Anda di halaman 1dari 6

Sensor Proximity

1. Kerangka 2. Prinsip Operasi


Sensor proximity dapat mendeteksi target logam yang 1. Prinsip operasi sensor umum
mendekati sensor, tanpa kontak fisik dengan target. Sensor
proximity dikategorikan secara umum menjadi tiga tipe Medan magnet frekuensi tinggi
berikut ini berdasarkan prinsip operasinya: tipe osilasi
frekuensi tinggi menggunakan induksi elektromagnetik, tipe
magnetik menggunakan magnet, dan tipe kapasitansi Sirkuit

Panduan
Sirkuit

Teknis
menggunakan perubahan pada kapasitansi. deteksi
output
L C 1 amplitudo 2 3

Sensor proximity KEYENCE adalah tipe osilasi frekuensi


tinggi. Sirkuit osilasi
Target
Fitur Medan magnet frekuensi tinggi dihasilkan oleh koil L pada
• Deteksi non-kontak, menghilangkan kerusakan pada sirkuit osilasi. Jika target mendekati medan magnet, arus

Standar
kepala sensor dan target. induksi (arus pusar) mengalir dalam target akibat induksi

Dunia
• Output keadaan padat, memastikan masa pakai yang lama. elektromagnetik. Bersamaan dengan target mendekati
•D  eteksi stabil bahkan di lingkungan sulit yang terpapar ke sensor, aliran arus induksi meningkat, yang menyebabkan
air atau oli. beban pada sirkuit osilasi meningkat. Kemudian, osilasi
• Kecepatan respons tinggi. beratenuasi atau berhenti. Sensor mendeteksi perubahan
• Kepala sensor ringkas untuk fleksibilitas pemasangan. ini dalam status osilasi dengan sirkuit deteksi amplitudo,
dan menghasilkan sinyal deteksi.

3. Tipe
1. Klasifikasi menurut konfigurasi
Tipe Sensor proximity lengkap Amplifier Terpisah/Kabel-masuk
• Pemasangan mudah • Kepala sensor ringkas
Fitur
• Jarak deteksi-panjang
Kepala sensor

Sirkuit Sirkuit Sirkuit Sirkuit Sirkuit


deteksi Sirkuit
Konfigurasi osilasi output osilasi deteksi output
amplitudo amplifier amplifier
standar

Koil penyensoran
Koil penyensoran Kabel koaksial Fotoelektrik

Proximity
Tipe Sensor proximity lengkap Amplifier kabel-masuk Amplifier terpisah Rongga logam
Tekanan
• Pengabelan sederhana •K ecepatan • Akurasi tinggi • Mendeteksi target
• Sambungan kabel yang sangat fleksibel respons tinggi. • Mendeteksi jarak kecil
Aliran
• Pengabelan sederhana yang dapat • Mendeteksi titik di
Fitur
berubah dengan dalam jendela
Digital Counter
mudah
• Histeresis rendah
PLC
3-kawat 2-kawat
Panel Sentuh
Kepala sensor
Sistem Visi

Eliminasi Statis

Pergeseran

Amplifier Mikrometer

Mikroskop

Catu daya DC DC AC DC DC AC AC Barcode

Output Non-kontak Non-kontak Non-kontak Non-kontak Non-kontak/kontak Kode 2D

Seri sensor EZ/ED EV EM ES TA


Penanda Laser
Lihat halaman 234/238 224 242 248 260
Rating enklosur

703
Sensor Proximity

4. Glosarium
Istilah Konfigurasi Definisi

Permuk ON
aandeteksi Target Jarak dari permukaan pendeteksi dari kepala sensor ke titik di mana
standar target standar yang mendekati kepala sensor pertama kali dideteksi.
(Besi)
Panduan

Jarak deteksi Jarak operasi maksimum (Seri ES):


Teknis

Jarak operasi maksimum yang dapat diperoleh, tanpa tergantung


akurasi.
Jarak deteksi

Atur ulang jarak


Jarak deteksi
Perbedaan antara jarak reset dan jarak deteksi yang menggunakan
Target target standar. Jarak reset adalah jarak dari permukaan pendeteksi
Histeresis standar
Standar

(output ON) dari kepala sensor ke titik di mana sensor direset (output
Dunia

OFF).
ON OFF
Histeresis

Bentuk, ukuran, dan bahan target tertentu yang digunakan untuk


Target standar memperoleh spesifikasi sensor.

t
ON
ON

Target Rentang toleransi jarak deteksi jika target standar dideteksi berulang
Keterulangan standar dalam kondisi yang ditetapkan.

