Anda di halaman 1dari 3

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Innal hamda lillah nahmaduhu wa nasta’inuh, wa nastaghfiruh, wa na’udzu billahi


min syuruuri anfusinaa wamin sayyiaati a’maalinaa, mayyahdihillahu falaa
mudhillalah, wa mayudhlil falaa haa diya lah. Asyhadu alla ilaha illallah wahdahu
wahdahu laa syariikalah wa asyhadu anna muhammadan abduhu wa rasuuluh.

Yang pertama-tama Marilah kita panjatkan puji syukur kita kehadirat Allah SWT,
Allahmdulillahi Rabbil ‘Alamin, yang mana pada pagi hari ini Allah SWT tetap
memberikan nikmat iman dan islam.

serta nikmat sehat wal afiah sehingga kita bisa melaksanakan kegiatan rutin kita,
diskusi umum setiap hari Ahad dengan kondisi yang baik, Oleh karena itulah, kita
patut senantiasa bersyukur kepada Allah SWT.

Shalawat dan salam semoga tetap tercurahkan kepada junjungan kita, Nabiyullah
Muhammad SAW, seorang yang diutus untuk menyempurnakan akhlak umat
manusia, semoga kita kelak mendapatkan syafaat dari Nabi Muhammad SAW,
salah satu usaha mendapatkan syafaat Contohdari beliau adalah dengan banyak
bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW.

Teman-temanku yang berbahagia


Benar, pacaran itu tidak enak teman-teman. Bayankan kalau bisa, bila malam
minggu tiba, biasanya anak muda yang sudah punya pacar gelisah, yang laki
gelisah karena tidak punya uang yang perempuan gelisah karena baju kotor
semua. Hahaha benar apa tidak, benar apa tidak?

Belum lagi kalau pas terpaksa berangkat, uang sudah tidak punya, ban sepada
bocor ya Allah, doasa apakah hambamu ini? Kata malaikat, ya salahmu pacaran
thok. Rasain tuh. Akhirnya hanya duduk-duduk di pinggir jalan, tidka lama
temannya datang, ayo kok tidak berangkat? Jawabanya sambil memelas di
depan pacarnya lagi, “sob ban sepeda saya bocor kamu ada uang tidak? Ha..

Mending enak jadi jomblo. Jomblo itu enak free. Jadi jomblo itu banyak teman,
soalnya ketika nembak cewek, sicewek bilang, “maaf ya kita temanan saja”
hahaha. Gak ini serius lebih enak memang jadi jomblo.

Ingat  tanamkan dalam hati bahwa jomblo bukan berarti kiamat siaga satu, sob.
Yang ada kamu bisa pergi kemanapun dan kapanpun tanpa harus laporan dulu.
Saat kamu jadi jomblo, kamu pun bisa dengan santi mendengarkan pidato ini
sampai habis tanpa harus ada yang WA kamu yang nggak penting. Benarkhan?

Hmm.. bukankah kebebebasan seperti ini yang selalu kamu inginkan? Selain itu
sodara-sodari yang dirahmati Allah, jadi jomblo juga bikin kita nyaman. Nggak
ada yang posesive pengen ngatur- ngatur hidup kita, nggak ada yang cemburu
atau curiga plus kroni- kroninya. Kita bisa ngaji bareng temen, atau sekedar
nongkrong di rel kereta yang lagi rame kereta lewat … hmmm, sounds fun!!
Para Jomblo yang berbahagia
Jadi jomblo tuch harus PD. Bukan karena modus biar nggak dianggap nggak
laku, tapi emang karena jadi jomblo tuch asyik, sob. karena itulah, buat
mencegah rasa minder yang datang ke kamu, jangan gampang ngiri kalau lihat
teman-teman lagi ngelakuin dosa.

Karena eh karena, sebenarnya kamu sebagai jomblo lebih beruntung karena


jauh dari dosa. Percaya nggak percaya itu urusan situ, tapi yang pasti kalkulator
malaikat tetap  jalan ngitung dosa dan pahala kita.

Dan juga jangan gampang parno juga kalau tiap pagi, mereka dapat salam
sayang-sayangan dari pacar. Kamu bisa kok ke apotek terdekat, kamu buka
pintu dan bakal ada yang nyapa kamu “selamat pagi”, sama juga kan?

