Anda di halaman 1dari 5

ASPEK ADMINISTRASI PENDIDIKAN

Disusun Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Administrasi Pendidikan


Dosen pengampu : Drs. H. Mokhtaridi Sudin, M.Pd

Disusun Oleh
Kelompok 1 :

AFDHILANNISA RIFNAINI (1701010194)


DELA HARIKA YANTI (1601010022)
DEVI LESTARI (1701010018)
M KHAFI AHSAN (1601010049)
MENTARI AULIA SHYFA (1701010054)

JURUSAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI)


FAKULTAS TARBIYAH DAN ILMU KEJURUAAN (FTIK)
INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN) METRO
2019
KESIMPULAN

Secara umum manajemen adalah ilmu dan seni perencanaan, pengorganisasian,


pengarahan dan pengawasan terhadap usaha-usaha para anggota organisasi dan pengguna
sumber daya organisasi untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya.

Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan
pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan pembelajaran untuk
mencapai tujuan pendidikan tertentu ada beberapa aspek penting yang perlu dipahami dalam
pengelolaannya yaitu isi kurikulum, proses kurikulum dan penyusunan kurikulum
Manajemen sarana dan prasarana dapat diartikan sebagai kegiatan menata, mulai dari
merencanakan kebutuhan, pengadaan, inventarisasi, penyimpanan, pemeliharaan,
penggunaan dan penghapusan serta penataan lahan, bangunan, perlengkapan, dan perabot
sekolah secara tepat guna dan tepat sasaran. Prasarana pendidikan dapat diklasifikasikan
menjadi dua macam prasarana pendidikan yaitu : prasarana pendidikan yang secara langsung
dan prasarana pendidikan yang keberadaannya tidak digunakan
Tujuan manajemen sarana dan prasarana pendidikan di sekolah adalah untuk memberikan
layanan secara profesional di bidang sarana dan prasarana pendidikan dalam rangka
terselenggaranya proses pendidikan secara efektif dan efisien
Pengelolaan yang dimaksud meliputi: (1) perencanaan, (2) pengadaan, (3) inventarisasi,
(4) penyimpanan, (5) penataan, (6) penggunaan, (7) pemeliharaan, dan (8) penghapusan.
      Tenaga pendidik dan kependidikan dalam proses pendidkan memegang peranan strategis
terutam dalam upaya membentuk watak bangsa melalui pengembangan kepribadia dan nilai-
nilai yang iinginkan dalam organisasi pendidikan  dan kependidikan ini merupakan sumber
daya manusia yang potensional yang turut berperan dalam mewujudkan tujuan pendidkan
nasional.
Kepala sekolah sebagi manager, berfungsi sebagai otorisator dan dilimpahi dengan fungsi
ordanator untuk memerintahkan pembayaran. Namun, tidak dibenarkan melaksanakan fungsi
bendaharawan karena beerkewajiban melakukan pengawasan kedalam. Sedangkan,
bendaharawan disamping mempunyai fungsi, juga dilmpahi fungsi ordinator untuk menguji
hak atas pembayaran.
Tujuan manajemen hubungan masyarakatadalah untuk menciptakan hubungan yang
harmonis antar lwmbaga pendidikan dengan masyarakat untuk meningkatklan kemajuan
pendidikan dilembaga tersebut.
PERTANYAAN DAN JAWABAN

1. Siti Karomatul Hasanah (1701010249)


Apa saja yang dimaksud dengan kompensasi tenaga kerja?
Jawab:
 Afdhilannisa Rifnaini (1701010194)
Kompansasi merujuk pada semua bentuk upah yang berlaku bagi suatu
pekerjaan. Secara umum kompansasi ini memiliki dua komponen, yaitu komponen
langsungberupa gaji dan komponen tidak langsung berupa asuransi.
Bagi tenaga kependidikan di Indonesia, Terdapat perbedaan hitungan
kompensasi langsung sesuai dengan pangkat, jabatan dan golongan. Sejauh ini yang
berstatus PNS memiliki ketentuan khusus untuk pemberian kompensasi.

2. Ninda Lena Dwi Dayanti (1701010061)


Jelaskan aspek-aspek fungsi manajemen?
Jawab :
Mentari Aulia Shyfa (1701010054)
a. Perencanaan
Perencanaan adalah pemilihan sekumpulan kegiatan dan pemutusan selanjutnya
apa yang harus dilakukan, kapan, bagaimana dan oleh siapa.
b. Pengorganisasian
Pengorganisasian merupakan suatu proses untuk merancang struktur formal,
mengelompokkan dan mengatur serta membagi tugas-tugas atau pekerjaan di antara
para anggota organisasi, agar tujuan organisasi dapat dicapai dengan efisien.
c. Fungsi Pengkoordinasian
koordinasi adalah aktivitas membawa orang-orang, materiil, pikiran-pikiran,
teknik-teknik dan tujuan-tujuan kedalam hubungan  yang harmonis dan produktif
dalam mencapai tujuan.
d. Fungsi Pengawasan dan Pengontrolan (controlling)
Dalam pengawasan adalah untuk menjamin kualitas mutu, supaya bisa
menghasilkan produk sesuai tujuan yang diharapkan. Pengawasan adalah fungsi
system yang melakukan penyesuaian terhadap rencana, mengusahakan agar
penyimpangan-penyimpngan tujuan system hanya dalam batas-batas yang dapat
ditoleransi.
e. Fungsi penilaian
Penilaian merupakan proses terakhir yang tujuannya memberikan hadiah ataupun
evaluasi bagi hasil pekerjaan yang telah dijalani.  dari penilaian ini kita dapat
mengukur maju atau mundurnya suatu organisasi sehingga bisa direncanakan
tindakan selanjutnya yang lebih professional sehingga tujuannya tercapai dengan baik.

3. Annisa Wulandari (1701010008)


Hal-hal apa saja yang menjadi alasan pemberhentian tenga pendidik?
Jawab :
 Devi Lestari (1701010018)
Pemberhentian tenaga kerja kependidikan merupakan proses yang membuat
seseorang tidak dapat lagi merasakan tugas pekerjaab atau fungsi jabatannya baik
untuk sementara waktu ataupun selamanya. Balasan yang menyebabkan seseorang
tenaga kependidikan berhenti dari pekerjaannya, yaitu :
a. Karena permintaan sendiri untuk berhenti.
b. Karena mencapai batas usia.
c. Karena yang bersangkutan melakukan penyelewengan.
d. Karena meninggal dunia.
e. Karena meninggalkan tugas dalam jangka waktu lama.
 M Khafi Ahsan (1601010049)
Alasan pemberhentian disebabkan oleh undang-undang, keinginan perusahaan,
keinginan karyawan, pensiun, kontrak kerja berakhir, kesehatan karyawan,
meninggal dunia, perusahaan likuidasi. Pemberhentian harus didasarkanUU No.
12 Tahun 1964 KUHP dan seijin Panitia Perselisihan Pegawai dan Perusahaan
Daerah (P4D) secara berperikemanusiaan dan menghargai pengabdianyang
diberikannya kepada organisasi.
Pemberhentian PNS dapat tejadi karena permintaan sendiri, mencapai batas
usiapensiun, adanya penyederhanaan organisasi, tidak cakap
jasmani/rohani,meninggalkan tugas, meninggal dunia atau hilang dan lain-
lain.Hak pensiun PNS diatur dalam Undang-Undang No. 11 Tahun 1969
Penambahan dan Penyangkal
1. Afifah wardani
2. Yusuf ardiansyah
3. Nurul azizah
4. Alfina fitrriani