Anda di halaman 1dari 8

BAB 9 PANCASILA DAN HAM

PBB (10 desember 1948) declaration universal of human rights (bunyi pasal 1”sekalian orang
dilahirkan merdeka dan mempunyai martabat dan hak-hak yang sama. Mereka dikaruniai akal dan
budi dan kehendaknya bergaul satu sama lain dalam persaudaraan”)
Istilah HAM terjemahan dari droits de l’home (prancis), human rights (inggris), menselijkerechten
(belanda), hak asasi/hak fundamental (indonesia).

Pengertian HAM :
• UU no.39 Tahun 1999 ttg HAM, mendefinisikan HAM adalah seperangkat hak yang melekat
pada hakikat keberadaan manusia sebagai makhluk tuhan YME. Hak anugerah yang harus
dihormati, dijunjung tinggi serta dilindungi oleh negara hukum pemerintah & tiap org u/
kehormatan serta perlindungan harkay & martabat manusia.
• Pendapat beberapa tokoh:
Prof Mahfudz M.D.  HAM adalah hak yang sudah melekat pada harkat & martabat manusia &
hak tsb dibawa sejak lahir ke dunia dan pada hakikatnya hak tsb memiliki sifat kodrati (juga
sejak dlm kandungan).
Prof Muladi  HAM adalah segala pokok yg melekat mendasar pada diri manusia dalam
kehidupannya.
Miriam Budiarjo  HAM adalah hak yg harus dimiliki pada setiap org yg dibawa sejak lahir di
dunia dan hak tsb bersifat universal. Dimiliki tanpa ada perbedaan SARA.
HAM adalah hak dasar milik manusia, bersifat universal sebagai karunia tuhan yme sejak hidup
dalam kandungan atau Rahim dan hak kodrati atau asasi yang tidak dapat dipisahkan dari
eksistensi pribadi manusia itu sendiri.

Sejarah perkembangan :
1. Ham kuno; perjuangan nabi Ibrahim melawan kezaliman raja namrud (2500-1000 sm); nabi
Muhammad dalam memerdekakan budak dan kaum wanita dari penindasan bangsa quraish;
2. Sejarah perkembangan ham ditandai dg adanya tiga peristiwa besar;
Magna Charta (1215) / Piagam Agung
Piagam perjanjian antara raja john (inggris) dengan para bangsawan; karena raja bertindak
semena” thd bangsawan & rakyat. Awalnya raja tdk terikat pada hukum yg dibuatnya
sendiri. Raja mulai bertanggung jawab sama hukum. ada juga yang menyatakan sbg
perjanjian yg isinya pemberian jaminan bbrp hak oleh raja kepada para bangsawan beserta
keturunannya:
Hak u/ tdk dipenjarakan tanpa ada pemeriksaan pengadilan. jaminan itu diberikan sebagai
balasan atas bantuan biaya pemerintahan yang telah diberikan oleh para bangsawan. Hak
tsb berkembang dan menjadi bagian dari sistem konstitusional inggris
Revolusi amerika (1276)
Perang kemerdekaan rakyat amerika lawan inggris. Amerika menjadi Negara merdeka
tanggal 4 juli 1776.
Revolusi perancis
Bentuk perlawanan rakyat perancis kepada rajanya sendiri (Louis 16) yang telah bertindak
sewenang-wenang absolut (Declaration Des Droits De I’homme Et Du Citoyen) –Pernyataan
Hak-Hak Manusia & Warga Negara. Pernyataan tersebut memuat 3 hal: Hak atas kebebasan
(liberty), Kesamaan (egality), Persaudaraan (fraternity)
Petition of Rights (1628)
Berisi hak rakyat beserta jaminannya (pajak yg harus disertai dgn persetujuan). Tentara yg
tidak boleh menggunakan hukum perang dalam keadaan damai.
Bill of Rights (1680)
UU yang diterima Parlemen Inggris sebagai bentuk perlawanan terhadap Raja James II. Isinya
kebebasan pemilihan anggota parlemen, bebas berbicara, berpendapat, pajak, undang”, dan
pembentukan tentara harus seizin parlemen, hak beragama, serta parlemen berhak
mengubah keputusan raja.
3. HAM berawal dari ASJohn locke, merumuskan adanya hak alamiah (natural rights)
Natural rights– hak atas hidup, hak kebebasan, & hak milik.
1776: AS Merdeka 4 Juli, deklarasi kemerdekaan dimasukkan dlm konstitusi, sbg negara
pertama yang menetapkan & melindungi HAM. krn AS bekas jajahan inggris.
1789: Lahir The french Declaration, diulas hak” lebih rinci yg menghasilkan Rule of Law isinya
tidak boleh ada penangkapan & penahanan yg semena” (harus ada surat perintah). Resumption
of Innocent org” yg ditangkap & dituduh berhak dinyatakan tdk bersalah sebelum ada putusan
pengadilan yg tetap. dipertegas dgn adanya freedom of expression, religion, the right of
property, dll.
1841 : Four Freedom/Atlantik Carter oleh Presiden Roosevelt pada 6 Januari. Isinya Kebebasan
berekspresi (berpendapat), kebebasan memeluk agama, bebas kemiskinan, dan bebas dari rasa
takut.
1948: Semua hal setelah PD II dijadikan dasar pemikiran u/ merumuskan HAM yg bersifat
universal. Puncak peradaban setelah ulah negara” fasis (Nazi,Jerman,Itali). Deklarasi HAM pada
10 Desember (hari HAM Inter) sedunia memiliki makna ganda baik keluar (saling menghormati,
menjunjung tinggi harkat & martabat manusia antar negara di dunia agar tdk berperang), antar
negara, dan dalam negara (deklarasi HAM dunia memenuhi kriteria objektif rakyat dari masing”
negara dlm menilai setiap kebijakan pemerintahnya). berlaku semua negara.
Ciri – Ciri :
Di Video
1. Tidak bisa dicabut: hak yg paling mendasar yaitu hidup, kalo dicabut kena sanksi pasal 33 KUHP
(barangsiapa sengaja merampas nyawa org lain dikenakan ancaman penjara 15 thn).
2. Tidak dapat dibagi: Semua orang berhak mendapatkan hak, baik hak sipil, ekonomi, dll.
3. Hakiki: Hak sdh ada pada saat manusia lahir. hak hidup, merdeka, berpendapat, milik.
4. Universal: Berlaku semua orang tanpa memandang SARA.