Rentang toleransi

Jumlah maksimum operasi ON/OFF dari sensor per detik jika sensor
Siklus operasi mendeteksi target standar berulang kali yang disejajarkan pada roda,
1/2 jarak 2X seperti yang ditunjukkan.
X ON
Fotoelektrik Frekuensi tanggap deteksi
OFF
t 2t 1
Target Frekuensi tanggap f (Hz)=
Proximity t + 2t
standar X (Jika kecepatan putaran stabil)
Tekanan
Jarak deteksi (mm)

Aliran
Efek suhu sekitar, dalam rentang operasi terukur, pada jarak deteksi
Digital Counter Fluktuasi suhu sensor, ditunjukkan oleh persentase perubahan dari jarak deteksi
yang diperoleh pada +23˚C.
PLC
0 20 50 Suhu (°C)
Panel Sentuh

Sistem Visi
N.O . • Mode Output N.O. (normally open/normalnya terbuka)
Mode operasi yang memperbolehkan sensor menghasilkan sinyal
Eliminasi Statis ON ON ketika target memasuki jangkauan deteksi.
Mode output N.O.
dan N.C. • Mode Output N.C. (normally closed/normalnya tertutup)
Pergeseran
Mode operasi yang memperbolehkan sensor menghasilkan sinyal
N.C . ON ketika target keluar dari jangkauan deteksi.
Mikrometer
ON

Mikroskop • Koil sensor dibungkus


di dalam pelindung logam.
Barcode Tipe berpelindung • Tipe ini tidak begitu terpengaruh oleh
logam sekitar, dan dapat ditanamkan Logam
pada alas logam.
Kode 2D

Penanda Laser
• Koil sensor tidak berpelindung logam.
• Tipe ini memiliki jarak deteksi yang lebih
Rating enklosur jauh, dibandingkan tipe berpelindung
Tipe tak dengan ukuran yang sama.
berpelindung • Tipe ini mudah terpengaruh oleh
logam sekitar, sehingga tidak boleh ada
benda lain selain target di sekitar ujung
kepala sensor.

704
Sensor Proximity

5. Membaca Data Karakteristik


1. Membaca bagan karakteristik
Jangkauan deteksi Voltase residu
Grafik ini menunjukkan Grafik ini menunjukkan efek
EH-302 variasi pada titik deteksi arus beban pada output

Panduan
target (ditentukan pada voltase residu.

Teknis
X masing-masing grafik) yang
0,9 4
Y diukur dengan
memindahkan target paralel

Voltase residual (V)


0,75
Jarak deteksi Y (mm )

ke kepala sensor.
100% *Seri ES dilengkapi dengan 3
0,45
trimmer penyesuaian
0,6 sensitivitas yang diletakkan
di unit amplifier, yang dapat 2
50% digunakan untuk mengubah
0,3
jarak deteksi.

Standar
Data pada bagan ini 1

Dunia
0,15 diperoleh dengan trimmer
yang diatur pada 100% dan
0 0
-1,5 -1 -0,5 0 0,5 1 1,5 X (mm) 50% jarak deteksi stabil 1 3 5 10 30 50 100
maksimum.
Kepala sensor Arus beban (mA)

Jarak deteksi vs. ukuran dan bahan target Arus bocor


EH-305/305S Grafik ini menunjukkan efek Grafik ini menunjukkan efek
ukuran target logam persegi voltase suplai pada arus
(t=1 mm) pada jarak deteksi. kebocoran untuk sensor
1,2 *Untuk Seri ES, data yang proximity tipe 2-kawat DC.
diperoleh pada 100% jarak 0,8 Grafik ini digunakan untuk
Besi
Jarak deteksi Y (mm)

