
dipenuhi.
Daftar Pustaka Bangun Dwiresti.2015.Pembangunan Hukum Nasional:Implementasi
Pemenuhan Dan Perlindungan Hak Asasi
Manusia.Batam:Jurnal Cahaya Keadilan

Anotasi Buku Tapscott, Don Grown Up Digital Feriyansyah


2
Tema : Hak Asasi Manusia
Kutipan (Penulis, Hal ) : Dalam perkembangannya justru MK lebih banyak melakukan
perlindungan dan penegakan HAM pada warga negara dengan banyaknya putusan-
putusan terhadap undang-undang yang inkonstitusional,dan putusan MK yang bernilai
strategis dan mampu menegakkan HAM bagi warga negara.esensi perlindungan dan
penegakan HAM tersebut sangat dipengaruhi kedudukan hakim dalam memutus
perkara,sehingga hakim memiliki peran dalam menegakkan independensi dan
imparsialitas baik sebagai institusi maupun sebagai individu.

Komentar : Selain dilakukan oleh komisi yang dibentuk oleh negara,perlindungan dan
penegakan HAM saat ini lebih banyak dilakukan oleh Lembaga peradilan,khusunya
pasca reformasi.selain itu factor lainnya adalah hak mendapat bantuan hukum,pola
penegakan keadilan telah menunjukkan bahwa hak untuk mendapat bantuan hukum
adalah upaya adanya persamaan dalam hukum sebagai bagian dari pemenuhan akan hak
asasi manusia.
Daftar Pustaka Putra,Muhammad Amin.2015.Eksistensi Lembaga Negara Dalam
Penegakan Hak Asasi Manusia Di Indonesia.Depok:Fiat
Justisia Ilmu Hukum

Anotasi Buku Tapscott, Don Grown Up Digital Feriyansyah


3

Tema : Hak Asasi Manusia


Kutipan (Penulis, Hal ) : Pemahaman atas HAM selanjutnya disebut sebagai berkarakter
universal (untuk semua orang,waktu dan tempat), dimiliki oleh semua manusia
(chan,1995:28) dan harus dilakukan oleh semua manusia (prajarto,2003:317). Dari sisi
karakter ini saja sejumlah persoalan dan gugatan atas HAM kemudian mengemukan.

Komentar : Bila dikaji lebih dalam,rentetan persoalan HAM di Indonesia tidak sekadar
bermuara pada terjadinya kelanggaran HAM dan upaya penyelesaiannya.alasannya
adalah bila hanya hal itu saja yang dijadikan alat ukur,maka persoalan HAM hanya di
ukur secara kuantitatif antara kasus HAM yang terjadi dan jumlah kasus yang
diselesaikan.

Daftar Pustaka Yuliarso,Kurniawan Kunto Dan Nunung Prajarto.2005.Hak Asasi


Manusia(HAM)Di Indonesia:Menuju Democratic
Governances.Yogjakarta:Jurnal Ilmu Sosial Dan Ilmu
Politik

Anotasi Buku Tapscott, Don Grown Up Digital Feriyansyah


4

Tema : Hak Asasi Manusia


Kutipan (Penulis, Hal ) : Pembentukan komisi nasional hak asasi manusia sebagai
Lembaga independent,berlandaskan hukum pasal 28I ayat(4) undang-undang dasar
negara republik Indonesia tahun 1945 yang menegaskan
bahwa:perlindungan,pemajuan,penegakan dan pemenuhan hak asasi adalah tanggung
jawab negara,terutama pemerintah.pembentukan komisi nasional hak asasi manusia
diawali pada tahun keputusan presiden tahun 1993,dan diundangkan nya undang-undang
No.39 tahun 1999 tentang hak asasi manusia serta dikeluarkannya Tap MPR Nomor
XVII/MPR-RI/1999 tentang hak asasi manusia.tugas dan fungsi nya terhadap pengkajian
dan penelitian,penyuluhan,pemantauan,serta mediasi.

Komentar : Menurut kami,dengan tugas dan fungsinya tentu seharusnya membawa


perbaikan didalam penegakan HAM di Indonesia.penegakan HAM di Indonesia,harus
jauh dari campur tangan pihak yang berkepentingan serta kepentingan politik yang
selama ini terjadi di Indonesia.
Daftar Pustaka Arliman Laurensius.2017.Komnas HAM Sebagai State Auxialiary
Bodies Di Dalam Penegakan Hak Asasi Manusia Di
Indonesia.Padang:Jurnal Jendela Hukum Dan Keadilan

