Anda di halaman 1dari 14

HIPEREMESIS GRAVIDARUM

1. PENGERTIAN
Hiperemesis Gravidarum adalah mual dan muntah berlebih sehingga
pekerjaan sehari-hari terganggu dan keadaan umum menjadi buruk. (Kapita
Selekta Kedokteran, Jilid I, Edisi ke 3)

2. ETIOLOGI
Penyebab hiperemesis gravidarum belum diketahui dengan pasti. Namun
beberapa faktor mempunyai pengaruh, antara lain :
• Faktor predisposisi
Yang sering dikemukakan adalah primigravida. Frekuensi hiperemesis
gravidarum yang tinggi pada kehamilan trimester pertama, kehamilan
ganda dan mola hidatosa menimbulkan dugaan bahwa faktor hormon
memegang faktor penting karena pada keadaan tersebut terbentuk
chorionik gonadotropik hormone berlebih.
• Faktor organik
Yang dimaksud yaitu masuknya villi koriales dalam sirkulasi
maternal, yang oleh ibu dianggap sebagai benda asing, sehingga timbul
reaksi imunologik dan perubahan metabolik glikogen hati yang
disebabkan oleh kehamilan serta resistensi yang menurun dari pihak ibu
terhadap faktor-faktor tersebut.
• Faktor psikologik
Rumah tangga yang retak, kehilangan pekerjaan, takut tentang
kehamilan dan persalinan, takut terhadap tanggung jawab terhadap ibu
dapat menyebabkan konflik mental yang dapat memperberat mual dan
muntah sebagai ekspresi tidak sadar terhadap keseganan menjadi hamil
atau sebagai pelarian dari kesukaran hidup.

3. TANDA DAN GEJALA


Menurut berat ringannya gejala, hiperemesis gravidarum dibagi menjadi 3
tingkatan yaitu :
 Tingkat I
Mual terus-menerus yang mempengaruhi keadaan umum,
menimbulkan rasa lemah, nafsu makan tidak ada, berat badan turun dan
nyeri epigastrum. Frekuensi nadi pasien sampai sekitar 100 kali per menit,

1
tekanan darah sistolik turun, turgor kulit berkurang, lidah kering dan mata
cekung.
 Tingkat II
Pasien tampak lebih lemah dan apatis, turgor kulit lebih berkurang,
lidah kering dan tampak kotor, nadi kecil dan cepat, kadang-kadang
suhunya naik sedikit dan mata sedikit ikteris. Berat badan turun, mata
menjadi cekung, tensi turun, hemokonsentrasi, oliguria dan konstipasi
ditemukan. Nafas berbau aseton.
 Tingkat III
Kesadaran pasien menurun dari somnolen sampai koma, muntah
berhenti, nadi kecil dan cepat, suhu lebih meningkat, TD makin turun.

2
4. PATOFISILOGI
Ibu dengan kehamilan trimester I
Peningkatan kadar estrogen dan progresteron
Faktor etiologi :
- kehamilan primigravida
- reaksi imunologi yaitu
dianggap sbg benda asing
- keadaan rumah tangga
yang retak
Mual, muntah secara terus-menerus

metabolisme Dehidrasi Perubahan fisik Anoreksia


karbohidrat dan lemak

Cadangan karbohidrat Cairan ekstra dan Kekurangan energi


dan lemak plasma berkurang

Keletihan Volume cairan Lemas dan gelisah


Tubuh

Resiko tinggi thd Resiko tinggi thd Gangguan


keletihan sehubungan kekurangan volume ketidaknyamanan
dgn peningkatan cairan sehubungan sehubungan dengan
metabolisme karbohidrat dengan kehilangan perubahan fisik dan
cairan yang pengaruh hormonal
berlebih/muntah
Jumlah asupan
makanan

Resiko tinggi thd cedera Resiko tinggi thd


janin sehubungan kurangnya nutrisi dari
dengan malnutrisi ibu kebutuhan tubuh
sehubungan dengan
mual dan muntah

3
ASUHAN KEPERAWATAN IBU HAMIL DENGAN
HIPEREMESIS GRAVIDARUM

A. PENGKAJIAN
a. Biodata

1. Nama : Ny. X Nama suami : Tn.Y


Umur : 23 th. Umur : 27 th.
Pendidikan : SLTA Pendidikan : SLTA
Alamat : Jl. Sudarmo 46 Alamat : Jl. Sudarmo 46
Blitar Blitar
Telp (0342) 801100 Telp (0342) 801100
Pekerjaan : Ibu rumah tangga Pekerjaan : Wiraswasta
.

