Anda di halaman 1dari 5

1.

Bagi perusahaan yang baru meluncurkan produk/jasa baru, maka skimming pricing atau


strategi harga tinggi memberikan peluang membangun image kuat (kualitas, layanan
bagus) namun tidak dapat menggantungkan pada tingginya omzet penjualan. Bagaimana
menurut pendapat Anda jika perusahaan tersebut beralih menerapkan strategi penetrasi
(harga murah), apakah akan berdampak terhadap perusahaan tersebut?

 Skimming Pricing Strategi skimming adalah menetapkan harga awal yang tinggi ketika
produk baru diluncurkan dan semakin lama akan terus turun harganya. Contoh handphone
nokia, laptop, komputer, dan lain sebagainya.
 Penetration Price / Harga Penetrasi Strategi harga penetrasi adalah menentukan harga
awal yang rendah serendah-rendahnya atau murah dengan tujuan untuk penetrasi pasar
dengan cepat dan juga membangun loyalitas merek dari pada konsumen. Contoh : tarif
layanan operator baru three / 3, mie selera rakyat, so klin MB, dan lain-lain.

Berapa lama perusahaan akan menpertahankan harga barang yang tinggi, sangat tergantung pada
aktivitas pesaing dan faktor hak paten. Pada saat para pesaing mulai masuk ke pasar, maka harga
mulai diturunkan, relatif terhadap permintaan, dan jika hak paten yang dimiliki produk tersebut
telah berakhir, maka perusahaan biasanya akan menjual produk tersebut lebih murah (hak paten
akan melindungi produsen untuk monopoli produk sampai pada masa tertentu).

Tujuan dari penetapan harga rendah tersebut adalah untuk meraih pangsa pasar yang lebih besar,
membendung kompetitor untuk masuk dan menciptakan skala ekonomis serta menurunnya biaya
per unit produk.

Strategi penetration pricing biasanya berorientasi jangka panjang, dimana profit jangka pendek
banyak dikorbankan demi tercapainya keunggulan kompetitif dalam hal harga yang lebih murah
atau kompetitif.

Menetapkan harga penetrasi, yaitu harga yang relatif rendah agar terjangkau konsumen. Variasi
lain adalah menetapkan harga tinggi (skimming price), tetapi menyiapkan varian harga rendah
untuk konsumen yang sensitif terhadap harga, sekaligus mengantisipasi masuknya pesaing.
Harga yang terlalu tinggi, selain sulit terjangkau konsumen, tentu dapat memancing campur
tangan pemerintah. Lagi pula harga yang lebih rendah memang diperlukan untuk mempercepat
penetrasi pasar.

2. Melakukan adaptasi harga merupakan satu langkah strategis untuk menyesuaikan


dengan kondisi konsumen. Diskriminasi harga merupakan salah satu adaptasi harga yang
banyak digunakan perusahaan. Jelaskan.

Diskriminasi harga adalah praktek membeda-bedakan harga produk yang sama untuk


pembeli yang berbeda, daerah yang berbeda, dan volume pembelian yang berbeda.
Perusahaan seringkali memodifikasi harga dasar untuk mengakomodasi perbedaan-
perbedaan yang menyangkut konsumen, produk, lokasi dan lainlain. Diskriminasi harga
terjadi pada saat perusahaan menjual produk dengan dua atau lebih tingkat harga di mana
perbedaan harga tidak mencerminkan perbedaan biaya.

Keuntungan Diskriminasi Harga

Hampir semua pelaku bisnis memberlakukan diskriminasi harga untuk meningkatkan penjualan dan
memperbesar keuntungan mereka. Bagi produsen, inilah keuntungan diskriminasi harga yang bisa
didapatkan.

 Peningkatan Pendapatan

Diskriminasi perusahaan memiliki dua sisi yang berbeda. Bagi beberapa perusahaan, mereka masih
tetap bertahan (meski tidak mendapatkan keuntungan besar). Namun bagi beberapa perusahan
lain, diskriminasi harga bisa saja merugikan mereka. Perusahaan transportasi adalah contoh yang
bisa mendapatkan keuntungan dengan diskriminasi harga.

 Peningkatan Layanan Konsumen

Jika diskriminasi harga bisa memberikan penambahan signifikan pada pendapatan perusahaan,
mereka juga bisa meningkatkan layanan pada konsumen. Caranya dengan menggunakan hasil dari
diskriminasi harga untuk memenuhi kebutuhan konsumen.

 Memberikan Keuntungan pada Konsumen


Tidak hanya bagi produsen, diskriminasi harga juga menguntungkan konsumen. Misalnya harga
spesial yang diberikan untuk lansia. Umumnya pendapatan lansia lebih rendah dari pekerja aktif,
sehingga mereka sangat terbantu dengan harga yang murah.

 Mengelola Permintaan Konsumen

Perusahaan bisa melakukan pemerataan permintaan konsumen melalui diskriminasi harga.


Misalnya dengan memberikan harga murah untuk tiket transportasi di pagi hari. Dengan demikian,
secara tidak langsung perusahaan mendorong konsumen untuk bepergian di pagi hari agar
mendapatkan harga murah. Hal ini bisa diterapkan untuk menghindari membeludaknya permintaan
konsumen di siang atau malam hari.

