Anda di halaman 1dari 15

DIODA

&
TRANSISTOR
(20 poin), QUIZ-2 2005-06

Lihat gambar di samping.


Apakah rangkaian ini Common Base, Common
Emiter atau Common Kolektor. Jelaskan jawaban
ananda dengan lengkap

Jawab :
Common Base. Karena kaki basisnya tidak memiliki hambatan dan tegangan sumber (langsung
di groundkan).

(20 poin), QUIZ-2 2005-06


Sesuai dengan gambar rangkaian di atas. Hitunglah nilai RC dan RE ? Jika diketahui :
VCC = 12 Volt
VEE = 6,4 Volt
Dan pada titik kerja Q nilai IE = 2 mA dan VCB = 6 Volt
Jawab :
VCC  I C RC  VCB
12 V  2mA.RC  6 V
RC  3 K

V EE  I E R E  V EB
6,4 V  2mA.R E  0
RE  3,2 K

(20 poin), QUIZ-2 2005-06

Lihat gambar di samping.


Hitunglah titik operasi Q yaitu Arus
Basis, Arus Kolektor dan Tegangan
Kolektor-Emiter dengan:
a. Pendekatan Ideal
b. Pendekatan Kedua

Jawab :
VBB  VBE 15  0
a. I B    15 A
RB 1 M
I C   . I B  100.15 A  1,5 mA
Vpada Rc  I C RC  1,5 mA.3K  4,5 V
VCE  15  4,5  10,5 V

VBB  VBE 15  0,7


b. I B    14,3 A
RB 1 M
I C   . I B  100.14,3 A  1,43 mA
Vpada Rc  I C RC  1,43 mA.3K  4,29 V
VCE  15  4,29  10,71V

(20 poin), QUIZ-2 2005-06


Lihat gambar di samping.
Rangkaian Bias Pembagi tegangan.
Hitunglah nilai tegangan emiter dan
tegangan kolektor jika diketahui :
a. R1=10 K  , R2=2,2 K  , RC=3,6 K  ,
RE=1 K  VCC= +25 V
b. R1=330 K  , R2=100 K  , RC=150 K  ,
RE=51 K  VCC= +25 V

Jawab :
R2 2,2
a. VBB  .VCC  .25  4,5 V
R1  R2 10  2,2
VE  VBB  VBE  4,5  0,7  3,8 V
VE 3,8
IE    3,8 mA
RE 1 K
I C  I E  3,8 mA
VC  VCC  I C RC  25  3,8 mA.3,6K   11,32 V
b. VBB  5,8 V
VE  VBB  VBE  5,8  0,7  5,1 V
VE
IE   0,1 mA
RE
I C  I E  0,1 mA
VC  VCC  I C RC  10 V

(25 POINT) UAS 27 /01 / 06 (2005/2006)


Jelaskan tentang definisi rangkaian Common Basis, gambar rangkaiannya, rumusan-rumusan
yang digunakan serta bentuk kurva garis beban, karakteristik masukan dan keluaran transistor
dioda pnp dengan lengkap

(25 POINT)
Jelaskan tentang definisi rangkaian Common Emiter, gambar rangkaiannya, rumusan-rumusan
yang digunakan serta bentuk kurva garis beban, karakteristik masukan dan keluaran transistor
dioda pnp dengan lengkap
(20 POINT) UAS 27 /01 / 06 (2005/2006)
Lihat gambar di samping :
a. Berapakah nilai arus kolektor pada titik
jenuh ? Berapakah tegangan kolektor-
emiter pada titik cut-off ?
b. Jika tegangan catu kolektor dikurangi
menjadi 8 V apa yang terjadi dengan garis
beban ?
c. Jika hambatan keloktor dikurangi menjadi
1K  apa yang terjadi dengan garis beban
d. Jika hambatan basis digandakan, apa
yang terjadi dengan garis beban ?

(20 POINT)
Lihat gambar di samping :
a. Berapakah nilai arus kolektor pada titik
jenuh? Berapakah tegangan kolektor-
emiter pada titik cut-off ?
b. Jika tegangan catu kolektor digandakan
apa yang terjadi dengan garis beban
c. Jika hambatan keloktor dinaikkan menjadi
1K  apa yang terjadi dengan garis beban
d. Jika hambatan basis digandakan, apa
yang terjadi dengan garis beban ?