Jadi jomblo itu pinter kelas sadizz bos!


Kurikulum buat para jomblo di malam minggu biasanya kalo nggak main game,
ngumpul sama temen, atau paling banter nonton TV.

Kelihatannya miris banget kan? tapi sob sebenarnya nggak selalu gitu loh.

Dengan jadi jomblo kita bisa punya banyak waktu buat berkreasi tanpa harus
kawatir ada yang nyela dan ngusik. kalau udah gitu, kita bisa maksimalkan masa
muda kita dengan penuh prestasi.

Jadi jomblo nggak melulu berarti kamu nggak laku, tapi memang sengaja
menahan diri biar nggak invest dosa diakherat dan nambah pinter di dunia.

Investasi yang menguntungkan, kan? So, tutup kuping rapat-rapat buat semua
bisikan sesat yang bilang kalau jomblo adalah member tetap dari kasta
teraniyaya. Woles aja, sob.

Kalau jodoh nggak akan kemana. Betul??

Jomblo Hemat, Jomblo Kaya


Yang ini penting terutama buat para cowok. Jadi jomblo berarti nggak kudu repot
sama cewek yang nangis sambil guling guling yang ngebet minta dinner di resto
atau baju bermerek dengan harga selangit, padahal kamu nggak bawa kartu
kredit, Visa, Mastercard, atau Debit melainkan cuma kartu miskin dari kelurahan
samping rumah, hee…

Bayang pun, sodara- sodara, gimana repotnya kalo kita kudu ngadepin situasi
kaya’ gini.

Jomblo Kadaluarsa

Nah kalau yang satu ini kudu kita hindarin. Jadi jomblo emang asyik, tapi juga
nggak boleh kelamaan, alias terlalu kadaluarsa sob. Karena fitrah manusia
emang kudu nikah. Tapi buat yang sakral satu ini, kita kudu pinter nentuin waktu
dan saat yang tepat, trus sama orang yang tepat juga. eits, tapi caranya juga
kudu pas, lewat ta’aruf trus nikah deh. Jadi nggak sekedar umbar nafsu nggak
jelas sama sembarang orang.
Para jomblo yang dirahmati Allah
Kembali ke tema larangan pacara di atas. Sekali lagi ingat pacaran itu bukan
kebutuhan pokok. Jadi salah orang  yang  mengatakan, jomblo itu ngenes, justru
anak yang terlarut dala dunia pacaran yang ngenes.

Dan ingat sob, ini serius bukan guyon. Pacaran itu hamper sama dengan zina.
Berduaan dengan lawan jenis yang bukan mahramnya, saling bersentuhan,
memanggil dengan sebutan sayang dan lebih parahnya lagi menghabiskan
malam berdua entah apa yang mereka lakukan.

Sungguh ironis memang generasi saat ini, urusan sekolah menjadi urusan nomor
dua, karena nomor satu sudah dihabiskan untuk pacarnya. Hingga perkataan
orang tua sudah tidak lagi di turuti.

Dan berpacaran itu tidak mendatangkan manfaat, tidak disebutkan dalam al-
quran, tidak di anjurkan dalam hadits dan bahkan perbuatan ini dilarang dalam
agama islam. Seperti yang di riwayatkan oleh Mutaffaq ‘alaih dari Ibnu ‘Abbas
R.A yaitu,

 “Jangan sekali-kali salah seorang di antara kalian berkhalwat dengan seorang


wanita kecuali bersama mahram”   

Teman-temanku yang dirahmati Allah


Maka dari itu, mulai dari sekarang sadarilah dan renungkan, buat apa kita
berpacaran, toh itu bukan ibadah, tidak mendatangkan faedah tetapi justru
mendatangkan mudharat. Jadi, mulai dari sekarang jagalah pikiran dan hati kita
agar tetap jernih dan hindari perbuatan-perbuatan maksiat.

Semoga kita tetap dalam hidayah Allah subhanahu wataala. Amin. Mungkin ini
yang bisa saya sampaikan kurang lebihnya mohon dimaafkan.

‫أخرا وهللا الموفق الى سبيل الرشاد والسالم عليكم ورحمة هللا وبركاته‬