Di PPT
1. Menerapkan hak yang berisi norma yang sudah pasti & memiliki prioritas tinggi yang
penegakannya bersifat wajib.
2. Bersifat universal.
3. Dianggap ada dengan sendirinya, tidak tergantung pada pengakuan pihak lain & akan efektif
setelah dijadikan norma hukum
4. Dipandang sebagai norma yang penting, yg memiliki kekuatan cukup dalam menghadapi
benturan dg norma lokal atau nasional
5. Mengaplikasikan kewajiban bagi individu & pemerintah, tidak tergantung pd penerimaan,
pengakuan & penerapan terhadapnya
6. Menetapkan standar minimal bagi praktik kemasyarakatan & kenegaraan yang layak.

Ham Kontemporer
Ditandai dengan rights of determination (presiden as tw.Wilson 1918), kemudian franklin d
roosvelt 1941, mengeluarkan atlantic charter yaitu
1. Kebebasan untuk beragama (freedom of religion)
2. Kebebasan untuk berbicara & berpendapat (freedom of speech)
3. Kebebasan dari kemelaratan (freedom from want)
4. Kebebasan dari ketakutan (freedom from fear)
Ham kontemporer secara resmi dimulai dengan ditetapkannya universal declaration of human
rights oleh pbb.

Konsep Awal HAM


1. Ham menurut konsep Negara barat
2. Ham menurut konsep sosialis
3. Ham menurut konsep bangsa asia afrika
4. Ham menurut konsep pancasila
5. Ham menurut konsep pbb

3 Generasi HAM
a. Generasi pertama: hak sipil dan politik yang bermula di dunia barat (eropa), contohnya; hak
atas hidup, hak atas kebebasan dan keamanan.
b. Generasi kedua: hak ekonomi, sosial, dan budaya yang diperjuangkan oleh Negara” sosialis
di eropa timur. Contohnya; hak atas pekerjaan, perumahan, pendidikan dan jaminan sosial
c. Generasi ketiga: hak perdamaian dan pembangunan yang diperjuangkan oleh Negara’
berkembang (asia afrika). Contohnya; hak bebas dari ancaman musuh;hak setiap bangsa
untuk merdeka;hak sederajat dengan bangsa lain dan hak manusia kini sudah diakui seluruh
dunia dan bersifat universal.