(20 POINT), UAS 27 /01 / 06 (2005/2006)


Dalam rangkaian bias pembagi tegangan, hitunglah VE ? VC ? jika diketahui :
R1 R2 Rc Re Vcc
a. 10 K 2,2 K 3,6 K 1K 25 V
b. 10 K 2,2 K 2,7 K 1K 10 V
c. 330 K 100 K 150 K 51 K 10 V
d. 150 K 33 K 51 K 10 K 15 V

(20 POINT)
Dalam rangkaian bias pembagi tegangan, hitunglah VE ? VC ? jika diketahui :
R1 R2 Rc Re Vcc
a. 10 K 2,2 K 150 K 51 K 10 V
b. 10 K 2,2 K 51 K 10 K 15 V
c. 330 K 100 K 3,6 K 1K 25 V
d. 150 K 33 K 2,7 K 1K 10 V

(25 poin), UAS 21 Juni 2006 (2005/2006)

Lihat gambar di samping.


Berapakah tegangan kolektor-emiter ? Arus
basis ? Arus kolektor ? Arus Emiter ?
Gunakan pendekatan ideal dan pendekatan
kedua (Diketahui  dc  100 )

(25 poin), UAS 21 Juni 2006 (2005/2006)


Lihat gambar di samping.
a. Gambarkan garis beban ?
b. Berapakah nilai arus kolektor pada titik jenuh ?
Berapakah tegangan kolektor-emiter pada titik
cut-off ?
c. Jika tegangan catu kolektor dikurangi menjadi
10 V, apa yang terjadi dengan garis beban ?
d. Jika hambatan kolektor dikurangi menjadi 1
KOhm, apa yang terjadi dengan garis beban ?

(30 poin), UAS 21 Juni 2006 (2005/2006)

Lihat gambar di samping.


Hitunglah tiga tegangan transistor pada
rangkaian pnp arus positif jika diketahui :
c. R1=10 K  , R2=2,2 K  , RC=3,6 K  ,
RE=1 K  VEE= +10 V
d. R1=330 K  , R2=100 K  , RC=150 K  ,
RE=51 K  VEE= +25 V

(40 poin), QUIZ-2 (2006-07)TIPE-A

Lihat gambar di samping.


Apakah rangkaian ini Common Base, Common Emiter atau
Common Kolektor. Jelaskan jawaban ananda dengan lengkap
Sesuai dengan gambar rangkaian di samping. Hitunglah nilai RC
dan RE ? Jika diketahui : VCC = 12 Volt, VEE = 6,4 Volt
Dan pada titik kerja Q nilai IE = 2 mA dan VCB = 6 Volt

(40 poin), QUIZ-2 (2006-07)TIPE-B

Lihat gambar di samping.


Apakah rangkaian ini Common Base, Common Emiter atau
Common Kolektor. Jelaskan jawaban ananda dengan lengkap
Sesuai dengan gambar rangkaian di samping. Jika diketahui :
VCC = 12 Volt, VEE = 6,4 Volt, RC=2 KOhm dan RE=1,9
KOhm. Tentukan titik kerja Q (IE ? dan VCB ?)

(30 poin), QUIZ-2 (2006-07)TIPE-B


Lihat gambar di samping.
Hitunglah titik operasi Q yaitu Arus Basis, Arus
emiter dan Tegangan Kolektor-Emiter dengan:
c. Pendekatan Ideal
d. Pendekatan Kedua

(30 poin), QUIZ-2 (2006-07)TIPE-A

Lihat gambar di samping.


Hitunglah titik operasi Q yaitu Arus Basis, Arus
Kolektor dan Tegangan Kolektor-Emiter dengan:
e. Pendekatan Ideal
f. Pendekatan Kedua

(15 point) QUIZ-2, 11Januari 2008


Desainlah sebuah rangkaian CB (common base) yang sesuai dengan spesifikasi berikut : VEE =
5 V, VCC = 10 V, IC = 20 mA, dan VCB = 7,5 V. Kemudian hitunglah RC ? VEB ? jika diketahui RE =
0,1 K 

dimana IC = IE karena IB = 0
VCC  I C RC  VCB
10  20mA .RC  7,5
10  7,5
RC   125 
20mA

VEE  I E RE  VEB
5  20mA .0,1 K  VEB
VEB  5  20mA .0,1 K   3 V

(15 point) Quiz-2, 11 Januari 2008,


Desainlah sebuah rangkaian CB (common base) yang sesuai dengan spesifikasi berikut : VEE =
5 V, VCC = 10 V, IC = 20 mA, dan VCB = 7,5 V. Kemudian hitunglah RC ? VEB ? jika diketahui RE =
0,1 K 

(15 point) UAS, 25 Januari 2008


Desainlah sebuah rangkaian CC (Common Collector) yang sesuai dengan spesifikasi berikut :
VEE = 5 V, VBB = 10 V, IE = 20 mA, dan VEC = 0,7 V. Hitunglah RE ? VBC ? jika diketahui RB = 0,1
K
V  I R V
BB B B BC
10  20mA .0,1K  V
BC
V  10  2  8 V
BC

V  I R V
EE E E EC
5  20mA .RE  0,7
5  0,7
R   0,215 K  215 
E 20mA

(30 POINT), UAS 15 / Januari / 09 (2008/2009)


Suatu rangkaian transistor, dengan penguatan arus dc sebesar 300. Hitunglah arus basis, arus
kolektor, potensial kolektor-emiter, dan daya dioda untuk :
a. Pendekatan ideal
b. Pendekatan kedua
Jika diketahui potensial sumber basis dan potensial sumber kolektor masing-masing sebesar 10
V, hambatan basis dan kolektor berturut-turut sebesar 1 M  dan 2 K  .

