Anda di halaman 1dari 1

Tahukah kamu?

, terhitung sejak tanggal 01 Januari 2020, bank Indonesia telah menetapkan aturan baku
system pembayaran non tunai. Yakni menggunakan QRIS (Quick Response Indonesia Standard, atau bias
disebut sebgai QR code, yang dirilis resmi oleh bank Indonesia.

Untuk transaksi melalui

1. E money server based


2. Dompet elektronik atau
3. Mobile Banking

Sebelumnya telah banyak penyedia layanan pembayaran nontunai seperti dana, link aja, ovo, gopay dan
lainnya.

Mereka semua telah menyediakan model pembayaran non tunai. Salah satunya dengan model QR Code.

Beli apapun tinggal scan. Selesai. Mudah bukan?

Tapi… dibalik kemudahannya, banyak juga kesulitannya diantaranya merchant harus menyediakan lebiih
dari satu QR Code untuk mengantisipasi calon pembeli yang bermacam-macam. Begitupun pembeli
dituntut untuk memiliki lebih dari 1 platform, untuk mengantisipasi agar transaksi tidak terkendala,
ketika menjumpai merchant yang berbeda platform pembayaran.

Nah.. dengan datangnya QRIS ini, pembeli maupun merchant tidak perlu lagi menyediakan platform
lebih dari 1, karena dengan 1 QR pun dapat di scan dengan semua aplikasi. Lebih tepatnya dijadikan 1
pintu… Solutif Bukan???

Sebelum dirilis QRIS telah melewati 2 tahap uji coba:

Yang pertama pada September- November 2018

Dan yang kedua pada April sampai mei 2019

Nah sekarang sudah tahu kan QRIS itu apa, jadi pembeli dan merchant gak perlu lagi tuh menyediakan
pelayanan yang bermacam-macam. Cukup 1 QR Code bias untuk semua aplikasi…

Ayo pakai QIRS