1,0 deteksi stabil maksimum menyesuaikan kuantitas


diberikan. arus kebocoran ke level
0,7
Arus bocor (mA)
0,8 yang tepat agar beban
Baja tahan karat beroperasi dan mereset
dengan benar.
0,6 0,6

0,4 Kuningan
0,5
Aluminium
0,2
Tembaga
0 0,4
2 4 6 8 10 12 14 16 18 0 10 20 30 40
Voltase catu daya (V)
Satu sisi target X (mm)

Fotoelektrik
2. Tipe logam dan jarak deteksi
Proximity
Tipe umum Tipe semuanya logam
Bahan Jarak deteksi Bahan Jarak deteksi Tekanan

Aluminium 100% Aliran


Besi 100%
Non-ferro

Tembaga 100%
Baja Digital Counter
tahan karat sekitar 70%
Kuningan 100%
PLC
Kuningan sekitar 50% Baja 100%
tahan karat
Panel Sentuh
Ferro

Aluminium sekitar 36% Ferro 80 hingga 90% Sistem Visi

Tembaga sekitar 32% Eliminasi Statis

Pergeseran

Jarak deteksi berbeda tergantung bahan target. Bagan menunjukkan persentase jarak deteksi untuk bahan umum jika Mikrometer
kandungan besinya 100%. Akan tetapi, tingkatnya bervariasi tergantung model sensor, lihat bagan karakteristik “Jarak deteksi
vs. ukuran dan bahan target” untuk masing-masing model. Ingat bahwa target berlapis logam akan mempengaruhi jarak Mikroskop
deteksi.
Barcode

Kode 2D

Penanda Laser

Rating enklosur

705
Sensor Proximity

3. Jarak deteksi vs. ketebalan target


EZ-18M Umumnya, jika target logam non-
Target: Logam 30 x 30 mm persegi besi seperti tembaga atau aluminium
6 kira-kira memiliki tebal 0,01 mm,
Jarak deteksi Y (mm) target ini memiliki jarak deteksi yang
5 sama dengan jarak target logam
4
besi.
Panduan
Teknis

0
0,01 0,1 1
Standar
Dunia

Ketebatalan logam X (mm)

6. Sambungan
1. Sambungan paralel (Sirkuit logika OR) dan sambungan serial (Sirkuit logika AND)
Contoh: Sirkuit logika OR untuk sensor proximity tipe
3-kawat Contoh: Sirkuit logika AND untuk sensor proximity tipe
2-kawat AC Seri EV
Cokelat
Hita m 12 hingga Beban
Beban 24 VDC
Biru 500 kΩ hingga
10 MΩ
Cokelat
Hita m
500 kΩ hingga
Biru
10 MΩ

Pada sirkuit logika OR, jumlah sensor proximity yang


diinginkan dapat digunakan jika arus kebocoran yang Untuk sambungan serial, ikuti panduan yang diberikan di
dihasilkan tidak mengganggu arus beban. bawah ini:
Fotoelektrik
Arus kebocoran (0,1 mA) x jumlah sensor yang • Voltase catu daya: 85 hingga 240 VAC
Proximity disambungkan < Arus beban. • Jumlah unit sensor yang tersambung: Maks. 3

Tekanan Contoh: Sirkuit logika AND untuk sensor proximity tipe * J ika sensor tidak beroperasi secara stabil, berikan
3-kawat masing-masing resistor 500 k hingga 10 MΩ secara
Aliran paralel Hal ini akan menstabilkan voltase dan
Cokelat memungkinkan sensor beroperasi secara stabil.
Digital Counter Output 12 hingga
24 VDC
PLC Biru

Panel Sentuh Cokelat


Beban Catu
daya
Output N.C.
Sistem Visi
Biru

Eliminasi Statis
* Sambungkan relai eksternal sebagai N.C.
Pergeseran
* Gunakan input N.C. ketika menyambungkan sensor ke PLC.
Mikrometer
Untuk sirkuit logika AND, pilih mode operasi yang
Mikroskop berlawanan dengan mode yang sebenarnya diperlukan.

