Anda di halaman 1dari 2

Nama : Ari Sutrisno

No: 030780101

TUGAS 3 MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA

Metode pengukuran keselamatan kerja menggunakan dua metode yaitu metode


pengukuran proaktif dan metode pengukuran reaktif.

Setiap perusahaan wajib membangun sebuah metode sistematis untuk pengukuran


dan pemantauan kinerja K3 secara teratur yang merupakan satu kesatuan dari
keseluruhan sistem manajemen perusahaan. Pemantauan ini melibatkan
pengumpulan berbagai informasi yang berkaitan dengan bahaya K3, resiko K3, jam
lembur tenaga kerja dan penggunaan peralatan/perlengkapan/mesin/material/bahan
beserta tata cara penggunaannya di tempat kerja.

Tujuan Pengukuran dan Pemantauan K3 Melacak perkembangan dan


peningkatan berkelanjutan. Memantau pemenuhan peraturan perundang-undangan
serta persyaratan lainnya yang berkaitan dengan penerapan K3.

 Memantau kejadian-kejadian pada kecelakaan kerja serta penyakit akibat


kerja (PAK).Menyediakan data untuk mengevaluasi keefektivan pengendalian
operasi K3.
 Menyediakan data yang berguna untuk mengukur kinerja K3 dari perusahaan
baik secara proaktif maupun secara reaktif.
 Menyediakan data yang digunakan untuk mengevaluasi penerapan dari
Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan kerja Perusahaan.
 Menyediakan data yang akan digunakan untuk menilai kompetensi personil
K3.

Pengukuran Proaktif K3

 Penilaian yang sesuai dengan perundang-undangan dan peraturan lainnya


yang berkaitan dengan penerapan K3 saat di tempat kerja.
 Keefektifan hasil inspeksi dan pemantauan berbagai kondisi bahaya di tempat
kerja.
 Penilaian keefektifan pelatihan K3.
 Pemantauan Budaya K3 untuk seluruh personil di bawah kendali Perusahaan.
 Melakukan survey tingkat kepuasan tenaga kerja terhadap penerapan K3 di
tempat kerja.
 Keefektifan hasil audit internal dan eksternal pada Sistem Manajemen K3.
 Jadwal penyelesaian berbagai rekomendasi penerapan K3 di tempat kerja.
 Penerapan berbagai program K3.
 Tingkat keefektifan partisipasi tenaga kerja pada penerapan K3 di tempat
kerja.
 Melakukan pemeriksaan kesehatan pada tenaga kerja di tempat kerja.
 Penilaian aktifitas kerja yang berhubungan dengan resiko k3 Perusahaan.

Pengukuran Reaktif

 Pemantauan kejadian pada kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja (PAK).
 Tingkat keseringan terjadinya kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja
(PAK).
 Tingkat hilangnya jam kerja yang disebabkan oleh kecelakaan kerja dan
penyakit akibat kerja (PAK).
 Tuntutan tindakan pemenuhan oleh pemerintah.
 Tuntutan tindakan pemenuhan dari pihak ketiga yang berkaitan dengan
Perusahaan.