Anda di halaman 1dari 2

5.

Analisis Data

Unsur-unsur SWOT Desa Ngeposari :


a. Strenght (kekuatan)
1. Memilki Sumber Daya Alam (SDA) yang cukup banyak.
Desa Ngeposari memiliki beberapa sumber daya alam misalnya padi , kayu jati dan
pohon sengon. Karena wilayahnya juga merupakan salah satu dari bagian perhutanan,
maka kekayaan berupa pohon-pohon di Desa Ngeposari juga banyak.
2. Memiliki alam yang sangat indah.
Dengan adanya hutan yang masih terjaga dengan baik, Desa Ngeposari memiliki
alam yang sangat eksotis. Ditambah dengan adanya bukit dan gua menambah
keindahan alam Desa Ngeposari.
3. Lahan pertanian yang subur.
Tanah pertanian di Desa Ngeposari terjaga dengan baik, hal ini karena masyarakat di
desa mengandalkan curah hujan dan tidak menggunakan irigasi teknis. Dikarenkan
hanya mengandalkan curah hujan sedangkan mayoritas masyarakat Desa Ngeposari
bermata pencaharian sebagai petani maka rencana kedepan untuk masalah irigasi akan
diatasi dengan memanfaatkan sungai yang ada di desa Ngeposari.
4. Masyarakat Desa Ngeposari memiliki kegiatan gotong royong yang meliputi aktivitas
seperti sambatan, pembangunan gardu ronda, jumat bersih, rehap rumah, dan
pembangunan balai dusun.
5. Masyarakat Desa Ngeposari sudah memiliki beberapa unit usaha sendiri seperti
pembuatan bakpia, karajinan batu dan anyaman.

b. Weaknesses  (kelemahan)
1. Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang masih rendah.
Kualitas Sumber Daya Manusia yang masih rendah ini dipengaruhi oleh pengetahuan
yang rendah. Kualitas Sumber Daya Manusia mempengaruhi penegembangan potensi
di suatu wilayah. Semakin tinggi kualitas Sumber Daya Manusia, maka biasanya
wilayahakan mengalami pengembangan yang maksimal. Desa Ngeposari memiliki
kekurangan sumber daya manusia serta kurangnya antusias dari masyarakat Desa
Ngeposari terhadap program desa.
2. Terbatasnya sarana dan prasarana tertentu di Desa Ngeposari.
Misalnya akses internet yang masih sulit, padahal internet saat ini juga berperan
penting dalam pemajuan kualitas SDM yang akhirnya bisa memajukan kualitas Desa
Ngeposari sendiri.
3. Kurangnya kesadaran dari masyarakat untuk membantu mengelola permasalahan
sampah yang sebenarnya dapat dimanfaatkan secara maksimum.
4. Masih kurangnya keterampilan yang dimiliki warga Desa Ngeposari dalam
mengelolah kayu jati, sehingga kayu jati masih dijual secara mentah (glondongan).
Sehingga sangat dibutuhkannya pelatihan bagi para produsen mau pengrajin untuk
mengelola kayu jati tersebut.

c. Oppurtunities (Peluang)
1. Memiliki lahan pertanian sehingga dapat memanfaatkan hasil dari lahan pertanian
tersebut dan memajukan perekonomian warga Desa Ngeposari.
2. Kayu jati dan pohon sengon menjadi sumber daya alam yang memiliki potensi yang besar
jika dikelola dengan baik.
3. Terdapat beberapa goa yang dapat menjadikan Desa Ngeposari sebagai Desa Wisata.

d. Threats  (Ancaman)
1. Dikarenakan sistem irigasi yang digunakan pada Desa Ngeposari hanya mengandalkan
curah hujan, maka ditakutkan pada saat kemarau lahan pertanian tidak terairi air maka
dapat menyebabkan lahan pertanian menjadi kering dan gagal panen. Sehingga dapat
menyebabkan kerugian untuk warga Desa Ngeposari.
2. Bidang pertanian, hasil bumi dari Desa Ngeposari hampir sama dengan desa-desa lain di
sekitarnya.