HAM di Indonesia
1. Ham dalam filsafat pancasila
 Ham dalam nilai dasar pancasila berisi kebebasan & kewajiban dasar.
 Negara, pemerintah, & organisasi apapun mengemban kewajiban u/ menjunjung tinggi &
melindungi ham.
 Pancasila sbg dasar Negara mengandung konsep manusia diciptakan o/ tuhan yme bersifat
monodualistik (paham yang menganggap bahwa hakekat sesuatu adalah merupakan dua
unsur yang terikat menjadi satu kebulatan.)
 Kewajiban menjunjung tinggi ham tercermin dalam pembukaan uud 1945 yang menjiwai
seluruh pasal-pasalnya.

HAM Dalam Konstitusi Indonesia


Konstitusi
1. Dirumuskan dalam pembukaan uud 1945
alinea 1: “Bahwa sesungguhnya kemerdekaan ialah hak segala bangsa”
alinea 4: “Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia”
2. Pasal” UUD 1945.
Bidang politik pasal
27(1) Semua warga negara kedudukan sama dalam hukum pemerintahan (mencalonkan
diri), wajib menjunjung hukum & pemerintahan tanpa pengecualian (pelayanan sama dimata
hukum)
28  Kebebasan berekspresi dan berpendapat
Bidang ekonomi pasal
27(2)  Tiap warga berhak bekerja & memperoleh kehidupan yang layak. pemerintah
menyediakan lapangan kerja, pemerintah mengatur UMR.
33  Tentang kekayaan alam dimiliki oleh negara & digunakan sebesar”nya untuk rakyat
34  Fakir miskin & anak” terlantar dipelihara oleh negara. Adanya jaminan sosial u/ seluruh
rakyat dan memberdayakan masyarakat yg lemah & tidak mampu sesuai dgn martabat
kemanusiaan, serta negara memberikan fasilitas kesehatan.
Bidang Sosial Budaya pasal
29  negara menjamin kemerdekaan rakyat u/ memeluk agama asing” dan beribadah
menurut agamanya.
31  pemerintah memberikan sarana pendidikan. pendidikan gratis 9 tahun
32  kebudayaan
Bidang Pertahanan & Keamanan pasal
27(3)  Tiap rakyat negara wajib ikut serta dlm bela negara
30 
Berdasarkan amandemen tercantum dlm Bab XA pasal 28A-28J
3. TAP MPR no 17/MPR/1998 tentang HAM
Pasal 1
Menugaskan kepada Lembaga Tinggi Negara dan seluruh Aparatur Pemerintah untuk
menghormati, menegakkan dan menyebarluaskan pemahaman mengenai HAM kepada
seluruh masyarakat.
Pasal 2
Menugaskan kepada Presiden Republik Indonesia dan DPRIndonesia untuk meratifikasi
berbagai instrumen Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang HAM, sepanjang tidak
bertentangan dengan Pancasila dan Undang- Undang Dasar 1945.
Pasal 3
embina kesadaran & tanggungjawab penghormatan, penegakan, dan penyebarluasan hak
asasi manusia oleh masyarakat dilaksanakan melalui.gerakan kemasyarakatan atas dasar
kesadaran dan tanggung jawabnya sebagai warga negara dalam kehidupan bermasyarakat,
berbangsa dan bernegara.
Pasal 4
Pelaksanaan penyuluhan, pengkajian, pemantauan, penelitian dan mediasi tentang hak asasi
manusia, dilakukan oleh suatu komisi nasional HAM yang ditetapkan dengan Undang-
undang.
Pasal 5
Untuk dapat memperoleh kebulatan hubungan yang menyeluruh maka sistematika naskah
HAM disusun sebagai berikut:

4. UU no. 39 Tahun 1999. UU khusus ttg HAM disahkan pd 23 September 1999


BAB 1 Pendahuluan
BAB 2 Asas” dasar
BAB 3 HAM & Kebebasan dasar manusia
BAB 4 Kewajiban dasar manusia
BAB 5 Kewajiban & Tanggung jawab pemerintah
BAB 6 Pembatasan & larangan
BAB 7 Komnas HAM
BAB 8 Partisipasi Masyarakat
BAB 9 Peradilan HAM
BAB 10 Ketentuan Peralihan
BAB 11 Ketentuan penutup
• Ham yang dimuat dlm konstitusi terbatas jumlahnya & dirumuskan secara singkat karena:
a. Naskah disusun pd akhir pendudukan jepang dalam suasana mendesak
b. UUD 1945 disusun beberapa tahun sebelum pernyataan HAM diterima oleh pbb
• Pasal-pasal dalam uud 1945
a. hak atas kedudukan yg sama dalam hukum dan pemerintahan
b. Hak atas penghidupan yang layak
c. Hak atas bela Negara
d. Hak atas kebebasan berserikat & berkumpul
e. Hak atas kebebasan beragama
f. Hak atas pertahanan & keamanan
g. Hak atas Pendidikan
HAM Dalam UU No. 39 Tahun 1999
Istilah-istilah yang digunakan dalam uu no.39 tahun 1999
a. Hak asasi manusia
b. Kewajiban dasar manusia
c. Diskriminasi
d. Penyiksaaan
e. Anak
f. Pelanggaran ham
g. Komnas ham
Asas-asas dasar HAM
1. NKRI mengakui & menjunjung tinggi HAM yg harus dilindungi, dihormati & ditegakkan
demi peningkatan martabat kemanusiaan, kesejahteraan, kebahagiaan serta keadilan
2. Setiap org dilahirkan bebas dg harkat, martabat yg sama & sederajat
3. Setiap org berhak atas pengakuan, jaminan, perlindungan & perlakuan hukum yang adil
(mendapat kepastian hak & perlakuan hak yg sama didepan hukum)
4. Setiap orang berhak atas perlindungan ham tanpa diskriminasi
5. Hak u/ hidup, tidak disiksa, hak kebebasan pribadi, hak beragama dll.
HAM dan Kebebasan Manusia
1. Hak hidup
2. Hak berkeluarga & melanjutkan keturunan
3. Hak mengembangkan diri
4. Hak memperoleh keadilan
5. Hak atas kebebasan pribadi
6. Hak atas rasa aman
7. Hak atas kesejahteraan
8. Hak turut serta dalam pemerintahan
9. Hak wanita
10. Hak anak
Pandangan Indonesia Tentang HAM
HAM secara individu & masyarakat harus seimbang baik di sektor kehidupan sosial,politik &
ekonomi. dlm pelaksanaannya, HAM dibatasi dgn kebebasan orang lain seperti moral, keamanan
dan ketertiban maksudnya adalah kebebasan individu sebatas tidak mengganggu hak kebebasan
orang lain.
HAM tidak dapat dihapuskan karena anugerah dari Tuhan, namun dibatasi dengan perundang
undangan. seperti kebebasan berpedapat, namun pendapatnya dapat dipertanggungjawabkan,
bebas menganut agama tapi gaboleh menganut semua agama.
Hak untuk melakukan kegiatan ekonomi boleh, namun harus sesuai dengan peraturan” yang
berlaku.
Hak memiliki, namun tidak boleh mendapatkan dengan cara yang salah seperti mencuri.
Hak mendapat perlakuan sama di bidang hukum, namun tergantung dari kesempatan & sesuai
profesi masing”.
Hak pilih & dipilih harus sudah memenuhi kriteria, diatas 17 tahun atau sudah menikah
Hak mendapat pendidikan, harus melakukan kegiatan pendidikan
Hak sama dlm tata cara peradilan dan perlindungan. tidak boleh menyuap hakim, melecehkan
peradilan, main hakim sendiri.
Kewajiban Dasar Rakyat Indonesia
• Setiap orang di indonesia wajib patuh pada peraturan perundang-undangan, hukum tak
tertulis & hak internasional
• Tiap warga Negara wajib ikut serta dalam upaya bela Negara
• Setiap orang wajib menghormati ham orang lain
Lembaga Penegak Hukum
1. POLRI
2. Komnas ham
Tujuan:
a. Mengembangkan kondisi yg kondusif bagi pelaksanaan ham sesuai pancasila, uud 1945,
piagam pbb serta deklarasi universal ham
b. Meningkatkan perlindungan & penegakan ham guna berkembangnya pribadi manusia
indonesia seutuhnya & kemampuan berpartisipasi dalam bidang kehidupan
Fungsi:
1. Pengkajian,
2. Penelitian,
3. Penyuluhan
4. Pemantauan
5. Mediasi
Ad.1 pembahasan berbagai persoalan dg perlindungan , penegakan & pemajuan ham;
kerjasama pengkajian & penelitian dg organisasi, lembaga, atau pihak lainnya baik tk
nasional, regional maupun internasional dlm bidang ham
Ad.2 peningkatan kesadaran masy ttg ham melalui lembaga pendidikan formal & non formal
serta berbagai kalangan
Ad.3 penyelidikan & pemeriksaan thd peristiwa yg timbul dlm masy berdasarkan sifat/
lingkungan patut diduga tdp pelanggaran ham; pemanggilan kepada pihak pengadu atau
korban u/ dimintai keterangannya
Ad.4 perdamaian kedua belah pihak; penyelesaian perkara melalui konsultasi, negosiai,
mediasi, konsiliasi & penilaian ahli.
3. Komnas perlindungan anak

