Anda di halaman 1dari 41

BAB

SIFAT KOLIGATIF LARUTAN

A. PENGERTIAN KEMOLALAN, FRAKSI


MOL, dan KEMOLARAN Xt : Fraksi mol zat terlarut
Xp : Fraksi mol zat pelarut
1. Kemolalan (m) nt : Mol zat terlarut
Kemolalan : jumlah mol zat yang terlarut np : Mol zat pelarut
dalam 1000 gram pelarut.

g 1000 CONTOH
m= x
Mr p Hitunglah fraksi mol glukosa di dalam larutan
glukosa 36% (Mr glukosa = 180 dan Mr air =
18)
m : kemolalan (molal)
g : massa zat terlarut (gram) Jawab:
Mr : massa molekul relatif Misal, massa larutan : 100 g
P : massa pelarut (gram) Maka, massa glukosa : 36 g
massa air : 64 g
CONTOH nglukosa =
36
= 0,2 mol
180
Hitunglah molalitas larutan yang terjadi 64
bila 24 gram kristal MgSO4 dilarutkan nair = = 3,56 mol
18
dalam 400 gram air (Mr MgSO4 = 120)
0,2
X glukosa = = 0,053
Jawab: 0,2 + 3,56
g 1000 3,56
m= x X air = = 0,947
Mr p 0,2 + 3,56
24 1000
m= x 𝑚 = 0,5 𝑚
120 400
3. Kemolaran (M)
Kemolaran: jumlah mol zat terlarut dalam 1
liter larutan.

2. Fraksi Mol (X) g 1000


M = 
Fraksi mol : perbandingan jumlah mol Mr ml
suatu zat terlarut/pelarut terhadap jumlah
mol larutan.
M : Molaritas (mol L-1)
Mr : massa molekul relatif
𝑛𝑡 𝑛𝑝 ml : volume larutan
𝑋𝑡 = 𝑛𝑡+𝑛𝑝 𝑋𝑝 = 𝑛𝑡+𝑛𝑝 g : massa zat terlarut

Xt + Xp = 1

SMAN 1 MAJA/ KIMIA/ 3 SMA / SEMESTER 1


1
CONTOH Sebanyak 68,9 gram gula (Mr = 342)
ditambahkan 86,4 gram air. Bila tekanan uap
Sebanyak 6 gram urea (Mr = 60) dilarutkan ke jenuh air 17,5 mmHg. Tentukan tekanan uap
dalam air sehingga volumenya menjadi 500 jenuh larutan tersebut?
ml. Tentukan kemolaran larutan urea tersebut?
Jawab:
Jawab: 68,9
M =
g 1000
. mol gula = = 0,2
342
Mr 500
86,4
6 1000 mol air = = 4,8
M = . 18
60 500
0,2
M = 0,2M X gula = = 0,04
0,2 + 4,8

a. ∆P = Po . Xt (non elektrolit)
B. SIFAT – SIFAT KOLIGATIF LARUTAN ∆P = 17,5 . 0,04 = 0,7
Sifat koligatif : sifat fisis yang hanya
ditentukan oleh jumlah partikel zat yang b. P = PO - ∆P
terlarut, dan tidak bergantung pada jenis zat P = 17,5 – 0,7 = 16,8 mmHg
terlarut.

Sifat koligatif larutan meliputi : 2. Penurunan Titik Beku larutan (∆Tf)


1. Penurunan tekanan uap jenuh larutan (∆P)
2. Penurunan titik beku larutan (∆Tf) ∆Tf = Tf o - Tf
3. Kenaikan titik didih larutan (∆Tb)
4. Tekanan osmotik larutan () ∆Tf = Kf . m
Perumusan mengenai sifat koligatif larutan
adalah sebagai berikut : Tf = Titik beku larutan
T fo = Titik beku pelarut murni
1. Penurunan Tekanan Uap Jenuh larutan ∆Tf = Penurunan titik beku larutan
(∆P) m = Molalitas larutan
Kf = Konstanta penurunan
P = Po. Xp titik beku larutan
P = Po – P
P = Po.Xt
CONTOH

P = tekanan uap jenuh larutan Sebanyak 3 gram urea (Mr = 60) dilarutkan
P0 = tekanan uap jenuh pelarut ke dalam 500 gram air, jika tetapan titik
murni beku air adalah 1,86 oC/m maka tentukan
∆P = penurunan tekanan uap titik beku larutan urea tersebut?
jenuh larutan
Xt = fraksi mol zat terlarut
Xp = fraksi mol zat pelarut

CONTOH

SMAN 1 MAJA/ KIMIA/ 3 SMA / SEMESTER 1


2
Jawab: CONTOH
g 1000
∆Tf = . .kb
Mr p Hitunglah tekanan osmotik larutan 3,6 gram
3 1000
glukosa yang terlarut di dalam 500 ml larutan
∆Tf = . . 1,86 = 0,186oC pada suhu 27oC ! (Mr glukosa = 180)
60 500

Tf = Tfo - ∆Tf Jawab:


= 0 – 0,186 = - 0,186 oC Mol glukosa = 3,6/180
= 0,02 mol
V = 500 ml = 0,5 liter
T = 27 + 273 K = 300 K
3. Kenaikkan titik didih larutan (∆Tb)
 =M.R.T
∆Tb = Tb - Tbo  = (0,02/0,5) . 0,082 . 300
= 0,984 atm

∆Tb = Kb . m

∆Tb = kenaikan titik didih larutan C. SIFAT KOLIGATIF LARUTAN


Tb = titik didih larutan ELEKTROLIT
Tbo = titik didih pelarut murni
Untuk larutan elektrolit semua rumus
m = molalitas larutan
dikalikan dengan i (faktor Van’t Hoff)
Kb = konstanta kenaikan
titik didih larutan i = 1 + (n – 1)
CONTOH i = faktor Van’t Hoff
n = jumlah koefisien ion-ion
Sebanyak 6 gram urea (Mr = 60) dilarutkan α = derajat ionisasi
dalam 500 gram air. Berapakah titik didih elektrolit kuat : α = 1
larutan? elektrolit lemah : α << 1

Jawab:
CONTOH
Kb air = 0,52oC/m
Sebanyak 0, 1 mol HNO3 ditambahkan air
gr 1000
Tb = K b . . hingga volumenya 500 ml. Bila
Mr P 0
Kb air = 0, 52 C/m, tentukan titik didih larutan
6 1000 tersebut!
∆𝑇𝑏 = 0,52 . . = 0,104oC
60 500

Tb = Tbo + ∆Tb Jawab:


Tb = 100 + 0,104 = 100,104 C o HNO3 = asam kuat ( = 1)

4. Tekanan Osmosis larutan (π) HNO3 → H+ + NO3- n =2

=M.R.T i = 1 + (2-1).1 = 2
∆Tb = m . Kb . i
 = tekanan osmotik larutan (atm) = 0,1/0,5 . 0,52 . 2
= 0,2
M = konsentrasi molar (mol/volum)
Tb = 100 + 0,2 = 100,2oC
R = 0,082 L atm K-1 mol-1
T = suhu mutlak (K)
n = mol zat terlarut
V = volume larutan

SMAN 1 MAJA/ KIMIA/ 3 SMA / SEMESTER 1


3
SOAL–SOAL LATIHAN
06. Suatu larutan dibuat dengan melarutkan 45
Sifat-sifat Koligatif Larutan gram glukosa (Mr = 180) dalam 750 ml air.
Jika Kf air = 1,86o/m maka larutan tersebut
01. Sifat – sifat koligatif larutan tidak
membeku pada suhu…
dipengaruhi oleh…
A. – 6,20oC
A. Banyaknya mol zat terlarut
B. – 1,86oC
B. Jenis pelarut
C. – 0,62oC
C. Jenis zat terlarut
D. + 0,62oC
D. Derajat ionisasi zat terlarut
E. + 6,20oC
E. Molalitas larutan

02. Sifat larutan berikut yang hanya dipengaruhi 07. Suatu zat organik tersusun dari 40% karbon,
oleh banyaknya zat terlarut, kecuali… 6,6 % hidrogen, dan sisanya oksigen (C=12,
A. Titik didih H=1, O=16). Jika 15 gr zat itu dilarutkan
B. Titik beku dalam 250 gr air (Kf air = 1,86 oC/m), larutan
C. Tekanana uap larutan membeku pada suhu -0,62 0C. Rumus
D. Tekanan uap pelarut molekul zat organik tersebut adalah…
E. Tekanan osmosis A. C3H6O2
B. C3H6O3
Sifat Koligatif Larutan non elektrolit C. C4H10O2
D. C5H10O5
03. Tekanan uap jenuh air pada suhu 30 oC adalah E. C6H12O6
31,8 mmHg dan fraksi mol zat Y dalam air
adalah 0,056. Pada suhu 30oC, tekanan uap
jenuh larutan Y adalah… 08. Zat X sebanyak 618 gram dilarutkan ke dalam
A. 33,58 mmHg 1 dm3 air, ternyata larutan mendidih pada suhu
B. 30,02 mmHg 101,846oC. Jika Kb air = 0,52oC/m, maka Mr
C. 28,30 mmHg zat X adalah…
D. 1,780 mmHg A. 20
E. 17,80 mmHg B. 174
C. 50
04. Di dalam air terlarut 10% massa urea (Mr D. 180
= 60). Diketahui tekanan uap jenuh air pada E. 94
suhu 30oC adalah 0,93 atm. Tekanan uap
jenuh larutan tersebut adalah…
A. 0,96 atm
B. 0,90 atm 09. Untuk menaikkan titik didih 500 ml air
C. 0,87 atm menjadi 100,1oC pada tekanan 1 atm,
D. 0,45 atm Kb air = 0,5oC/m. Gula (Mr = 342) yang harus
E. 0,31 atm dilarutkan sebanyak…
A. 17,1 gr
05. Fraksi mol zat non elektrolit dalam air adalah B. 34,2 gr
10% pada suhu 27oC. Bila tekanan uap jenuh C. 51,3 gr
air pada suhu 27oC adalah 17 D. 76,4 gr
mmHg, maka tekanan uap larutan adalah… E. 342 gr
A. 20,04 mmHg
B. 18,7 mmHg
C. 17 mmHg
D. 15,3 mmHg
E. 1,7 mmHg

SMAN 1 MAJA/ KIMIA/ 3 SMA / SEMESTER 1


4
10. Suatu larutan urea dalam air memiliki 15. Larutan 0,5 molal suatu larutan elektrolit
penurunan titik beku 0,372oC. Bila Kf biner membeku pada suhu -1,55oC. Jika Kf
molal air = 1,86oC/m dan Kb air = 1,86oC/m, maka derajat ionisasi larutan
molal air = 0,52 oC/m, maka titik didih elektrolit tersebut adalah…
larutan urea tersebut adalah… A. 0,3
A. 102,60oC B. 0,42
B. 100,04oC C. 0,66
C. 100,892oC D. 0,83
D. 100,104oC E. 0,99
E. 100,026oC

11. Pada suhu 27oC sukrosa (Mr = 342) sebanyak 16. Larutan 0,1 M NaCl pada suhu yang sama
17,1 gram dilarutkan dalam air sampai isotonik dengan larutan 6 gram zat
volumenya 500 ml, R = 0,082 L .atm/mol.K. nonelektrolit dalam 500 mL larutan. Massa
Tekanan osmotik larutan yang terjadi molekul relatif zat nonelektrolit tersebut
sebesar… adalah …
A. 0,39 atm A. 30
B. 2,46 atm B. 46
C. 3,90 atm C. 60
D. 4,80 atm D. 80
E. 24,6 atm E. 100

12. Tekanan osmotik untuk 17 gram zat dalam 1


liter larutan pada suhu 27 0C adalah 1,5
atm. Massa molekul relatif zat itu adalah… Pengaruh Sifat koligatif Larutan
A. 125,5 17. Diantara kelima larutan berikut ini yang
B. 150 mempunyai titik didih paling rendah
C. 190 adalah…
D. 200,8 A. K2SO4 0,03 M
E. 278,8 B. NaCl 0,02 M
C. C6H12O6 0,03 M
13. Larutan glukosa 30% (Mr = 180) dalam air D. Mg(NO3)2 0,02 M
memiliki massa jenis 1 gr/ml. Tekanan E. Al2(SO4)3 0,01 M
osmotik larutan tersebut pada suhu 27oC (R
= 0,082 L atm/mol K) adalah …
A. 400 atm 18. Diantara kelima larutan berikut ini yang
B. 80 atm membeku paling cepat adalah…
C. 41 atm A. K2CO3 0,3 M
D. 8 atm B. Urea 0,8 M
E. 4,1 atm C. ZnSO4 0,2 M
D. CH3COOH 0,5 M
E. Ba(NO3)2 0,2 M
Sifat Koligatif Larutan Elektrolit
14. Ke dalam 250 gram air dilarutkan 17,4 gram
K2SO4. Jika Kb air = 0,52oC/m, kenaikan titik 19. Diantara kelima larutan berikut ini yang
didih larutan tersebut adalah… (K=39, memiliki titik didih paling tinggi adalah…
S=32, O=16) A. C12H22O11 0,03 M
A. 0,208oC B. Ca(NO3)2 0,02 M
B. 0,312oC C. KCl 0,02 M
C. 0,416oC D. KAl(SO4)2 0,03 M
D. 0,624oC E. Al2(SO4)3 0,02 M
E. 0,832oC