Anotasi Buku Tapscott, Don Grown Up Digital Feriyansyah


5
Tema : Hak Asasi Manusia
Kutipan (Penulis, Hal ) : Istilah HAM menggantikan istilah natural right. Hal ini karena
konsep hukum alam yang berkaitan dengan hak-hak alam menjadi suatu kontroversial.
Hak asasi manusia yang dipahami sebagai natural right merupakan suatu kebutuhan dari
realita sosial yang bersifat universal. Dalam perkembangannya telah mengalami
perubahan-perubahan mendasar sejalan dengan keyakinan dan praktek-praktek sosial di
lingkkungan kehidupan masyarakat luas.
Semula HAM berada di negara-negara maju. Sesuai dengan perkembangan kemajuan
transportasi dan komunikasi secara meluas,maka negara berkembang seperti Indonesia,
mau tidak mau sebagai anggota PBB harus menerimanya untuk melakukan ratifikasi
instrument HAM internasional sesuai dengan falsafah Pancasila dan UUD 1945, serta
kebudayaan bangsa Indonesia.
Demi nama baik bangsa dan masyarakat di Indonesia sebagai anggota PBB, maka untuk
menghormati piagam PBB dan deklarasi universal HAM, serta untuk perlindungan,
pemajuan, penegakan dan pemenuhan HAM sesuai dengan prinsip-prinsip bangsa
Indonesia.
Konsep HAM yang sebelumnya cenderung bersifat theologis,filsafati,ideologis,atau
moralistik, dengan kemajuan berbangsa dan bernegara dalam konsep modern akan
cenderung ke sifat yuridis dan politik, karena instrument HAM dikembangkan sebagai
bagian yang mneyeluruh dan hukum internasional baik tertulis maupun tidak tertulis.

Anotasi Buku Tapscott, Don Grown Up Digital Feriyansyah


6
Komentar : Menurut kami, instrumen hukum di Indonesia yang berhubungan dengan
perlindungan atas HAM sudah cukup memadai apakah dalam bentuk peraturan
perundang-undangan, sistem manajemen ataupun pembangunan fisiknya.
Penjelasan tentang penegakan HAM di Indonesia masih melukiskan adanya
ketidakseimbangan antara kepastian hukum tentang aturan-aturan penegakan HAM
dengan pelaksanaan penegakan HAM, baik yang dilakukan oleh individu (anggota
masyarakat) maupun pemerintah dalam hal ini apparat penegak hukum.
Untuk mencegah terjadinya pelanggaran HAM berat,harus ditumbuhkan budaya hukum
dalam masyarakat sebagai sarana control terhadap bekerjanya hukum dan lembaga-
lembaga yang terkait dengan penegakan hukum dan penegakan HAM.
Daftar Pustaka
Muladi. 2004. Hak Asasi Manusia:Hakekat,Konsep dan implikasinyadalam
perspektif hukum dan masyarakat. Semarang: PT.Revika Aditama

Tema : Hak Asasi Manusia

Anotasi Buku Tapscott, Don Grown Up Digital Feriyansyah


7
Kutipan (Penulis, Hal ) : Berdasarkan pemahaman tentang akar HAM,dalam sejarah
perjuangan bangsa itu,persoalan penegakan HAM haruslah dilihat dari cita-cita bangsa
untuk mengangkat harkat dan martabat manusia Indonesia.sejarah menunjukkan bahwa
penyalahgunaan kekuasaan negara(abuse of power) merupakan ancaman paling efektif
terhadap hak-hak asasi yang merendahkan martabat manusia sebagai mana dibuktikan
selama 40 tahun terakhir.terutama kecenderungan penguasa untuk membangun
kekuasaan yang absolut.cita-cita bangsa untuk mengangkat harkat dan martabat manusia
Indonesia tersebut dapat bahkan harus dijadikan alat ukut untuk menakar rezim-rezim
yang pernah berkuasa setelah Indonesia merdeka.adanya perlakuan sewenang-wenang
terhadap HAM oleh penguasa dalam 40 tahun terakhir,baik apa dalam masa Orde Lama
maupun Order Baru,sudah menyimpang dari cita-cita bangsa untuk mengangkat
martabat manusia Indonesia(Nasution,2003)

Komentar :Menurut kami Urgensi HAM tidak dapat dipisahkan dari konteks
kekuasaan suatu negara.dalam sebuah konteks bernegara ada dua komponen utama yang
saling berinteraksi yaitu rakyat dan negara(penguasa) rakyat sebagai pemegang
kedaulatan tertinggi memberi kekuasaan penuh kepada penguasa untuk mengatur negara
dengan tujuan untuk menyejahterahkan rakyat.penguasa boleh menggunakan semua
kekuatan negara seperti TNI,Polri,Aparat dan lain-lain untuk mencapai tujuan
tersebut.sehingga ada ketidakseimbangan posisi antara penguasa dan rakyat.adanya
ketimpangan kekuasaan dan posisi rakyat yang lemah maka rakyat harus dilindungi