2. Keluhan Utama
Ibu mengatakan telah terlambat bulan ± 2 bulan, mual dan muntah, semua
makanan dimuntahkan, sedang cairan kadang dimuntahkan kadang tidak, nafsu
makan tidak ada, badan lemah dan nyeri dada

3. Riwayat Haid
a) Menarchee : 13 th; Teratur : (ya/tdk); Siklus : 30 hr; Lama Haid : 7
hr; Disminorche : (ya/tdk)
b) HPHT : 13 – 9 – 2003 ; HPL : 20 – 6 – 2004
c) Fluor albes (keputihan)
Banyak : (ya/tdk) ; Kapan : ; Warna : jernih ; Bau : (ya/tdk);
Gatal : (ya/tdk); Tekstur : (kental/cair)

4. Riwayat Perkawinan
Berapa kali : satu kali ; Umur pertama perkawinan : 21 th; Dengan suami
sekarang : 10 th

5. Riwayat kehamilan, persalinan dan nifas masa lalu


a) Riwayat Kehamilan
Gr 1 P 00000
No Anak ke Jenis Keluhan Usia Kehamilan

16 Minggu

b) Riwayat Persalinan

Anak Ibu Anak


ke Cara Perdarahan Ditolong
Plasenta BBL BB H/M
melahirkan oleh

4
c) Riwayat Nifas

Laktasi Lokea Involusio

 Imunisasi Bayi

Hepatitis B DPT POLIO


BCG CAMPAK
I II III I II III I II III IV

6. Riwayat Kesehatan Klien


Penyakit menular : ada/tdk Jenis : .......... Penyakit masa lalu : ................
Operasi : pernah/tdk Jenis : .......... Kapan : ....................................
Perawatan yang pernah didapatkan : ...................................................................

7. Riwayat Kesehatan Keluarga


Riwayat sakit : ada/tdk Jenis : .............................
Perawatan yang pernah didapatkan : ...........................................................
Faktor Keturunan : (kembar/tunggal)

8. Pola Aktifitas Sehari-hari


a) Eliminasi
 Pola B.A.K.
Frekuensi : 5 x/hr; Volume : 150 cc; Warna : kuning keruh ;
Bau : (ya/tdk) Nyeri : (ada/tdk)
 Pola B.A.B.
Frekuensi : 2 – 3 x/hr; Konsistensi : (padat/cair); Warna : kuning
kecoklatan; Nyeri : (ada/tdk)
b) Nutrisi
Makan :
Pola makan ibu tidak dapat ditentukan dan dipastikan karena semua
makanan dimuntahkan.
Minum :
Hanya dimuntahkan sedikit
Mual/muntah : (ya/tdk); Makanan pantangan : (ada/tdk)
Mengidam : (ya/tdk)
Makanan yang disukai/tidak disukai : (ada/tdk)
Penurunan nafsu makan : (ada/tdk)
c) Istirahat
Lama tidur sehari : 10 jam; Pagi : 2 jam; Siang : 2 jam; Malam : 6 jam
Gangguan tidur : (ada/tdk)
Penyebab : karena muntah yang terus-menerus sehingga membuat badan
menjadi lemas dan gelisah
Gosok gigi : 2 x/hr Stomatitis : (ada/tdk) Caries : (ada/tdk)
d) Kebersihan diri
Mandi tidak tentu, cuci rambut jarang. Ibu kelihatan kusut dan kusam.

5
e) Pemeliharaan gigi dan mulut : (ada/tdk)

9. Keadaan Kehamilan Sekarang


Ibu mengatakan hamil : 3 bln
Periksa hamil sejak : 2 bln
Berapa kali periksa : 2 kali
Tempat periksa : (dokter/bidan)
Terapi yang diberikan : - pemberian vitamin B1 dan B6
- sedatif yang diberikan yaitu fenobarbital
- menjaga keseimbangan cairan
- jika keadaan lebih berat berikan antiemetik
seperti metoklopramid, disiklomin

10. Data psiko – sosial – spiritual


a) Data psiko
- Pandangan ibu terhadap kehamilan : Ibu belum siap hamil
- Pandangan ibu terhadap ASI : Ibu beranggapan bahwa ASI sangat
penting untuk bayi
b) Data sosial
- Hubungan interpersonal
- Suami : Baik/tempat mencurahkan keluhan yang dirasakan
- Keluarga : Baik
- Lingkungan : Banyak berdiam diri di rumah
- Hubungan personal
- Ibu merasa rendah diri
c) Data spiritual
Ibadah dan kepercayaan : Di jalankan sesuai ajaran agamanya

