Anda di halaman 1dari 5

PRAKTEK KLINIK KEPERAWATAN ANAK

RESUME MANAJEMEN TERPADU BALITA SAKIT (MTBS)

OLEH :
NI NYOMAN YULIA TIRTANADI
18101110018

PROGRAM STUDI S1 KEPERAWATAN


SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN
STIKES ADVAITA MEDIKA TABANAN
TAHUN 2020 / 2021
RESUME MANAJEMEN TERPADU BALITA SAKIT

I. PENGERTIAN MTBS
MTBS (Manajemen Terpadu Balita Sakit) adalah suatu pendekatan
keterpaduan dalam tatalaksana balita sakit di fasilitas kesehatan tingkat
dasar.
II. TUJUAN MTBS
- Menurunkan angka kesakitan dan kematian yang terkait dengan
penyebab utama penyakit pada balita, melalui peningkatan kualitas
pelayanan kesehatan di unit rawat jalan fasilitas kesehatan dasar
(puskesmas, pustu, polindes).
- Memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan dan perkembangan
kesehatan anak.
- Kombinasi perbaikan tatalaksana kasus pada balita sakit (kuratif)
dengan aspek gizi, imunisasi dan konseling (promotif dan preventif).
- Penyakit anak yang dipilih merupakan penyebab utama kematian dan
kesakitan bayi dan anak balita.
III. KONSEP MTBS
Manajemen Terpadu Balita Sakit (MTBS) merupakan suatu panduan tata
laksana terkait kondisi sakit yang dialami oleh balita. Pada panduan
MTBS yang disusun oleh Kemenkes terdiri dari :
- Penilaian, klasifikasi, dan tindakan pengobatan
- Panduan pengobatan untuk ibu terhadap penyakit yang biasa diatasi di
rumah
- Konseling ibu
- Pelayanan tindak lanjut
IV. IDENTITAS PASIEN
Nama : An. A
Tempat/tanggal lahir : Tabanan, 23 – 02 – 2020
Umur : 9 bulan 27 hari
Jenis Kelamin : Laki-laki
Agama : Hindu
Alamat : Br. Cepag, Desa Jegu, Penebel, Tabanan
Keadaan Umum : Composmentis
Penanggung Jawab
Nama Ibu : Ny. A
Pekerjaan : Ibu Rumah Tangga
Agama : Hindu
Alamat : Br. Cepag, Desa Jegu, Penebel, Tabanan
Nama Ayah : Tn. A
Pekerjaan : Pegawai Kontrak
Agama : Hindu
Alamat : Br. Cepag, Desa Jegu, Penebel, Tabanan
V. PENGKAJIAN
Ds :
- Ibunya mengatakan anak sempat mengalami panas saat setelah
melakukan imunisasi
- Ibunya mengatakan sempat memberi paracetamol drop pada anaknya
Do :
- BB : 9, 7 kg
- TB : 72 cm
- Suhu : 38, 5o C
- Turgor kulit : Tampak kemerahan
- Mukosa bibir kering
V.1. Penilaian Balita Sakit
a. Memeriksa Tanda Bahaya Umum

Apakah anak bisa minum/menyusu ? Ya


Apakah anak memuntahkan semua makanan Tidak
dan/atau minuman ?
Apakah anak pernah kejang selama sakit ini ? Tidak

b. Keluhan Utama
Apakah anak Tidak
menderita batuk /
sukar bernafas ?
Apakah anak Tidak
menderita diare ?
Apakah anak Ya  Sudah berapa lama - Suhu : 38, 5o C
menederita anak demam ? - Turgor kulit
demam ? 2 hari tampak
 Apakah pernah kemerahan
menderita malaria - Mukosa bibir
atau minum obat anak tampak
malaria ? kering
Tidak
Apakah anak Tidak
mempunyai
masalah telinga ?

c. Status Gizi

Apakah ada masalah dalam Tidak


pemberian ASI ?

d. Status Anemia

Lihat kepucatan pada telapak Tidak pucat


tangan

e. Status Imunisasi

Jadwal Imunisasi Umur Jenis Vaksin


0-7 hari HB 0 Sudah
Imunisasi Dasar
1 Bulan BCG, Polio 1 Sudah
2 Bulan DPT-HB-Hib 1, Polio 2 Sudah
3 Bulan DPT-HB-Hib 2, Polio 3 Sudah
4 Bulan DPT-HB-Hib 3, Polio Sudah
4, IPV
9 Bulan Campak Sudah
Imunisasi 18 Bulan DPT-HB-Hib -
Lanjutan -

f. Pengobatan
1. Mengajari ibu cara pemberian obat oral di rumah
2. Mengajari ibu cara hidup sehat
3. Mengajari ibu cara mengobati infeksi lokal di rumah
4. Jika anak masih mengalami demam segera rujuk ke Rumah
Sakit
5. Menjelaskan kepada ibu tentang aturan-aturan perawatan anak
sakit di rumah, seperti aturan penanganan demam
6. Memberikan konseling kepada ibu seperti anjuran pemberian
makan selama anak sakit maupun sehat
7. Menasehati ibu kapan harus kembali kepada petugas kesehatan
V.2. Penilaian Hasil Akhir

GEJALA KLASIFIKASI TINDAKAN


Turgor kulit tamoak Demam bukan  Beri satu dosis
kemerahan, mukosa malaria parasetamol untuk
bibir kering demam ≥ 38, 5oC
BB : 9, 7 kg  Beri antibiotik yang
TB : 72 cm sesuai untuk penyebab
Suhu : 38, 5oC lain dari demam yang
ditemukan
 Nasihati ibu kapan
harus kembali
 Kunjungan 2 hari jika
tetap demam
 Jika demam berlanjut
lebih dari 7 hari,
RUJUK untuk
penilaian lebih lanjut