(30 POINT)
Suatu rangkaian transistor, dengan penguatan arus dc sebesar 150. Hitunglah arus basis, arus
kolektor, potensial kolektor-emiter, dan daya dioda untuk :
a. Pendekatan ideal
b. Pendekatan kedua
Jika diketahui potensial sumber basis dan potensial sumber kolektor masing-masing sebesar 10
V, hambatan basis dan kolektor berturut-turut sebesar 1 M  dan 5 K  .

(20 POINT), UAS 15 / Januari / 09 (2008/2009)


Lihat gambar di samping :
e. Berapakah nilai arus kolektor pada titik
jenuh ? Berapakah tegangan kolektor-
emiter pada titik cut-off ?
f. Jika tegangan catu kolektor dikurangi
menjadi 9 V apa yang terjadi dengan garis
beban ?
g. Jika hambatan kolektor dikurangi menjadi
2K apa yang terjadi dengan garis beban
h. Jika hambatan basis digandakan, apa
yang terjadi dengan garis beban ?

(20 POINT)
Lihat gambar di samping :
i. Berapakah nilai arus kolektor pada titik
jenuh ? Berapakah tegangan kolektor-
emiter pada titik cut-off ?
j. Jika tegangan catu kolektor dikurangi
menjadi 8 V apa yang terjadi dengan garis
beban ?
k. Jika hambatan kolektor dikurangi menjadi
1K  apa yang terjadi dengan garis beban
l. Jika hambatan basis digandakan, apa
yang terjadi dengan garis beban ?

(20 POINT), UAS 15 / Januari / 09 (2008/2009)

Dalam rangkaian bias pembagi tegangan, hitunglah VE ? VC ? jika diketahui :


R1 R2 Rc Re Vcc
a. 10 K 2,2 K 3,6 K 1K 25 V
b. 10 K 2,2 K 2,7 K 1K 10 V
c. 330 K 100 K 150 K 51 K 10 V
d. 150 K 33 K 51 K 10 K 15 V

(20 POINT)
Dalam rangkaian bias pembagi tegangan, hitunglah VE ? VC ? jika diketahui :
R1 R2 Rc Re Vcc
a. 150 K 51 K 330 K 100 K 25 V
b. 51 K 10 K 150 K 33 K 10 V
c. 3,6 K 1K 10 K 2,2 K 10 V
d. 2,7 K 1K 10 K 2,2 K 15 V

BAB 6 BAB 7
I V
 dc  C ...................VCC  I C R C  VCE IC(sat)  CC .....................VCE(cutoff )  VCC
RC
IB
Ditambah rumus pada bab 6
VBB  I B R B  VBE ..................PD  VCE .I C

BAB 8
R2
VBB  VCC .....................VBB  VBE  VE
R1  R 2
VE
IE  ........................................VC  VCC  I C R C
RE
VCE  VC  VE

I UAS 24 JUNI 2009 (2008/2009),


 dc  C
IB
Suatu rangkaian transistor, dengan penguatan arus dc sebesar 100.
VCC  I C R C  VCE Hitunglah arus basis, arus kolektor, potensial kolektor-emiter, dan daya
VBB  I B R B  VBE dioda untuk pendekatan kedua (potensial Basis-Emiter = 0,7 V).
PD  VCE .I C Jika diketahui potensial sumber basis dan potensial sumber kolektor
masing-masing sebesar 10 V, hambatan basis dan kolektor berturut-turut
sebesar 1 M  dan 2 K  .

Jawab :
VBB  I B R B  VBE ...........................10  1M.I B   0,7
10  0,7
IB   9,3A 25
1M

I 25
 dc  C ......................I C   dc .I B  100.9,3A  0,93 mA
IB

VCC  I C R C  VCE ..........................10  0,93mA.2K   VCE


VCE  10  1,86  8,14 V 25

PD  VCE .I C  8,14.0,93mA  7,57 mWatt 25


CONTOH-CONTOH SOAL & PENYELESAIANNYA

A. DIODA & APLIKASINYA

1. Pakailah pendekatan kedua untuk memperoleh arus diode pada gambar berikut :

5kW

10V

Penyelesaian :

Analisa pendekatan kedua mempertimbangkan tegangan jatuh diode sebesar 0,7V.


