Anda di halaman 1dari 35

Perlakuan Sampel

Pengulangan Efektivitas Alat Filter


Percobaan
Pengukuran Portabel Sederhana
Sebelum di Lakukan
Backwashing (AFPS 1)
Pengulangan 1 Sampel 1
Percobaan 1
Pengulangan 2 Sampel 2
Pengulangan 1 Sampel 3
Percobaan 2
Pengulangan 2 Sampel 4
Pengulangan 1 Sampel 5
Percobaan 3
Pengulangan 2 Sampel 6
Total Sampel 12
Perlakuan Sampel

Efektivitas Alat Filter Portabel


Sederhana Sesudah di Lakukan
Backwashing (AFPS 2)

Sampel 1
Sampel 2
Sampel 3
Sampel 4
Sampel 5
Sampel 6
12
Tahun 2020
No Kegiatan Februari Maret April Mei Juni
1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3
1 Tahap Persiapan Penelitian
a. Penyusunan dan Pengajuan Judul
b. Pengajuan Proposal
c. Perijinan Penelitian
2 Tahap Pelaksanaan
a.Pembuatan Alat
b.Pengumpulan Data
c.Analisis data
3 Tahap Penyusunan Laporan
ahun 2020
Juni Juli Agustus September
4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4
Konversi Ke Tekanan
Percobaan Massa Benda (kg) (N/m2)
<6 < 5886
>6 > 5886
Kondisi Fisik Air
Dari Outlet
Cukup Jernih
Agak keruh
Hasil Pengukuran Konsentrasi Kekeruhan Setelah Perlakuan Oleh Alat Filter Portabel Sederh

Alat Filter Portabel Tepat Guna Sebelum di Lakukan


Pengulangan Backwashing (AFPG 1)
Percobaan
Pengukuran Kekeruhan Air Baku
(NTU)
Pengulangan 1 220
Percobaan 1
Pengulangan 2 220
Pengulangan 1 220
Percobaan 2
Pengulangan 2 220
Pengulangan 1 220
Percobaan 3
Pengulangan 2 220
Jumblah 1320
Rata-rata 220

Pengulangan 1 220
Replikasi 1
Pengulangan 2 220
Pengulangan 1 220
Replikasi 2
Pengulangan 2 220
Pengulangan 1 220
Replikasi 3
Pengulangan 2 220
220
220
220
220
220
220
220
220
220
220
220
220
Perlakuan Oleh Alat Filter Portabel Sederhana Sebelum di Lakukan Backwashing

bel Tepat Guna Sebelum di Lakukan


Backwashing (AFPG 1) Persentase Standar
Pengurangan Permenkes
Kekeruhan Setelah Diolah (%) (NTU)
(NTU)
31 85.91
18 91.82
18 91.82
25
19 91.36
16 92.73
19 91.36
121 545
20.17 90.83

199.83

31 85.91 1
18 91.82 1
18 91.82 1
19 91.36 1
16 92.73 1
19 91.36 1
22 90.00 2
21 90.45 2
20 90.91 2
21 90.45 2
23 89.55 2
24 89.09 2
27 87.73
28 87.27
29 86.82
31 85.91
31 85.91
34 84.55
Ranks
Mean Sum of
KONDISI ALAT FILTER N
Rank Ranks
SEBELUM
BACKWASHING 6 8.92 53.50
EFEKTIVITAS SESUDAH
BACKWASHING 6 4.08 24.50
Total 12
Output Perlakuan
Variasi Kondisi Alat Rata-rata (NTU)

Alat filter dengan kondisi


sebelum backwashing (AFPS 20.17
1)

Alat filter dengan kondisi 29.67


sesudah backwashing (AFPS 2)
Keterangan Baku Mutu
(PERMENKES No.32 Tahun 2017 )

Memenuhi Syarat

Tidak Memenuhi Syarat


Alat Filter Portabel Tepat Guna Sesudah di Lakukan
Pengulangan Backwashing (AFPG 2)
Percobaan
Pengukuran Kekeruhan Air Baku
(NTU)
Pengulangan 1 220
Percobaan 1
Pengulangan 2 220
Pengulangan 1 220
Percobaan 2
Pengulangan 2 220
Pengulangan 1 220
Percobaan 3
Pengulangan 2 220
Jumblah 1320
Rata-rata 220

Ganiti kata KADAR dengan konsentrasi. Juga yang ada di semua bab.

Replikasi jelaskan maksudnya atau artinya, coba cek menurut kamus artinya apa. Agar jangan

Perbaiki juga tabel lainnya.

https://triyantounsoed.wordpress.com/2012/01/15/perencanaan-eksperimen/#:~:text=Repl

 Replikasi adalah pengulangan kembali perlakuan yang sama dalam suatu eksperime
Tujuan utama dari replikasi, menurut Fisher, adalah untuk mendapatkan harga estima
Bilangan dasar yang digunakan untuk menyatakan kesalahan eksperimen adalah, ‘E

Jumlah replikasi dalam suatu eksperimen dibatasi oleh sumber daya yang tersedia se
#REF!

bel Tepat Guna Sesudah di Lakukan


Backwashing (AFPG 2) Persentase Standar
Pengurangan Permenkes
Kekeruhan Setelah Diolah (%) (NTU)
(NTU)
34 84.55
29 86.82
33 85.00
25
27 87.73
24 89.09
31 85.91
178 519.09
29.67 86.52

yang ada di semua bab.

oba cek menurut kamus artinya apa. Agar jangan salah pengertian yang membacanya.

