Anda di halaman 1dari 4

LAPORAN ANALISA SINTESA

TINDAKAN KEPERAWATAN PEMBERIAN MEDIKASI INTRAVENA


DI PERAWATAN MAMMINASA BAJI RSUD LABUANG BAJI
MAKASSAR

Nama Klien : Tn. “I”


Umur : 31 Tahun
Alamat : Jl. P. Batanta, Sorong
Diagnosa Medis : Anemia ec Perdarahan Saluran Cerna + Sirosis Hepatoma + Ensefalopai
Hepaticum Gr 2 + Hematemesis causa Variceal Bleeding
No. RM : 388231
Tanggal tindakan : Selasa, 01 Desember 2020 pukul 13.15 Wita

1. Diagnosa Keperawatan :
DS :
- Klien mengatakan muntah darah disertai dengan BAB encer berwarna hitam ± 8x dialami
sejak 4 hari yang lalu
DO :
- Kulit tampak icterus dan kering
- Turgor kulit menurun
- Sclera tampak icterus
- Konjungtiva anemis
- Mata tampak cekung
- TTV :
TD : 89 / 55 mmHg P : 20 x/i
N : 81 x/I S : 36 0C
- Hasil Lab :
HGB : 3.5 g / dL
Diagnosa keperawatan : Hipovolemia
2. Dasar Pemikiran:
Sirosis hepatis adalah kerusakan hati kronis dari berbagai penyebab yang mengarah ke
jaringan parut dan gagal hati. Hal ini dapat mengakibatkan terjadinya hipertensi portal yang
dapat membentuk varices esophagus, varices esofaus ini mudah pecah sehingga
menyebabkan perdarahan, sehingga terjadi Hipovolemia.

3. Tindakan Keperawatan yang dilakukan


Pemberian medikasi intravena

4. Prinsip Tindakan
Tindakan keperawatan ini dilakukan untuk pemberian terapi obat melalui intravena
Alat dan bahan :
- Bak instrument
- Spuit sesuai ukuran obat
- Obat sesuai resep
- Kapas alcohol
- Nierbekken
- Handscoon
Prosedur kerja :
- Mencuci tangan
- Membaca laporan / instruksi pemberian obat
- Menyiapkan peralatan
- Mempersiapkan obat sesuai resep
- Menjelaskan tujuan dan prosedur tindakan kepada klien
- Mencuci tangan
- Memakai handscoon
- Menjaga privasi klien
- Membawa bak instrument yang berisi obat dalam spuit dan kapas alcohol ke dekat klien
- Klem slang infuse
- Desinfeksi daerah karet infuse yang akan di tusuk dengan kapas alcohol
- Menusukkan jarum ke dalam karet infuse yang lunak dengan lubang jarum mengarah ke
atas dengan posisi jarum dengan karet infuse 250
- Masukkan obat secara perlahan
- Tarik jarum keluar setelah selesai
- Buka klem infuse dan atur kembali tetetan infuse
- Merapikan peralatan dan memberikan posisi yang nyaman bagi klien
- Lepas handscoon
- Mencuci tangan
- Dokumentasikan tindakan

5. Analisa Tindakan
Tujuan tindakan pemberian medikasi intravena, yaitu :
Untuk mendapatkan reaksi obat yang lebih cepat.

6. Bahaya dan Pencegahan


Bahaya : Jika salah pemberian dosis obat
Pencegahan : Lakukan prinsip tujuh benar untuk menghindari kesalahan pemberian obat

7. Hasil yang didapatkan dan Maknanya


Pasien mendapatkan terapi obat Somatostatin 1.5 ml/ IV

8. Tindakan Keperawatan Lain


- Memeriksa tanda dan gejala hipovolemia
- Monitor intake dan output pasien
- Hitung kebutuhan cairan
- Anjurkan memperbanyak asupan cairan oral

9. Evaluasi Diri
Penulis melakukan tindakan mandiri pada saat pelaksanaan pemberian medikasi intravena
dan sudah memahami prosedur kerja dari tindakan tersebut.