Barcode Contoh: Sirkuit logika OR untuk sensor proximity tipe


2-kawat AC Seri EV
Kode 2D

Penanda Laser Beban

Rating enklosur

Jangan menyambungkan dengan cara demikian jika 2


sensor atau lebih diaktifkan secara bersamaan. Arus
kebocoran total yang dihasilkan oleh jumlah “n” sensor
proximity yang disambungkan secara paralel adalah “n”
kali lebih besar daripada jumlah dengan satu sensor.

706
Sensor Proximity

2. Sirkuit logika OR dan sirkuit logika AND dengan Seri ES


• ES-32DC • ES-12AC • ES-11AC/21AC

Pada sirkuit logika OR, jumlah unit amplifier yang Pada sirkuit logika OR, jumlah unit amplifier Pada sirkuit logika OR, jumlah unit amplifier yang
diinginkan dapat digunakan jika arus kebocoran yang diinginkan dapat digunakan jika arus diinginkan dapat digunakan jika arus kebocoran
yang dihasilkan oleh amplifier tidak mengganggu kebocoran yang dihasilkan oleh amplifier yang dihasilkan oleh amplifier tidak mengganggu
arus beban. tidak mengganggu arus beban. arus beban.

Panduan
Teknis
Sirkuit
logika
OR
Beban Beban

300 mA maks. Beban

Standar
300 mA

Dunia
maks.
*Untuk sambungan antara
pengontrol gunakan batang
shorting yang
. disediakan
0,1 mA x jumlah unit yang tersambung < Arus 0,2 mA x jumlah unit yang tersambung < 0,2 mA x jumlah unit yang tersambung < Arus
beban Arus beban beban

• ES-32DC • ES-12AC • ES-11AC/21AC

Pada sirkuit logika AND, atur sakelar selektor mode ke Pada sirkuit logika AND, jumlah unit amplifier Pada sirkuit logika AND, jumlah unit amplifier yang
posisi B dan sambungkan relai eksternal sebagai N.C. yang digunakan tidak boleh melebihi 10. digunakan tidak boleh melebihi 10.

Sirkuit
logika
AND Beban Catu Beban
daya 300 mA
N.C.
maks.
Beban
* Untuk sambungan anta ra
unit amplifier gunakan batang 300 mA
maks.
shorting yang. disediakan
* Satu unit beban.

Fotoelektrik
7. Petunjuk tentang Penggunaan yang Benar
Proximity
1. Output alarm pemutusan kabel (ES-32DC) 3. Sensor proximity 2-kawat
Tekanan
Output alarm akan dipacu jika kabel kepala sensor terputus • Voltase residu
atau jika kabel dipasang dengan salah, untuk Impedansi sirkuit sensor proximity tipe 2-kawat, jika Aliran
memberitahukan kegagalan pada operator. output berada pada posisi ON, menghasilkan voltase
yang merupakan perbedaan voltase di 2 kawat yang Digital Counter
* D
 isarankan agar unit ES-32DC disambungkan ke sirkuit disambungkan padanya (V1, 0 V). Ini berarti bahwa
pengancing, jika tidak, output alarm mungkin dikeluarkan voltase pada beban (V2) sama dengan minus voltase PLC
secara berjeda pada tahap awal kerusakan kawat. suplai V1 (V2 = Vs - V1). Pastikan V2 lebih besar daripada
voltase operasi beban. (Lihat bagan karakteristik “Voltase Panel Sentuh
residu (Umum)” di halaman 228.)
X Sistem Visi

Putih Eliminasi Statis


Beban Vs
Buzzer, indikator
Sensor Catu daya
malar, dll. V1 V2 Pergeseran
proximity
2. Memastikan Hita m Mikrometer
akurasi pemosisian horizontal * Voltase beban V2 = Vs -V1
ℓ/4 Mikroskop
Untuk Seri ES, data
keterulangan diberikan hanya Barcode
untuk arah yang tegak lurus Titik tengah
stabil Target standar
ke permukaan deteksi kepala deteksi Kode 2D
sensor. Jika level akurasi rentang ℓ
yang sama diperlukan secara Penanda Laser
horizontal, sesuaikan trimmer
penyesuaian sensitivitas Rating enklosur
untuk mencapai kondisi
pendeteksian seperti yang
ditunjukkan.

