Anda di halaman 1dari 6

BUKU JAWABAN UJIAN (BJU)

UAS TAKE HOME EXAM (THE)


SEMESTER 2020/21.1 (2020.2)

Nama Mahasiswa : MISBAHAH

Nomor Induk Mahasiswa/NIM : 858692553

Tanggal Lahir : 18/06/1993

Kode/Nama Mata Kuliah : PDGK4301

Kode/Nama Program Studi : 119 - PGSD S1 (Masukan Sarjana) Kurikulum Baru

Kode/Nama UPBJJ : 71 / SURABAYA

Hari/Tanggal UAS THE : 21 Desember 2020

Tanda Tangan Peserta Ujian

Petunjuk

1. Anda wajib mengisi secara lengkap dan benar identitas pada cover BJU pada halaman ini.
2. Anda wajib mengisi dan menandatangani surat pernyataan kejujuran akademik.
3. Jawaban bisa dikerjakan dengan diketik atau tulis tangan.
4. Jawaban diunggah disertai dengan cover BJU dan surat pernyataan kejujuran akademik.

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN


UNIVERSITAS TERBUKA
Surat Pernyataan
Mahasiswa
Kejujuran Akademik

Yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama Mahasiswa : MISBAHAH

NIM : 858692553

Kode/Nama Mata Kuliah : PDGK4301 / Evaluasi Pembelajaran di SD

Fakultas : FKIP

Program Studi : PGSD S1 (Masukan Sarjana) Kurikulum Baru

UPBJJ-UT : SURABAYA

1. Saya tidak menerima naskah UAS THE dari siapapun selain mengunduh dari aplikasi THE pada
laman https://the.ut.ac.id.
2. Saya tidak memberikan naskah UAS THE kepada siapapun.
3. Saya tidak menerima dan atau memberikan bantuan dalam bentuk apapun dalam pengerjaan
soal ujian UAS THE.
4. Saya tidak melakukan plagiasi atas pekerjaan orang lain (menyalin dan mengakuinya sebagai
pekerjaan saya).
5. Saya memahami bahwa segala tindakan kecurangan akan mendapatkan hukuman sesuai
dengan aturan akademik yang berlaku di Universitas Terbuka.
6. Saya bersedia menjunjung tinggi ketertiban, kedisiplinan, dan integritas akademik
dengan tidak melakukan kecurangan, joki, menyebarluaskan soal dan jawaban UAS THE
melalui media apapun, serta tindakan tidak terpuji lainnya yang bertentangan dengan
peraturan akademik Universitas Terbuka.

Demikian surat pernyataan ini saya buat dengan sesungguhnya. Apabila di kemudian hari terdapat
pelanggaran atas pernyataan di atas, saya bersedia bertanggung jawab dan menanggung sanksi
akademik yang ditetapkan oleh Universitas Terbuka.

SAMPANG, 21 Desember 2020

Yang Membuat Pernyataan

MISBAHAH
Jawaban No.

1. Ruang lingkup mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan meliputi aspek-


aspek sebagai berikut :
1. Persatuan dan kesatuan bangsa, merupakan perpaduan yang sangat erat
untuk menggambarkan makna yang tergantung dalam keberagaman yang
ada di Indonesia yang meliputi : Hidup rukun dalam perbedaan, cinta
lingkungan, Kebanggaan sebagai bangsa Indonesia, Sumpah Pemuda,
Keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, partisipasi dalam
pembelaan negara, sikap positif terhadap Negara Kesatuan Republik
Indonesia, keterbukaan dan jaminan keadilan.
2. Norma, hukum dan peraturan, meliputi: Tertib dalam kehidupan keluarga,
Tata tertib di sekolah, Norma yang berlaku di masyarakat, Peraturan
peraturan daerah, Norma-norma dalam kehidupan berbangsa dan
bernegara, Sistem hukum dan peradilan nasional, Hukum dan peradilan
internasional.
3. Hak asasi manusia adalah hak-hak yang melakat pada diri manusia
sebagai karunia Tuhan Yang Maha Esa dari sejak dilahirkan ke dunia
yang tidak dapat dicabut atau diganggu oleh siapa pun. meliputi: Hak dan
kewajiban anak, Hak dan kewajiban anggota masyarakat, Instrumen
nasional dan internasional HAM, penghormatan dan perlindungan HAM.
4. Kebutuhan warga negara meliputi: Hidup gotong royong, Harga diri
sebagai warga masyarakat, Kebebasan berorganisasi, Kemerdekaan
mengeluarkan pendapat, Menghargai keputusan bersama, Prestasi diri ,
Persamaan kedudukan warga negara.
5. Konstitusi Negara meliputi : Proklamasi kemerdekaan dan konstitusi yang
pertama, Konstitusi-konstitusi yang pernah digunakan di Indonesia,
Hubungan dasar negara dengan konstitusi.
6. Kekuasan dan Politik, meliputi: Pemerintahan desa dan kecamatan,
Pemerintahan daerah dan otonomi, Pemerintah pusat, Demokrasi dan
sistem politik, Budaya politik, Budaya demokrasi menuju masyarakat
madani, Sistem pemerintahan, Pers dalam masyarakat demokrasi.
7. Pancasila meliputi: Kedudukan Pancasila sebagai dasar negara dan
ideologi negara, Proses perumusan Pancasila sebagai dasar negara,
Pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
8. Globalisasi meliputi: Globalisasi di lingkungannya, Politik luar negeri
Indonesia di era globalisasi, Dampak globalisasi, Hubungan internasional
dan organisasi internasional, dan Mengevaluasi globalisasi.
Jawaban No.

