Anda di halaman 1dari 8

Jakarta, 28 September 2019

Ahmad Efendi Kasim, S.Kep.,Ns.,SH.,MH


Ø
Wakil Kepala Bidang Litigasi Badan Bantuan Hukum
PPNI (BBH-PPNI) Pusat
Ø
Ketua Divisi Hukum dan Pemberdayaan Politik DPW
PPNI Sulawesi Selatan
Ø
Legal Consultan PPA Institut
Kedudukan PPNI dalam memberikan
perlindungan hukum sesuai standar
e p. ,N s.,S H. ,M H Pelayanan di RS bagi Perawat Anestesi
, S.K
Ahma
d Efend i Ka s im
dan Bedah
Substansi Materi
Kedudukan PPNI Perlindungan Hukum Standar Pelayanan

Pasal 41 UU/38/2019 Pasal 2 Huruf f Yang dimaksud dengan Pasal 28 ayat (3) “Praktik Keperawatan
“asas pelindungan” adalah bahwa sebagaimana dimaksud pada ayat (1)
(1) Organisasi Profesi Perawat dibentuk
“pengaturan Praktik Keperawatan harus harus didasarkan pada kode etik, standar
sebagai satu wadah yang menghimpun
memberikan pelindungan yang sebesar- pelayanan, standar profesi, dan standar
Perawat secara nasional dan berbadan
besarnya bagi Perawat dan masyarakat.” prosedur operasional.”
hukum. (Yang dimaksud dengan
Organisasi Profesi Perawat adalah Pasal 3 Huruf c “Pengaturan Pasal 37 Huruf a Perawat dalam
Persatuan Perawat Nasional Keperawatan bertujuan Memberi melaksanakan Praktik Keperawatan
Indonesia (PPNI) pelindungan dan kepastian hukum kepada berkewajiban: “melengkapi sarana dan
perawat dan klien.” prasarana Pelayanan Keperawatan sesuai
(2) Organisasi Profesi Perawat bertujuan
dengan standar Pelayanan Keperawatan
untuk: Pasal 37 Huruf a Perawat dalam dan ketentuan Peraturan
menjalankan praktik keperawatan berhak Perundangundangan.”
a. meningkatkan dan/atau
“memperoleh pelindungan hukum
mengembangkan pengetahuan dan
sepanjang melaksanakan tugas sesuai
keterampilan, martabat, dan etika
dengan standar pelayanan, standar profesi,
profesi Perawat; dan
standar prosedur operasional, dan
b. b.mempersatukan dan ketentuan Peraturan Perundangundangan,”
memberdayakan Perawat dalam
rangka menunjang pembangunan
kesehatan.

The Power of PowerPoint | thepopp.com 3


Dasar Ikatan dan Himpunan

Bagian Kedua
Badan
Kelengkapan
Pasal 18
(1) Badan Kelengkapan terdiri dari Ikatan sesuai cabang keilmuan keperawatan, dan dapat dibentuk badan lain yang dipandang
perlu.
(2) Ikatan dan Himpunan tidak memiliki badan hukum tersendiri dan menginduk kepada Badan Hukum PPNI.
(3) Ikatan dan Himpunan dalam melakukan kerjasama dengan pihak lain diwajibkan melalui PPNI.
(4) Ikatan dan Himpunan menjadi pelaksana kerjasama PPNI dengan pihak lain sesuai substansi yang
terdapat dalam kerjasama tersebut.
(5) Ikatan dan Himpunan di tingkat Pusat bertanggungjawab kepada PPNI Pusat;

The Power of PowerPoint | thepopp.com 4


ICO
1. Undang-Undang Dasar 1945
N
2. Undang – Undang No.36 Tahun
2009 Tentang Kesehatan
ICO
N
3. Undang – Undang No.44 Tahun
2009 Tentang Rumah Sakit
4. Undang – Undang No.38 Tahun
LANDASAN HUKUM ICO
N
2014 Tentang Keperawatan
5. Undang – Undang No. 36 Tahun
2014 Tentang Kesehatan
ICO
N 6. PMK No.26 Tahun 2019 Tentang
Peraturan Pelaksana Undang -
Undang No.38 Tentang
ICO Keperawatan
N

The Power of PowerPoint | thepopp.com 5


PRINCIPLES

Menyimpulkan dugaan pelanggaran


dan mengambil langkah terhadap
Simpul dugaan pelanggaran

Melakukan koordinasi pihak-pihak


yang terkait dengan dugaan
Koordinasi Internal
pelanggaran ( OP dan Managemen
RS)
Sebisa mungkin segera
mengidentifkasi dugaan pelanggaran
Lokalisir Dugaan Pelanggaran yang terjadi diruangan

Memahami dan atau menjalankan


aturan aturan internal yang telah
Peraturan Internal dibuat.

The Power of PowerPoint | thepopp.com 6


Bentuk Perlindungan Hukum

Hukum Administrasi Hukum Perdata Hukum Pidana

Memastikan Perawat Memastikan perawat dalam Menghubungkan tindakan


Teregistrasi, memiliki Surat Izin melakukan tindakan yang dilakukan perawat
Praktik Perawat keperawatan tidak merugikan mempunyai akibat langsung
kesehatan klien/pasien terhadap kecacatan dan atau
meninggalnya klien/pasien

The Power of PowerPoint | thepopp.com 7


THANK YOU!