SMAN 1 MAJA/ KIMIA/ 3 SMA / SEMESTER 1


5
20. Larutan berikut yang isotonis dengan larutan
NaBr 0,1M adalah…
A. CO(NH2)2 0,1 M
B. Na2SO4 0,1M
C. CH3COOH 0,1 M
D. HCl 0,1M
E. C6H12O6 0,1M

ESAI
01. Suatu larutan 45% massa NaNO3 mempunyai
kerapatan 1,368 gr/ml. Tentukan :
a. Fraksi mol NaNO3
b. Kemolalan NaNO3
c. Molaritas NaNO3

02. Ke dalam 500 gram air ditambahkan


berturut-turut 1,8 gram glukosa dan x gram
urea. Diperoleh larutan dengan kemolalan
0,06. Tentukan x!
(O=16, N=14, C=12, H=1)

03. Sebanyak 45 gr urea, CO(NH2)2 (Mr = 60)


dilarutkan dalam 270 gram air (Mr = 18), jika
tekanan uap air pada suhu 80 oC =
700 mmHg. Tentukan:
a. Fraksi mol larutan urea
b. Penurunan tekanan uap jenuh larutan urea
c. Tekanan uap jenuh larutan urea

04. Sebanyak 60 gram larutan 12% massa urea


(CO(NH2)2) dalam air dicampur dengan 40
gram larutan KOH 7% massa dalam air.
Tentukan kemolalan larutan yang diperoleh!
(K=39, O=16, N=14, C=12, H=1)

05. Pada penentuan massa molekul relatif (Mr)


suatu protein, 0,5 gr protein dilarutkan ke
dalam air sehingga volume larutan 50 ml.
Pada suhu ruang (270C), larutan ini
menimbulkan tekanan osmotik 9,12 mmHg,
(R=0,082 L atm/K. mol). Tentukan massa
molekul protein!

SMAN 1 MAJA/ KIMIA/ 3 SMA / SEMESTER 1


6
BAB
2

REAKSI REDOKS DAN ELEKTROKIMIA

A. KONSEP REAKSI REDOKS Cara penyetaraan reaksi redoks


Oksidasi : 1. Konsep bilangan oksidasi
❖ Pengikatan Oksigen 2. Konsep setengah reaksi
Na + O2 Na2O
❖ Pelepasan elektron 1. Konsep bilangan oksidasi
Fe2+ Fe3+ + e
❖ Kenaikkan biloks a. Tentukan unsur yang mengalami
MnO2 MnO4- perubahan biloks
b. Setarakan unsur yang mengalami
perubahan biloks
Reduksi :
c. Setarakan jumlah perubahan biloks.
❖ Pelepasan Oksigen
MgO Mg + O2 d. Setarakan jumlah muatan dengan
❖ Pengikatan elektron penambahan H+ atau OH-
Cu2++ 2e Cu e. Setarakan jumlah atom H atau O dengan
❖ Penurunan biloks penambahan H2O
SO2 S2O32-
CONTOH
Oksidator : zat yang mengalami reduksi.
Reduktor : zat yang mengalami oksidasi. Setarakan persamaan reaksi berikut ini
dengan metode bilangan oksidasi

oksidasi Cr2 O7 2− + SO2 Cr3+ + HSO4-

Cu2+ + Zn Zn2+ + Cu
Jawab:
reduksi a. Unsur yang mengalami perubahan biloks
Oksidator : Cu2+ adalah Cr (dari +6 ke +3) dan S (dari +4
Reduktor : Zn ke +6)

B. PENYETARAAN REAKSI REDOKS b. Samakan unsur Cr dan S


Cr2 O7 2− + SO2 2Cr 3+ + HSO4 −
+12 reduksi +6
Pada penyetaraan reaksi redoks, yang perlu
+4 +6
disetarakan adalah:
oksidasi
- Jumlah atom-atom yang terlibat dalam
reaksi redoks c. Perubahan biloks Cr = 12 – 6 = 6
- Jumlah elektron yang dilepas = yang perubahan biloks S = 6 – 4 = 2
diterima agar perubahan sama Cr dikali satu dan S
- Muatan ruas kanan = ruas muatan kiri dikali tiga
Cr2O72- + 3SO2 2Cr3+ + 3HSO4-

SMAN 1 MAJA/ KIMIA/ 3 SMA / SEMESTER 1


7
d. Cr2O72-+14H++6e 2Cr3++ 7H2O
d. Jumlah muatan di kiri = -2
jumlah muatan di kanan = +3 3SO2+6H2O 3HSO4- + 9H+ + 6e
agar muatan sama tambahkan 5H+ di kiri
Cr2O72- + 3SO2 + 5H+ 2Cr3+ + HSO4- Cr2O72- + 3SO2+5H+ 2Cr3+ + 3HSO4- + H2O

e. Jumlah H di kiri = 5
jumlah H di kanan = 3
agar jumlah H sama, tambahkan 1 H 2O di C. ELEKTROKIMIA
kanan 1. Sel Volta (Sel Galvani)
Cr2O72-+ 3SO2+ 5H+ 2Cr3++ 3HSO4- +H2O Sel Volta : Rangkaian reaksi kimia
(reaksi redoks) yang dapat menghasilkan
arus listrik
e
2. Konsep setengah reaksi Jembatan garam

a. Reaksi dipecah menjadi 2 persamaan yaitu A K


reduksi dan oksidasi
b. Untuk reduksi dan oksidasi, lakukan langkah Lart
Lart
sebagai berikut :
• samakan atom yang mengalami
A = Anoda
perubahan biloks K = Katoda
• samakan atom O dengan penambahan
H2 O • Susunan Sel Volta
• samakan atom H dengan penambahan Suatu sel volta terdiri atas:
atom H+
ANODA KATODA JEMBATAN
• samakan jumlah muatan dengan GARAM
penambahan e - Kutub - Kutub Larutan
c. Samakan jumlah e pada reaksi reduksi dan negatif positif garam yang
oksidasi dengan mengalikan koefisien - Terjadi -Terjadi dapat
d. Jumlahkan reaksi reduksi dan oksidasi reaksi reaksi menetralka
Oksidas Reduksi n kelebihan
i muatan
CONTOH
• Aliran elektron
Setarakan persamaan reaksi berikut ini dengan Elektron hasil reaksi oksidasi mengalir dari
metode setengah reaksi oksidasi dan reduksi : anoda menuju katoda.
Cr2O72- + SO2 Cr3+ + HSO4-
• Potensial Reduksi, Deret Volta dan
Jawab: Potensial Sel
a. red : Cr2O72- Cr3+
oks : SO2 HSO4- ✓ Potensial Reduksi ( Eo)
Kemampuan relatif suatu elektroda untuk
b. Cr2O72- 2Cr3+
mengalami reduksi dengan elektroda
SO2 HSO4-
Hidrogen sebagai standar ( EoH+/H = 0)
c. Cr2O72- + 14H+ +6e 2Cr3+ + 7H2O
E0 katoda > E0 anoda
SO2 + 2H2O HSO4- + +
3H + 2e

SMAN 1 MAJA/ KIMIA/ 3 SMA / SEMESTER 1


8
✓ Deret Volta : Susunan logam berdasarkan
kenaikan potensial reduksinya
K A
Li-K-Ba-Ca-Na-Mg-Al-Mn-Zn-Cr-Fe-Cd-
Co-Ni-Sn-Pb-H-Sb-Bi-Cu-Hg-Ag-Pt-Au Larutan /lelehan
elektrolit

✓ Potensial Sel ( EoSel)


Selisih potensial reduksi antara katoda A = Anoda
dan anoda K = Katoda

EOsel = EOkatoda–EO anoda • Susunan Sel Elektrolisis


✓ Sumber arus searah
EO sel > 0 (spontan) ✓ Katoda : tempat berlangsungnya reaksi
reduksi sekaligus
• Notasi Sel Volta
Penulisan reaksi yang terjadi pada suatu Sel kutub (-) sel elektrolisis
Volta: ✓ Anoda : tempat berlangsungnya reaksi
oksidasi sekaligus
A A+ B+ B kutub (+) sel elektrolisis

anoda katoda • Reaksi-reaksi pada sel elektrolisis :


a. Elektrolisis cairan/lelehan
• Contoh penerapan Sel Volta

Sel Aki, batere kering dll Katoda = Reduksi kation


Anoda = Oksidasi anion
CONTOH
CONTOH
Suatu sel volta akan disusun oleh elektroda-
elektroda berikut: Tuliskan reaksi elektolisis lelehan NaCl !
Cu2+(aq) + 2e Cu(s) ; Eo = 0,34 V
Mg2+(aq) + 2e Mg(s) ; Eo = -2.34 V Jawab:
NaCl Na+ + Cl-
Tentukan : K : Na+ + e- Na
a. Katoda dan anoda A : 2Cl- Cl2 + 2e-
b. Potensial sel yang dihasilkan
Reaksi Sel Total :
c. Notasi sel
2Na+ + 2Cl- 2Na+ + Cl2(g)
Jawab:
a. Eo Cu > Eo Mg, maka,
Katoda → Cu
Anoda → Mg
b. Eosel = Eo katoda – Eo Anoda
= 0.,34 – (-2.34)
= 2,68 volt
c. Mg/Mg2+//Cu2+/Cu

2. Sel Elektrolisis b. Elektrolisis larutan


SMAN 1 MAJA/ KIMIA/ 3 SMA / SEMESTER 1
9
Reaksi pada katode Lelehan : tidak ada H2O
Ionisasi KCl adalah :
Lihat kation
KCl → K+ + Cl-

K : K+ + e- → K
A : Cl- → ½ Cl2 + e- +
Kation gol IA, IIA, Al3+, Kation lain, K + Cl- → K + ½ Cl2
+

Mn2+, air tereduksi tereduksi


Reaksi: Reaksi:
2H2O +2e→2OH- + H2 Xn+ + ne→X
2. Tentukan reaksi di katoda dan anoda dari
elektrolisis larutan NaNO3 dengan elektroda
Reaksi pada anode Cu.

Jawab:
Lihat Elektroda NaNO3 → Na+ + NO3-
K: 2H2O + 2e → H2 + OH-
Elektroda Bukan Elektroda A: Cu → Cu2+ + 2e +
Inert, Inert, H2O +Cu→H2 +OH- + Cu2+
C, Pt,Au Elektroda
teroksidasi
Lihat anion Reaksi : L → Ln+ +
D. HUKUM FARADAY
Hukum Faraday I
- Sisa asam oksi, - Anion halide Jumlah zat yang dihasilkan pada suatu
SO42-, NO3-,PO43- dll (X-) elektroda berbanding lurus dengan jumlah
Reaksi : arus ilstrik yang melalui sel elektrolisis.
Reaksi:
2X- →X2 +2e
2H2O→ 4H+ +O2 +4e
Conto m=e x F
- Anion OH-
h i xt
Reaksi: F=
4OH- →2H2O +4e +O2 96500
Ar atau Mr
e=
jumlah elektron

m = massa hasil elektrolisis (gram)


e = berat ekivalen
F = jumlah listrik (Faraday)
CONTOH I = kuat arus (ampere)
T = waktu elektrolisis (detik)
1. Tentukan reaksi yang terjadi di katode dan
anode pada elektrolisis lelehan KCl
dengan elektroda Pt.

Jawab:
SMAN 1 MAJA/ KIMIA/ 3 SMA / SEMESTER 1
10
Hukum Faraday II E. KOROSI
Jika arus listrik sama dialirkan pada Korosi atau perkaratan adalah rusaknya
beberapa sel elektrolisis, maka massa zat benda-benda logam akibat proses
yang dihasilkan pada elektroda tiap-tiap sel elektrokimia.
berbanding lurus dengan berat ekivalen zat-
Peristiwa korosi yang paling sering dijumpai
zat tersebut.
adalah korosi besi. Pada proses ini besi
m1 : m2 = e1 : e2 teroksidasi oleh oksigen dalam udara.

