Anda di halaman 1dari 22

LAPORAN RESMI

PRAKTIKUM SPESIALITE DAN TERMINOLOGI KESEHATAN


PRAKTIKUM VI
SPESIALITE SISTEM SARAF PUSAT

Disusun oleh :
Nama : Agusnita Kurnia M
NIM : 218.132.058
DIII FARMASI SEMESTER V

PROGAM STUDI DIII FARMASI


POLITEKNIK KESEHATAN PERMATA INDONESIA
YOGYAKARTA
I. TUJUAN PRAKTIKUM
Praktikum ini bertujuan agar mahasiswa dapat mengetahui dan memahami klasifikasi dan
jenis obat gangguan saluran pencernaan sehingga dapat menjelaskan atau
menginformasikannya kepada stakeholder.

II. KONSEP TEORI


Banyaknya obat yang mempengaruhi sistem syaraf pusat (SSP) disertai dengan
penyakit kejiwaan yang semakin kompleks, telah mendorong berkembangnya ilmu
farmakologi bidang syaraf yang disebut neurofarmakologi. Obat yang mempengaruhi
SSP akan berpengaruh juga terhadap organ secara keseluruhan. Stimulasi yang berlebih
pada SSP akan menimbulkan kejang dan ketidaknormalan pada prilaku, sebaliknya
depresi yang berlebih akan menyebabkan tidak sadar, koma, bahkan kematian.
1. Analgetik, Antipiretik dan Antiinflamasi
Nyeri merupakan pertanda bahwa ada kelainan dalam tubuh dan bagian dari
proses penyembuhan misalnya terjadi inflamasi. Analgetik narkotik
digunakan untuk nyeri sedang sampai berat. Obat ini harus dibeli dengan
resep dokter, disimpan pada tempat khusus sesuai peraturan perundangan,
dan pemakaiannya dilaporkan pada Dinas Kesehatan setempat.
2. Anastetik
Anastetik adalah obat yang digunakan untuk meniadakan persepsi terhadap
semua rangsang. Anestesi umum diberikan pada tindakan operasi besar, efek
anestesi menyebabkan pasien tidak sadar
3. Antiepilepsi
Obat antiepilepsi bekerja pada reseptor GABA (gama amino butiric acid)
sehingga terjadi peningkatan hambatan SSP yang menyebabkan terjadi
depresi SSP
4. Antivertigo dan antimigrain
5. Antiparkison
Salah satu neurotransmiter penghambat yang berpengaruh terhadap kejadian
parkinson adalah dopamin. Sehingga untuk pengobatannya digunakan zat
yang yang membantu meningkatkan kadar dopamin di SSP
6. Psikofarmaka
Psikofarmaka merupakan obat yang berpengaruh terhadap psikis (kejiwaan).
Sama seperti golongan narkotika penyimpanan di apotek harus di tempat
khusus terpisah dari golongan obat yang lainnya.
III. TABEL PENGAMATAN & PEMBAHASAN

Zat Aktif BSO*) dan Nama produk Produsen


Kekuatan (merk)

Analgetik Narkotika
Kodein + Kodein 30mg, Coditam Kimia Farma
Parasetamol Parasetamol 500mg
Fentanil 400 mcg/tab Abstral Paladin Labs Inc
Morfin 60 mg/tab Arymo ER Egalet US Inc.
Sulfentanil 0.05 mg/1mL injeksi Sufentanil Citrate Baxter Laboratories
Analgetik Non Narkotik
(Tramadol*) 200 mg/kapsul ConZip Vertical
Pharmaceuticals,
LLC
Alopurinol 300 mg/tab Allopurinol Actavis Pharma
Asam mefenamat 250 mg/kapsul Ponstel SHIONOGI INC
Asetosal 80mg/tab Bodrexin Tempo Scan Pasific
Diklofenak 25 mg/tab Voltaren Novartis Indonesia
Fenilbutazon 100 mg/tab Phenylone Plus  Medic Laboratory 
Ibuprofen 100 mg/5ml suspensi Ibuprofen Actavis Pharma
Indometasin 25 mg/kapsul Indomethacin Zydus
Pharmaceuticals 
Kolkisin 0.6 mg/tab Colcrys Takeda
Pharmaceuticals
Ketoprofen 50 mg/kapsul Oruvail Wyeth
Pharmaceuticals 
Meloksikam 7.5 mg/5mL suspensi Mobic Boehringer
Ingelheim
Metampiron 500 mg/tab Antalgin Phyto Kemo Agung
Parasetamol 500 mg/tab Sanmol Sanbe
Piroksikam 20 mg/kapsul Feldene Pfizer Laboratorie
Probenesid 500 mg/tab Benemid Merck Frosst Canada
& Cie
Sulfipirazon 1,5 g/vial Sulperazon Pfizer
Kombinasi 2 jenis  Tramadol Sincronik Kalbe Farma
analgetik 37.5 mg
 Paracetamol
325 mg/ film
coated caplet