B. PEMERIKSAAN FISIK
a. Tanda-tanda vital
Keadaan umum : (baik/lemah); Tekanan darah : 100 mmHg; Nadi : 100 x/mnt
Suhu : 38 oC; Pernafasan : 12 x/mnt;
Tinggi badan : 154 cm; Berat badan : 49,5 kg
b. Inspeksi
 Kepala dan leher
• Rambut dan kulit rambut • Gigi
Distr -
ibusi (rata/tdk) Warna
- Kebe (putih/kuning)
rsihan (bersih/kotor) - Kar
• Kelopak mata ies (ada/tdk)
Sime - Kebe
tris (ya/tdk) rsihan (bersih/kotor)
Beng • Mulut
kak (ya/tdk) - Sar
- iawan (ada/tdk)
Kantong mata - Ke
(kehitaman/tdk) bersihan mulut dan lidah
• Konjungtiva : (anemis/tdk) (bersih/kotor)
• Sklera : (ikterus/tdk) • Leher
• Muka - Hi
- Kl perpigmentasi (ya/tdk)
oasma gravidarum: - Pe
(ada/tdk) mbesaran vena jugularis (ya/tdk)

6
- Pe
mbesaran kel. tiroid (ya/tdk)
- Pe
mbesaran kel. limfe (ya/tdk)

 Thorax dan Abdomen


• Payudara • Jantung
- Me Detak jantung berlebih (ya/tdk)
mbesar (ya/tdk) • Perut
- Ari - Me
ola mamae mbesar(melintang/membujur)
Hiperpigmentasi: - line
(ya/tdk) a nigra (ada/tdk)
- Pa - line
pila mamae a alba (ada/tdk)
(menonjol/datar/masuk) - Ger
• Paru akan anak (tampak/tdk)
Cara bernapas sesak (ya/tdk) - Stri
ae gravidarum (ada/tdk)

 Vagina dan Anus

• Kelainan pd vagina : • Labia minora


(ada/tdk) (hiperemis/varises/udem/
• Tanda radang kondiloma)
- vestibula : (ada/tdk) • Perineum
• Labia mayora - B
(udem/hiperemis/benjolan/ ekas episiotomi (ada/tdk)
varises) • Anus
(luka/udem/hemoroid/benjolan/
normal)

 Kaki
• Tungkai (lordosis/skoliosis/kifosis/
- U normal)
dem (ya/tdk)
- S
imetris (ya/tdk)
- V
arises (ya/tdk)
• Cara berjalan

c. Palpasi
• Palpasi umum
 Leher
- Pembengkakan leher (ada/tdk)
- Pembesaran vena jugularis (ada/tdk)
- Pembesaran kel. tiroid (ada/tdk)
- Pembesaran kel. limfe (ada/tdk)

7
 Buah dada
- Kekenyalan (ada/tdk)
- Benjolan (ada/tdk)
- Kolostrum (ada/tdk)

• Palpasi khusus
 Leopold I : Tinggi fundus uteri : Belum teraba
 Leopold II : Tidak dilakukan
 Leopold III : Tidak dilakukan
 Leopold IV : Tidak dilakukan

d. Auskultasi
Tidak dilakukan

e. Perkusi
Reflek Patella : (ada/tdk)
Reflek Kuat : (ya/tdk)

B. PEMERIKSAAN PENUNJANG
 Pemeriksaan Laboratorium
1. Pemeriksaan urine lengkap
- HCG : + (positif)
- Aseton : adanya peningkatan aseton
2. Pemeriksaan Hematologi
a. Hb : 9 gram%
b. Golongan darah : O

 USG
Tidak dilakukan

KESIMPULAN

Seorang ibu usia 23 th, hamil : primi/multigravida, usia kehamilan : 16 mgg,


tunggal/ganda, hidup/mati, ibu dengan keluhan muntah/mual secara terus-menerus

8
9
DIAGNOSA KEPERAWATAN

1. Diagnosa keperawatan : Resiko tinggi terhadap kekurangan cairan sehubungan


dengan kehilangan cairan yang berlebih/muntah
Kriteria hasil : - mengidentifikasi dan melakukan tindakan untuk
menurunkan frekuensi dan keparahan mual/muntah
- mengkonsumsi cairan dengan jumlah yang
sesuai setiap hari
- mengidentifikasi tanda-tanda dan gejala-gejala
dehidrasi