Faktor-faktor yang dapat mempercepat


terjadinya korosi besi:
CONTOH Uap air, oksigen, larutan garam, belerang
dioksida, karbon dioksida, dan bagian-bagian
Tentukanlah massa Na yang mengendap yang tidak rata.
pada katoda jika leburan NaCl dielektrolisis
dengan arus 2 A selama 1 menit! Reaksi perkaratan logam besi :
(Ar Na = 23)
Fe(s) Fe2+(aq) + 2e-
O2(g) + 2H2O(l) + 4e- 4OH-
Jawab:
NaCl Na+ + Cl- Fe(s)+O2(g)+2H2O(l) Fe2+(aq)+ 4OH-(aq)
K : Na+ + e- Na Ion Fe2+ tersebut kemudian mengalami
Ar i xt oksidasi lebih lanjut dengan reaksi :
m= x
e 96500 4Fe2+(aq) + O2(g) + (4+2n) H2O
23 2 x 60
m= x Fe2O3.nH2O + 8H+
1 96500
m = 0,029 gram Cara – cara pencegahan korosi :

1. Mengontrol atmosfir agar tidak lembab


CONTOH dan banyak oksigen.
2. Mencegah logam bersinggungan
Suatu elektrolisis AgNO3 menghasilkan 54 dengan oksigen di udara, biasanya
gram Ag. Tentukan massa Cu yang
dihasilkan jika arus yang sama dialirkan ke dilakukan dengan pengecatan
dalam larutan CuSO4 ! 3. Perlindungan katodik: menghubungkan
Jawab: logam dengan logam yang mempunyai
potensial elektroda sangat rendah.
Ag+ + e- Ag
Cu2+ + 2e- Cu
Ar Ag Ar Cu
m Ag : m Cu = :
e Ag e Cu
108 64
54 : m Cu = :
1 2
massa Cu = 16 gram

SMAN 1 MAJA/ KIMIA/ 3 SMA / SEMESTER 1


11
SOAL-SOAL LATIHAN

Konsep Redoks

01. Oksigen akan mengalami oksidasi pada 05. Jika ion besi(II) dioksida direasikan dengan
reaksi … ion dikromat dalam suasana asam dengan
A. H2 + O2→ H2O
reaksi :
B. K2O → KO2
Fe2+ + Cr2O72- Fe3+ + Cr3+
C. SO2→SO3
D. CrO4-→Cr3+ Maka setiap 1 mol ion dikromat akan dapat
E. S2O42- → SO42- mengoksidasi ion besi(II) sebanyak …
A. 1 mol
B. 2 mol
02. Reaksi berikut yang bukan merupakan reaksi C. 3 mol
redoks adalah… D. 4 mol
A. I2 + 2NaOH→NaI + NaIO + H2O E. 6 mol
B. 3Zn + 8HNO3→3Zn(NO3)2 + 4H2O
+ 2NO
06. Reaksi ion Iodida dan Iodat di dalam larutan
C. I2 + 2Na2S2O3→2NaI + Na2S4O6
asam sebagai berikut :
D. K2CrO4 + H2SO4→Cr2(SO4)3 + K2SO4
+ H2O +O2 I-(aq) + IO3-(aq) + H+(aq) I2(s) + H2O(l)
E. CaCO3 → CaO + CO2 A. Ion iodat bekerja sebagai pereduksi
B. Ion iodat menerima elektron dari ion
iodide
Penyetaraan reaksi redoks C. Bilangan oksidasi ion iodida berubah dari
-5 ke 0
03. Jika 1 mol NO2 mengalami reduksi dalam
D. Bilangan oksidasi hidrogen berubah dari
suasana asam seperti reaksi berikut:
0 ke 1
NO2→ NO
E. Iod pada ion iodat berubah bilangan
Maka jumlah elektron yang terlibat dalam
oksidasinya dari -5 ke 0
reaksi tersebut adalah…
A. 1mol
B. 2 mol
C. 3 mol 07. 10 mL asam oksalat H2C2O4 dititrasi dengan
D. 4 mol 40 mL larutan KMnO4 0,05M dalam suasana
E. 5 nol asam, sesuai persamaan reaksi berikut:
C2O42- + MnO4- → CO2 + Mn2+
Molaritas asam oksalat tersebut adalah…
04. Dari persamaan reaksi : A. 0,1 M
a KI + b NaClO3 + c H2SO4 B. 0,2 M
d I2 +e K2SO4 + f NaCl + g H2O C. 0,3 M
harga koefisien b adalah …. D. 0,4 M
A. 1 E. 0,5 M
B. 2
C. 3
D. 4
E. 5

SMAN 1 MAJA/ KIMIA/ 3 SMA / SEMESTER 1


12
08. Di antara logam – logam di bawah ini yang 11. Tabel potensial elektrode sebagai berikut:
paling sukar direduksi adalah…
A. Besi Cu2+ +2e→Cu Eo = +0,34V
B. Timbal Al3+ +3e→Al Eo = -1,70 V
C. Emas Zn2+ +2e → Zn Eo = -0,76 V
D. Magnesium Ag+ +e → Ag Eo = +0,80 V
E. Perak Fe2+ +2e → Fe Eo= +0,44 V

Harga potensial standar sel yang terbesar


adalah…
Sel Volta A. Cu/Cu2+//Ag+/Ag
B. Al/Al3+//Cu2+/Cu
09. Dari data potensial elektroda berikut : C. Ag/Ag+//Cu2+/Cu
Zn2+ + 2e Zn EO = -0,76 V D. Zn/ Zn2+// Fe2+//Fe
2+
Cd + 2e Cd EO = -0,40 V E. Fe/Fe2+//Cu2+/Cu
Cu2+ + 2e Cu EO = +0,34 V
+
Ag + e Ag EO = +0,70 V
Reaksi yang dapat berlangsung adalah…
A. Zn2+ + Cu Zn + Cu2+ 12. Perhatikan susunan sel volta berikut:
B. Cd + Zn2+ Cd2+ + Zn 0,76 V

C. Cu2+ + Ag 2Ag+ + Cu
D. Cd2+ + Cu Cd + Cu2+ Pb
E. 2Ag+ + Cd 2Ag + Cd2+ Zn

Zn2+, Pb
1M

10. Diketahui :
Reaksi yang terjadi pada katoda adalah…
Cu2+ + 2e Cu Eo = +0,34 V
A. Zn2+ + 2e → Zn
Zn2+ + 2e Zn Eo = -0,76 V
B. Zn→ Zn2+ + 2e
Bila kedua logam tersebut dipasangkan C. Pb2+ + 2e→ Pb
membentuk sel volta maka pernyataan D. Pb→Pb2+ +2e
berikut yang tidak benar adalah … E. H2O + 2e→ 2OH- + H2
A. Elektrode Zn teroksidasi dan elektrode
Cu tereduksi
B. Elektrode Zn sebagai anode dan Cu Elektrolisis
sebagai katode 13. Reaksi yang terjadi pada katode dari
C. Potensial sel yang dihasilkan adalah 1,10 elektrolisis larutan KNO3 adalah…
volt A. 4OH-(aq) 2H2O(l) + O2(g) + 4e
D. Notasi selnya : +
B. K (aq) + e K(s)
Zn(s) Zn2+(aq) Cu2+(aq) Cu C. 2H2O(l) + 2e 2OH-(aq) + H2(g)
Eosel = 1,10 V D. SO42-(aq) 2e + SO4(aq)
E. Dalam sistem sel Volta tersebut elektron E. 2H+(aq) + 2e H2(g)
bergerak dari Cu menuju Zn.

SMAN 1 MAJA/ KIMIA/ 3 SMA / SEMESTER 1


13
14. Reaksi yang terjadi pada anode bila larutan perbandingan massa atom relative X dan Y
Cr2(SO4)3 dielektrolisis dengan sebesar 1 : 2, maka perbandingan massa X
menggunakan elektrode dari logam kromium dan Y yang terendapkan di katode adalah …
adalah … A. 1 : 1
A. Cr3+ + 3e Cr B. 1 : 2
2-
B. 2SO4 S2O82- + 2e C. 1 : 4
C. Cr Cr3+ + 3e D. 2 : 1
D. 2H2O + 2e H2 + 2OH- E. 4 : 1
E. 2H2O O2 + 4H+ + 4e

15. Peristiwa elektrolisis berikut akan Korosi


menghasilkan larutan asam adalah…
19. Sebuah percobaan dilakukan sebagai berikut:
A. Elektrolisis lelehan NaCl
B. Elektrolisis larutan NaCl
1) Paku dalam tabung 1 dicat
C. Elektrolisis larutan PbCl2
2) Paku diletakkan pada tabung berisi
D. Elektrolisis Fe(OH)2
udara kering dan ditutup
E. Elektrolisis larutan PbSO4
3) Paku diletakkan dalam tabung berisi
minyak
4) Paku diletakkan dalam tabung yang
Hukum Faraday berisi udara lembab dan ditutup
16. Larutan AgNO3 (Ar Ag = 108) dielektrolisis 5) Paku diletakkan dalam tabung yang
dengan arus listrik 10 A selama 965 detik, berisi air garam.
maka massa logam yang diendapkan di
katoda adalah… Proses korosi yang paling cepat terjadi pada
A. 10,8 gram nomor…
B. 5,04 gram A. 5
C. 2,16 gram B. 4
D. 1,08 gram C. 3
E. 0,504 gram D. 2
E. 1

17. Arus listrik sebanyak 9.650 Coulumb selama


beberapa waktu dialirkan melalui 1 liter
larutan perak nitrat 1 M dalam sebuah sel
elektrolisis. Jika kedua elektrode dibuat dari
platina dan volume dianggap tetap, maka pH
larutan setelah dielektrolisis selesai adalah …
A. 0
B. 1
C. 2
D. 3
E. 4

18. Sejumlah arus yang sama dialirkan pada dua


sel yang mengandung XSO4 dan Y2SO4. Jika
SMAN 1 MAJA/ KIMIA/ 3 SMA / SEMESTER 1
14
20. Diketahui nilai Eo sel sebagai berikut: 04. Diketahui data
Eo A+/A = -2,43 V Mg2+(aq) + 2e Mg EO = -2,37 V
Eo B+/B = - 1,66 V Ni2+(aq) + 2e Ni EO = -0,25 V
Eo C+/C = -0,44 V
Hitunglah potensial sel untuk reaksi berikut:
EoD+/D = +0,154 V Mg(s) + Ni2+(aq) Mg2+(aq) + Ni(s)
Eo P+/P = +1,34 V
EoQ+/Q = +2,23 V
Jika C adalah besi, logam yang paling baik 05. Hitunglah massa zink (Ar Zn = 65) terbentuk
digunakan untuk melindungi besi dari proses pada katoda jika arus listrik 5 A dialirkan
melalui larutan ZnSO4 selama 1 jam!
korosi dengan metode perlindungan katodik
adalah…
A. A
B. B
C. D
D. P
E. Q

ESAI

01. Setarakan reaksi redoks berikut dengan cara


perubahan bilangan oksidasi
a. KMnO4 + HCl MnCl2 + Cl2 + KCl +
H2 O
b. Ca + HNO3 Ca(NO3)2 + NO + H2O
c. K2Cr2O7 + SnCl2 + HCl CrCl3 + SnCl4
+ KCl + H2O

02. Setarakan reaksi redoks berikut dengan cara


setengah reaksi
a. Cl2 + HSO3- Cl- + HSO4-

b. KMnO4 + KI + H2O MnO2 + I2 + KOH

c. Fe2+ + MnO4- Fe3+ + Mn2+

03. Tulislah reaksi yang terjadi pada katoda dan


anoda untuk elektrolisis dengan
menggunakan elektroda inert :
a. Larutan KI
b. Lelehan KI

SMAN 1 MAJA/ KIMIA/ 3 SMA / SEMESTER 1


15
BAB Rn : zat radioaktif

KIMIA UNSUR

A. GAS MULIA DAN HALOGEN


❖ Kegunaan Gas Mulia
GAS MULIA ( VIIIA) Unsur Kegunaan
He ✓ Pengisi bola lampu pijar
❖ Terdiri dari : ✓ Pelarut gas selam
- 2He - 36Kr Ne ✓ Cairan pendingin
✓ Pengisi lampu reklame
- 10Ne - 54 Xe Ar ✓ Pengisi bohlam
✓ Membentuk atmosfer
- 18Ar - 86Rn
inert
Kr ✓ merawat retina
❖ Keberadaan di Alam ✓ standar ukuran 1 meter
Xe ✓ Penghasil cahaya pada
- Berbentuk monoatomik Blitz
- Sumber utama : udara kecuali radon ( ✓ Zat anestesi
kerak bumi) Rn ✓ Terapi kanker
- Gas mulia yang terbanyak di atmosfer:
Ar
HALOGEN ( VII A)
❖ Sifat Fisis
Sifat Dari He → Rn
Gaya tarik antar Karena Mr makin besar, ❖ Terdiri dari :
molekul Gaya London makin kuat - 9F - 53I
( Gaya London) - 17Cl - 85At
Titik Didih Makin besar
- 35Br
Titik leleh Makin besar
Kerapatan Makin besar