2. Menurut saya penanaman konsep, nilai, moral, dan norma (KNMN) dalam
hubungannya dengan sesama warga negara adalah secara kodrat manusia
dilahirkan ke bumi sebagai makhluk sosial. salah satu upaya yang dilakukan
manusia dalam rangka memunuhi kebutuhan hidupnya adalah membangun
suatu wadah tempat mereka berlindung yang dinamakan negara. Sebagai
warga negara maka seseorang harus dinyatakan secara sah menjadi warga
negara. Yang menjadi warga negara Indonesia adalah orang-orang bangsa
Indonesia asli dan orang-orang bangsa lain yang disahkan dengan undang-
undang sebagai warga negara Indonesia. Warga negara republik terdiri dari
beraneka ragam suku, bangsa, agama, dan keyakinan, budaya dan adat
istiadat.
Ciri-ciri warga negara yang baik antara lain:
Patriotik, loyal terhadap bangsa negara, toleran beragama, dan demokratis.
Apabila sebagai warga negara Indonesia tidak ditanamkan pembentukan
sikap dan nilai yang baik maka akan menimbulkan dampak negatif seperti
kenakalan remaja. Oleh karena itu lembaga pendidikan berperan penting
dalam penanaman nilai dan pembentukan sikap seseorang.
Landasan utama yang dijadikan pedoman tuntunan menjadi warga negara:
landasan Idiil Pancasila, landasan stuktural dan landasan operasional.
Konsep : pengertian yang menunjukkan kepada sesuatu. Pengertian tersebut
dapat dinyatakan dalam bentuk kata-kata, nama atau pernyataan. Oleh
karena konsep dapat dinyatakan dengan kata maka ada ahli yang
mendefinisikan konsep sebagai kata yang menunjuk pada
sesuatu.berdasarkan definisi itu dapatlah disimpulkan bahwa konsep nilai
adalah pengertian yang menunjuk pada nilai tertentu.
Nilai : sesuatu yang merujuk kepada tuntunan perilaku yang membedakan
perbuatan yang baik dan buruk atau dapat diartikan sebagai kualitas
kebaikan yang melekat pada sesuatu.
Moral : keharusan perilaku yang dibawakan oleh nilai.
Norma : sumber dasar hukum yang menguatkan kedudukan konsep, nilai,
dan moral serta perilaku yang dilakukan.
Jawaban No.
3. Menurut saya karakteristik pendidikan kewarganegaraan meliputi aspek
persatuan dan kesatuan bangsa, norma, hokum, dan peraturan hak asasi
manusia, kebutuhan warga negara, konstitusi negara, kekuasaan dan politik,
Pancasila dan globalisasi.
Mata pelajaran pendidikan kewarganegaraan menuntut lahirnya warga
negara dan warga masyarakat yang Pancasila, yang berima dan bertaqwa
kepada tuhan yang maha esa yang mengetahui hak dan kewajibannya,
menyadari pentingnya melaksanakan kewajiban-kewajibannya yang di dasari
oleh kesadaran dan tanggung jawab sebagai warga negara, tidak mencemari
air dan tidak merusak lingkungan.
Tujuan agar manusia manusia Indonesia memiliki kemauan dan
kemampuan untuk : sadar dan patuh terhadap hokum, sadar dan
bertanggung jawab dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, memahami
dan berpartisipasi dalam pembangunan nasional, dan cinta bangsa dan tanah
air.
Karakteristik bidang studi pendidikan pendidikan kewarganegaraan yaitu
sebagai suatu bidang kajian ilmiah dan program pendidikan disekolah dan
dapat diterima sebagai wahana utama serta esensi pendidikan demokrasi di
Indonesia yang dilaksanakan melalui :
a. Civic intelegence atau kecerdasan dan daya nalar warga.
b. Civic responsibility atau kesadaran hak dan kewajiban sebagai warga
negara.
c. Civic participation atau kemampuan berpartisipasi baik individu maupun
sosial.
Hubungan Bidang Studi Pendidikan Kewarganegaraan dengan Mata