INTERVENSI RASIONAL
 Tentukan frekuensi/beratnya  Memberikan data berkenaan
mual/muntah dengan semua kondisi klien

 Tinjau ulang riwayat  Membantu dalam


kemungkinan masalah medis lain menyampingkan penyebab lain untuk
(misal : ulkus peptikum, gastritis mengatasi masalah khusus dalam
mengidentifikasi intervensi

 Anjurkan klien  Membantu dalam menentukan


mempertahankan masukan/keluaran adanya muntah yang tidak dapat
dan penurunan BB setiap hari terkontrol

 Kaji suhu dan turgor kulit,


membran mukosa, tekanan darah,  Indikator untuk menngevaluasi
suhu, masukan/keluaran, timbang BB tingkat hidrasi
klien dan bandingkan dengan standar

 Anjurkan peningkatan masukan


minuman berkarbohidrat, makan 6 x  Membantu dalam meminimalkan
sehari dengan jumlah sedikit dan mual/muntah dengan menurunkan asam
makanan tinggi karbohidrat lambung

2. Diagnosa keperawatan : Resiko tinggi terhadap kurangnya nutrisi dari kebutuhan


tubuh sehubungan dengan mual dan muntah
Kriteria hasil : - mengkonsumsi suplemen zat besi/vitamin
- mengikuti diet seimbang (makanan yang
mengandung vitamin, mineral, protein, zat besi)
- penambahan berat badan yang sesuai standar
INTERVENSI RASIONAL
 Tentukan keadekuatan  Kesejahteraan janin/ibu
kebiasaan asupan nutrisi dulu/sekarang tergantung pada nutrisi ibu selama
dengan menggunakan batasan 24 jam. kehamilan
Perhatikan kondisi rambut, kuku, kulit

 Dapatkan riwayat kesehatan,


catat usia  Remaja dapat cenderung
malnutrisi/anemia daripada klien lansia

 Pastikan tingkat pengetahuan  Selama kehamilan untuk


tentang kebutuhan diet perkembangan janin tergantung pada
nutrisi ibu dengan peningkatan
kebutuhan kalori yang adekuat
 Tanyakan keyakinan berkenaan  Dapat menunjukkan motivasi
dengan diet sesuai dengan budaya dan untuk mengikuti anjuran pemberian
hal-hal yang tabu selama kehamilan layanan kesehatan

 Perhatikan adanya mengidam  Memakan bahan bukan makanan


pada kehamilan mungkin didasarkan
pada kebutuhan psikologis, fenomena
budaya dan respon tubuh terhadap
makanan
 Timbang BB klien, pastikan
berat badan pregravida biasanya.  Ketidakadekuatan penambahan
Berikan informasi tentang BB pranatal dibawah BB normal masa
penambahan pranatal yang optimum kehamilan meningkatkan resiko
retardasi pertumbuhan intrauterin
(IUGR) pada janin dengan BBLR
 Tinjau ulang frekuensi dan
beratnya mual/muntah  Mual/muntah trimester pertama
dapat menyebabkan dampak negatif
pada status nutrisi pranatal
 Ukur pembesaran uterus
 Malnutrisi ibu berefek negatif
terhadap pertumbuhan janin dan
memperberat penurunan komplemen sel
otak janin, yang mengakibatkan
kemunduran perkembangan janin

DAFTAR PUSTAKA

1. E. Doengoes, Marilynn, Rencana Perawatan Maternal /


Bayi, EGC, Jakarta, 2001.
2. Prawirohardjo, Sarwono Prof. Dr., Ilmu Kebidanan;
Yayasan Bina Pustaka, Jakarta, 1986.
3. Aeseulapius, Media, Kapita Seleta Kedokteran, FKUI,
Jakarta, 2001.
ASUHAN KEPERAWATAN IBU HAMIL
DENGAN HIPEREMESIS GRAVIDARUM

Disusun oleh :
1. DEVI ADIDYASARI (04)
2. DWI PUJI RAHAYU (05)
3. EKO WIYONO (07)
4. HENDRA HAJISAROSO (11)
5. IDA ISTIQOMAH (13)
6. LULUT MAULANA (18)
7. RUDIANTO (31)
8. WINARSIH (38)

POLITEKNIK KESEHATAN MALANG


PROGRAM STUDI KEPERAWATAN BLITAR
2003