Anotasi Buku Tapscott, Don Grown Up Digital Feriyansyah


8
dengan hukum dan HAM.ada batas-batas dimana negara tidak boleh menyuruh rakyat
atau ada yang tidak boleh dilanggar negara yaitu HAM.jadi HAM sebagai pelindung
agar hak-hak tertentu rakyat tidak dilanggar oleh negara.
Daftar Pustaka Triyanto.2013.Negara Hukum Dan HAM. Yogyakarta:Ombak

Tema : Hak Asasi Manusia


Kutipan (Penulis, Hal ) : Hak merupakan unsur normatif yang melekat pada diri
setiap manusia ditengah masyarakat semenjak dalam kandungan sampai akhir
kematian. Kadangkala, menimbulkan gesekangesekan antar individu dalam upaya
pemenuhan HAM pada dirinya sendiri. Hal inilah yang memunculkan pelanggaran HAM
Anotasi Buku Tapscott, Don Grown Up Digital Feriyansyah
9
seorang individu terhadap individu lain, atau kelompok terhadap individu, dan
sebaliknya.Pelanggaran demi pelanggaran HAM yang terjadi di tengah masyarakat,
dengan penegakan hukum yang lemah, memicu ketidak adilan dan ketimpangan,
berdampak rusuh dan ricuh baik dalam skala kecil maupun dalam skala besar.
Perspektif HAM di tengah masyarakat, masih jauh dari yang diharapkan. Produk hukum
dinilai memiliki banyak celah yang berdampak penegakan hukum tidak berjalan
sebagaimana mestinya. Peningkatan komitmen pemerintah Indonesia dalam
mewujudkan penegakan HAM kedepannya, diharapkan lebih serius lagi.
Komentar : Menurut kami,dalam penegakan HAM di Indonesia perlu kesadaran rasa
kemanusiaan yang tinggi,aparat hukum yang bersih, dan tidak sewenang-wenang,sanksi
yang tegas bagi para pelanggara HAM,penanaman nilai-nilai keagamaan pada
masyarakat. penegakan HAM juga bukan hanya menjadi tanggungjawab pemerintah,
tetapi juga tanggungjawab masyarakat sebagai rakyat Indonesia.
Daftar Pustaka Nirwansyah.2015.Implementasi Hukum Dan Hak Asasi Manusia Di
Indonesia.Padang:Jurnal Ipteks Terapan
Tema : Hak Asasi Manusia
Kutipan (Penulis, Hal ) : HAM merupakan hak yang melekat dengan kuat didalam diri
manusia.keberadaannya di yakini sebagai bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan
manusia.meskipun kemunculan HAM adalah sebagai respon dan reaksi atas berbagai
tindakan yang mengancam kehidupan manusia,namun sebagai hak,maka HAM pada

Anotasi Buku Tapscott, Don Grown Up Digital Feriyansyah


10
hakikat nya telah ada ketika manusia itu masih ada di muka bumi.dengan kata
lain,wacana HAM bukanlah berarti menafikan eksistensi hak-hak asasi yang sebelumnya
memang telah diakui oleh manusia itu sendiri secara universal.
Munculnya istilah HAM adalah produk sejarah.istilah itu pada awalnya adalah keinginan
dan tekad manusia secara universal agar mengakui dan melindungi hak-hak dasar
manusia.dapat dikatakan bahwa istilah tersebut bertalian erat dengan realita social dan
politik yang berkembang.para pengkaji HAM mencatat bahwa kelahiran wacana HAM
adalah sebagai reaksi atas tindakan despot yang diperankan oleh penguasa.tindakan-
tindakan tersebut pada akhirnya memunculkan kesadaran baru bagi manusia bahwa
dirinya memiliki kehormatan yang harus di lindungi.sebagai bagian dari kehidupan
bermasyarakat dan bernegara,maka penegakan HAM sangat tergantung dari konsistensi
lembaga negara.memang,persoalan HAM bukanlah berada dalam wilayah politik,namun
dalam praktik bernegara,terlaksananya HAM secara baik dan bertanggung jawab sangat
bergantung pada political will dan political action dan penyelenggaraan negara.

Komentar : Menurut kami Bahwa hak asasi manusia merupakan hak dasar yang secara
koadrati melekat pada diri manusia,bersifat universal dan langgeng,oleh karena itu harus
dilindungi,dihormati,dipertahankan,dan tidak boleh diabaikan,dikurangi,atau dirampas
oleh siapa pun.

