Anda di halaman 1dari 19

ASUHAN KEPERAWATAN

DENGAN MASALAH KEPERAWATAN


GAGAL GINJAL KRONIK CKD PADA Tn.A DIRUANG ICU
RS MUHAMMADYAH LAMONGAN

DISUSUN OLEH :
MALA OKTASIA (151811913113)
DWI HARDIYANTI (151811913116)
HILDA AMIRAH SAKINAH (151811913119)

PROGRAM STUDI DIPLOMA III KEPERAWATAN


FAKULTAS VOKASI
UNIVERSITAS AIRLANGGA
2020
LEMBAR PENGESAHAN

LAPORAN ASUHAN KEPERAWATAN

DENGAN MASALAH KEPERAWATAN CKD PADA Tn. A DIRUANG ICU


RS MUHAMMADYAH LAMONGAN

Lamongan,

CI/KEPALA RUANGAN MAHASISWA

DOSEN PEMBIMBING
ASUHAN KEPERAWATAN PADA Tn.A

DENGAN MASALAH KEPERAWATAN CKD PADA Tn.A.DI RUANG ICU


RS MUHAMMADYAH LAMONGAN

I. Pengkajian (tgl 30 april 2020, pukul: 16.00WIB)


1.1 Identitas Klien
Nama : Tn.A
Umur : 40 tahun
Jenis Kelamin : Laki-laki
Agama : Islam
Suku/ Bangsa : Jawa/indonesia
Pendidikan : SMA
Pekerjaan : Wiraswasta
Penghasilan : Rp. 1.500.000
Alamat : Puncel Rt.03/Rw.04. Deket Wetan
MRS tgl/ jam : 29 april 2020/ 09.00 WIB
Ruangan : ICU
No. Reg : 1044xx
Dx. Medis : CKD Stage 5

1.2 Identitas penanggung jawab


Nama : Tn. D
Umur : 29 Tahun
Jenis Kelamin : Laki-laki
Agama : islam
Suku/ Bangsa : jawa/indonesia
Pendidikan : SMA
Pekerjaan : Wiraswasta
Penghasilan : Rp. 1.250.000
Alamat : Puncel Rt.03/Rw.04. Deket Wetan
Hub. Dengan klien : anak kandug

1.3 Keluhan Utama : Sesak

1.4 Riwayat Penyakit Sekarang : Klien mengatakan sesak nafas sejak 3 hari yang lalu. Sesak
bertambah jika digunakan untuk beraktivitas dan berkurang
saat jika digunakan posisi setengah duduk, klien masuk
rumah sakit pada tangga 29 april 2020 pukul: 09.00WIB
1.5 Riwayat Penyakit Dahulu : Klien mengatakan dahulu mempunyai penyakit asma dan
hipertensi
1.6 Riwayat Penyakit Keluarga : klien mengatakan didalam keluarga tidak ada yang
menderita penyakit yang dialami klien
1.7 Riwayat Psiko, Sosio, Spiritual:
Riwayat Psiko : klien mengatakan sedih dan gelisah dengan penyakit yang tak
kunjung sembuh.
Riwayat Sosial : klien mengatakan klien mengatakan dapat berinteraksi dengan
orang lain dan dapat bersosialisasi dengan baik dengan keluarga
Riwayat Spiritual : klien mengatakan hanya bisa berdoa agar diberikan kesembuhan
oleh Allah SWT.

1.8 ADL (Activity Daily of Life):


1. Pola Nutrisi
Sebelum sakit : klien mengatakan makan 3x sehari dengan komposisi nasi, sayur,
lauk pauk dengan porsi 1 piring habis dan minum air putih 3-4
gelas sehari.
Selama sakit : klien mengatakan selama dirumah sakit, tidak nafsu makan
Cuma 1 sendok makan dengan komposisi nasi halus, telur dan
minum 3 sendok sehari

2. Pola Eliminasi
Sebelum sakit : klien mengatakan BAB 2x sehari dengan konsistensi lembek,
warna kuning, bau khas dan BAK 4-5x sehari warna kuning jernih
dan bau khas.
Selama sakit : klien mengatakan selama dirumah sakit tidak bisa BAB dan BAK
Cuma 1x, warna kuning dengan bau khas obat.