2/01/15/perencanaan-eksperimen/#:~:text=Replikasi%20adalah%20pengulangan%20kembali%20perlakuan,dalam%20ruang%20lingku

perlakuan yang sama dalam suatu eksperimen, dengan kondisi eksperimen yang sama pula.  Sedangkan perlakuan adalah
her, adalah untuk mendapatkan harga estimasi kesalahan eksperimen.  Sedangkan Davis menyatakan bahwa tujuan replika
enyatakan kesalahan eksperimen adalah, ‘Error Variance lper Experimental Unit’,  yang didefinisikan sebagai harga ekspek

n dibatasi oleh sumber daya yang tersedia seperti waktu, tenaga dan ongkos.  Derajat kebebasan adalah salah satu ukuran
lakuan,dalam%20ruang%20lingkup%20yang%20dipilih.

Sedangkan perlakuan adalah sekumpulan kondisi-kondisi eksperimen yang akan digunakan terhadap unit eksperimen dala
enyatakan bahwa tujuan replikasi adalah untuk menambah ketepatan hasil eksperimen.  Penambahan replikasi, menurut W
inisikan sebagai harga ekspektasi dari kuadrat kesalahan yang terjadi dalam suatu eksperimen.  Akar pangkat dua dari ang

asan adalah salah satu ukuran yang dapat dipakai untuk menentukan jumlah replikasi.  Derajat kebebasan didefinisikan seb
dap unit eksperimen dalam ruang lingkup yang dipilih.  Perlakuan ini bisa berbentuk tunggal atau terjadi dalam bentuk komb
an replikasi, menurut William G. Cochran, akan mengurangi tingkat kesalahan eksperimen.  Pengurangan kesalahan terseb
kar pangkat dua dari angka ini disebut dengan istilah ‘Standard Error per Unit’.  Bila 202 adalah variansi kesalahan per-unit d

ebasan didefinisikan sebagai ‘Jumlah parameter independent yang dibutuhkan untuk menggambarkan suatu masalah keda
jadi dalam bentuk kombinasi. 
rangan kesalahan tersebut secara statistic dinyatakan sebagai berikut 
ansi kesalahan per-unit dan r adalah replikasi, maka Error Variance per Experimental Unit adalah 2∏2/r dan harga standar E

kan suatu masalah kedalam suatu model’.  Derajat kebebasan yang kecil, akan mengakibatkan suatu test menjadi tidak sen
∏2/r dan harga standar Error per Unit adalah √2∏2/√r.

tu test menjadi tidak sensitif.  Jika kehomogenan antar blok eksperimen belum diketahui, maka jumlah replikasi sudah dian
lah replikasi sudah dianggap cukup apabila derajat kebebasan dari kesalahan eksperimen paling sedikit sama dengan 15
edikit sama dengan 15
Hasil Pengukuran pH Setelah Perlakuan Pada Alat Filter Portabel Sederhana Sebelum

pH
Replikasi (Sesudah Perlakuan)
Perlakuan Air Baku
R.1 R.2

Alat Filter Portabel Sederhana


Sebelum di Lakukan 7.76 7.99 8.07
Backwashing

Alat Filter Portabel Sederhana


Setelah di Lakukan 7.76 7.81 7.65
Backwashing

Rata-rata 7.76 7.9 7.86


Portabel Sederhana Sebelum dan Setelah di Lakukan Backwashing

Sesudah Perlakuan) Standar


R.3 Permenkes

8.12

6,5-8,5

7.76

7.94 7.87
Hasil Pengukuran Suhu Setelah Perlakuan Pada Alat Filter Portabel Sederhana Sebelum dan Setela

Suhu (˚C)
Replikasi (Sesudah Perlakuan)

Perlakuan Air Baku


R.1 R.2 R.3

Alat Filter Portabel Sederhana


Sebelum di Lakukan 26.2 26.1 26.2 26.3
Backwashing

Alat Filter Portabel Sederhana


Setelah di Lakukan 26.2 26.1 26.1 26.1
Backwashing

Rata-rata 26.2 26.1 26.2 26.2


ederhana Sebelum dan Setelah di Lakukan Backwashing

Standar
Permenkes
(˚C)

Suhu Udara ±
3˚C

26.2
Tabel 4.1 Kualitas Air Baku(Banjir/Genangan) Jl. Pesantren Sukamiskin

NO Parameter Satuan Baku Mutu Hasil


1 Kekeruhan NTU 25 220
2 Nilai pH mg/l 6.5 - 8.5 7.76
3 Suhu ˚C ±3 26.2

Berikut karakteristik kualitas air baku yang dapat dilihat pada Tabel 4.1.
Pesantren Sukamiskin

Metode
Turbidity Meter Metode Absorptometri *
pH Meter
Conductivity Meter

at dilihat pada Tabel 4.1.


PENDAHULUAN 30 15 5 HAL
STUDI PUSTAKA 30 20 6 HAL
METODOLOGI 30 15 5 HAL
PEMBAHASAN 30 45 14 HAL
KESIMPULAN 30 5 2 HAL