Kombinasi Metampiron 500mg, Analsik Sanbe


analgetik dan diazepam 2mg
psikotropika
Pengamatan obat anestetik umum dan lokal

Zat Aktif BSO*) dan Nama produk Produsen


Kekuatan (merk)

Buvipakain 5 mg/1mL Injeksi Bupivacaine Areva


Hydrochloride Pharmaceuticals
Isofluran 1 mL/1mL inhalasi Forane Baxter Laboratories
Ketamin 100 mg/1mL Injeksi Ketalar Par Pharmaceutical,
Inc.
Lidokain 30 mg/1mL Lotion Lido-K Solutech
Pharmaceuticals
Propofol 10 mg/1mL Injeksi, Propofol Sagent
emulsi Pharmaceuticals
Tiopental 50 mg/1mL Injeksi Thiopental Sodium Hospira

Pengamatan obat antiepilepsi

Zat Aktif BSO*) dan Nama produk Produsen


Kekuatan (merk

Asam Valproat 250 mg/1 Tablet Depakote AbbVie


Difenilhidantoin 125 mg/5mL Dilantin-125 Physicians Total
Suspensi Care
Fenitoin 50 mg/tablet Dilantin Infatabs Pfizer
Gabapentin 300 mg/kapsul Gabapentin Sorres Pharma
Karbamazepin 200 mg/1 Tablet Tegretol Novartis
Pharmaceuticals 
Klonazeam 2 mg/1 Tablet Clonazepam Meliapharm
Lamotrigin 25 mg/tablet Lamictal Physicians Total
Care
Okskarbazepin 300 mg/tablet Oxtellar XR Supernus
Pharmaceuticals

Pengamatan obat antivertigo dan antimigrain

Zat aktif BSO dan kekuatan Nama produk (merk) Produsen


Betahistin kapl 6 mg Histigo Ifars
Ergotamin Tablet 1 mg Ericaf Tempo Scan Pacific
Flunartizin Tablet 5 mg; 10mg Sinral Bernofarm
Sinartizin Kaplet 25 mg Brazine Solas Langgeng
Sejahtera
Sumatriptan Tablet 100 mg Triptagic Tempo Scan Pacific
Pengamatan obat antiparkinson

Zat aktif BSO dan kekuatan Nama produk (merk) Produsen


Bromokriptin Tablet 2,5 mg Cripsa Sanbe Farma
Levodova Tablet 100 mg Levopar Meprofarm
Selegilin Tablet 5 mg Jumex Sanofi Aventis
Triheksafenidil Tablet 2 mg; 5 mg Trihexyphenidil Holi Pharma

Pengamatan obat sedatif /antiansietas/antiinsomnia

Zat aktif BSO dan kekuatan Nama produk (merk) Produsen


Alprazolam Tablet 0,25 mg; 0,50 Alganax Guardian Pharmatama
mg; 1 mg
Bromazepam Tablet 3g Lexzepam Mersi Farma
Diazepam Tablet 2 mg; 5 mg Diazepam Indofarma
Injeksi 5 mg/ml
Klobazam Tablet 10 mg Asabium Otto
Klordiazepoksid Kapsul 5mg;10mg Librium Combiphar
Lorazepam Tablet 2 mg Merlopam Mersi Farma
Luminal tablet 30 mg Phenobarbital Kimia Farma
Nitrazepam Tablet 5 mg Dumolid Actavis
Triazolam Tablet salut selaput Hipsion Mersifarma Tirmaku
0,25 mg Mercusana