3. Pola Istirahat
Sebelum sakit : klien mengatakan tidur pada malam hari 8 jam dari jam 21.00
-04.00 WIB, tidur siang 1 jam dari 13.00-14.00 WIB.
Selama sakit : klien mengatakan selama sakit klien sulit tidur dan tidur selalu
terbangun.

4. Pola Personal Higiene


Sebelum sakit : klien mengatakan mandi 2x sehari, sikat gigi 2x sehari, mencuci
rambut 2x seminggu, ganti baju 2x sehari dan memotong kuku 1x
seminggu
Selama sakit : klien mengatakan selama sakit hanya diseka 2x sehari pagi dan
sore dan ganti pakaian dibantu dengan keluarganya

5. Pola Aktivitas
Sebelum sakit : klien mengatakan mampu melakukan aktivitas secara mandiri
seperti makan, minum, mandi, dan bekerja
Selama sakit : klien mengatakan selama sakit tubuhnya merasa lemah hanya
berbaring ditempat tidur, klien mengatakan sesak saat/setelah
beraktivitas

2. Pemeriksaan
2.1 Pemeriksaan Umum
Kesadaran: composmetis, GCS: 15 (E: 4, V: 5, M:6)
Suhu : 36,70C TD:150/90 mmHg
Nadi : 90 x/menit
RR : 25 x/menit
BB : 60 kg
TB : 165 cm

2.2 Pemeriksaan Fisik:


Kepala : warna rambut hitam dan panjang,sedikit rontok, distribusi merata,
bentuk kepala bulat, tidak ada lesi, wajah menyeringai.
Mata : mata kanan kiri simetris, penglihatan normal, konjungtiva merah muda,
sklera putih, pupil isokor
- Hidung : tidak ada kotoran, tidak ada benjolan, terdapat pernafasan cuping hidung,
Penggunaan otot bantu pernapasan.
Mulut : bibir tampak pucat, mukosa bibir kering, warna lidah merah muda, gigi
ceries
Telinga : tidak ada serumen pada kedua telinga, tidak ada benjolan, membran
timpani putih mengkilat, fungsi pendengaran baik.

Leher : tidak ada pembesaran vena jugularis, tidak ada pembesaran kelenjar
tiroid
Thorax :
I: bentuk dada bulat datar, tidak ada lesi, terdapat dyspneu
P: vokal fremitus teraba sama, tidak ada benjolan
P: suara paru sonor, suara jantung pekak
A: suara nafas vesikuler, suara jantung S1-S2 tunggal,lup dup
Abdomen :
I: bentuk normal, tidak ada lesi, abdomen datar
A: bising usus 14x/menit
P: bunyi kuadran 1 redup, bunyi kuadran 2,3,dan 4 bunyi timpani
P: ada nyeri tekan

Genetalia : terpasang kateter (produksi urin= 20cc/jam)

Ekstremitas :
Atas : Kanan: terpasang infus RL, akral hangat, tidak ada odem, tidak ada lesi
CRT >2 detik

Kiri : akral hangat, tidak ada odem, tidak ada lesi CRT >2 detik

Bawah : Kanan: akral hangat, ada odem, tidak ada lesi CRT >2 detik

Kiri : akral hangat, ada odem, tidak ada lesi CRT >2 detik

2.3 Pemeriksaan Penunjang: (tanggal: 29 april 2020 )


No Jenis periksa Metode Hasil Periksaan Normal
HEMATOLOGI
1. Hemoglobin Flowcytometri 9,5 P: 13,0-18,0
mg/dl/L14.0- 18.0mg
2. Laju endap darah Westergren L 0-5/jam P0-7/jam
3. Lekosit Flowcytometri 12,600 4000 - 11000
4. Trombosit Flowcytometri 262.000 150000 – 450000
5. Diffcount Flowcytometri -/-/-/87/7/6 1-2/0-1/49-67/25-33/3-7
6. Eritrosit Flowcytometri 2,94 L 4,5-6,5 juta/cmm P 3.0-
6.0 juta/cmm
7. Hematokrit Flowcytometri 26,8 L 40-54%/ P 36-47%