❖ Sifat Atomik ❖ Keberadaan di Alam


Sifat Dari He→ Rn ✓ Ditemukan dalam bentuk senyawaan
Jari –jari atom Makin besar Unsur Keberadaan
Energi Ionisasi Makin kecil Flourin Flouspar( CaF2), Kriolit
(Na3AlF6) dan
Keelektronegatifan He, Ne, Ar = 0 flouroapatit
Kr →Rn , makin ( Ca5(PO4)3F)
kecil Klorida NaCl, KCl , MgCl2 yang
terkandung dalam air laut
❖ Sifat Kimia Bromin Air laut dan air mineral
Sifat Dari He→ Rn Iodin NaIO3
Kereaktifan Cenderung tidak reaktif Astatin Kerak bumi
Kr, Xe, Rn memiliki
kemampuan
membentuk ikatan
dengan unsur yang
sangat elektronegatif
Kr → Rn makin reaktif
SMAN 1 MAJA/ KIMIA/ 3 SMA / SEMESTER 1
16
❖ Pembuatan Halogen
❖ Sifat Fisik ✓ Flourin ( F2)
Diperoleh dari proses elektrolisis KHF 2
Sifat Dari F → At dalam HF cair
KHF2→ K+ + HF2-
Gaya tarik antar Karena Mr makin besar,
HF2-→ H+ + 2F-
molekul X2 Gaya London makin
( Gaya London) kuat
Katode : 2H+ +2e → H2
Titik Didih X2 Makin besar
Anoda : 2F- → F2 + 2e
Titik Didih HX HF> HI>HBr> HCl ✓ Klorin
Titik leleh Makin besar Dibuat melalui proses Downs, yaitu
Kerapatan Makin besar elektrolisis leburan NaCl hingga
Wujud dalam F2 = gas kuning diperoleh Na dan Cl2
suhu ruang Cl2 = gas hijau ✓ Bromin
I2 = padat kehitaman Dibuat dengan mengalirkan udara dan
At = padatan Cl2 ke dalam air laut yang mengandung
radioaktif Br-
Cl2(g) + 2Br-→2 Cl- + Br2
❖ Sifat Atomik ✓ Iodin
NaIO3 direduksi oleh NaHSO3
Sifat Dari F → At 2NaIO3 + 5 NaHSO3→
Jari –jari atom Makin besar I2 +3 NaHSO4 +2Na2SO4 + H2O
Energi Ionisasi Makin kecil I2 yang dihasilkan dimurnikan dengan
Keelektronegatifan Makin kecil sublimasi.
❖ Kegunaan Halogen
❖ Sifat Kimia ✓ Flourin
Secara umum halogen adalah unsur yang Senyawa Kegunaan
reaktif dan mudah menarik elektron HF Mengukir kaca
Freon Pendingin kulkas dan
Sifat Dari F → At ( CCl2F2) AC
Kereaktifan Makin berkurang Kriolit Pelarut bauksit dalam
Kekuatan F2> Cl2> Br2>I2 ( Na3AlF6) pengolahan Alumunium
oksidator NaF Pengawet kayu
Keasaman HF < HCl < HBr < HI Teflon Anti lengket
✓ Klorin
❖ Reaksi – Reaksi Halogen:
✓ Reaksi halogen dengan halogen
Senyawa Kegunaan
NH4Cl Elektrolit pengisi batu
Unsur yang ada di atas dapat mendesak
batere
ion unsur yang ada di bawahnya
KClO3 Pembuat mesiu dan
Contoh :
korek api
F2 + KCl→ KF + Cl2
KCl pupuk
Cl2 + KF →
Kaporit Pembunuh bakteri
✓ Reaksi halogen dengan air ( Ca(ClO)2)
Halogen ( kecuali F) akan mengalami NaClO pemutih
reaksi autoredoks jika dilarutkan dalam ✓ Bromin
air.
Contoh:
Senyawa Kegunaan
C2H4Br2 Zat aditif bensin
Cl2 + H2O↔ HClO + HCl
NaBr Penenang saraf
✓ Reaksi dengan Basa
AgBr Film fotografi
Halogen (kecuali F) akan mengalami
reaksi autoredoks jika direaksikan ✓ Iodin
dengan basa. Senyawa Kegunaan
Contoh : Iodium Tinctur Antiseptic luka
dan Iodoform
Cl2 + KOH→KClO3 + 5 KCl + 3H2O
CHI3
SMAN 1 MAJA/ KIMIA/ 3 SMA / SEMESTER 1
17
NaIO3 Pencegah gondok
SOAL-SOAL LATIHAN
Gas Mulia 07. Unsur gas mulia sukar bereaksi dengan gas
01. Diantara unsur-unsur gas mulia berikut yang lain, karena gas mulia…
paling banyak terdapat di alam semesta A. Nomor atomnya selalu genap
adalah… B. Memiliki energi ionisasi sangat tinggi
A. Radon C. Jumlah elektron valensi selalu 8
B. Helium D. Sedikit terdapat di alam
C. Xenon E. Merupakan gas monoatomik
D. Neon
E. Argon di udara 08. Gas mulia merupakan unsur yang sangat
stabil karena…
02. Unsur gas mulia yang paling reaktif adalah… A. Tidak dapat disintesis
A. Helium B. Tidak dapat bereaksi dengan unsur lain
B. Argon C. Jumlah elektron terluarnya selalu genap
C. Krypton D. Memiliki konfigurasi elektron yang stabil
D. Xenon E. Jari-jari atomnya kecil
E. Neon

03. Sifat gas mulia dibawah ini yang makin 09. Energi ionisasi unsur gas mulia secara acak
berkurang dengan naiknya nomor atom adalah 1520 kJ, 2640 kJ, 1040 kJ, 1170 kJ,
adalah… 1350 kJ, dan 2080 kJ. Energi ionisasi dari
A. Massa atom kripton adalah…
B. Titik didih A. 1040 kJ
C. Titik leleh B. 1170 kJ
D. Energi ionisasi C. 1250 Kj
E. Kerapatan D. 1350 kJ
E. 2080 kJ
04. Dibawah merupakan sifat-sifat gas mulia,
kecuali :
A. Merupakan gas monoatomik 10. Manakah satu diantara penggunaan gas mulia
B. Sukar melepas atau mengikat elektron berikut yang tidak benar:
C. Unsur yang sangat stabil A. Radon digunakan dalam fotografi
D. Mudah bereaksi dengan unsur-unsur B. Argon digunakan untuk atmosfir inert
logam C. Helium digunakan untuk pengisi balon
E. Mempunyai energi ionisasi paling besar udara
diantara unsur-unsur yang seperiode D. Neon digunakan untuk pengisi lampu
tabung
05. Sifat-sifat gas mulia di bawah ini bertambah E. Xenon digunakan untuk obat bius
dengan naiknya nomor atom, kecuali :
A. Jari-jari atom
B. Kereaktifan Halogen
C. Titik leleh
D. Energi ionisasi 11. Bilangan oksidasi bromin yang terendah
E. Titik beku terdapat pada senyawa…
A. Fe(BrO2)3
06. Gas mulia yang digunakan sebagai pengisi B. HBrO4
bola lampu pijar dan digunakan pada C. Mg(BrO)2
pengelasan stainlees steel adalah… D. Al(BrO3)3
A. He E. SnBr4
B. Rn
C. Ne
D. Xe
E. Ar
SMAN 1 MAJA/ KIMIA/ 3 SMA / SEMESTER 1
18
12. Halogen yang paling mudah direduksi 18. Beberapa sifat unsur adalah :
adalah… 1. Pada umumnya senyawanya berwarna
A. F2 2. Sebagai unsur bebas bersifat racun
B. Cl2 3. Sukar bereaksi dengan unsur lain
C. Br2 4. Sangat reaktif sehingga terdapat di alam
D. I2 sebagai senyawa
E. At2 5. Dengan basa kuat memberikan reaksi
disproporsionasi
13. Unsur halogen yang paling reaktif adalah… Yang merupakan sifat unsur halogen
A. Fluorin adalah…
B. Klorin A. 3, 4, 5
C. Bromin B. 1, 2, 4
D. Iodin C. 1, 2, 3
E. Astatin D. 1, 3, 5
E. 2, 4, 5
14. Unsur halogen yang bersifat radioaktif
adalah…
A. Fluorin 19. Larutan 20 ml I2 tepat habis bereaksi dengan
B. Klorin 10 ml NaS2O3 0,2 M menurut reaksi berikut:
C. Bromin I2(aq) + 2S2O32-(aq ) S4O62-(aq) + 2I-(aq)
D. Iodin Kemolaran I2 adalah…
E. Astatin A. 0,05
B. 0,10
15. Reaksi disproporsionasi dapat terjadi jika C. 0,20
halogen direaksikan dengan… D. 0,40
A. Logam E. 0,50
B. Non logam
C. Halogen lain
D. Asam 20. Diantara zat-zat berikut ini, yang
E. Air mengandung unsur halogen adalah…
A. Kapur
B. Kaporit
C. Tawas
16. Kelompok unsur yang merupakan oksidator
D. Soda
kuat adalah golongan unsur…
E. Gips
A. Transisi
B. Halogen
C. Alkali
D. Alkali tanah
E. Gas mulia

17. Halogen yang banyak digunakan sebagai


pemutih dalam industri pulp adalah…
A. Fluorin
B. Klorin
C. Bromin
D. Astatin
E. Iodin

SMAN 1 MAJA/ KIMIA/ 3 SMA / SEMESTER 1


19
B. LOGAM ALKALI & ALKALI TANAH ❖ Kegunaan Alkali
Alkali Kegunaan
Li Batere, alat pacu jantung dan
ALKALI ( IA) sebagai bahan pembuat
komponen pesawat jika
dicampur magnalium
3Li , 11Na, 19K, 37Rb, 55Cs, 87Fr Na Pendingin reactor, lampu
penerangan jalan
❖ Keberadaan di alam K KO2 untuk masker gas. KOH
▪ Litium: spodumene untuk membuat sabun
▪ Natrium : air laut, sendawa chili Rb Filamen sel fotolistrik
▪ Kalium : silvit , karnalit Cs Katode pada lampu elektronik
▪ Rubidium : lepidolit.
▪ Sesium : polutit
ALKALI TANAH ( IIA)
❖ Sifat Fisik
Secara umum logam alkali adalah logam
lunak 4Be , 12Mg, 20Ca, 38Sr, 56Ba, 88Ra
Sifat Dari Li → Fr
Titik Leleh Makin kecil ❖ Keberadaan di alam
Titik Didih Makin kecil ▪ Berilium : beril
Warna Nyala Li = merah
▪ Magnesium : magnesit,dolomite
Na = kuning
epsomit
K = ungu muda
Rb = ungu
▪ Kalsium : dolomite, batu kapur
Cs = Biru ▪ Stromsium : selestit.
▪ Barium : barit.
▪ Radium : pitchblende
❖ Sifat Atomik
Sifat Dari Li → Fr ❖ Sifat Fisik
Jari –jari atom Makin besar Secara umum berupa logam lunak
Energi Ionisasi Makin kecil dengan kekerasan yang lebih tinggi
Keelektronegatifan Makin kecil dibanding alkali.

