Anda di halaman 1dari 12

Metode

Nonparametrik Satu
Sampel
Pertemuan II

Dosen : Dr. Defidelwina, SP., M.Sc


E-mail: defidelwina@upp.ac.id
Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian
Universitas Pasir Pengaraian
Uji satu • Parametrik: parameter yang
sampel di uji mean; uji z dan uji t
• Non Parametrik: parameter
parametrik yang di uji median; one-
dan non sample sign test dan the
parametrik Wilcoxon signed-ranks test
Median
• Median dari sekumpulan data didefinisikan sebagai nilai tengah saat
data diatur dalam urutan besarnya (𝜇)

P (x)< 𝜇෤ P (x)> 𝜇෤

P (x)< 𝜇=
෤ P (x)> 𝜇=0,5

• Jika populasi dari sampel yang diambil adalah simetris, kesimpulan


tentang median berlaku untuk mean, karena simetris distribusi mean
dan median bertepatan.
1. Asumsi
2. Penentuan parameter yang
diamati
3. Hipotesis
Prosedur
4. Uji Statistik
pengujian 5. Pilih tingkat signifikansi
hipotesis 6. Aturan keputusan
7. Nilai Uji statistik
8. Keputusan
Uji Tanda satu sampel
Logika pengujian uji tanda
• Jika “-”==> menyatakan data di bawah median
P (“-”)=P(“+”)=0,5
• Jika “+”==> menyatakan data di atas median

Data di bawah median (“-”) Data di atas median (“+”)


Populasi

𝜇෤ Gejala: Jlh “+” lebih sedikit


𝑥෤ < 𝜇෤ 𝛼ൗ
Sampel 2 ෍ 𝑃(+) ≤ ∝ൗ2
Geser ke kiri
𝛼ൗ
2 𝑥෤ < 𝜇෤

Gejala: Jlh “-” lebih sedikit Geser ke kanan

෍ 𝑃(−) ≤ ∝ൗ2
1.Sampel yang tersedia untuk
analisis adalah sampel acak
dari pengukuran variabel
independen populasi dengan
1. Asumsi median yang tidak
diketahui 𝜇.

2.Variabel diukur setidaknya
pada skala ordinal.
3.Variabel bersifat kontinu.
➢Hipotesis yang akan diuji
menyangkut nilai median
populasi.
➢Untuk menguji hipotesis
𝐻0 : 𝜇෤ = 𝜇෤0 dimana 𝜇෤0 adalah
Hipotesis nilai median yang ditentukan,
terhadap satu sisi atau dua sisi
➢Menggunakan Uji Tanda.
➢Uji Statistik S bergantung
pada hipotesis alternatif 𝐻1 .
a. Uji dua sisi
• Hipotesis yang diuji:
𝐻0 : 𝜇෤ = 𝜇෤0 , kebalikannya
𝐻1 : 𝜇෤ ≠ 𝜇෤0 .
• Uji statistik ditentukan oleh:
𝑆 = 𝑚𝑖𝑛 𝑁 − , 𝑁 +
• Dimana 𝑁 − adalah jumlah tanda - dan 𝑁 + adalah jumlah tanda + (perbedaan 𝑥𝑖 − 𝜇෤0 ).
• Menolak hipotesis nol jika memiliki terlalu sedikit tanda negatif (-) atau terlalu sedikit tanda positif
1
(+). Saat 𝐻0 adalah benar, S memiliki distribusi binomial dengan parameter n dan 2
• P-value dari tes ditentukan oleh:
𝑝 = 2𝑃 𝑆 ≤ 𝑠0 𝐻0 𝑎𝑑𝑎𝑙𝑎ℎ 𝑏𝑒𝑛𝑎𝑟
Aturan • Dimana 𝑠0 adalah nilai yang diamati
dari uji statistik S.
Keputusan • Menolak 𝐻0 pada tingkat signifikansi ∝
jika jika 𝑝 ≤ 𝛼
• Diasumsikan bahwa variabel yang diamati
adalah kontinu. Karena itu, secara teori, tidak
ada nilai nol saat kita menghitung 𝑥𝑖 − 𝜇෤0
• Namun dalam praktiknya, ada selisih
perhitungan yang nilainya = 0. Prosedur yang
Masalah biasa dilakukan adalah membuang
pengamatan yang mengarah pada selisih nol
dengan dan mengurangi n yang sesuai. Dalam hal itu
hipotesis dapat dinyatakan kembali dalam
perbedaan istilah probabilitas. Misalnya, kasus dua sisi
akan memiliki hipotesis nol sebagai
nol 𝑃 𝑋 < 𝜇෤0 = 𝑃 𝑋 > 𝜇෤0 = 0,5