FEROLOGI/IMUNOLOGI
8. ANTI HCV Non reactive Non reactive
9. HbsAg Non reactive Non reactive
FAAL HATI
10. Bilirubin Negatif 0-1,1 mg/dl
11. SGOT 23 0-0,25 mg/dl
12. SGPT 21 0-0,75 mg/dl L 0-37/P 0-
FAAL GINJAL 37u/l
13. UREUM 127
14. CREATININ 2,75 L 0-37, P 0-31
KADAR GULA DARAH L0-40, P 0-31
15. Gula darah acak Hexokinase 138 <200 mg/dl
2.4 Therapi (oleh dr. X tanggal 30 april 2020 )
- Infus RL 1500/24jam
- Inj santagesik 1000mg/8jam/IV
- Inj ondansentron 4 mg/8 jam/IV
- Injeksi ceftriaxone 1 g/12 jam/IV
- O2 Nasal 4 lpm

Lamongan , 30April 2020


Mahasiswa
Yang mengkaji

----------------------------------------
NIM.
ANALISA DATA

NAMA : Tn.A RUANG: ICU


UMUR : 40 Tahun NO.REG: 1044xx
NO ANALISIS DATA ETIOLOGI PROBLEM
1. DS: Klien mengatakan sesak nafas sejak Vaskuler Pola nafas tidak
sejak 3 hari yang lalu. Sesak bertambah efektif
jika digunakan untuk beraktivitas dan Arteri sklerosis
berkurang saat jika digunakan posisi
setengah duduk. Suplai darah ginjal
DO : - Wajah klien menyeringai turun
- Klien lemah
- Klien tampak gelisah GFR turun
- Penggunaan otot bantu
pernapasan CKD
- Terpasang oksigen nasal canul 4
lpm Penurunan fungsi
0
TTV : Suhu : 36,7 C eksresi ginjal
TD :150/90 mmHg
Nadi : 90 x/menit
RR : 25 x/menit Sindrom uremia

HCO2

Asidosis

hiperventilasi

perubahan pola
nafas

2. DS: klien mengatakan tubuhnya Vaskuler Intoleransi aktivitas


melemah,sehingga tidak bisa melakukan
aktivitas, saat/setelah beraktivitas sesak Arteri sklerosis
DO: - klien tampak lemah
- Klien tampak gelisah Suplai darah ginjal
TTV : Suhu : 36,70C turun
TD :150/90 mmHg
Nadi : 90 x/menit GFR turun
RR : 25 x/menit
CKD

Sekresi eritropoitin
turun

Produksi HB turun

Oksihemolobin
turun

Intoleransi aktivitas
RUMUSAN DIAGNOSA

NAMA : Tn.A RUANG: ICU


UMUR : 40 Tahun NO.REG: 1044xx
NO RUMUSAN DIAGNOSA TANGGAL TANGGAL TTD
DITEMUKAN TERATASI
1. Pola nafas tidak efektif b.d hambatan 30 april 2020 2 Mei 2020 ¥
upaya nafas
SDKI kode D.0005 hal; 26
2. Intoleransi aktivitas b.d kelemahan 30 april 2020 2 Mei 2020 ¥
Kode : D.0058 Hal: 128
INTERVENSI

