Anda di halaman 1dari 4

BUKU JAWABAN UJIAN (BJU)

UAS TAKE HOME EXAM (THE) SEMESTER


2020/21.1 (2020.2)

Nama Mahasiswa : GATOT SUPRIYADI

Nomor Induk Mahasiswa/NIM : 017720497

Tanggal Lahir :20/10/1978

Kode/Nama Mata Kuliah : ADPU4534 Manaj. Logistik Organisasi Publik

Kode/Nama Program Studi :50 / ILMU ADMINISTRASI NEGARA-S1

Kode/Nama UPBJJ :76 / JEMBER

Hari/Tanggal UAS THE : 20/12/2020

Tanda Tangan Peserta Ujian

Petunjuk

1. Anda wajib mengisi secara lengkap dan benar identitas pada cover BJU pada halaman ini.
2. Anda wajib mengisi dan menandatangani surat pernyataan kejujuran akademik.
3. Jawaban bisa dikerjakan dengan diketik atau tulis tangan.
4. Jawaban diunggah disertai dengan cover BJU dan surat pernyataan kejujuran akademik.

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN


UNIVERSITAS TERBUKA
Surat Pernyataan Mahasiswa
Kejujuran Akademik

Yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama Mahasiswa : GATOT SUPRIYADI


NIM : 017720497
Kode/Nama Mata Kuliah : ADPU4534 Manaj. Logistik Organisasi Publik
Fakultas : FISHIP.
Program Studi : ILMU ADMINISTRASI NEGARA-S1
UPBJJ-UT : JEMBER

1. Saya tidak menerima naskah UAS THE dari siapapun selain mengunduh dari aplikasi THE pada laman
https://the.ut.ac.id.
2. Saya tidak memberikan naskah UAS THE kepada siapapun.
3. Saya tidak menerima dan atau memberikan bantuan dalam bentuk apapun dalam pengerjaan soal ujian
UAS THE.
4. Saya tidak melakukan plagiasi atas pekerjaan orang lain (menyalin dan mengakuinya sebagai pekerjaan
saya).
5. Saya memahami bahwa segala tindakan kecurangan akan mendapatkan hukuman sesuai dengan aturan
akademik yang berlaku di Universitas Terbuka.
6. Saya bersedia menjunjung tinggi ketertiban, kedisiplinan, dan integritas akademik dengan tidak
melakukan kecurangan, joki, menyebarluaskan soal dan jawaban UAS THE melalui media apapun, serta
tindakan tidak terpuji lainnya yang bertentangan dengan peraturan akademik Universitas Terbuka.

Demikian surat pernyataan ini saya buat dengan sesungguhnya. Apabila di kemudian hari terdapat pelanggaran
atas pernyataan di atas, saya bersedia bertanggung jawab dan menanggung sanksi akademik yang ditetapkan oleh
Universitas Terbuka.

Probolinggo., 20 desember 2020

Yang Membuat Pernyataan

GATOT SUPRIYADI
Jawaban
1.1 Dengan cara Inventarisasi aset dapat mengeliminasi atau meminimalisasi resiko hukum
serta meningkatkan keamanan aset dari kehilangan atau pengurangan kualitas ataupun
kuantitas. Inventarisasi aset yang baik akan mampu menurunkan tensi permasalahan yang
ditimbulkan oleh ketiadaan atau kekurang lengkapan dokumen-dokumen tertulis perinci
mengenai kuantitas dan kualitas aset.
1.2 Menurut saya sangat penting sebagai pedomaman dalam pengelaan aset negara/daerah
dan untuk mencegah terjadinya pemindahtanganan dan penyalahgunaan aset negara/daerah
2.1 Inventarisasi bertujuan :
1. Untuk menjaga ketertiban administrasi barang yang dimiliki
2. Untuk menghemat keuangan
3. Sebagai bahan pedoman untuk menghitung kekayaan
4. Untuk memudahkan pengawasan dan pengendalian barang
5. Memberikan data dan informasi untuk dijadikan bahan/pedoman dalam penyaluran barang
6. Memberikan data dan informasi dalam
7. Menentukan keadaan barang (barang yang rusak/tua) sebagai dasar untuk menetapkan
penghapusannya
8. Memberikan data dan informasi dalam rangka memudahkan pengawasan dan pengendalian
barang
Dengan melihat tujuan dari inventarisasi bisa dikatakan sangat penting untuk mencegah
terjadinya pemindahtanganan dan penyalahgunaan barang milik negara atau daerah.
2.2 Permasalahan atau hambatan-hambatan mapping aset sebagai berikut:
1. Barang-barang yang rusak yang dibiarkan begitu saja.
2. Pengadaan barang tidak sesuai RKBMD.
3. Pembelian barang yang tidak sesuai dengan standarisasi.
4. Aset yang masih belum ada pengamanannya.
5. Pembelian barang yang tidak tercatat dalam buku inventaris.
6. Kehilangan barang yang tidak ada administrasi pelaporannya.
7. Pembiayaan untuk pengelolaan barang daerah masih minim.
8. Rendahnya kinerja pengurus dan pembantu pengurus barang.
9. Lemahnya sanksi dalam pelaporan barang
3.1 Aset merupakan salah satu elemen pembentuk posisi keuangan (neraca), yang nantinya
akan dijadikan informasi semantik bagi investor dan kreditor, sehingga tujuan dari penilaian aset
ini berkaitan dengan tujuan dari pelaporan keuangan itu sendiri.Apa tujuan pelaporan
keuangan?Tujuannya adalah untuk menyediakan informasi yang dapat membantu investor dan
kreditor dalam menilai jumlah, saat dan ketidakpastian dari aliran kas bersih yang masuk ke
badan usaha. Maka dari itu, dasar penilaian aset harus dikaitkan dengan ‘aliran kas ke badan
usaha’ agar penilaian lebih relevan.Aliran kas ke badan usaha ini dapat diprediksi melalui
informasi semantik yang berupa:
1. Posisi Keuangan
2. Profitabilitas
3. Likuiditas
4. Solvensi
Keempat informasi tersebut dalam penentuan/penyusunannya melibatkan penilaian aset. Jadi,
tujuan dari penilaian aset itu adalah untuk merepresentasikan pos-pos aset yang berpautan
dengan laporan kuangan, tentunya dengan menggunakan basis-basis yang sesuai.
3.2 Penilaian Aset diartikan sebagai proses penilaian seorang penilai dalam memberikan suatu
opini nilai suatu aset baik berwujud maupun tidak berwujud, berdasarkan hasil analisa terhadap
fakta-fakta yang obyektif dan relevan dengan menggunakan metode dan prinsip-prinsip
penilaian yang berlaku pada saat tertentu.
4. Barang milik negara yang dapat melakukan tukar menukar:
1. Barang milik negara berupa tanah dan atau bangunan sudah tidak sesuai dengan tata ruang wilayah
atau penataan kota
2. Barang milik negara belum di manfaatkan secara optimal
3. Penyatuan barang milik negara yang lokasinya terpecah
4. Pelaksanaan rencana strategis pemerintah
5. Baranag milik negara selain tanah atau bangunan yang ketinggalan teknologi sesuai kebutuhan kondisi
peraturan perundang-undangan