Anotasi Buku Tapscott, Don Grown Up Digital Feriyansyah


11
Daftar Pustaka El-Muhtaj,Majda.2005.Hak Asasi Manusia dalam Konstitusi
Indonesia.Jakarta:Kencana

Tema : Hak Asasi Manusia

Anotasi Buku Tapscott, Don Grown Up Digital Feriyansyah


12
Kutipan (Penulis, Hal ) : Masalah HAM adalah sesuatu hal yang sering kali dibicarakan
dan lebih diperhatikan dalam era reformasi ini. HAM lebih dijunjung tinggi dan lebih
diperhatikan dalam era reformasi daripada era sebelumnya. Perlu diingat bahwa dalam
hal pemenuhan hak, kita hidup tidak sendiri dan kita hidup bersosialisasi dengan orang
lain.Pada setiap hak melekat kewajiban. Karena itu selain ada HAM, ada juga kewajiban
yang harus dilaksanakan demi terlaksananya atau tegaknya HAM.
Dalam menggunakan HAM, kita wajib untuk memperhatikan, menghormati dan
menghargai hak asasi yang dimiliki oleh orang lain, Kesadaran terhadap HAM, harga
diri, harkat dan martabat kemanusiaannya yang sudah ada sejak manusia itu diahirkan
dan merupakan hak kodrati yang melekat pada diri manusia.

Komentar : Penegakan HAM dapat dilakukan melalui jalur hukum dan jalur politik.
Maksudnya terhadap siapapun yang melanggar HAM, maka diupayakan menindak
secara tegas para pelaku pelanggaran HAM tersebut.Untuk itu kita wajib menghargai dan
menghormati adanya upaya-upaya terhadap penegakan HAM seperti Membantu dengan
menjadi saksi dalam proses penegakan HAM, Mendukung para korban pelanggaran
HAM,Tidak mengganggu atau menghalangi jalannya persidangan HAM di pengadilan
HAM,Memberikan informasi atau melaporkan kepada pihak berwajib/lembaga yang
berwenang atas HAM.
Daftar Pustaka Triwahyuningsih,Susani.2018.Perlindungan Dan Penegakan Hak
Asasi Manusia(HAM) di Indonesia.Jawa Timur:Jurnal Hukum

Anotasi Buku Tapscott, Don Grown Up Digital Feriyansyah


13
Legal Standing

Tema : Hak Asasi Manusia

Anotasi Buku Tapscott, Don Grown Up Digital Feriyansyah


14
Kutipan (Penulis, Hal ) :
Empat prinsip kebebasan (four freedoms) meliputi kebebasan berbicara dan bereskpresi,
kebebasan beragama dan berkeyakinan, kebebasan dari kemiskinan, dan kebebasan dari
rasa takut, merupakan prinsip dasar yang diakui oleh negara-negara dan diterjemahkan
ke dalam banyak bentuk yang lebih spesifik dalam pemenuhan hak asasi manusia
(HAM), salah satunya hak-hak sipil, politik, ekonomi, sosial dan budaya. Pemenuhan
dan perlindungan HAM menjadi salah satu indikator kemajuan dari sebuah negara.
Ruang lingkup pemenuhan HAM yang mencakup bidang yang sangat luas, mulai dari
pendidikan, kesehatan, sampai penegakan hukum, menjadi tantangan tersendiri.
Erik Posner menegaskan bahwa persoalan demokrasi dan liberalisasi, dimana dalam
praktik HAM secara internasional, banyak dipengaruhi oleh batasan pemahaman dari
tiap-tiap negara. Menurutnya, misalnya, Amerika Serikat, menjadi salah satu penantang
terberat dalam penegakan hukum HAM secara internasional.

Komentar : Dengan banyaknya hambatan untuk penegakan HAM, rakyat Indonesia


berjuang untuk melakukan proses penegakan HAM. Proses penegakan HAM di
Indonesia dilakukan dengan beberapa langkah dan upaya dengan harapan menjunjung
tinggi hak asasi manusia di Indonesia. Pada dasarnya, gagasan tentang hak asasi manusia
adalah keyakinan bahwa setiap manusia yang ada dunia memiliki hak-hak yang setara.
Untuk itu Indonesia harus memiliki norma dan standar utama yang diakui oleh negara-
negara secara Internasional dan harus dipertimbangkan serta ditegaskan dengan lebih

Anotasi Buku Tapscott, Don Grown Up Digital Feriyansyah


15
jelas.
Daftar Pustaka Eric Posner, 2014, ―The Case Againts Human Rights‖, The
Guardian, 4 Desember 2014,
diakses dari https://www.theguardian.com/news/2014/dec/04/-sp-
case-against-human-rights
Arifin,Ridwan,Rasdi,Riska Alkadri.2018.Tinjauan Atas
Permasalahan Penegakan Hukum dan Pemenuhan Hak Dalam
Konteks Universalime dan Relatifisme Hak Asasi Manusia Di
Indonesia.Semarang:Universitas Negeri Semarang

Anotasi Buku Tapscott, Don Grown Up Digital Feriyansyah