NAMA : Tn.A RUANG : ICU


UMUR : 40 Tahun NO. REG : 1054xx
TGL/ JAM DX. TUJUAN INTERVENSI RASIONAL TTD
KEP
30/04/2020 DX. I Setelah dilakukan tindakan asuhan Manajemen jalan nafas (1.01011) ¥
08.00 keperawatan selama 3x24 jam 1. Berikan edukasi pada klien 1. Dengan adanya edukasi klien
diharapkan gangguan pola nafas mengenai ajaran teknik batuk lebih koperatif
tidak efektif dapat teratasi dengan efektif 2. Untuk mengetahui keadaan
kriteria hasil : 2. Monitor frekuensi nafas umum klien
1. Dispnea menurun (kedalaman, frekuensi, usaha 3. Memberikan penjelasan dan
2. Penggunaan otot bantu nafas nafas) keadaan perkembangan klien
menurun 3. Observasi TTV 4. Dapat melonggarkan jalan
3. Pernafasan cuping hidung 4. Berikan posisi semi fowler nafas
menurun 5. Berikan minuman hangat 5. Untuk memberikan rasa
4. Frekuensi dan kedalaman 6. Kolaborasi dengan tim medis nyaman di jalan nafas
nafas membaik - Infus RL 1500/24jam 6. Untuk memberikan
SLKI kode : L.01004, hal: 95 - Inj santagesik pengobatan agar sesak dapat
1000mg/8jam/IV teratasi
- Inj ondansentron 4 mg/8
jam/IV
- Injeksi ceftriaxone 1 g/12
jam/IV
- O2 Nasal 4 lpm
INTERVENSI
NAMA :Tn.A RUANG : ICU
UMUR : 40 tahun NO. REG : 1044xx
TGL/ JAM DX. TUJUAN INTERVENSI RASIONAL TTD
KEP
30/04/2020 Dx. II Setelah dilakukan tindakan asuhan Manajemen energi (I.05178) ¥
08.00 keperawatan selama 3x24 jam 1. Berikan edukasi kepada klien 1. Dengan edukasi klien lebih
diharapkan intoleransi aktivitas dapat untuk mengajari strategi koping kooperatif
teratasi dengan kriteria hasil: untuk mengurangi kelelahan 2. Untuk mengetahui keadaan
1. Kemudahan dalam 2. Observasi identifikasi umum klien
melakukan aktivitas gangguan fungsi tubuh yang 3. Memberikan rasa nyaman
meningkat mengakibatkan kelelahan pada klien
2. Keluhan lelah menurun 3. Sediakan lingkungan nyaman 4. Untuk memberikan energi dan
3. Perasaan lemah menurun dan rendah stimulus protein agar klien lekas
4. Warna kulit membaik (mis.cahaya,suara,kunjungan) sembuh
5. Tekanan darah membaik 4. Kolaborasi dengan ahli gizi
tentang cara meningkatkan
Toleransi Aktivitas (L.05047) asupan makan
IMPLEMENTASI
NAMA : Tn.A RUANG: ICU
UMUR : 40 Tahun NO.REG: 1044xx
NO DX. TGL/ JAM IMPLEMENTASI TTD
KEP
1 Dx. I 30/04/2020 1. Memberikan edukasi pada klien mengenai ajaran ¥
16.00 teknik batuk efektif
R/ klien mengerti dan memahami strategi untuk
mengurangi kelelahan
16.30 2. Memonitor frekuensi nafas (kedalaman, frekuensi,
usaha nafas)
R/ klien bersersedia dilakukan pengecekan
frekuensi nafas
16.40 3. Mengobservasi TTV
R/ Suhu : 36,70C
TD :150/90 mmHg
Nadi : 90 x/menit
RR : 25 x/menit
16.45 4. Memberikan posisi semi fowler
R/ klien bersedia diberikan posisi semi fowler agar
nyaman
16.55 5. Memberikan minuman hangat
R/ klien bersedia diberikan minuman hangat agar
terasa nyaman
17.00 6. Melakukan kolaborasi dengan tim medis
R/ klien bersedia diberikan obat
- Infus RL 1500/24jam
- Inj santagesik 1000mg/8jam/IV
- Inj ondansentron 4 mg/8 jam/IV
- Injeksi ceftriaxone 1 g/12 jam/IV
- O2 Nasal 4 lpm

01/05/2020 1. Memonitor frekuensi nafas (kedalaman, frekuensi,


08.10 usaha nafas)
R/ klien bersersedia dilakukan pengecekan ¥
frekuensi nafas
2. Mengobservasi TTV
11.20 R/ TTV : Suhu : 36,50C
TD:130/88 mmHg
Nadi : 80 x/menit
RR : 22 x/menit
11.25 3. Memberikan posisi semi fowler
R/ klien bersedia diberikan posisi semi fowler agar
nyaman
12.00 4. Melakukan kolaborasi dengan tim medis
R/ klien bersedia diberikan obat
- Infus RL 1500/24jam
- Inj santagesik 1000mg/8jam/IV
- Injeksi ceftriaxone 1 g/12 jam/IV
- O2 Nasal 4 lpm

