Anda di halaman 1dari 3

AMELIA PRASETYA

17043002
Kuis Teori Akuntansi, Selasa 8 Desember 2020
1. Jelaskan makna ekuitas dari sisi konsep kesatuan usaha.!
Jawaban :
Menurut pendapat saya makna ekuitas dari sisi konsep usaha merupakan hubungan
satu kesatuan usaha yang terpisah dengan pemiliknya dan hubungan tersebut hanya
sebatas hubungan bisnis saja. Secara konseptual, ekuitas merupakan kewajiban
perusahaan kepada pemilik. Tetapi secara struktural, ekuitas merupakan hak residual
pemilik terhadap aset bersih. Pada konsep kesatuan usaha ini memisahkan antara
manajemen dan pemilik secara fisis dan konseptual.

2. Gambarkankomponen ekuitas pemegang saham.!


Jawaban :

Ekuitas Pemegang Saham

Modal Ditahan Laba Ditahan Lain Lain

Modal yuridis Modal setoran lain

 Penerbitan Saham Baru  Premium modal saham  Laporan laba rugi


 Kapitalisasi laba ditahan  Penjualan saham tresuri  Dividen
 Dividen saham  Penyerapan defisit  Rekapitulasi
 Konversi obligasi  Deklarasi dividen  Defisit
 Stock subcription  Rekstrukturisasi capital  Perubahan akuntansi
 Revaluasi assset
3. Apa yang membedakan modal yuridis dengan modal setoran lain.?
Jawaban :
Yang membedakan modal yuridis dengan modal saham disetor lain adalah terletak
pada dari sisi penerbitan saham baru, kapitalisasi laba ditahan, deviden saham,
konversi obligasi atau saham terkonversi dan pemesanan saham. Sedangkan pada
modal disetor modal sahamnya yang bersifat premium, penyerapan defisit, deklarasi
dividen likuiditas, restrukturisasi kapital dan revaluasi aset.

4. Transaksi apa saja yang dapat menambah dan mengurangi modal setoran.?
Jawaban :
Transaksi yang dapat menambah modal setoran adalah :
a. Pemesanan saham (investor yang berminat membeli saham harus memesan lebih dahulu
saham yang akan dibeli dengan harga sesuai dengan kesepakatan pada saat pemesanan)
b. Konversi status obligasi (Perusahaan menerbitkan obligasi dengan karakteristik bahwa
obligasi tersebut dapat ditukarkan dengan saham biasa atas kehendak pemegang obligasi
dalam hal periode konversi tertentu)
c. Konversi status saham istimewa
d. Dividen saham (dividen saham akan menyerupai pemecahan saham)
e. Hak beli saham.

Transaksi yang dapat mengurangi modal setoran adalah :

a. Penentuan jumlah rupiah yang harus dianggap mempengaruhi modal setoran dan laba
ditahan
b. Pengungkapan pengarunya terhadap modal yuridis bila saham treasuri dijual kembali

5. Jika perusahaan dilikuidasi, hak siapakah yang paling akhir dilindungi? Jelaskan
urutan perlindungan hak tersebut, yang biasanya juga akan tercermin di dalam
penyajian laporan posisi keuangan.?
Jawaban :
Berikut adalah urutan perlindungan hak pada laporan posisi keuangan :
1. Karyawan dan pemerintah, Pihak ini dapat dipandang sebagai kreditur yang
diprioritaskan, yaitu karyawan dengan hak atas gaji dan pemerintah dengan hak atas pajak
terutang.
2. Kreditur berjaminan (quaranteed creditors), Pihak ini adalah pemegang obligasi atau
kreditur lain yang haknya dijamin denga hak sita atas aset tertentu.
3. Kreditur tak berjaminan (unquaranteed creditors), Pihak ini terdiri atas para kreditur yang
tidak dijamin yang terefleksi dalam utang usaha, atau utang wesel, baik jangka pendek
maupun jangka panjang.
4. Pemegang saham prioritas, Pihak ini dilindungi oleh laba ditahan sebagai penyangga
modal saham atau yuridis.
5. Pemegang saham biasa, Pihak ini adalah pemegang hak atas sisa kekayaan (residual
interest) yang berarti bahwa pemegang saham biasa harus menanggung lebih dahulu rugi
atau defisit.
Pemegang ekuitas saham biasa adalah yang paling akhir dilindungi alias tidak ada
perlindungan sama sekali.Ekuitas saham biasa ini adalah hak atas kekayaan yang terbuka
terhadap risiko dan paling terpengaruh terhadap hasil kegiatan perusahaan, baik hasil yang
menguntungkan maupun yang merugikan.Meskipun demikian, dalam perusahaan yang besar
yang pemegang saham biasanya berkedudukan seperti kreditur.Yaitu menyediakan ekuitas
dana tanpa mengurus langsung penggunaan ekuitas dana tersebut.Tentu saja cukup beralasan
untuk menganggap bahwa ada semacam “perlindungan” berupa prospek perusahaan yang
cerah di samping tanggungjawab yang terbatas pada modal yang disetor.Tanpa harapan atau
‘perlindungan’ ini tentunya akan sedikit yang bersedia menjadi pemegang saham
biasa.Perlindungan di atas secara umum juga menjadi basis penyajian ekuitas dan liabilitas
dalam neraca.