Anda di halaman 1dari 5

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN

ADVAITA MEDIKA TABANAN


SK. MENDIKNAS NO : 110/D/O/2009
Sekretariat : Jl. Perkutut No. 25 Pasekan Belodan Tabanan
Website : http//www.advaitamedika.ac.id
Telp. : (0361) 814242, Email : stikes_ameta@yahoo.co.id

UJIAN AKHIR SEMESTER


SEMESTER GANJIL TAHUN AKADEMIK 2020/2021

Program Studi : S1 Keperawatan


Mata Kuliah : Keperawatan Komunitas I
PJMK : I Wayan Surka,S.SiT.,M.Kes
Hari/Tanggal : Kamis, 17 Desember 2020
Waktu : 100 menit
Sifat Ujian : Close Book

o Baca dengan teliti petunjuk dan syarat pengerjaan soal ujian.


o Ponsel dan alat komunikasi lain harap dimatikan/silent.
o Kerjakan sendiri dan dilarang kerja sama dengan teman tanpa kecuali.
o Tulis jawaban dengan jelas pada lembar jawaban yang tersedia
o Setiap lembar jawaban diisi nama dosen sesuai soal pada lembar jawaban yang
berbeda!

1. Perawat A melaksanakan pengkajian keperawatan komunitas di desa C, terdapat ibu


hamil 10 orang. 2 orang berusia kurang dari 20 tahun dan 4 orang berusia lebih dari 35
tahun, 2 orang mengalami kaki bengkak, 2 orang Anemia, 5 orang Hipertensi, dan 7
orang tidak mengetahui wacana kehamilan dengan risiko tinggi. Diagnosa keperawatan
komunitas yang paling sempurna untuk data di atas adalah?
a. Risiko terjadi perdarahan diantara ibu hamil
b. Risiko terjadi persalinan dengan penyulit diantara ibu-ibu hamil
c. Risiko terjadi maut diantara bayi yang dilahirkan
d. Risiko terjadi anemia diantara ibu hamil

2. Perawat H melaksanakan pengkajian keperawatan komunitas di desa R, didapatkan data


sebagai berikut : Jumlah balita 63 orang, Imunisasi balita tidak lengkap 5 orang (8,1 %),
Balita tidak mempunya KMS 3 orang (4,8%), Balita tidak pernah dibawa ke posyandu 3
orang (4,8 %), Berat tubuh bayi dibawah garis titik-titik pada KMS 1 orang (1,6 %),
Berat tubuh bayi dibawah garis merah pada KMS 3 orang (5%), Diagnosa keperawatan
komunitas yang paling sempurna untuk data diatas adalah?
a. Risiko terjadi kurang gizi diantara balita di desa R
b. Risiko terjadi kesakitan diantara balita di desa R
c. Risiko terjadi gangguan pertumbuhan dan perkembangan diantara balita di desa R
d. Risiko terjadi gizi jelek diantara balita di desa R

3. Perawat melaksanakan pengkajian keperawatan komunitas di desa B, didapat data


sebagai berikut : Jumlah lansia 105 orang, Lansia yang mengalami keluhan 70 orang
(66,7%), Jenis penyakit yang diderita lansia : asma 5 orang (4,7%), TBC 3 orang (2,9%),
Hipertensi 35 orang (33,3%), Kencing anggun 7 orang (6,7%), reumatik 30 orang

Keperawatan Komunitas I 1
(28,7%), katarak 10 orang (9,5%), penyakit kulit 10 orang (9,5%), lain-lain 5 orang
( 4,7%), Upaya lansia mencegah penyakit : diobati sendiri 20 orang (19,1%), non medis
10 orang (9,5%), Belum adanya posyandu lansia di RW 002. Diagnosa keperawatan
komunitas yang paling sempurna untuk data diatas adalah?
a. Risiko terjadi gangguan acara diantara lansia di desa B
b. Risiko terjadi gangguan penglihatan diantara lansia di desa B
c. Risiko terjadi maut diantara lansia di desa B
d. Risiko terjadi peningkatan angka kesakitan diantara lansia di desa B