Sifat Dari Be → Ra
Tingkat oksidasi Dalam senyawa biloks
alkali = +1 Titik Leleh Makin kecil
Titik Didih Makin kecil
❖ Sifat Kimia Warna Nyala Be = putih
Secara umum logam alkali adalah logam Mg = putih
reaktif yang mudah melepas Ca = merah
electron(reduktor kuat.) Sr = merah anggur
Ba = hijau
Sifat Dari F → At
❖ Sifat Atomik
Kereaktifan Makin besar
Kelarutan dalam Makin besar, Sifat Dari Be → Ra
air Menghasilkan basa LOH, Jari –jari atom Makin besar
H2 dan energi yang besar Energi Ionisasi Makin kecil
Kekuatan Basa LiOH < NaOH < KOH< Keelektronegatifan Makin kecil
RbOH< CsOH
Tingkat oksidasi Dalam senyawa biloks
alkali = +2
❖ Pembuatan Logam Alkali
Semua logam alkali dibuat dengan
elektrolisis lelehan garamnya

SMAN 1 MAJA/ KIMIA/ 3 SMA / SEMESTER 1


20
❖ Sifat Kimia klorida dari Mg dan Ca. Sifat kesadahan
Alkali tanah cukup reaktif walaupun ini hanya dapat dihilangkan dengan resin
kereaktifan dan kemampuannya untuk penukar ion.
mengalami oksidasinya lebih rendah bila
dibanding dengan alkali.
Sifat Dari F → At
Kereaktifan Makin besar
Kelarutan Be = tidak larut
dalam air Mg = larut dalam air panas
Ca,Sr, Ba = larut dalam air
Kekuatan Basa Be = amfoter
Mg(OH)2 < Ca(OH)2<
Sr(OH)2 < Ba(OH)2

❖ Pembuatan Alkali Tanah


Be : Reduksi garam fluoridanya dengan
magnesium
Mg, Ca, Sr dan Ba : Elektrolisis lelehan
garam kloridanya ( Downs)
❖ Kegunaan Alkali Tanah

Alkali Kegunaan
Be Membuat pegas,klip,sambungan
listrik dan komponen reaktor
atom
Mg Kmponen pembuat pesawat,
kembang api. Mg(OH)2 untuk
obat Maag, MgSO4.7H2O untuk
pencahar
Ca Sebagai fluks dalam pembuatan
baja, Gips ( CaSO4. xH2O)
digunakan untuk pembalut patah
tulang
Sr Kembang api dll

Kesadahan Air
Air sadah adalah air alam yang melarutkan
garam-garam Ca dan Mg dari karbonat,
sulfat dan klorida.
Air sadah memiliki sifat-sifat sebagai berikut:
▪ Dengan sabun tidak berbusa
▪ Dapat menimbulkan kerak pada ketel

Air sadah dibedakan menjadi :


1. Air sadah sementara yaitu air sadah yang
mengandung garam-garam
hidrokarbonat dari Mg dan Ca. Sifat
kesadahan ini dapat dihilangkan dengan
cara pemanasan dan penambahan kapur.
Ca(HCO3)2→CaCO3 + H2O +CO2
2. Air sadah tetap yaitu air sadah yang SOAL-SOAL LATIHAN
mengandung garam-garam sulfat dan
SMAN 1 MAJA/ KIMIA/ 3 SMA / SEMESTER 1
21
Golongan Alkali 06. Larutan garam berikut jika dibakar akan
member warna nyala ungu muda adalah..
01. Berikut ini yang merupakan sifat golongan
A. NaCl
alkali adalah…
B. KCl
A. Dapat direduksi oleh hidrogen
C. LiCl
B. Bereaksi dengan air membentuk basa
D. RbCl
C. Dapat disimpan dalam air
E. CsCl
D. Tereduksi oleh air menghasilkan gas H2
E. Mengkilat dan sangat keras
07. Unsur alkali yang penting dalam bidang
pertanian adalah…
02. Unsur-unsur golongan alkali disusun dengan
A. Natrium
meningkatnya nomor atom yaitu : Li, Na, K,
B. Kalium
Rb, dan Cs. Sifat-sifat golongan alkali yang
C. Litium
benar adalah…
D. Cesium
A. Afinitas elektron Cs paling besar
E. Rubidium
B. Sifat reduktor Na lebih kuat daripada sifat
reduktor K
C. Energi potensial K < energi potensial Na
08. Suatu logam alkali mempunyai sifat-sifat
D. Jari-jari atom Rb < jari-jari atom K
dari logam alkali sebagai berikut:
E. Sifat basa Na lebih kuat daripada basa Rb
- Merupakan reduktor kuat
03. Urutan yang benar dari basa unsur alkali - Jika bereaksi dengan air akan
yang semakin kuat adalah… menghasilkan basa dan gas H2
- Digunakan sebagai lampu penerang jalan
A. KOH – CsOH – NaOH – RbOH - Mempunyai warna nyala kuning
B. RbOH – CsOH – KOH – NaOH Logam yang dimaksud adalah….
C. NaOH – KOH – RbOH – CsOH A. Kalium
D. KOH – NaOH – CsOH – RbOH B. Kalsium
E. CsOH – KOH – RbOH – NaOH C. Natrium
D. Litium
04. Mineral berikut yang mengandung kalium E. Cesium
adalah…
A. Sendawa Chili
B. Pitchblende Golongan Alkali Tanah
C. Karnalit 09. Dibandingkan golongan IA, maka unsur
D. Lepidolit golongan IIA memiliki :
E. Epsomit A. Jari-jari atom yang lebih besar
B. Energi ionisasi yang lebih kecil
05. Dari beberapa sifat berikut: C. Sifat reduktor yang lebih kuat
1. Mudah melepas 1 elektron D. Sifat basa yang lebih lemah
2. Bersifat oksidator kuat E. Titik leleh yang lebih rendah
3. Logam yang reaktif
4. Memiliki beberapa biloks
5. Membentuk senyawa bewarna 10. Sifat-sifat berikut yang merupakan sifat
Yang merupakan sifat dari logam alkali golongan alkali tanah adalah…
adalah… A. Mempunyai keelektronegatifan besar
A. 1 dan 2 B. Bersifat oksidator kuat
B. 1 dan 3 C. Jari-jari atom sangat kecil
C. 2 dan 4 D. Sangat elektropositif
D. 2 dan 3 E. Reduktor kuat setelah golongan IA
E. 1 dan 5 11. Unsur golongan IIA yang basanya dapat
bersifat asam atau basa adalah…
A. Be
B. Ca
C. Ba

SMAN 1 MAJA/ KIMIA/ 3 SMA / SEMESTER 1


22
D. Mg E. Ca(OH)2
E. Sr
18. Unsur alkali tanah yang sifatnya mirip
dengan Magnesium adalah…
12. Basa alkali tanah yang kelarutannya terbesar A. Li D. Rb
dalam air adalah… B. Na E. Cs
A. Be(OH)2 C. K
B. Ba(OH)2
C. Ca(OH)2 19. Air sadah adalah air yang mengandung ion-
D. Mg(OH)2 ion dari logam …
E. Sr(OH)2 A. Na D. Ca
B. Ba E. Li
C. K
13. Logam berikut larut dalam air dan
menghasilkan gas hidrogen, kecuali: 20. Upaya yang dapat dilakukan untuk
A. Be menghilangkan kandungan MgSO4 dalam air
B. Ba sadah adalah…
C. K A. Dengan pemanasan
D. Ca B. Penambahan kaporit
E. Na C. Mengalirkan air melalui resin penukar
ion
D. Ditambahkan oksidator
14. Bila logam magnesium dibakar dengan udara E. Ditambahkan MgClO3
akan dihasilkan senyawa…
A. MgO ESAI
B. Mg3N2
C. MgO dan Mg3N2 01. Sebutkan kegunaan senyawa logam alkali
D. MgCO3 dan alkali tanah!
E. Mg(OH)2
02. Jelaskan mengapa logam alkali hanya
ditemukan dalam bentuk senyawanya saja!
15. Salah satu kegunaan senyawa magnesium
adalah… 03. Logam natrium dapat dibuat dengan cara
A. Pupuk buatan elektrolisis lelehan natrium klorida dengan
B. Serat sintesis elektroda grafit. Tuliskan persamaan
C. Bahan pengawet reaksinya jika pada elektrolisis tersebut
D. Kembang api digunakan arus listrik sebesar 20 kA dalam
E. Plastik waktu 1930 detik, tentukan berat logam
natrium yang digunakan !

16. Warna merah terang pada kembang api 04. Energi ionisasi unsur alkali secara acak 96,
disebabkan oleh adanya senyawa… 90, 124, 100, dan 119 kJ/mol. Tentukan besar
A. Kalsium energi ionisasi natrium !
B. Stronsium
C. Magnesium 05. Jelaskan perbedaan air sadah sementara dan
D. Barium air sadah tetap dan bagaimana cara
E. Berilium menghilangkannya!

17. Senyawa logam alkali yang digunakan


sebagai antasida adalah…
A. Ca(OCl)2
B. CaOCl2
C. Mg(OH)2
D. MgSO4

SMAN 1 MAJA/ KIMIA/ 3 SMA / SEMESTER 1


23
C. UNSUR – UNSUR PERIODE KETIGA
❖ Pengolahan
11Na, 12Mg, 13Al,14Si,15P,16S,17Cl,18Ar
1. Aluminium (Al)
Logam Al murni diproses dari alumina
❖ Keberadaan di Alam :
✓ Na : air laut, garam batu ( NaCl), murni (Al2O3) yang berasal dari bijih
sendawa chili (NaNO3) bauksit dengan proses Hall Herault yang
meliputi :
✓ Mg : MgCO3(air laut)
✓ Al : Bauksit, Kriolit ▪ Penggilingan bauksit, melarutkan
✓ Si : Kuarsa, Anornit, Muskovit Al2O3 dengan larutan NaOH, dan
✓ P : Fluoroapatit, fosforusit, pemisahan pengotor dengan
hidroksi apatit penyaringan.
✓ S : Galena, pirit,seng blende ▪ Pengendapan Al2O3, endapan yang
✓ Cl : air laut mengandung Cl- berukuran besar dikalsinasi
✓ Ar : sebagai unsur bebas (dipanggang) untuk menguapkan air.
di atmosfer ▪ Peleburan aluminium, elektrolisis
lelehan Al2O3 dengan kriolit sebagai
❖ Sifat Fisik pelarut, dan batang karbon sebagai
Sifat Dari Na→ Ar anode.
Titik Leleh Naik hingga Si kemudian turun Reaksi : 2Al2O3 4Al3+ + 6O2-
3+
dan Titik Katode : 4Al +12e 4Al
Didih Anode : 6O2- 3O2 + 12e
Struktur Na, Mg, Al : Kristal logam 3C + 3O2 3CO2
Si : Kovalen Raksasa 2Al2O3 + 3C 4Al + 3CO2
P&S : Poliatom
Cl2 : Molekul diatomik
Ar : Monoatomik 2. Silikon (Si)
Si terdapat dalam bentuk senyawa silikat
❖ Sifat Atomik (SiO2) atau pasir kuarsa. Diperoleh
Sifat Dari Na→ Ar dengan mereduksi SiO2 dengan reduktor
Jari –jari atom Makin kecil Mg pada suhu tinggi.
Energi Ionisasi Na > Al > Mg> Si >S Reaksi: SiO2 + Mg Si + 2MgO
>P> Cl > Ar
Keelektronegatifan Makin kecil, Ar = 0 3. Fosfor (P)
Diperoleh dengan mereduksi Ca3(PO4)2
❖ Sifat Kimia dengan reduktor C dan pasir silikon (
Proses Wohler).
Sifat Dari Na→ Ar Reaksi :
Pereduksi Makin besar
Keasaman NaOH, Mg(OH)2 = basa Ca3(PO4)2(s) + 6SiO2(s) + 10C(s)
hidroksida Al(OH)3 = amfoter 6CaSiO3(l) + 10CO(g) + P4(g)
Si(OH)4, P(OH)5,S(OH)6,
Cl(OH)7 = asam Fosfor yang diperoleh didistilasi dan
Sifat Logam Na, Mg, Al = logam dikondensasi sehingga terbentuk P4
Si = metalloid (harus disimpan dalam air).
S, Cl, Ar = nonlogam

SMAN 1 MAJA/ KIMIA/ 3 SMA / SEMESTER 1


24
Fosfor mempunyai 2 alotropi, yaitu:
▪ Fosfor putih:
❖ Kegunaan :
1. fosforesensi
Alumunium:
2. Sangat reaktif
3. Bersifat racun ▪ Alat-alat rumah tangga (ringan, tahan
4. Mudah menguap dan larut dalam pelarut korosi dan tidak beracun).
non polar ▪ Pembungkus makanan, obat rokok,
dll (aluminium foil).
▪ Fosfor merah:
▪ Kabel pada tiang listrik (daya hantar
1. Tidak fosforensi
listrik dua kali dari tembaga).
2. Tidak reaktif
Silikon :
3. Kurang bersifat racun
4. Tidak larut dalam banyak pelarut ▪ Bahan pembuat transistor, komputer,
kalkulator, sel surya (sifat semi
4. Belerang (S) konduktor).
Penambangan belerang dari dalam tanah ▪ Menghilangkan kelembaban dalam
disebut sebagi proses Frash: obat-obatan, kamera, alat rumah
tangga.
Phospor
a. Bahan baku pembuatan asam fosfat
pada industri (fosfor putih).
b. Bidang gesek korek api (fosfor merah
dicampur dengan Sb2S3).
c. Bahan baku pupuk fosfat (dari
Ca3(PO4)2).
d. Bahan tambahan pada pembuatan
detejen (Na3PO4).
Sulfur
▪ Pembuatan asam sulfat
Uap air yang sangat panas dipompakan ke ▪ Fungisida (pembasmi jamur),
dalam tanah sehingga belerang meleleh, pembasmi serangga dan pengawet
kemudian campuran belerang air makanan.
didorong ke permukaan tanah oleh udara ▪ Bahan pencucian film (“hipo”) yaitu
bertekanan tinggi. Na2S2O3. 5H2O.
Sulfur selanjutnya diolah menjadi asam
sulfat ( H2SO4) dengan metode

