Anda di halaman 1dari 8

AD/ART FORUM KOMUNIKASI BARUDAK PERBATASAN

(FKBP)

ANGGARAN DASAR
MUKADIMAH
Segala puji hanya bagi Allah, kami memujinya, memohon pertolongan dan ampunan kepada-ny,
kami berlindung kepada Allah dari kejahatan diri-diri kami dan dari kejelekan amal perbuatan
kami. Barang siapa yang Allah beri petunjuk, maka tidak ada yang dapat menyesatkan dan
barang siapa yang Allah sesatkan, maka tidak ada yang dapat memberinya petunjuk.
Sejarah telah mencatat bahwa pemuda/pemudi adalah salah satu tonggak perjuangan bangsa.
Literatur mengatakan bahwa pemuda adalah harta karun yang tidak ternialai hargany. Karena
dengan pemuda/pemudi yang baik bisa menjadi sebuah pondasi kokoh untuk ikut membangun
peradaban bangsa ini menuju ke arah yang lebih baik.
Namun harapan dan realita memang kadang berjalan tak beriringan. Pemuda/pemudi Dukuh jati
dan suka Mulya masa kini tidak memiliki sumber daya manusia yang baik, prestasi yang kurang
membanggakan, etika tidak di jungjung tinggi. Sehingga dikhawatirkan calon penerus bangsa ini
tidak memiliki modal yang cukup penerus bangsa ini menuju kemajuan, peradaban dan
kedaulatan tertinggi.
Dan hal yang lebih mengerikan adalah ternyata degradasi nilai dan moral tidak lagi terjadi pada
pemuda/pemudi di kota besar, melainkan terjadi di pelosok-pelosok negri. Saat pemuda/pemudi
di kota besar bersaing menghadirkan inovasi, kreativitas dan presentasi, kita saksikan banyak
pemuda/pemudi dari daerah justru bangga dengan segala bentuk kenakalan dan tindakan non
produktif.
Atas dasar itu para pemuda/pemudi yang terhimpun dalam Forum Komunikasi Barudak
Perbatasan (FKBP) sebagai warga Negara Republik Indonesia bertanggung jawab dan
menyumbangkan dharma bhaktinya dalam rangka mewujudkan tujuan pembangunan nasional
dan meningkatkan Sumber Daya Manusia anak-anak Negri.
Kemudian untuk mewujudkan tanggung jawab dan di dorong oleh keinginan luhur memberikan
pengabdian tersebut maka kami pemuda/pemudi kampung Dukuh jati dan suka Mulya
menghimpun diri dalam suatu organisasi kepemudaan yang bergerak dengan suatu ketentua
pokok yang berbentuk anggaran dasar sebagai berikut :
BAB I
KETENTUAN UMUMNYA
Pasal 1
FKBP adalah wadah pengembangan generasi muda non-partisan yang tumbuh atas dasar
kesadaran dan rasa tanggung jawab sosial dari,oleh dan untuk masyarakat,khususnya generasi
muda di wilayah desa/kelurahan atau komunitas sosial sederajat sampai ke tingkat Nasional,
bergerak terutama di bidang sosial (kessos)
Pasal 2
FKBP adalah organisasi sosial kepemudaan yang berdiri sendiri dan bersifat lokal, serta
merupakan salah satu pilar partisipasi masyarakat di bidang kessos.
Pasal 3
FKBP adalah organisasi yang statusnya diakui oleh pemerintah secara de jure melalui
perundangan dan kebajikannya serta di akui secara de facto melalui keberadaan dan program-
program aksinya
Pasal 4
FKBP memiliki tugas pokok untuk bersama-sama pemerintah dan komponen masyarakat lainnya
menanggulangi masalah-masalah kesoso secara preventif,pascarehabilitatif maupun
pendampingan dan pengembangan serta mengarahkan pembinaan dan pengembangan potensi
potensi generasi muda dilingkungannya.
Pasal 5
Seiring dengan tugas pokok tersebut, FKBP melaksanakan fungsi sebagai berikut :
1. Melaksanakan kegiatan-kegiatan pendidikan dan keolahragaan yang berorentasi dan
pengembangan.
2. Menyelenggarakan usaha-usaha kessos yang mendukung upaya peningkatan taraf
kesehjahteraan sosial masyarakat,
3. Menyelenggarakan dan menumbuhkembangkan kegiatan-kegiatan pemberdayaan
masyarakat lokal untuk mendukung implementasi kebijakan otonomi daerah yang lebih
terarah,terpadu, dan berkesinambungan.
4. Membangun sistem jaringan komunikasi,informasi, dan kemitraan strategis, yang
mendukung pelaksanaan aktivitas-aktivitas utama dengan berbagai sektor dan komponen
masyarakat.
BAB II
KEANGGOTAAN
Jenis kegiatan anggota FKBP terdiri dari anggota pasif,anfota aktif dan anggota khusus.
Pasal 7
1. Anggota pasif adalah keanggotaan yang bersifat stelsel pasif,(keanggotaan
otomatis),yakni seluruh remaja dan pemuda yang berusia 15 sd 60 tahun.
2. Anggota aktif adalah keanggotaan yang bersifat kader dan berusia 15 sd 60 tahun, karena
potensi, bakat dan produktifitasnya untuk mendukung pengembangan organisasi dan
program-programnya.
3. Anggota khusus adalah keanggotaan yang bersifat terbatas bagi kalangan tertentu yang
dimiliki oleh seseorang yang dapat disumbangkan bagi kepentingan pengembangan
organisasi dan program-programnya.
