Anda di halaman 1dari 5

Nama : Ari Sutrisno

NIM : 030780101

TUGAS 2
MEMAHAMI PERILAKU KONSUMEN
(E-commerce)

Era teknologi merupakan sebuah era di mana kehidupan dan aktivitas masyarakat akan lebih mudah dan
efektif dikarenakan peran dunia digital. Teknologi informasi saat ini dimanfaatkan oleh Start-Up untuk
melakukan perdagangan secara elektronik atau dikenal sebagai e-commerce. Perkembangan e-commerce
dalam kurun waktu satu dekade ini menunjukkan kenaikan yang sangat pesat. Pelaku bisnis e-commerce
mempunyai positioning dan target pasar yang spesifik serta dapat menawarkan keunggulan berbelanja
online dari segi kepraktisan, harga murah, dan menyenangkan. Berikut beberapa contoh e-commerce
yang saat ini memiliki pangsa pasar yang cukup besar dan dapat dikatakan sukses menggaet konsumen
untuk berbelanja online, yaitu Bukalapak, OLX, Lazada, dan Tokopedia.

Untuk Tugas 2 Setiap Mahasiswa melakukan menggali data tentang salah satu start-up yang melakukan
penjualan online seperti Lazada atau lainnya. Data yang sudah dikumpulkan dianalisis dengan
menggunakan kekuatan lingkungan dan faktor-faktor individual yang mempengaruhi proses keputusan
pembelian (Lihat hal. 4.3).
Saudara diminta untuk menjelaskan mengenai:
1. Kekuatan lingkungan yaitu dari segi stimulus (produk,harga, promosi) dan stimulus lainnya
(ekonomi, teknologi dan budaya)
2. Faktor-faktor individual: psikologi konsumen (motivasi, persepsi, pembelajaran) dan
Karakteristik konsumen (budaya, sosial danpribadi)

Era sekarang adalah era konsumsi, dimana konsumsi dianggap sebagai bagian dalam membangun
perbedaan-perbedaan seperti perbedaan status, simbol dan prestis sosial (Piliang, 2003). Bukalapak.com ,
Hijup.com, tees.co.id dan sebagainya secara teks terlihat bahwa barang yang dijual adalah produk
komoditas yang memang menjadi produk konsumsi yang diminati banyak orang. Bisnis online raksasa
mencoba menghadirkan produk-produknya yang kemudian memberikan tawaran kemudahan dan
kepraktisan dalam melakukan transaksi. Mengacu pada teori medium Marshal McLuhan tentang medium
is message, bahwa di era modern dimana teknologi medium berkembang dengan pesatnya
Jika dikaitkan dengan bisnis online, maka internet bagi sebagian orang secara tidak langsung telah
menjadi medium konsumsi, menjadi medium kelas sosial dan gaya hidup. Inilah gaya yang sepertinya
mulai berproses kearah tersebut.
Hal yang dilakukan secara radikal medium internet sebagai medium konsumsi adalah merubah
persepsi masyarakat tentang transaksi virtual. Masyarakat diarahkan pada sebuah pandangan bahwa
transaksi virtual tak ada bedanya dengan transaksi konvensional. Pandangan yang baik tentang transaksi
virtual (seperti menggunakan uang virtual) akan mempengaruhi bisnis online nantinya.

Strategi Pemasaran Online LAZADA

Lazada.co.id adalah salah satu toko online terbaik di Indonesia yang hadir dengan konsep produk
yang lengkap dan kemudahan belanja online pesan antar. Keberhasilan sistem pemasaran online tentunya
tidak lepas dari antusiasme masyarakat Indonesia yang menginginkan kemudahan dan kepraktisan dalam
berbelanja.
Visi Lazada saat mulai dirintis adalah menjadi toko online yang paling bisa dipercayai di Indonesia,
karena pada awal Lazada berdiri, mereka melihat masih banyak orang di Indonesia yang belum percaya
dengan belanja online. Menurut Lazada, ini adalah peluang yang harus segera diambil. Lazada percaya
bahwa jika toko online nya ingin menjadi besar, maka Lazada harus menjadi toko online yang bisa
dipercaya. Tetapi menjadi terpercaya belumlah lengkap, oleh karena itu, Lazada menjual banyak produk
dengan rincian kualitas dan spesifikasinya, karena pada waktu itu, toko online banyak yang menjual
produk tanpa disertai spesifikasi produknya.

Ketika Lazada berdiri, mereka fokus pada produk elektronik. Ini terbukti dengan hasil penjualan awal
Lazada dimana sekitar 95% berasal dari produk elektronik. Penjualan elektronik Lazada pada awalnya
didominasi oleh smartphone dengan jumlah sekitar 70-80% dimana Blackberry yang mendominasi
penjualan smartphone Lazada. Sadar akan tingginya permintaan Blackberry pada masa- masa awal
Lazada berdiri, Lazada menjadikan Blackberry sebagai pusat perhatian dengan terus menawarkan diskon
menarik agar orang mau mengunjungi dan berbelanja di Lazada. Upaya promosi ini mengharuskan
Lazada untuk mengurangi margin mereka pada produk ini menjadi 3%. Disinilah Lazada tahu dan paham
mana yang sebaiknya menjadi prioritas dalam berbisnis.