Pengamatan obat antidepresi

Zat aktif BSO dan kekuatan Nama produk (merk) Produsen


Amitriptilin Tablet 25 mg; 50 mg Amitriptyline Generik
Fluoksetin Kapsul 10 mg; 20 mg Foransi Gracia Pharmindo
Klomipramin Tablet 25mg Anafranil Novartis Indonesia
Setralin Tablet 50 mg Zoloft Pfizer
Maprotilin Tablet 50 mg Sandepril Mersi Farma

Pengamatan obat antipsikosis

Zat aktif BSO dan kekuatan Nama produk (merk) Produsen


Flufenazin Injeksi 25mg/ml Sikzonoate Mersifarma Tirmaku
Mercusana
Haloperidol Ampul 50mg/ml Haldol decanoas Soho Industri
Pharmasi
Klorpromazin Tablet salut selaput Cepezet Mersi Farma
100 mg
Injeksi 25mg/ml
Klozapin Tablet 25mg; 100 mg Clozapine Mersi Farna
Risperidon Tablet 1mg; 2mg; Zofredal Kalbe Farma
3mg

IV. KESIMPULAN

Analgetik antipiretika merupakan penghilang rasa sakit yang juga berfungsi


untuk penurun deman (panas). Antiinflamasi yang digunakan di klinik ada dua
golongan yaitu steroid (AIS) dan non steroid (AINS). AINS diindikasikan untuk nyeri
pada pusat dan perifer, kebanyakan AINS menyebabkan efek samping kecuali
meloksikam dan celecoxib karena bekerja selektif hanya terhadap enzim
siklooksidase 2. Pada penyakit gout terjadi penimbunan asam urat di persendian atau
jaringan, selain terapi obat pola makan berpengaruh terhadap kadar asam urat
sehingga harus dihindari makanan yang mengandung purin. Obat yang termasuk
golongan ini adalah analgetik narkotik, analgetik antipiretik, analgetik antiinflamasi
(non steroid), dan antipirai (antigout): alopurinol, piroksikam, kolkisin, sulfipirazon,
probenesid. Anastetik adalah obat yang digunakan untuk meniadakan persepsi
terhadap semua rangsang. Anestesi umum diberikan pada tindakan operasi besar, efek
anestesi yang terjadi menyebabkan pasien tidak sadar. Anestesi lokal diberikan lokal
(topikal dan infiltrasi) untuk menghambat konduksi sel syaraf. Obat antiepilepsi
bekerja pada reseptor GABA (gama amino butiric acid) sehingga terjadi peningkatan
hambatan SSP yang menyebabkan terjadi depresi SSP. Obat antiepilepsi: gabapentin,
karbamazepin, fenitoin, asam valproat, defenilhidantoin, lamotrigin, klonazeam,
okskarbazepin. Obat antivertigo adalah betahistin, sinartizin serta obat antimigrain
adalah ergotamin, flunartizin, sumatriptan Psikofarmaka merupakan obat yang
berpengaruh terhadap psikis (kejiwaan), sama seperti golongan narkotika
penyimpanan di apotek harus di tempat khusus terpisah dari golongan obat yang
lainnya.

V. DAFTAR PUSTAKA

________. 2014. ISO INDONESIA Informasi Spesialite Obat. Jakarta: PT ISFI


Penerbitan.

_________. 2008. Informatorium Obat Nasional Indonesia (IONI). Ditjen


Pengawasan Obat dan Makanan. Jakarta: Depkes RI.

_________. 2012. MIMS Indonesia Petunjuk Konsultasi. Jakarta: Sari Husada.

Gan, S. 2000. Farmakologi dan Terapi. Jakarta: Penerbit Kedokteran UI.

Katzung, BG. 2004. Basic and Clinical Pharmacology. Ninth edition. Singapore: Mc.
Graw Hill.
Priyanto. 2009. Farmakoterapi dan Terminologi Medis. Jakarta: Penerbit
LESKONFI.

Moisio, M.A. 2002. Medical Terminology, A Student-Centered Approach. Delmarb


Thomson Learning.
VI. LAMPIRAN

Anda mungkin juga menyukai