4. Anggota pasif, aktif dan khusus seperti yang tertuang pada ayat 1, 2 dan 3 adalah mereka
yang bertempat tinggal tetap di wilayah dusun Dukuhjati dan suka Mulya.
Pasal 8
Kewajiban anggota
1. Memahami,menghayati, dan melaksanakan apa yang tertera di anggaran dasar rumah
tangga FKBP.
2. Berpartisipasi dalam kegiatan yang diadakan FKBP.
3. Menjaga nama baik FKBP.
Pasal 9
Hak Anggota
1. Menyampaikan pendapat baik secara lisan maupun tulisan.
2. Memilih dan pilihan menjadi ketua atau ketua bidang FKBP
3. Memberikan inspirasi kepengurusan FKBP
4. Mendapatkan perlakuan dan perlindungan yang sama dari FKBP
5. Mengadakan kegiatan yang tidak bertentangan dengan peraturan FKBP.
BAB III
Struktur Organisasi
Bagian 1
Majelis permusyawaratan
Pasal 10
Majelis akbar
1. Majelis akbar adalah tertinggi FKBP yang dihadiri oleh pengurus, dan anggota.
2. Dilakukan 3 tahun sekali yang diselenggarakan oleh panitiakhusus yang di bentuk untuk
itu.
3. Tugas majelis akbar :
a. Memilih dan menetapkan ketua.
4. Wewenang majelis akbar:
a. Mengangkat dan memberhentikan ketua FKBP.
b. Menerima atau menolak laporan pertanggung jawaban ketua FKBP.
c. Merubah AD/ART FKBP
Pasal 11
1. Majelis triwulan adalah majelis yang selenggarakan oleh pengurus FKBP untuk
mengevaluasi dan koordinasi kegiatan secara keseluruhan setiap tiga bulan.
2. Majelis triwulan dilaksanakan pada awal bulan pekan pertama.
3. Majelis triwulan oleh seluruh pengurus inti.
4. Majelis triwulan dilaksanakan selambat-lambatnya dua minggu sesudah terbentuknya.
5. Tugas majelis triwulan:
a. Mengevaluasi semua kegiatan FKBP yang telah dan atau sedang dilaksanakan pada
tiga bulan sebelumnya.
b. Khusus majelis triwulan 1 merencanakan dan menetapkan program kerja FKBP
selama satu periode kepengurusan.
6. Kewenangan:
a. Meninjau program kerja yang telah ditetapkan pada majelis triwulan 1.
b. Merencanakan dan menetapkan kegiatan di luar program kerja.
Pasal 12.
Majelis bulanan.
1. Majelis adalah majelis yang diselenggarakan oleh pengurus dan anggota dalam rangka
mengkoordinasikan kegiatan yang akan dilaksanakan.
2. Majelis dilaksanakan diadakan tiap 35 hari sekali( selapan : jiwa )
Bagian 2
Kelembagaan
Pasal 13
Ketua
Tugas dan wewenang:
1. Bertanggung jawab dalam memimpin FKBP.
2. Melaksanakan fungsi manejerial untuk tercapainya tujuan FKBP.
3. Bertanggung jawab atas pembinaan pengurus FKBP dan hubungan dengan pihak lain.
4. Memberikan laporan pertanggung jawaban kepada majelis akbar di akhir periode
kepengurusan.
5. Apabila ketua berhalangan ketua berhak menunjuk wakil atau sekertaris atau pengurus
yang di anggap mampu mewakilinya.
6. Dalam kondisi darurat, dengan atas nama FKBP berhak mengambil kebijakan sesuai
dengan anggaran dasar.
Wakil ketua
Tugas dan wewenang:
1. Membantu ketua dalam melaksanakan tugasnya dalam kegiatan-kegiatan lembaga.
2. Menggantikan ketua berdasarkan azas pendelegasian.
Sekertaris
Tugas dan wewenang:
1. Membantu sepenuhnya tugas ketua.
2. Sebagai pusat informasi semua aktivitas lembaga.
3. Melaksanakan kegiatan administrasi keseharian lembaga.
4. Berkoordinasi dengan koordinator bidang untuk mewujudkan tertib administrasi, tata
komunikasi.
5. Merancang,memelihara, dan melakukan perbaikan sistem aplikasikan dalam kegiatan
kesekretariatan.
6. Bertanggung jawab atas pengololahan atas seluruh berkas – berkas yang ada di lembaga.
7. Bertanggung jawab atas dokemntasi seluruh aktivitas FKBP.
Bendahara
Tugas dan wewenang
1. Mewujudkan tertib keuangan lembaga.
2. Melakukan koordinasi mengenai keungan dengan semua komponen yang terkait.
3. Mendistribusikan dana bagi seluruh unit aktivitas lembaga secara optimum dan
proposional.
Ketua bidang
Tugas dan wewenang :
1. Menentukan kebijakan haluan program bidang yang dipimpinnya
2. Menterjemahkan kebijakan bidang yang akan dilakukan anggota dibawahnya.
3. Melakukan perencanaan, pelaksanaan atau evaluasi seluruh aktivitas bidang yang
dipimpinnya
4. Bertanggung jawab atas pengkendaraan sumber daya manusia di bidang yang
dipimpinnya.
5. Membuat laporan pertanggung jawaban seluruh kegiatan kepada ketua.
6. Apabila berhalangan ketua bidang dapat menunjuk salah satu anggota untuk
mewakilinya.
7. Untuk bidang keputrian melaksanakan tugas dan wewenang sesuai kondisi masing-
masing
BAB IV
PEMBENTUKAN KEPENGURUSAN
Pasal 15
1. Pembentukan kepengurusan baru di lakukan oleh ketua lama beserta pengurusnya.
2. Kepengurusan harus sudah terbentuk paling lambat satu pekan setelah majelis akbar.
3. Pengurus baru di tetapkan dengan surat keputusan ketua.