Referensi :
Modul Pemasaran Strategik EKMA4475

https://distribusipemasaran.com/strategi-pemasaran-strategi-penetapan-harga-produk-bag1/

https://www.simulasikredit.com/apa-itu-price-discrimination-diskriminasi-harga/

1. Bagi perusahaan yang baru meluncurkan produk/jasa baru, maka skimming


pricing atau strategi harga tinggi memberikan peluang membangun image kuat
(kualitas, layanan bagus) namun tidak dapat menggantungkan pada tingginya
omzet penjualan. Bagaimana menurut pendapat Anda jika perusahaan tersebut
beralih menerapkan strategi penetrasi (harga murah), apakah akan berdampak
terhadap perusahaan tersebut?

 Skimming Pricing Strategi skimming adalah menetapkan harga awal yang tinggi ketika
produk baru diluncurkan dan semakin lama akan terus turun harganya. Contoh
handphone nokia, laptop, komputer, dan lain sebagainya.
 Penetration Price / Harga Penetrasi Strategi harga penetrasi adalah menentukan harga
awal yang rendah serendah-rendahnya atau murah dengan tujuan untuk penetrasi pasar
dengan cepat dan juga membangun loyalitas merek dari pada konsumen. Contoh : tarif
layanan operator baru three / 3, mie selera rakyat, so klin MB, dan lain-lain.

Berapa lama perusahaan akan menpertahankan harga barang yang tinggi, sangat
tergantung pada aktivitas pesaing dan faktor hak paten. Pada saat para pesaing mulai
masuk ke pasar, maka harga mulai diturunkan, relatif terhadap permintaan, dan jika hak
paten yang dimiliki produk tersebut telah berakhir, maka perusahaan biasanya akan
menjual produk tersebut lebih murah (hak paten akan melindungi produsen untuk
monopoli produk sampai pada masa tertentu).

Tujuan dari penetapan harga rendah tersebut adalah untuk meraih pangsa pasar yang
lebih besar, membendung kompetitor untuk masuk dan menciptakan skala ekonomis
serta menurunnya biaya per unit produk.

Strategi penetration pricing biasanya berorientasi jangka panjang, dimana profit jangka
pendek banyak dikorbankan demi tercapainya keunggulan kompetitif dalam hal harga
yang lebih murah atau kompetitif, sekaligus mengantisipasi masuknya pesaing.

Jadi, perusahaan bisa saja beralih, karena harga yang terlalu tinggi, selain sulit
terjangkau konsumen, tentu dapat memancing campur tangan pemerintah. Lagi pula
harga yang lebih rendah memang diperlukan untuk mempercepat penetrasi pasar.

2. Melakukan adaptasi harga merupakan satu langkah strategis untuk menyesuaikan


dengan kondisi konsumen. Diskriminasi harga merupakan salah satu adaptasi
harga yang banyak digunakan perusahaan. Jelaskan.

Diskriminasi harga adalah praktek membeda-bedakan harga produk yang sama untuk


pembeli yang berbeda, daerah yang berbeda, dan volume pembelian yang berbeda.
Perusahaan seringkali memodifikasi harga dasar untuk mengakomodasi perbedaan-
perbedaan yang menyangkut konsumen, produk, lokasi dan lain-lain. Diskriminasi harga
terjadi pada saat perusahaan menjual produk dengan dua atau lebih tingkat harga di
mana perbedaan harga tidak mencerminkan perbedaan biaya.

Diskriminasi harga merupakan salah satu adaptasi harga yang banyak digunakan


perusahaan karena memiliki beberapa keuntungan, antara lain : 

Hampir semua perusahaan memberlakukan diskriminasi harga untuk meningkatkan


penjualan dan memperbesar keuntungan. Bukan hanya itu, perusahaan
menggunakanadaptasi diskriminasi harga karena memiliki beberapa keuntungan, antara
lain : 

 Peningkatan Pendapatan

Diskriminasi perusahaan memiliki dua sisi yang berbeda. Bagi beberapa perusahaan,
mereka masih tetap bertahan (meski tidak mendapatkan keuntungan besar). Namun
bagi beberapa perusahan lain, diskriminasi harga bisa saja merugikan. Perusahaan
transportasi adalah contoh yang bisa mendapatkan keuntungan dengan diskriminasi
harga.

 Peningkatan Layanan Konsumen

Jika diskriminasi harga bisa memberikan penambahan signifikan pada pendapatan


perusahaan, perusahaan juga bisa meningkatkan layanan pada konsumen. Caranya
dengan menggunakan hasil dari diskriminasi harga untuk memenuhi kebutuhan
konsumen.

 Memberikan Keuntungan pada Konsumen

Tidak hanya bagi perusahaan, diskriminasi harga juga menguntungkan konsumen.


Misalnya harga spesial yang diberikan untuk lansia. Umumnya pendapatan lansia lebih
rendah dari pekerja aktif, sehingga mereka sangat terbantu dengan harga yang murah.

 Mengelola Permintaan Konsumen

Perusahaan bisa melakukan pemerataan permintaan konsumen melalui diskriminasi


harga. Misalnya dengan memberikan harga murah untuk tiket transportasi di pagi hari.
Dengan demikian, secara tidak langsung perusahaan mendorong konsumen untuk
bepergian di pagi hari agar mendapatkan harga murah. Hal ini bisa diterapkan untuk
menghindari membeludaknya permintaan konsumen di siang atau malam hari.

Referensi :
Modul Pemasaran Strategik EKMA4475

https://distribusipemasaran.com/strategi-pemasaran-strategi-penetapan-harga-produk-
bag1/

https://www.simulasikredit.com/apa-itu-price-discrimination-diskriminasi-harga/

Anda mungkin juga menyukai