Lazada memberikan pelayanan terbaik dari segi kelengkapan produk, pelayanan dan sistem
pembayaran. Lazada menyediakan banyak pilihan produk dari berbagai merek dan potongan harga yang
menggiurkan jika dibanding dengan toko online lainnya. Selain itu, Lazada sangat peka terhadap
perkembangan trend di Indonesia. Dan berkat cepatnya perkembangan Lazada, Lazada telah menduduki
top website di Indonesia.

Dalam pemasaran online nya, Lazada pernah bekerja sama dengan Sony Music dalam campaign One
Direction, yaitu dengan memberangkatkan beberapa pelanggan Lazada untuk bertemu dengan One
Direction. Hal ini adalah salah satu dari sekian banyak strategi pemasaran online yang dilakukan Lazada
untuk terus menarik pelanggan.

Lazada sangat mementingkan user interface website untuk kemudahan berbelanja bagi setiap orang,
sehingga Lazada meluncurkan website yang lebih bersahabat dan mudah digunakan untuk setiap
pengunjung lazada.co.id .

Dengan semakin banyaknya produk yang dijual dan konsumen yang terus bertambah, banyak
perusahaan modal usaha dari luar negeri yang menanamkan dana investasi hingga jutaan USD.

Supply Chain dan Marketing adalah pilar utama di Lazada dalam menentukan pertumbuhan bisnis
online mereka. Dua elemen inilah yang bisa membuat Lazada tumbuh besar seperti sekarang. Teknologi
yang digunakan Lazada tidak begitu inovatif, dalam artian teknologinya tidak rumit dan bisa ditiru
banyak orang, tetapi teknologi bukan bagian terpenting di Lazada, melainkan Supply Chain dan
Marketing itu sendiri.

Dalam strategi pemasaran online nya,untuk terus menarik konsumen dan untuk menambah pelanggan
tetap, Lazada memberikan banyak kemudahan bagi konsumen, antara lain :

1. Menyediakan produk beraneka ragam

Saat konsumen berkunjung ke website toko online yang menjual sedikit jenis barang, tentu konsumen
akan berfikir kalau toko online tersebut kurang bagus untuk berbelanja karena barangnya sedikit. Di
Lazada terdapat banyak sekali produk dan beraneka ragam walaupun masih didominasi oleh produk
elektronik. Namun barang selain elektronik juga tersedia, seperti peralatan rumah tangga, alat musik, alat
olahraga, alat kecantikan dan masih banyak lagi kategori lainnya. Jadi bisa langsung berbelanja banyak
produk di Lazada.

2. Memberikan banyak diskon menarik yang ditawarkan

Lazada sering memberikan diskon yang menarik karena diskon merupakan salah satu hal yang sangat
dicari oleh konsumen untuk menghemat uang mereka.

3. Website yang user friendly

Konsumen terkadang disulitkan saat belanja di toko online karena website nya membingungkan,
tetapi di website Lazada, tampilannya sangat menarik dan navigasinya sangat jelas sehingga konsumen
tidak akan tersasar di dalam website Lazada. Selain itu, Lazada juga menampilkan produk – produk
unggulan (highlight) sehingga memudahkan konsumen untuk mengetahui barang yang laris dan
direkomendasikan.

4. Bebas ongkos kirim

Tujuan dilakukannya free delivery ke seluruh Indonesia pada dasarnya adalah untuk riset pasar.
Lazada ingin melihat tingkat animo masyarakat yang belanja online di setiap kota di Indonesia agar
Lazada bisa fokus ke kota yang menunjukkan animo belanja online yang tinggi. Lazada memberikan
kemudahan bagi pelanggannya dengan menggratiskan ongkos kirim ke lebih dari 100 kota di Indonesia
dan tentunya ini cukup bagus dalam perkembangan Lazada kedepan karena sudah pasti konsumen akan
memilih toko online yang ongkos kirimnya gratis.

5. Bisa Cash on Delivery (COD)

COD merupakan senjata Lazada dalam mengatasi masalah penipuan yang merajalela dalam dunia
belanja online. Dalam menarik pelanggan, Lazada memberikan fasilitas COD karena terkadang dalam
berbelanja online terdapat beberapa ketakutan konsumen seperti barang tidak sampai dan takut ditipu.
Dalam fasilitas ini, konsumen dapat melakukan pembayaran di tempat saat konsumen menerima barang.
Fasilitas ini baru ada di wilayah Jakarta.

6. Pengiriman barang yang cepat

Lazada tahu persis kebutuhan konsumen karena konsumen ingin barang yang dipesan cepat sampai
dan tidak terjadi kerusakan ataupun cacat. Sehingga Lazada melakukan pengiriman barang yang cepat
setelah proses pembayaran diterima.