BAB V
PERGANTIAN PENGURUS
Pasal 16
1. Hal – hal yang memungkinkan terjadinya pergantian pengurus adalah :
a. Pengurus ada yang mengundurkan diri dengan alasan yang diterima oleh majelis
akbar.
b. Pengurus tidak dapat melaksanakan tugasnya dengan baik.
c. Pengurus tidak dapat memenuhui persyaratan lagi.
2. Mekanisme pergantian pengurus adalah:
a. Bila pengurus yang bersangkutan adalah ketua dan koordinator bidang makan
mekanismenya melalui majelis akbar
b. Bila selain tersebut di atas,maka mekanismenya adalah surat keputusan ketua atas
persetujuan dan atas koordinator bidang.

BAB VI
PERUBAHAN ANGGARAN RUMAH TANGG
Pasal 17
Perubahan anggaran rumah tangga dapat dilaksanakanoleh majelis akbar minimal 2 periode
kepegawaian sejak di tetapkan.
BABVII
LAMBANG
Pasal 18
Lambang FKBP
BAB VIII
PENUTUP
Pasal 19
1. Hal –hal yang belim di atur dalam Anggaran Rumah tangga ini akan diatur tersendiri
dalam peraturan-peraturan atau ketentuan- ketentuan lembaga yang tidak bertentangan
dengan Anggaran Rumah Tangga FKBP
2. Anggaran Rumah Tangga ini berlaku sejak ditetapkan dalam majelis Akbar FKBP.

Berebes ,12 Agustus 2019


Ketua FKBP

( Puji )