1. Komisi Nasional Perlindungan Anak


Peran & fungsi sebagai lembaga:
a. Pengamat & tempat pengaduan keluhan masalah anak
b. Pelayanan bantuan hukum u/ beracara di pengadilan mewakili kepentingan anak
c. Advokasi & lobi
d. Rujukan u/ pemulihan & penyatuan kembali anak
e. Kajian kebijakan & per-uu-an ttg anak
f. Lembaga pendidikan, pengenalan & penyebarluasan informasi ttg hak anak serta
lembaga pemantau implementasi hak anak
2. Komisi Perlindungan Anak Indonesia
q Peran & fungsi kpai; bukan sbg penyelenggara atau pelaksana langsung perlindungan
anak, tetapi bertugas mengawal dan mengwasi pelaks uu/ kebijakan pemerintah thd
perlindungan anak.
q Dalam pelaks tugas, dibentuk kpai daerah provinsi dan kabupaten/ kota
q Hubungan antara kpai dengn kpaid bersifat koordinatif & konsultatif
3. Komnas Perempuan

Tugas :
a. Menyebarluaskan pemahaman atas segala bentuk kekerasan thd perempuan di indo &
upaya-upaya pencegahannya
b. Melaks pengkajian & penelitian thd berbagai per-uu-an yg berlaku
c. Melaks pemantauan termasuk mencari fakta & pendokumentasian ttg segala aspek
bentuk kekerasan thd perempuan & pengambilan langkah-langkah yg mendorong
pertanggungjawaban & penanganan
d. Memberikan saran & pertimbangan kpd pemerintah, lembaga legislative & yudikatif
serta ormas u/ mendorong penyusunan & pengesahan draft hk
e. Mengembangkan kerjasama regional & internasional u/ meningkatkan upaya-upaya
pencegahan & penanggulangan segala bentuk kekerasan

Pengadilan HAM
• Pasal 104 UU 39 th. 1999, pengadilan HAM dibentuk untuk mengadili pelanggaran ham
berat
• Pengadilan ini dibentuk di lingkup peradilan umum
• Wewenang pengadilan ham adalah memeriksa & memutus perkara pelanggaran
a. Ham berat (kejahatan genosida & kejahatan thd kemanusiaan)
b. Ham berat yg dilakukan di luar wil teritorial Negara RI oleh WNI
c. Kejahatan genosida. setiap perbuatan yg dilakukan dg maksud u/ menghancurkan /
memusnahkan seluruh/ sebagian kel. Bangsa, ras, etnik, agama dg cara: membunuh
anggota kel; mengakibatkan penderitaan fisik/ mental yg berat thd anggota kel.
d. Kejahatan thd kemanusiaan adalah salah 1 perbuatan yg dilakukan sbgai bagian dari
serangan yg meluas &; sistematis yang ditujukan secara langsung pada penduduk sipil,
contohnya
e. Pembunuhan
f. Perbudakan
g. Pengusiran / pemindahan penduduk secara paksa
h. Penyiksaan
i. Perkosaan, perbudakan seksual, pelacuran secara paksa atau bentuk2 kekerasan seksual
lain
j. Penghilangan orang secara paksa
k. Kejahatan apartheid