4. Perawat V melaksanakan pengkajian keperawatan komunitas di desa Y, didapat data


sebagai berikut : 12% dari bayi yang ada mempunyai berat tubuh lahir kurang dari 2500
gr pada tahun 2012, 24% dari bayi yang lahir pada tahun 2012 mempunyai ibu berusia
kurang dari 18 tahun, 65% dari ibu melaksanakan investigasi kehamikan kurang dari 3
kali, angka maut bayi 12 per 1000 kelahiran hidup, angka maut bayi gres lahir (neonatal)
14, terjadi peningkatan bencana angka maut bayi sebesar 10% dari tahun sebelumnya.
Diagnosa keperawatan komunitas yang paling sempurna untuk data diatas adalah?
a. Risiko terjadinya maut diantara bayi di desa Y
b. Risiko terjadinya maut diantara ibu di desa Y
c. Risiko terjadinya kesakitan diantara bayi di desa Y
d. Risiko terjadinya kesakitan diantara ibu di desa Y

5. Perawat Z melaksanakan pengkajian keperawatan komunitas di desa M, didapat data


sebagai berikut : Jumlah arif balig cukup akal 230 orang, Penggunaan waktu luang arif
balig cukup akal dengan begadang 16 orang (6,9%), Kebiasaan arif balig cukup akal
yang kurang baik : merokok 26 orang (11,3%), minum alkohol 4 orang (1,7%), Penyakit
yang diderita 6 bulan terakhir : TBC 5 orang (2%), ISPA 133 orang (53,2%), Diagnosa
keperawatan komunitas yang paling sempurna untuk data diatas adalah.
a. Risiko terjadi kenakalan diantara arif balig cukup akal di desa M
b. Risiko terjadi penyakit ISPA diantara arif balig cukup akal di desa M
c. Risiko terjadi TBC diantara arif balig cukup akal di desa M
d. Risiko terjadi maut diantara arif balig cukup akal di desa M

6. Adanya stimulus turunnya hujan lebat pada komunitas pinggir sungai, persepsi penduduk
terhadap banyaknya curah hujan mengingatkan mereka terhadap bencana banjir pd waktu
yang lalu, kesadaran mereka terhadap pencegahan dan penanggulangan banjir dan
kecemasannya terhadap ancaman berkontribusi terhadap rencana mereka untuk
penyelamatan dan meminta proteksi atau mencari bantuan. Kasus tersebut diatas sesuai
dengan teori menurut?
a. Imogene King
b. Calista Roy
c. Dorothy Orem
d. Betty Neuman

7. Keinginan komunitas utk melindungi arif balig cukup akal dari merokok (stimulus
internal) dan kebijakan kota melarang menjual produksi tembakau terhadap generasi
muda (stimulus eksternal); kombinasi kedua hal tersebut timbul larangan generasi muda
membeli rokok (mekanisme koping), jadinya rendahnya persentase merokok pada
populasi tersebut. Kasus tersebut diatas sesuai dengan teori menurut?
a. Imogene King
b. Calista Roy
c. Dorothy Orem

Keperawatan Komunitas I 2
d. Betty Neuman

8. Dalam Kasus Buyat, komunitas tidak mempunyai kemampuan mengenal ancaman


memakan masakan (ikan) yang mengandung Merkuri, perawat komunitas harus
membantu komunitas menyadari risiko dan identifikasi sumber masakan lain. Perawat
komunitas juga harus sanggup membantu melobi pemerintah tempat Minahasa dan
Industri Newmount untuk mengurangi polusi Merkuri dan membersihkan sungai dari
limbah serta mencegah pembuangan limbah ke sungai.Kasus tersebut diatas sesuai
dengan teori menurut?
a. Imogene King
b. Calista Roy
c. Dorothy Orem
d. Betty Neuman

9. Diagnosa Keperawatan Komunitas : Risiko tinggi terjadi penyakit akhir lingkungan yg


kurang sehat pada warga RW 007 Kel.A. berafiliasi dengan kurangnya kemampuan
masyarakat memelihara lingkungan sesuai syarat kesehatan. Tanda atau manifestasi
yang paling sempurna untuk mendukung diagnose tersebut adalah?
a. Saat ekspresi dominan hujan terjadi banjir
b. Sumber air higienis yg dipakai 85 % sumur
c. Ditemukan 15 orang penduduk menderita diare dan 2 orang menderita DHF
d. Penduduk sering membuang sampah ke sungai

10. Pada model ini, insan dipandang sebagai sistem terbuka dimana berinteraksi secara
konstan dan timbal balik dgn lingkungan , Subsistem saling berinteraksi, sehat akan
dicapai apabila subsistem berinteraksi secara serasi satu sama lain dan dgn sistem
lingkungan. Model konseptual keperawatan komunitas diatas menurut?
a. Imogene King
b. Calista Roy
c. Dorothy Orem
d. Betty Neuman