707
Sensor Proximity

• Efek arus bocor


Dengan sensor proximity 2-kawat, sedikit arus (arus
bocor) mengalir untuk mempertahankan operasi sirkuit
bahkan saat sensor DIMATIKAN. (Baca grafik “Arus
bocor” di halaman 228.)
Dengan adanya arus ini, voltase rendah akan tetap
menjadi beban, yang kadang-kadang mencegah beban
untuk di-reset dengan benar. Sebelum operasi, pastikan
Panduan
Teknis

voltase residu lebih rendah daripada voltase reset beban.

• Jika arus beban rendah


Jika arus beban kurang dari 5 mA, sambungkan resistor
bleeder untuk memberikan arus beban 5 mA atau lebih ke
sensor. Pastikan voltase residu lebih rendah daripada
voltase reset beban.
Standar
Dunia

I (mA)
Beban
Catu daya voltase
Resistor bleeder R Vs

Hitung resistansi (R) dan watt (P) resistor bleeder terukur


dari istilah berikut ini:

Tipe 2-kawat AC:


Vs Vs2
R<
= 5-l (kΩ) P> R (mW)

Tipe 2-kawat DC:


Vs-3,6* Vs2
R<
= 5-l (kΩ) P> R (mW)

Vs : Voltase catu daya (V)


I : Arus beban (mA)
P : Watt resistor bleeder terukur
* 3,6 V adalah voltase residu terukur.

Fotoelektrik 4. Interferensi
Jika 2 sensor proximity atau lebih model yang sama
Proximity
dipasang dekat berdampingan, medan magnet frekuensi
Tekanan tinggi salah satu sensor bisa mengganggu operasi sensor
lainnya. Fenomena ini disebut interferensi.
Aliran
Menghilangkan interferensi
Digital Counter • Gunakan sensor proximity yang dapat dialihkan ke
frekuensi alternatif (Seri EM).
PLC • Sediakan sensor proximity dengan adaptor pencegahan
interferensi. (Seri ES)
Panel Sentuh • Memungkinkan jarak yang cukup antar sensor untuk
mencegah interferensi. (Untuk informasi selengkapnya,
Sistem Visi lihat bagian “Petunjuk tentang Penggunaan yang Benar”
untuk masing-masing model.)
Eliminasi Statis • Gunakan sensor model yang berbeda.
(Hubungi KEYENCE untuk rinciannya.)
Pergeseran

Mikrometer 5. Logam sekitar


Ketika menanam sensor proximity di øD
Mikroskop
dasar logam, berikan jarak yang
ditentukan untuk masing-masing
Barcode d
model agar interferensi dari logam
Kode 2D sekitar dapat diminimalkan. Untuk
detailnya, lihat bagian “Petunjuk
Penanda Laser tentang Penggunaan yang Benar”
untuk masing-masing model.
Rating enklosur
6. Lain-lain
• Jika menggunakan regulator pengalihan yang tersedia di
pasaran, ground-kan sasisnya dan terminal
pentanahannya ke bumi.
• Pisahkan pengabelan sensor dari saluran daya dan
saluran voltase tinggi; jika tidak, sensor bisa gagal akibat
interferensi noise.
• Beban (lampu, motor, dsb.) yang memiliki arus rush 10
kali lebih besar daripada arus terukur akan merusak atau
memutus sirkuit output. Untuk beban semacam ini,
gunakan relai eksternal dengan kapasitas cukup yang
terukur. Selain itu, untuk melindungi sensor dari lonjakan
akibat gaya counter-elektromotif koil relai, gunakan relai
dengan peredam lonjakan.

708