Proses Kontak Proses Bilik


Timbal
Reaksi: Reaksi :
S + O2→ SO2 S + O2→SO2
2SO2 + O2→2 SO3 SO2 + NO2→SO3 + NO
SO3 + H2SO4→ H2S2O7 SO3 + H2O→H2SO4
Katalis V2O5 NO dan NO2
Kadar H2SO4 98% Kadar H2SO4 50%

SMAN 1 MAJA/ KIMIA/ 3 SMA / SEMESTER 1


25
SOAL-SOAL LATIHAN
05. Unsur-unsur periode ketiga yang terdiri dari
Sifat-sifat Umum Unsur Periode Ketiga Na, Mg, Al, Si, P, S, Cl dan Ar atas dasar
01. Unsur periode ketiga mempunyai ciri-ciri konfigurasi elektronnya maka dapat
yang sama yaitu… dikatakan bahwa…
A. Elektron valensinya A. Na logam yang paling sukar bereaksi
B. Jumlah elektronnya B. Si bersifat amfoter
C. Jumlah orbitalnya C. P, S, dan Cl cenderung merupakan
D. Jumah kulit elektronnya reduktor lemah
E. Bilangan oksidasinya D. Na, Mg dan Al paling mudah mengalami
reaksi reduksi
E. Energi ionisasi logam Mg lebih besar dari
02. Beberapa sifat fisis dan kimia unsur
logam Al
seperiode adalah :
1. logam – metaloid - non logam - gas mulia
2. semakin ke kanan kemampuan mereduksi 06. Berikut adalah harga energi ionisasi pertama
bertambah Al, Si, P, S, dan Cl yang disusun secara acak
3. kristal logam - molekul raksasa - molekul (kkal/mol) : 188, 139, 299, 253, 239. Maka
sederhana – monoatomik energi ionisasi pertama dari logam belerang
4. semakin ke kanan energi ionisasi adalah ..
bertambah A. 139
5. semakin ke kanan titik leleh dan titik B. 188
didih berkurang C. 239
Pernyataan yang sesuai dengan sifat-sifat D. 253
unsur periode ketiga adalah… E. 299
A. 1, 2, 4, dan 5
B. 2, 3, 4, dan 5 07. Diantara unsur periode ketiga berikut yang
C. 1, 2, 3, dan 5 paling banyak terdapat di alam adalah…
D. 1, 2, 3, dan 4 A. Silikon
E. 1, 3, 4, dan 5 B. Magnesium
C. Aluminium
03. Berikut merupakan pernyataan yang paling D. Natrium
tepat mengenai sifat unsur periode ketiga E. Klorin
adalah ..
A. Tiga unsur pertama mempunyai struktur 08. Unsur periode ketiga yang terdapat sebagai
kristal kovalen raksasa. gas monoatomik pada STP adalah…
B. Tiga unsur terakhir merupakan molekul A. Silikon
gas B. Argon
C. Oksida tiga unsur pertama bersifat basa C. Aluminium
D. Hidrida dua unsur pertama dengan air D. Natrium
akan membebaskan gas hidrogen E. Klorin
E. Hidroksida empat unsur pertama me-
rupakan basa
09. Unsur-unsur dalam periode ketiga sistim
periodik semakin ke kanan semakin sukar
04. Unsur periode ketiga yang bersifat melepaskan elektronnya. Hal ini karena…
pengoksidasi paling kuat adalah… A. Jumlah kulit semakin berkurang
A. Silikon B. Potensial ionisasi semakin bertambah
B. Magnesium C. Afinitas elektron berkurang
C. Aluminium D. Jumlah elektron kulit terluar berkurang
D. Natrium E. Jari-jari atom semakin bertambah
E. Klorin

SMAN 1 MAJA/ KIMIA/ 3 SMA / SEMESTER 1


26
10. Dari kiri ke kanan pada unsur-unsur periode 15. Dalam pembuatan aluminium dari alumina,
ketiga, maka sifat periodik yang berkurang ke dalam Al2O3 lelehan ditambahkan kriolit
adalah… cair. Dalam hal ini kriolit cair berfungsi
A. Jari-jari atom sebagai…
B. Sifat oksidator A. Katoda
C. Keelektronegatifan B. Katalisator
D. Sifat keasaman C. Pelarut
E. Sifat isolator listrik D. Anoda
E. Pengikat kotoran

11. Pernyataan yang benar tentang unsur pe- 16. Aluminium banyak digunakan untuk
riode ketiga dari Na ke Ar adalah … membuat alat-alat rumah tangga karena
A. Titik didih naik sampai maksimum pada aluminium merupakan logam yang…
Si kemudian turun secara tajam ke kanan A. Aktif dan sangat keras
B. Titik lebur naik sampai maksimum pada B. Ringan dan tahan korosi
Al kemudian turun secara tajam ke kanan. C. Lunak dan mengkilap
C. Titik didih naik secara teratur ke kanan. D. Aktif dan bersifat magnet
D. Titik lebur naik secara teratur ke kanan E. Rapuh dan mudah diperoleh
dan mencapai maksimum pada argon
E. Titik lebur naik sampai maksimum pada 17. Pasangan senyawa berikut yang mengandung
Si kemudian turun teratur ke kanan aluminium adalah…
A. Bauksit dan fosforit
B. Mika dan kriolit
12. Sifat asam unsur periode ketiga berikut yang C. Bauksit dan kuarsa
paling kuat adalah… D. Fosforit dan fluoroapatit
A. H2SiO3 E. Kriolit dan bauksit
B. H3PO4
C. H2SO4 18. Pada leburan bauksit (Al2O3) dalam kriolit
D. HClO4 cair dialiri arus sebesar 9,65 A selama 3
E. HAlO2 jam. Massa logam aluminium yang terbentuk
di katoda adalah…
Pengolahan Logam Unsur Periode Tiga A. 0,324 gram
B. 1,944 gram
13. Logam aluminium mudah teroksidasi oleh C. 9,720 gram
udara, namun oksidasi tidak berlangsung D. 19,44 gram
lebih lanjut. Hal ini disebabkan oleh… E. 29,16 gram
A. Aluminium bersifat amfoter
B. Mempunyai potensial (red) standar 19. Perbedaan bentuk dan sifat dari fosfor merah
negatif dan fosfor putih akibat proses pemanasan
C. Merupakan logam yang lunak disebut…
D. Terbentuk lapisan Al2O3 sebagai A. Isomer
pelindung B. Isotop
E. Terbentuk lapisan Al2O3 C. Enantiotropi
D. Alotrop
E. Isobar
14. Belerang dikenal dalam dua bentuk di alam.
Bentuk pertama stabil di atas suhu 95 OC dan
20. Sebagian besar produksi pospor digunakan
bentuk kedua stabil di bawah suhu tersebut.
untuk membuat….
Keadaan seperti ini disebut…
A. STPP
A. Isomer
B. Superpospat
B. Isomorf
C. Flouroapatit
C. Monomorf
D. Korek api
D. Enantiotrof
E. Asam pospat
E. Polimorf

SMAN 1 MAJA/ KIMIA/ 3 SMA / SEMESTER 1


27
ESAI

01. Jelaskan sifat asam/basa dari senyawa unsur


periode ketiga!

02. Jelaskan keunggulan logam aluminium bila


dibandingkan dengan logam lain dalam satu
periode!

03. Jelaskan mengapa sifat logam dari kiri ke


kanan dalam satu periode semakin
berkurang!

04. Jelaskan pengolahan belerang menurut cara


Frasch!

05. Sebutkan perbedaan sifat fosfor putih dan


fosfor merah!

SMAN 1 MAJA/ KIMIA/ 3 SMA / SEMESTER 1


28
D. UNSUR TRANSISI PERIODE KEEMPAT ❖ Kegunaan Logam Transisi Periode
Keempat
Sc : komponen pada lampu listrik
21Sc, 22Ti, 23V, 24Cr, 25Mn ,26Fe, 27Co berintensitas tinggi
28Ni 29Cu, 30Zn
Ti : pembuatan pesawat terbang,
mesin jet, serta pipa saluran
❖ Sifat Fisis
Semua unsur logam transisi mempunyai V : katalis reaksi kimia di bidang
: industri (V2O5)
✓ Daya hantar listrik dan panas yang Cr : pelapis logam lain, pencampur
baik stainless steel
✓ Keras
Mn : zat aktif dalam batu baterai
✓ Titik didih dan titik leleh tinggi (MnO2) dan sebagai katalis
✓ Mempunyai warna khas jika subkulit
d terisi sebagian. Fe : pembuatan segala jenis mesin
Co&Ni : campuran dengan logam lain
❖ Sifat Magnetik misal alnico (Al, Ni, Co) yang
✓ Logam punya bersifat magnet sangat kuat
elektron tunggal → Paramagnetik Cu : kabel listrik, kuningan (Cu + Zn)
✓ Logam punya
banyak elektron tunggal→ Zn : melapisi besi, campuran
kuningan
Ferromagnetik
✓ Logam tidak punya
elektron tunggal→ Diamagnetik ❖ Proses Pengolahan

❖ Sifat Kimia ✓ Pengolahan Besi ( Tanur Tinggi)


✓ Logam transisi mempunyai beberapa
biloks Bahan baku
( kecuali Zn dan Ni) masuk
✓ Logam transisi bisa dijadikan suatu Udara panas
katalis masuk
❖ Keberadaan di Alam

Sc terdapat pada mineral tortveitil, Bahan baku :


- Bijih besi
monazite, gadolinite
- Batu kapur
Ti rutile (TiO2) , ilmenite (FeTiO2) untuk Gas sisa dari
mengikat reduksi senyawa
V vanadite, patronite, vanadinite kotoran besi dibersihkan
- Kokas dan digunakan
(C )sebagai untuk
Cr kromite (FeO.Cr2O3) pereduksi memanaskan
udara
Mn pirolusit/batu kawi (MnO2)
rodocrosite (MnCO3)
Fe hematite, magnetite,limonite,
siderite,pyrite (FeS2)
Co smaltite (CoAs2), kobaltite
Lelehan terak
Ni milerite (NiS)

Cu Cuprite,calcosite,calcopirite Lelehan besi

Zn zink blende,zinkcite , smitsonite


Besi yang dihasilkan selanjutnya dapat diolah
menjadi baja dengan proses Bessemer

SMAN 1 MAJA/ KIMIA/ 3 SMA / SEMESTER 1


29
✓ Pengolahan Tembaga
Tembaga diekstraksi dari bijih kalkopirit ❖ Tata Nama Ion Kompleks
dan kalkosit dengan proses reduksi. Kation Kompleks
Urutan proses pengolahan tembaga:
1. Pemurnian bijih tembaga dengan Ligan + Ion pusat ( Ind) + Muatan ion pusat
pengapungan
2. Pemanggangan Catatan :
2CuFeS + 4O2 → Cu2S + 2FeO+ 3SO2 - nama ligan dilengkapi dengan
2Cu2S + 3O2→ 2 Cu2O + 2SO2 jumlahnya dalam bahasa latin
3. Reduksi ( mono, di,tri…)
Cu2S + 2Cu2O→ 6 Cu + SO2 - jika ligan lebih dari satu jenis
4. Pemurnian dengan elektrolisis penamaan diurutkan sesuai abjad
Katoda : tembaga murni
Anoda : tembaga kotor CONTOH
Reaksi :
Apa nama ion kompleks berikut
K : Cu2+ + 2e→Cu
[Cr(NH3)4Cl2)]+
A : Cu → Cu2+ +2e
Jawab :
Ion tetraamin dikloro Kromium (III)
Ion Kompleks:
Anion Kompleks
❖ Komponen penyusun:
Ligan + Ion pusat (latin) +at + Muatan ion
Ion pusat + Ligan Pusat