11. Perawat menunjukkan pelayanan kesehatan yang bertujuan menyediakan palayanan


kesehatan yang berkualitas, mengurangi fragmentasi, serta meningkatkan kualitas hidup
klien.Peran perawat komunitas diatas sebagai?
a. Pendidik
b. Advokat
c. Role model
d. Manajemen kasus

12. Perawat mempunyai tugas untuk sanggup menunjukkan warta yang memungkinkan klien
menciptakan pilihan dan mempertahankan autonominya. Peran perawat komunitas diatas
sebagai?
a. Pendidik
b. Advokat
c. Role model
d. Manajemen kasus

13. Perawat kesehatan komunitas seharusnya sanggup menjadi panutan bagi setiap Individu,
keluarga, kelompok, dan masyarakat sesuai dengan tugas yang diharapkan. Peran
perawat komunitas diatas sebagai?

Keperawatan Komunitas I 3
a. Pendidik
b. Advokat
c. Role model
d. Manajemen kasus

14. Model ini membahas tentang aktivitas seorang individu melaksanakan sesuatu
untuk dirinya dalam mempertahankan hidup, kesehatan dan kesejahteraan.
Model konseptual keperawatan diatas adalah?
a. Adaptation Model
b. Environmental Model
c. Health Care System Model
d. Self Care Model

15. Model ini membahas tentang penurunan stress dengan cara memperkuat garis
pertahanan diri yang bersifat fleksibel; normal dan resisten.
Model konseptual keperawatan diatas adalah?
a. Adaptation Model
b. Environmental Model
c. Health Care System Model
d. Self Care Model

16. Melakukan deteksi dini terhadap kesehatan, termasuk level keperawatan


komunitas :
a. Pencegahan primer
b. Pencegahan sekunder
c. Pencegahan tersier
d. Specifik limitation

17. Keperawatan komunitas memerlukan paradigma atau falsafah yang mendasari


asuhan keperawatan yang dilakukannya, seperti :
a. Manusia, keperawatan, konsep sehat sakit, holistik
b. Masyarakat, lingkungan, keperawatan, budaya
c. Kesehatan, keperawatan, genetic, humanistik
d. Manusia, lingkungan, keperawatan, kesehatan

18. Teori konsep keperawatan komunitas yang mendasari asuhan keperawatan


komunitas :
a. Community as parthner
b. Human caring
c. Health care
d. Adaptation dan lingkungan

19. Tujuan dilakukannya empowering/ pemberdayaan di masyarakat :


a. Menjalin trust
b. Memandirikan masyarakat
c. Membangun kerjasama
d. Upaya rujukan

20. Melakukan deteksi dini atau screening kesehatan di masyarakat, termasuk :


a. Pencegahan primer
b. Pencegahan sekunder

Keperawatan Komunitas I 4
c. Pencegahan tersier
d. Pencegahan kompilasi

21. Salah satu peran perawat komunitas adalah liaison yaitu melakukan peran :
a. Memberikan pelayanan langsung di masyarakat
b. Melakukan penyuluhan kesehatan
c. Memberikan konsultasi kesehatan
d. Menghubungkan kasus dengan profesi lain

22. Pengkajian asuhan keperawatan komunitas yang termasuk dalam 8 subsistem


kesehatan (kecuali):
a. Pendidikan, pelayanan kesehatan, rekreasi
b. Komunikasi, core, lingkungan fisik
c. Ekonomi, politik, komunikasi
d. Keamanan, ekonomi, lingkungan fisik

23. Siapa saja pihak-pihak yang memberikan dukungan kebijakan, peraturan


perundang-undangan, dana, tenaga dan sarana ?
a. Masyarakat desa
b. Tokoh agama
c. Petugas kesehatan
d. Kepala desa
e. Tokoh masyarakat

24. Melakukan monev (monitoring & evaluasi) dan pembinaan Desa Siaga
merupakan kegiatan dari ? :
a. Tahap pengembangan
b. Peran pengembangan
c. Tujuan dari pengembangan
d. Konsep engembangan
e. Manfaat pengembangan

25. Yang merupakan peran Dinas Kesehatan Kabupaten/ Kota adalah :


a. Menyelenggarakan pelayanan rujukan di siaga desa
b. Menyelenggaran promosi kesehatan, kegawat daruratan bencana
c. Membantu Dinas kesehatan Kota, mengembangan kemampuan Puskesmas
dan rumah sakit
d. Menyediakan anggaran dan sumber daya lain bagi kelestarian desa siaga
e. Menyediakan balai desa

Keperawatan Komunitas I 5