02/05/2020 1. Memonitor frekuensi nafas (kedalaman, frekuensi, ¥


06.00 usaha nafas)
R/ klien bersersedia dilakukan pengecekan
frekuensi nafas dan frekuensi nafas membaik dan
normal
06.15 2. Mengobservasi TTV
R/ TTV : Suhu : 36,30C
TD:110/90 mmHg
Nadi : 100x/menit
RR : 20 x/menit
06.20 3. Memberikan posisi semi fowler
R/ klien merasa nyaman setelah memposisikan
tubuhnya dengan semi fowler
06.30 4. Melakukan kolaborasi dengan tim medis
R/ klien bersedia diberikan obat
- Infus RL 1500/24jam
- Inj santagesik 1000mg/8jam/IV
- Injeksi ceftriaxone 1 g/12 jam/IV
- O2 Nasal 4 lpm
IMPLEMENTASI
NAMA : Tn.A RUANG: ICU
UMUR : 40 Tahun NO.REG: 1044xx
NO DX. TGL/ JAM IMPLEMENTASI TTD
KEP
1 Dx.II 30/04/2020 1. Memberikan edukasi kepada klien untuk mengajari ¥
16.00 strategi koping untuk mengurangi kelelahan
R/klien mengerti dan memahami strategi untuk
mengurangi kelelahan
16.40 2. Mengobservasi identifikasi gangguan fungsi tubuh
yang mengakibatkan kelelahan
R/ klien bersedia dilakukan observasi mengenai
akbit kelelahan
TTV Suhu : 36,70C
TD :150/90 mmHg
Nadi : 90 x/menit
RR : 25 x/menit
16.45 3. Menyediakan lingkungan nyaman dan rendah
stimulus (mis.cahaya,suara,kunjungan)
R/ klien mengatakan suasana yang bising
menggagu kenyamanan
16.50 4. Melakukan kolaborasi dengan ahli gizi tentang
cara meningkatkan asupan makan
R/ klien bersedia diberikan asupan makan yang
sesuai dengan kebutuhan

01/05/2020 1. Mengobservasi identifikasi gangguan fungsi tubuh


11.20 yang mengakibatkan kelelahan ¥
R/ klien bersedia dilakukan observasi mengenai
akbit kelelahan yang diderita
TTV TTV : Suhu : 36,50C
TD:130/88 mmHg
Nadi : 80 x/menit
RR : 22 x/menit
11.15 2. Menyediakan lingkungan nyaman dan rendah
stimulus (mis.cahaya,suara,kunjungan)
R/ klien mengatakan suasana yang agak tenang dan
tidak menggagu kenyamanan
11.20 3. Melakukan kolaborasi dengan ahli gizi tentang
cara meningkatkan asupan makan
R/ klien bersedia diberikan asupan makan yang
sesuai dengan kebutuhan

02/05/2020 1. Mengobservasi identifikasi gangguan fungsi tubuh ¥


06.15 yang mengakibatkan kelelahan
R/ klien bersedia dilakukan observasi mengenai
akbit kelelahan yang diderita
TTV : Suhu : 36,30C
TD:110/90 mmHg
Nadi : 100x/menit
RR : 20 x/menit

06.20 2. Menyediakan lingkungan nyaman dan rendah


stimulus (mis.cahaya,suara,kunjungan)
R/ klien mengatakan suasana yang tenang dan tidak
menggagu kenyamanan
06.30 3. Melakukan kolaborasi dengan ahli gizi tentang
cara meningkatkan asupan makan
R/ klien bersedia diberikan asupan makan yang
sesuai dengan kebutuhan
EVALUASI