Selain memiliki banyak kemudahan, jika diamati, belanja online di Lazada juga memiliki banyak
kekurangan, antara lain :

1. Konfirmasi pembayaran cukup memakan waktu

Konsumen yang ingin membeli produk di Lazada, setelah mengisi data, dan melakukan pembayaran,
tentunya butuh konfirmasi yang cepat dalam hitungan menit, akan tetapi di Lazada, proses konfirmasi
oleh pihak Lazada terkadang membutuhkan waktu lebih dari satu jam. Hal ini yang membuat konsumen
merasa kurang puas, karena harus menunggu dan khawatir.

2. Fasilitas COD belum bisa di banyak kota

Fasilitas COD cukup bagus untuk kalangan toko online, karena masih jarang yang menyediakan
fasilitas ini. Di Lazada, hanya wilayah Jakarta dan sekitarnya saja yang bisa menggunakan fasilitas COD,
akan lebih baik lagi jika Lazada memperluas jangkauan wilayah untuk fasilitas COD.

3. Customer Service yang kurang mumpuni

Dalam hal ini, jumlah produk yang dijual Lazada sangat banyak dan customer service (CS) terbatas,
sehingga Lazada terkadang telat memberi keterangan pada sistem saat menerima pesanan, atau saat stock
barang sedang kosong, mereka kurang update pada halaman website.

Kesimpulan dan saran dalam membuka bisnis online

Dalam membangun bisnis toko online yang bisa berkelanjutan, maka harus dilakukan penjualan yang
strategis, maksudnya adalah harus tahu apa yang akan dijual, bagaimana cara menjualnya, dan siapa
target pasarnya. Yang terpenting bagi pebisnis online adalah bagaimana meningkatkan jumlah penjualan
dan bagaimana cara menciptakan kepuasan customer.

Meningkatkan penjualan dan kepuasan pelanggan adalah dua hal yang berbeda. Banyak toko online
yang hanya fokus meningkatkan penjualan daripada meningkatkan kepuasan pelanggan. Walaupun
biasanya hal yang dilihat para investor adalah jumlah penjualan, akan tetapi kepuasan konsumen tetap
menjadi hal yang sangat penting.

Semakin tingginya jumlah penjualan, tentu uang yang diterima oleh penjual akan bertambah. Tetapi
supaya bisnis online tetap berjalan, maka kepuasan konsumen adalah kuncinya.

Daripada terus menghabiskan uang untuk biaya pemasaran online, akan lebih baik jika kualitas
produk dan layanan ditingkakan. Kepuasan konsumen tidak bergantung kepada pelayanan saja, tetapi
penjual juga harus memperhatikan tampilan halaman website dan halaman proses pembelian barang.
Banyak toko online yang memiliki produk bagus dan unik,
tetapi tampilan website nya buruk, tidak menarik, dan navigasinya juga tidak teratur, untuk itu, agar orang
merasa tertarik untuk menelusurinya, halaman depan website harus diperhatikan. Misalnya menampilkan
menu highlight agar orang tahu produk mana saja yang sedang hot di toko onlinenya.

1. 2. Faktor-faktor individual: psikologi konsumen (motivasi, persepsi, pembelajaran) dan


Karakteristik konsumen (budaya, sosial danpribadi)

Setiap situs/aplikasi e-commerce memiliki karakteristik dan jenis yang berbeda antara satu situs/aplikasi
dengan situs/aplikasi lainnya. Hal tersebut yang menimbulkan preferensi konsumen yang berbeda-beda.
Preferensi konsumen terdapat dalam gambaran proses keputusan pembelian. Preferensi konsumen yang
sangat beragam dan kompleks dikarenakan banyaknya karakteristik yang mempengaruhi dan hubungan
yang saling berinteraksi antara karakteristik tersebut. Karakteristik konsumen yang mempengaruhi
preferensi adalah budaya, social, pribadi, ekonomi dan psikologis. Pada akhirnya, penting bagi
perusahaan untuk mengetahui profil konsumen mereka, sehingga perusahaan bisa mengetahui siapa
sebenarnya konsumen aktual mereka dan seperti apa karakteristik-karakteristik yang mereka miliki.
Dengan mengetahui hal tersebut perusahaan juga bisa mengevaluasi apakah segmen yang ingin mereka
tuju sudah sesuai dengan strategi pemasaran perusahaan Metode yang akan digunakan dalam penelitian
ini adalah exploratory research dan berdasarkan tujuan yang ingin dicapai penelitian ini bersifat applied
research karena dapat memberikan gambaran mengenai fenomena yang terjadi dan kemudian digunakan
sebagai salah satu sarana untuk mengetahui profil sesungguhnya yang dimiliki oleh tiap e-commerce yang
dipilih sebagai objek penelitian Hasil penelitian menunjukkan adanya beberapa perbedaan dan beberapa
persamaan profil konsumen masing-masing e-commerce yang akan disajikan dalam bentuk tabel dan
dijelaskan secara kualitatif.