• Ion Pusat : Logam transisi


CONTOH
penyedia orbital kosong
• Ligan : suatu molekul netral atau Apa nama ion kompleks berikut:
anion yang memberikan [Cr(H2O)2Br4]-
pasangan elektron kepada Jawab:
ion pusat Ion diaquo tetrabromo Chromat ( III)
Berbagai macam ligan :
NH3 : amino SCN- : tiosianato
H2O : aquo NO : nitroso
- -
Cl : kloro Br : bromo
F- : fluoro SO42- : sulfato
CN- : siano S2O32- : tiosulfato
OH- : hidrokso NO2- : nitro
• Bilangan
Koordinasi : Jumlah ligan yang diikat ion
Pusat
• Muatan ion kompleks =
Muatan ion pusat + total muatan ligan
CONTOH
Ion kompleks [Cu(NH3)2(CN)2]-
Ligan → 2 ligan NH3 dan 2 ligan CN-
Bil. Koordinasi → 4
Muatan ion kompleks =
Muatan ion pusat + total muatan ligan
-1 = x + -2
x = +1→ muatan ion pusat
Ion pusat → Cu +

SMAN 1 MAJA/ KIMIA/ 3 SMA / SEMESTER 1


30
E. UNSUR RADIOAKTIF

Unsur radioaktif adalah unsur – unsur yang


mengandung inti tidak stabil hingga
memancarkan sinar –sinar radioaktif
❖ Partikel-partikel yang terlibat dalam
reaksi Inti
Jenis Notasi
Partikel
1
Proton 1𝑝
1
Neutron 0𝑛
0
Elektron −1𝑒 atau −10𝛽
0
Positron +1𝛽
0
Sinar gamma 0𝛾
4
Sinar alfa 2𝛼
2
Deutron 1𝐻 atau 𝐷
3
Tritron 1𝐻 atau 𝑇

❖ Tipe peluruhan
Tipe Terjadi pada
Pemancaran Z > 83
alfa
Pemancaran n/p terlalu besar
beta
Pemancaran n/p terlalu kecil
positron
Pemancaran Inti yang
gamma tereksitasi

❖ Persamaan Inti
Perubahan suatu nuklida menjadi
nuklida yang lain disebut reaksi inti.
Contoh :
238 234 4
92𝑈 → 90𝑇ℎ + 2𝛼
Persamaan inti setara jika:
- Muatan kiri = muatan kanan
- Nomor massa kiri = kanan
-
CONTOH

Pada reaksi berikut tentukan x !


131 131
53𝐼 → 54𝑋𝑒 + 𝑥
- 𝑝𝑒𝑛𝑦𝑒𝑡𝑎𝑟𝑎𝑎𝑛 𝑚𝑢𝑎𝑡𝑎𝑛
131 = 131 + x
x = 0
- 𝑝𝑒𝑛𝑦𝑒𝑡𝑎𝑟𝑎𝑎𝑛 𝑚𝑎𝑠𝑠𝑎
53 = 54 + x
x = 53 – 54 = -1
→ −10𝑋 = 𝛽

SMAN 1 MAJA/ KIMIA/ 3 SMA / SEMESTER 1


31
❖ Waktu Paruh
Waktu paruh adalah waktu yang
dibutuhkan suatu nuklida untuk meluruh
hingga tersisa setengah bagiannya.
t
1 t1/2
Nt = ( ) × No
2

t
1 t1/2
At = ( ) × Ao
2

Nt : Jumlah radioaktif tersisa


No : Jumlah radioaktif mula-mula
At : Aktivitas radioaktif akhir
Ao : Aktivitas radioaktif mula-mula
t : Waktu penyimpanan
t1/2 : Waktu paruh

CONTOH
Suatu zat radioaktif mempunyai waktu
paruh = 20 tahun. 25 gram zat tersebut
disimpan selama 60 tahun. Berapa sisa zat
tersebut?
Jawab:
60
1 20
𝑁𝑡 = ( ) × 25 𝑔𝑟𝑎𝑚
2

= 3,125 𝑔𝑟𝑎𝑚

❖ Kegunaan zat Radioaktif


Zat Kegunaan
Tc-99 dan Mendeteksi kerusakan jantung
Tl-201
I-131 Mendeteksi kerusakan kelenjar
gondok
Xe-133 Mendeteksi penyakit paru-paru
Na-24 Mendeteksi gangguan
peredaran darah
P-32 Penyakit mata
Co -60 Terapi kanker
Fe-59 Mempelajari pembentukan sel
darah merah
O-18 Menyelidiki reaksi esterifikasi
C -14 Mempelajari mekanisme
reaksi fotosintesis

SMAN 1 MAJA/ KIMIA/ 3 SMA / SEMESTER 1


32
SOAL-SOAL LATIHAN

Sifat-sifat Logam Unsur Transisi Pengolahan Mineral Logam Transisi


05. Pada pengolahan besi digunakan kokas
01. Sifat logam unsur transisi ditunjukkan oleh sebagai sumber karbon dan reduktor.
hal-hal sebagai berikut, kecuali… Senyawa karbon yang mereduksi oksida besi
A. Energi ionisasinya kecil menjadi besi adalah…
B. Kristalnya mengkilat A. CO
C. Membentuk senyawa berwarna B. C
D. Daya hantar panasnya baik C. CO2 dan C
E. Daya hantar listriknya baik D. CO2
E. CO dan C
02. Suatu unsur memiliki sifat-sifat sebagai
berikut : 06. Unsur vanadium terdapat dalam mineral…
(1) membentuk senyawa berwarna A. Ilmetit
(2) titik leburnya rendah B. Karnotit
(3) dapat membentuk ion kompleks C. Kalkopirit
(4) diamagnetik D. Siderite
(5) memiliki bilangan oksidasi bervariasi E. Pirolusit
Yang menunjukkan sifat unsur transisi
periode keempat adalah nomor…
A. (3), (5) 07. Pada proses pengolahan bijih besi, suhu ±
B. (1), (3),dan (5) 1000oC terjadi reaksi penting yaitu…
C. (1), (4), dan (5) A. CaO + CO2 CaCO3
D. (1), (2), dan (3) B. CO2 + C 2CO
E. (2), (4), dan (5) C. FeO + CO Fe + CO2
D. Fe2O3 + CO Fe3O4 + CO2
E. C + O2 CO2
03. Pada umumnya unsur transisi bersifat
paramagnetik. Hal ini disebabkan…
A. Elektron pada unsur transisi bebas 08. Pada pengolahan Besi digunakan batu kapur.
bergerak Fungsi batu kapur aini adalah…
B. Adanya elektron-elektron tak A. Sebagai oksidator
berpasangan pada subkulit d B. Sebagai reduktor
C. Semua subkulit d terisi penuh dengan C. Sebagai katalis
elektron tak berpasangan D. Sebagai fluks
D. Adanya perpindahan elektron dari E. Menurunkan titik cair besi
subkulit d ke subkulit s
E. Semua unsur transisi bersifat logam
09. Bijih besi dengan 40% massa Fe2O3
direduksi dengan karbon dalam tanur tinggi
04. Kelemahan zink sebagai unsur transisi dan menghasilkan besi. Berapa ton minimal
adalah… bijih besi yang harus diolah agar dihasilkan
A. Sifat magnetnya permanen 14 ton Fe?
B. Ion kompleksnya tidak berwarna A. 20 ton
C. Bilangan oksidasinya +2 B. 30 ton
D. Susunan elektronnya stabil C. 35 ton
E. Orbital d terisi penuh D. 40 ton
E. 50 ton

SMAN 1 MAJA/ KIMIA/ 3 SMA / SEMESTER 1


33
Senyawa dan Ion Kompleks Unsur Radioaktif
10. Bilangan koordinasi Fe dalam ion
15. Partikel terberat yang dipancarkan oleh zat
Fe(NH3)4Cl2+ adalah…
radioaktif adalah…
A. 2
A. Sinar α
B. 3
B. Sinar β
C. 4
C. Sinar X
D. 6
D. Positron
E. 8
E. Sinar γ

11. Bilangan koordinasi untuk senyawa-senyawa


K4[Co(CN)6], [Zn(NH3)2Br2], dan 16. Suatu isotop radioaktif 179𝐹 akan menjadi
[Ag(NH3)2Cl] berturut-turut adalah… stabil dengan memancarkan….
A. Sinar α
A. 4, 4, dan 2 B. Sinar β
B. 6, 2, dan 1 C. Sinar X
C. 6, 4, dan 2 D. Positron
D. 6, 12, dan 12 E. Sinar γ
E. 4, 2, dan 1

17. Perhatikan reaksi peluruhan berikut:


12. Ion kompleks [CrCl4(NH3)2]- diberi nama… 238 234 234
92𝑈 → 𝐴 + 90𝑇ℎ → 91𝑃𝑎 + 𝐵
A. Diklorotetramin kromium(III) A dan B adalah…
B. Tetrakloro diamin kromium(III) A. β dan α
C. Diamin tetrakloro kromat(III) B. γ dan α
D. Kromkloro tetraamina(III) C. α dan γ
E. Tetramin dikloro kromat(III) D. α dan β
E. β dan γ

13. Suatu senyawa kompleks terdiri dari ion


Krom, anion Cl- dan molekul NH3. Jika 18. Emisi partikel alfa dari inti 226
88𝑅𝑎 akan
bilangan oksidasi ion pusat Krom = + 3, menghasilkan…
bilangan koordinasi 6, dan muatan A. 228
88𝑅𝑎
kompleks = +1, maka rumus kimia senyawa
tersebut adalah…. B. 223
87𝐹𝑟
A. [Cr(NH3)6]Cl3
B. [Cr(NH3)5]Cl2 222
C. 87𝐹𝑟
C. [Cr((NH3)4]Cl
222
D. [Cr(NH3)4Cl2]Cl D. 86𝑅𝑛
E. [Cr(NH3)5Cl]Cl2
223
E. 86𝑅𝑛

14. Ion komplek di bawah ini yang dapat


mengalami oksidasi adalah … 19. Sebuah fosil berupa tulang binatang
A. [Fe(CN)6]4- ditemukan dalam tanah. Setelah diteliti
B. [Fe(CN)6]3- dalam laboratorium ternyata mengandung
C. [Co(NH3)6]3+ sisa 25% 14 C. Jika waktu paruh dari 14C
D. [Ni(CO)]Cl3 adalah 5730 tahun, maka umur fosil itu
E. [Zn(H2O)4]2+ adalah…
A. 2865tahun
B. 4297,5 tahun
C. 5730 tahun
D. 8595 tahun
E. 11460 tahun

SMAN 1 MAJA/ KIMIA/ 3 SMA / SEMESTER 1


34
20. Isotop yang dipakai untuk mempelajari
mekanisme reaksi esterifikasi adalah…
A. 32 P
B. 14C
C. 24Na
D. 12C
E. 18O

ESAI

01. Sebutkan empat sifat unsur transisi yang


paling penting!

02. Jelaskan mengapa unsur transisi periode


keempat dapat bersifat paramagnetik!

03. Tuliskan nama senyawa kompleks berikut:


a. K3[Fe(CN)6]
b. Hg3[Co(CN)6]2
c. [Zn(NH3)4]SO4
d. [Hg(H2O)3Cl]Cl

04. Tuliskan rumus kimia senyawa/ion kompleks


berikut :
a. Natrium heksasianokromat(II)
b. Iondiamintetrahidroksomanganat (III)
c. Heksaaminkromium(III) fosfat
d. Tetramintembaga(I)
e. Heksaklorokobaltat(II)

05. Untuk mengolah 25 gram mineral Fe2O3


menjadi besi murni diperlukan 8,4 liter gas
CO (STP).
a. Tuliskan persamaan reaksi yang terjadi
b. Tentukan % Fe2O3 (Mr = 160) dalam
mineral

SMAN 1 MAJA/ KIMIA/ 3 SMA / SEMESTER 1


35
UJI LATIH 1 SEMESTER I

Sifat Koligatif Larutan


05. Larutan NaCl 0,4 molal membeku pada suhu -
01. Kemolalan suatu larutan 20% berat C2H5OH 1,488oC. Jika harga Kf = 1,86 oC/molal, maka
(Mr=46) adalah…. derajat ionisasi larutan elektrolit tersebut
A. 6,4 adalah…
B. 5,4 A. 0,02
C. 4,4 B. 0,05
D. 3,4 C. 0,50
E. 0,4 D. 0,88
E. 1,00
02. Tekanan uap jenuh air pada suhu 100 oC
06. Dari larutan berikut yang diharapkan
adalah 760 mmHg. Jika 18 gr glukosa
mempunyai titik didih tertinggi adalah….
(Mr=180) dilarutkan dalam 90 gr air
A. CaCl2 0,1 M
(Mr=18), maka pada suhu tersebut tekanan
B. NaCl 0,1 M
larutan adalah ….
C. MgSO4 0,1 M
A. 745,1 mmHg
D. CO(NH2)2 0,1 M
B. 754,1 mmHg
E. CH3COOH 0,1 M
C. 757,2 mmHg
D. 772,5 mmHg
E. 775,2 mmHg Reaksi Redoks, Elektrokimia & Hk.Faraday