NAMA : Tn.A RUANG: ICU


UMUR : 40 Tahun NO.REG: 1044xx
NO DX. KEP TGL/ JAM CATATAN PERKEMBANGAN TTD
1. Dx. I 30/04/2020 S: Klien mengatakan sesak nafas sejak sejak 3 hari ¥
17.00 yang lalu. Sesak bertambah jika digunakan untuk
beraktivitas dan berkurang saat jika digunakan
posisi setengah duduk.
O : - Wajah klien menyeringai
- Klien lemah
- Klien tampak gelisah
- Penggunaan otot bantu pernapasan
- Terpasang oksigen nasal canul 4 lpm
TTV : Suhu : 36,70C
TD :150/90 mmHg
Nadi : 90 x/menit
RR : 25 x/menit
A: Masalah belum teratasi
P: lanjutkan intervensi
1. Berikan edukasi pada klien mengenai ajaran
teknik batuk efektif
2. Monitor frekuensi nafas (kedalaman,
frekuensi, usaha nafas)
3. Observasi TTV
4. Berikan posisi semi fowler
5. Berikan minuman hangat
6. Kolaborasi dengan tim medis
- Infus RL 1500/24jam
- Inj santagesik 1000mg/8jam/IV
- Inj ondansentron 4 mg/8 jam/IV
- Injeksi ceftriaxone 1 g/12 jam/IV
- O2 Nasal 4 lpm

01/05/2020 S : Klien mengatakan sesak berkurang ¥


11.50 O: - Klien lemah
- Klien tampak gelisah
- Penggunaan otot bantu pernapasan
- Terpasang oksigen nasal canul 4 lpm
TTV : Suhu : 36,50C
TD :130/88 mmHg
Nadi : 80 x/menit
RR : 22 x/menit
A: Masalah teratasi sebagian
P : lanjutkan intervensi
1. Monitor frekuensi nafas (kedalaman,
frekuensi, usaha nafas)
2. Observasi TTV
3. Berikan posisi semi fowler
4. Kolaborasi dengan tim medis
- Infus RL 1500/24jam
- Inj santagesik 1000mg/8jam/IV
- Injeksi ceftriaxone 1 g/12 jam/IV
- O2 Nasal 4 lpm

02/05/2020 S: Klien mengatakan sesaknya hilang dan sudah ¥


06.45 enak
O: TTV : Suhu : 36,30C
TD:110/90 mmHg
Nadi : 100x/menit
RR : 20 x/menit
A: masalah teratasi
P: hentikan intervensi pasien pulang
EVALUASI

NAMA : Tn. A RUANG: ICU


UMUR : 40 Tahun NO.REG: 1044xx
NO DX. KEP TGL/ JAM CATATAN PERKEMBANGAN TTD
1 Dx.II 30/04/2020 S: klien mengatakan tubuhnya melemah,sehingga tidak ¥
17.00 bisa melakukan aktivitas, saat/setelah beraktivitas
sesak
O: - klien tampak lelah
- Klien tampak gelisah
TTV : Suhu : 36,70C
TD :150/90 mmHg
Nadi : 90 x/menit
RR : 25 x/menit
A: Masalah belum teratasi
P: lanjutkan intervensi
1. Berikan edukasi kepada klien untuk mengajari
strategi koping untuk mengurangi kelelahan
2. Observasi identifikasi gangguan fungsi tubuh
yang mengakibatkan kelelahan
3. Sediakan lingkungan nyaman dan rendah
stimulus (mis.cahaya,suara,kunjungan)
4. Kolaborasi dengan ahli gizi tentang cara
meningkatkan asupan makan

01/05/2020 S: klien mengatakan tubuhnya agak lemah dan bisa ¥


11.50 melakukan aktivitas sedikit-sedikit
O: TTV Suhu : 36,50C
TD :130/88 mmHg
Nadi : 80 x/menit
RR : 22 x/menit
A:Masalah teratasi sebagian
P:lanjutkan intervensi
1. observasi identifikasi gangguan fungsi tubuh
yang mengakibatkan kelelahan
2. Menyediakan lingkungan nyaman dan rendah
stimulus (mis.cahaya,suara,kunjungan)
3. kolaborasi dengan ahli gizi tentang cara
meningkatkan asupan makan

02/05/2020 S: klien mengatakan badanya tidak lemah lagi dan ¥


06.45 dapat beraktivitas
O: TTV Suhu : 36,30C
TD :110/90 mmHg
Nadi : 100x/menit
RR : 20 x/menit
A: Masalah teratasi
P: Intervensi dihentikan pasien pulang

Anda mungkin juga menyukai