Pelajaran lainnya. Bidang studi Pendidikan Kewarganegaraan selain
dapat dihubungkan dengan mata pelajaran IPS, dapat juga dihubungan
dengan bidang studi lainnya seperti Bahasa Indonesia, Matematika, IPA,
dan Kesenian. Agar dapat terhubung, maka guru dapat menerapkan
dengan menggunakan berbagai model pembelajaran seperti model
connected, web, dan integrated.
Jawaban No.
4. Langkah-Langkah Model Pembelajaran Tematis PKn. Pembelajaran tematis
adalah bentuk pengorganisasian pembelajaran terpadu. Dalam pembelajaran
bentuk ini peserta didik belajar melalui pemahaman dan pembiasaan perilaku
yang terkait pada kehidupannya. Tujuan akhir dari pembelajaran tematik
adalah berkembangnya potensi peserta didik secara alami sesuai dengan
usia dan lingkungannya. Secara umum langkah-langkah menyusun
pembelajaran tematik antar mata pelajaran sebagai berikut :
1. Membuat/memilih tema;
2. Melakukan analisis indikator, kompetensi dasar dan hasil belajar yang
sesuai dengan tema dan membagi alokasi waktu;
3. Melakukan pemetaan hubungan kompetensi dasar, indikato dengan tema;
4. Membuat pengelompokkan jaringan indikator;
5. Melakukan penyusunan silabbus
6. Menyusun rencana pembelajaran tematik;
B. Model Pembelajaran Tematis PKn Dilihat dari cara memadukan
konsep/materi, ketrampilan, topik, dan unit tematiknya, terdapat 10 model
atau cara merencanakan pembelajaran terpadu, namun yang akan dibahas
hanya tiga yaitu :
1. Model Webbed
Model ini sering disebut jaring laba-laba, adalah model pembelajaran yang
digunakan untuk mengajarkan tema tertentu yang berkecenderungan dapat
disampaikan melalui beberapa mata pelajaran. Dalam model Webbed tema
dapat dijadikan sebagai pengikat pembelajaran dalam satu mata pelajaran
atau antar mata pelajaran.
2. Model Conected
Model ini dilandasi anggapan bahwa butir-butir pembelajaran dapat
dipayungkan pada induk mata pelajaran tertentu. Dalam model ini guru perlu
menata butir-butir pembelajaran dan proses pembelajaran secara tematis
karena pembentukan pemahaman, ketrampilan dan pengalaman secara
untuh tidak berlangsung secara otomatis.
3. Model integrated
Model integrated merupakan pemaduan sejumlah tema (topik) pembelajaran
dari mata pelajaran yang berbeda tetapi esensinya sama dalam sebuah
tema/topik tertentu. Dalam model ini, butir-butir pembelajaran perlu ditata
sedemikian rupa hingga dapat dimanfaatkan untuk menyampaikan berbagai
butir pelajaran dari berbagai mata pelajaran yang berbeda. Oleh karena itu
perlu adanya tema sentral dalam pemecahan suatu masalah yang dapat
ditinjau dari berbagai disiplin ilmu.

10 model pembelajaran tematis di SD. 1. Fragmented, 2. Connected,


3.nested, 4.seguented, 5. Shared, 6.webbing, 7. Threated, 8.integrated,
9.immersed, 10. Networked. .dari kesepuluh model tersebut ada beberapa
model yang sering digunakan dalam pembelajaran di sekolah dasar, hantaran
ain webbed, connected, dan integrated.
A. Model webbed
Model webbed sering disebut jaring laba-laba, disampaikan melalui beberapa
mata pelajaran.pelajaran tertentu maupun lintas mata pelajaran. Oleh karena
itu, model ini pada dasarnya merupakan bentuk perpaduan yang bertolak dari
pendekatan tematis atau antara mata pelajaran dalam mengintegrasikan
bahan dan kegiatan pembelajan. tema sebagai sentral dijadikan sebagai
landasan tumpu penyampaian isi pembelajaran interdisipliner maupun
antardisipliner.