Pada rangkaian terlihat bahwa diode dalam keadaan forward bias.
Tegangan pada tahanan : VR = 10V – 0,7V = 9,3V
9,3V
Jadi arus diode : I  1,86mA
5kW

2. Berapa tegangan DC dan riak dalam rangkaian berikut ini untuk tegangan sumber 17,7Vac ?

1000µF 100W

Penyelesaian :
Tegangan puncak sumber :
17,7V
Vp   25V
0,707
Tegangan beban DC adalah :
Vdc  Vp  25V
Arus beban DC adalah :
25V
Idc   0,25 A
100W

Tegangan riaknya :
I
Vrip  f out  2 f in , f in  50Hz, f  f out  100Hz
fC
0,25 A
Vrip   2,5V
100 Hz (1000 F )

3. Penyearah bertapis kapasitor dirangkai sebagai berikut :

R1

D1 D2 10
VAMPL = 25V
Vs C
FREQ = 50Hz R2
1mF 10k
D3 D4

Keterangan : VAMPL = Vpuncak = 25V; VD1 = VD2 = VD3 = VD4 = 0,7V


Hitunglah : Arus R1 (IR1); Tegangan riak (Vriak); Tegangan keluaran DC(Vout(DC))
Diketahui :
VP = 25V
fin = 50Hz; fout = 2 x 50Hz = 100Hz
VD1 = VD2 = VD3 = VD4 = 0,7V
Ditanya : IR1 ?; Vriak ?; Vout(DC) ?
Jawab :
25V  2(0,7V ) 23,6V
I R1    2,36A
10W 10W

I DC
Vriak 
f out  C

VDC 23,6V
I DC    2,36.10 3 A  2,36mA
R2 10000W

2,36.10 3 A
Vriak   0,0236V  23,6mV
100 Hz  10 3 F

Vout ( DC )  I DC  R2  2,36.10 3 A  10000W  23,6V


4. Diketahui :
+30V
10k 3k

2N3904

15k Vout
1k

Ditanya : Gambar garis beban DC dan titik Q-nya ?

Jawab :

VCC 30V
I C ( sat )    7,5mA
3000W  1000W 4000W

1500W
VTH   30V  3,913V
10000W  1500W

3,913V  0,7V 3,213V


IE    3,213mA  I CQ
1000W 1000W

 
VC  30V  3,213.10 3 A  3000W  30V  9,639V  20,361V

VE  3,913V  0,7V  3,213V

VCE  VC  VE  20,361V  3,213V  17,148V


IC

mA

7,5

3,2

0 17,148V 30V VCE

5. Diketahui :

CC CE

hi 3,5kΩ 3,5kΩ

hr 1 1,3.10-4

hf -121 120

ho 8,5µS 8,5µS

+15V

15k 5k
25k
C2

5k C1 Q1 Q2

C4

+
5mVpeak 5k 5k 25k
C3 5k 2k Vout

-
Ditanya : Tentukan Ai, Av, Zin, dan Zout!

Jawab :

Tahap II

 hfc 5k  2k 10 M
AI 2  ; RL'  5k || 2k    1428,57W
1  hoc.RL' (5  2)k 7k

 (121) 121 121


AI 2  6
 3
  119,8
1  (8,5.10 )(1428,57) 1  12,14.10 1,01

RI 2  hic  hrc. AI 2 .RL '  3,5.10 3  1(119,8)(1428,57)  174,64kW

5k hie hic

V1 hf eI hf eI
+
hreV hoe 5k||25k||25k hrcV hoc
5k||2k
5mVpeak 15k||5k
Vout

AI 2 .RL ' 119,8(1428,57) 171142,686


AV 2     0,98
RI 2 174,64.10 3 174,64.10 3

Tahap I
RL1  5k || 25k || 25k || RI 2

1 1 1 1 1
     2.10  4  4.10 5  4.10 5  5,726.10 6  2,86.10  4
RL1 5k 25k 25k 174640

1
RL1   3496,5W
2,86.10  4

 hfe  120  120


AI 1   6
  116,5
1  hoeRL1 1  (8,5.10 )(3496,5) 1,03

RI 1  hie  hre. AI 1 .RL1  3,5.10 3  (1,3.10  4 )(116,5)(3496,5)  3447,05W

AI 1 .RL1 (116,5)(3496,5) 407342,25


AV 1     118,17
RI 1 3447,05 3447,05

Jadi :

RI 1 3447,05
AI   AI 2 . AI 1  (119,8)(116,5)  13956,7  0,02  279,134
RI 2  RI 1 174640  3447,05
AV  AV 2 . AV 1  0,98  (118,17)  115,81

RI 1 3447,05
AVS  AV  115,81  115,81(0,41)  47,48
R I 1  RS 3447,05  5000

AVS .RS (47,48)(5000)


AIS    68.87
RL1 3447,05