07. 2 mol Ion Cr2O72- mengalami reduksi


03. Sebanyak 4,8 gr suatu zat nonelektrolit dalam menjadi Cr3+ dalam suasana asam,
500 gr air (Kb = 0,5) mendidih pada suhu banyaknya mol H+ yang terlibat dalam reaksi
100,04 oC, maka Mr zat nonelektrolit tersebut adalah...
tersebut adalah ….. A. 14
A. 60 B. 18
B. 120 C. 28
C. 180 D. 32
D. 200 E. 42
E. 300

08. Berikut adalah gambaran dari suatu sel


04. Dalam 250 ml larutan terdapat 24 gr zat X volta:
yang nonelektrolit. Pada suhu 27 oC tekanan
osmotik larutan 32,8 atm, maka massa
A B
molekul relatif (Mr) zat nonelektrolit tersebut
adalah … A2
+
B+
(R = 0,082 atm mol-1 K-1)
A. 36
B. 48 Diagram volta yang menggambarkan sel
C. 72 volta di atas adalah….
D. 96 A. A2+/A//B+/B
E. 144 B. A/A2+//B+/B
C. B/B+//A2+/A
D. B/B+//A/A2+
E. A2+/A//B+/B

SMAN 1 MAJA/ KIMIA/ 3 SMA / SEMESTER 1


36
09. Arus listrik sebesar 10 Ampere dialirkan 13. Berikut adalah beberapa sifat berbagai unsur:
selama 16 menit ke dalam cairan magnesium 1. Reaktif
klorida dengan elektrode karbon. Massa 2. Mempunyai potensial reduksi besar
logam yang mengendap di katoda sebesar 3. Reduktor kuat
…(Ar Mg=24) 4. Bereaksi dengan air menghasilkan H2
A. 0,02 gr dan basa
B. 0,04 gr 5. Titik leleh meningkat sesuai dengan
C. 0,09 gr kenaikan nomor atom
D. 1,19 gr Yang sesuai dengan sifat logam alkali
E. 39 gr adalah…
A. 1,2,5
10. Pada proses elektrolisis larutan ZnSO4 0,1 B. 1,2,3
M dihasilkan 1,12 L gas O2 di anoda (STP). C. 2,4,5
Besarnya arus yang mengalir pada proses D. 1,3,4
tersebut adalah… E. 1,2,4
A. 4825 F
B. 1 F
C. 0,5 F 14. A, B dan C mempunyai nomor atom 23,26 dan
D. 0,2 F 27. Berikut merupakan
E. 0,01 F sifat yang tidak sesuai dengan ketiga unsur
tersebut adalah…
A. Dapat membentuk senyawa berwarna
Kimia Unsur B. Bersifat diamagnetik
C. Mampu membentuk ion kompleks
11. Reaksi berikut dapat berlangsung, D. Titik leleh tinggi
kecuali… E. Berupa logam keras
A. KBr dengan Cl2
B. NaI dengan F2 15. Nama yang tepat untuk ion kompleks
C. KI dengan Cl2 [Cr(NH3)4(H2O)2]3+ adalah….
D. KBr dengan F2 A. Ion tetramin diaqua kromium (III)
E. NaBr dengan I2 B. Ion diaqua tetramin kromium (III)
C. Ion tetramin kromium (III) diaqua
D. Ion tetramin diaqua kromat (III)
E. Ion diaqua tetramin kromat (III)
12. Logam alkali dan alkali tanah hanya dapat
diperoleh dengan jalan elektrolisis leburan 16. Pemisahan tembaga dari bijihnya melalui
garamnya dan bukan dari larutannya. Hal itu beberapa proses. Urutan proses yang benar
terjadi karena… adalah….
A. Potensial elektrode logam alkali dan A. Flotasi, pemanggangan dan elektrolisis
alkali tanah lebih positif daripada air B. Flotasi, elektrolisis dan pemanggangan
B. Potensial elektrode logam alkali dan C. Pemanggangan, flotasi dan elektrolisis
alkali tanah lebih negatif daripada air D. Pemanggangan, elektrolisis dan flotasi
C. Air lebih mudah dioksidasi daripada E. Elektrolisis, pemanggangan dan flotasi
logam alkali dan alkali tanah
D. Logam alkali dan alkali tanah sangat 17. Penggunaan natrium hipoklorit sebagai
reaktif, sehingga tereduksi oleh air di pemutih didasari oleh sifat….
katode A. Reduktor
E. Logam alkali dan alkali tanah adalah B. Oksidator
pengoksidasi kuat C. Koagulan
D. Surfaktan
E. Elektrolit

SMAN 1 MAJA/ KIMIA/ 3 SMA / SEMESTER 1


37
18. Isotop yang meluruh dengan memancarkan
positron adalah …
A. 52𝐻𝑒 membentuk 42𝐻𝑒
B. 27 27
14𝑆𝑖 membentuk 13𝑆𝑖
14 14
C. 6𝐶 membentuk 7𝐶
D. 157 156
53𝐼 membentuk 53𝐼
E. 137 137
55𝐶𝑠 membentuk 56𝐶𝑠

19. Bila 32 gram radioisotop X yang mempunyai


waktu paro 5 hari disimpan selama 20 hari,
sisa radioisotop tersebut adalah….
A. 0,200 gram
B. 0,625 gram
C. 1,600 gram
D. 2,00 gram
E. 6,250 gram

20. Zat radioaktif yang dapat digunakan untuk


terapi kanker tiroid adalah…
A. Na24
B. I 131
C. Co60
D. P32
E. Tc 99

SMAN 1 MAJA/ KIMIA/ 3 SMA / SEMESTER 1


38
UJI LATIH 2 SEMESTER I

Sifat koligatif Larutan


05. Sebanyak 1,7 gr asam sulfida dilarutkan
01. Titik didih larutan NaOH 0,1 M lebih tinggi
dalam 500 gr air, menghasilkan titik didih
dibanding dengan larutan urea 0,1 M. Hal ini larutan sebesar 100,1144 oC, jika
disebabkan oleh… Kb air = 0,52 oC/m, maka derajat
A. Dalam larutan NaOH terdapat ikatan ionisasinya sebesar…. (Ar H=1 S=32)
hidrogen A. 40 %
B. Larutan NaOH merupakan larutan basa B. 50 %
kuat sedangkan larutan urea netral C. 60 %
D. 70%
C. Jumlah zat terlarut dalam larutan NaOH
E. 80%
lebih banyak dibanding dalam larutan
urea
D. Tetapan titik didih molal larutan NaOH 06. Perhatikan diagram PT berikut
lebih besar dibanding larutan urea
E. NaOH termasuk senyawa ionic
sedangkan urea termasuk senyawa
kovalen

02. Sebanyak 18 gr zat non elektrolit (Mr=180)


dilarutkan dalam 200 gr air. Jika
Kf air = 1,86 oC/molal, maka penurunan titik
beku larutan adalah…. Yang merupakan daerah penurunan titik
A. 0,93 oC beku adalah...
B. 1,86 oC A. 1-2
C. 3,72 oC B. 3-4
D. 9,30 oC C. 1-4
E. 18,6 oC D. 5-7
E. 2-3
03. Sebanyak 6 gr suatu senyawa nonelektrolit
dilarutkan dalam air hingga volume 2 L. Jika
tekanan osmotik larutan tersebut 1,23
atmosfir pada suhu 27oC dan R= Reaksi Redoks, Elektrokimia & Hkm Faraday
0,082, Mr senyawa tersebut adalah….
07. Jumlah elektron yang terlibat dalam reaksi
A. 30
berikut:
B. 45
3As + 5NO3- + 4OH- →3AsO43- + 5NO + 2H2O,
C. 60
sebesar…
D. 90
A. 3
E. 180
B. 12
C. 5
04. Berikut ini yang bukan penggunaan sifat D. 15
koligatif larutan…. E. 9
A. Membuat cairan infus
B. Cairan antibeku
C. Desalinasi air laut
D. Pencairan salju di jalan raya
E. Penentuan jenis zat

SMAN 1 MAJA/ KIMIA/ 3 SMA / SEMESTER 1


39
08. Jika KMnO4 bereaksi dengan H2C2O4 dalam 12. Pada elektrolisis larutan NaCl 0,1 M dengan
suasana asam, maka sebagian hasilnya menggunakan elektrode Pt maka…
adalah MnSO4 dan CO2. Dalam reaksi ini 1 A. Terbentuk ion hidroksida di katoda
mol KMnO4 menerima….
B. Terbentuk logam natrium di katoda
A. 1 elektron
B. 5 elektron C. Ion natrium bergerak ke anoda
C. 2 elektron D. Terbentuk ion hidrogen di anoda
D. 7 elektron E. Terbentuk gas oksigen
E. 3 elektron

13. Pada elektrolisis CdSO4 menggunakan


09. Pada reaksi redoks Br2 → Br- + BrO3-, jika elektrode karbon, terbentuk endapan Cd
Br2 menjadi Br- menerima X elektron dan Br2 sebanyak 2 gr (Ar Cd=112) pada katode.
menjadi BrO3- melepas Y elektron. Apabila Volume oksigen pada keadaan STP yang
X dan Y dinyatakan dengan angka, maka X dihasilkan pada anoda adalah…
dan Y adalah…. A. 0,2 L
A. 1 dan 3 B. 0,4 L
B. 1 dan 5 C. 0,5 L
C. 2 dan 5 D. 0,6 L
D. 2 dan 8 E. 0,8 L
E. 2 dan 16

Kimia Unsur
10. Dari data potensial elektrode standar berikut:
14. Empat unsur periode tiga yaitu P, Mg, Cl,
Cu2+ + 2e → Cu Eo = 0,34 V
Na, urutan unsur dari yang paling kecil sifat
Ag + e → Ag
+
Eo = 0,8 V
pereduksinya ke yang paling besar adalah…
Maka reaksi:
A. Na, Cl, Mg, P
Cu + 2Ag+ → Cu2+ + 2Ag
B. Cl, P, Mg, Na
memiliki potensial potensial sel ….
C. Cl, P, Na, Mg
A. 0,06 V
D. P, Cl, Na, Mg
B. 0,46 V
E. Na, Mg, P, Cl
C. 0,57 V
D. 1,14 V
E. 1,26V 15.
Unsur yang
No Mineral
terkandung
11. Diketahui berbagai reaksi redoks sebagai 1 Kriolit Al
berikut : 2 Pirit S
A(s) + B2+(aq) → A2+(aq) + B(s) Eo= 0,32 V 3 Magnetit Mg
2C(s) + 3D2+(aq) → 2C3+(s) + 3D(s) Eo = 2,00V 4 Rutile Ra
Pasangan yang tepat adalah….
D(s) + B2+(aq) → D2+(aq) + B(s) Eo= -0,78 V A. 2 dan 3
Berdasarkan data tersebut, urutan daya B. 1 dan 2
reduksi unsur A, B, C, D dimulai dari C. 1 dan 4
pereduksi paling lemah adalah … D. 3 dan 4
A. A-B-C-D E. 2 dan 4
B. D-A-B-C
C. C-A-B-D
D. D-B-C-A
E. B-D-A-C

SMAN 1 MAJA/ KIMIA/ 3 SMA / SEMESTER 1


40
16. Dalam lima tabung reaksi masing-masing 20. Radioisotop berikut yang digunakan dalam
diisi larutan air suling, NaCl, MgSO4, perunut untuk mengetahui adanya gangguan
Na2SO4, dan Ca(HCO3)2. Kemudian kelima peredaran darah adalah…
tabung didihkan. Setelah didinginkan ditetesi A. Xe-133
larutan sabun dengan jumlah yang sama lalu B. I- 131
bersama-sama dikocok, larutan yang tidak C. Tl-201
menimbulkan busa sabun adalah… D. Na-24
A. Air suling E. Tc-99
B. Ca(HCO3)2
C. Na2SO4
D. MgSO4
E. NaCl

17. Unsur periode ketiga yang terdapat bebas di


alam adalah…
A. Si dan Cl
B. Cl dan Ar
C. S dan Cl
D. Ar dan S
E. P dan S

40
18. 19𝐾 meluruh dengan memancarkan sinar
beta. Produknya adalah unsur dari
golongan…
A. IA
B. II A
C. III A
D. VII A
E. VIII A

19. Dua jenis radioisotop yaitu P dan Q masing-


masing dengan waktu paruh 5 dan 15 menit.
Suatu percobaan dimulai dengan jumlah
atom P empat kali lebih banyak dari atom Q.
Setelah berapa menit atom P dan Q menjadi
sama banyak..
A. 5 menit
B. 10 menit
C. 15 menit
D. 20 menit
E. 30 menit

SMAN 1 MAJA/ KIMIA/ 3 SMA / SEMESTER 1


41