Anda di halaman 1dari 16

MAKALAH

ATLETIK TAHUN 2021

NAMA : M NAJWAN FAIQ TSAQIF S


KELAS : X MIPA 7
NO ABSEN : 21
SEKOLAH : SMAN 5 SURABAYA
TUGAS : PJOK
BAB I
PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG
            Atletik adalah cabang olahraga yang di dalamnya terdiri atas nomor jalan, lari, lempar,
dan lompat. Kata atletik berasal dari bahasa Yunani athlon yang berarti “berlomba”. Atletik
merupakan cabang olahraga yan diperlombakan pada Olimpiade Pertama pada 776 SM
Dalam Olimpiade, atletik merupakan salah satu olahraga yang paling banyak
menyediakan medali emas. Setiap pemecahan rekor dalam cabang olahraga atletik merupakan
suatu catatan sejarah di setiap olimpiade.

B. TUJUAN
Mengetahui tentang atletik di dunia dan sejarah nya  serta peraturan – peraturan nya.

C. METODE PENULISAN
Metode yang di gunakan dalam pembuatan makalah ini adalah dengan cara browsing atau
mencari dari internet dan mencari di buku sebagai bahan dari pembuatan makalah ini.

BAB II
PEMBAHASAN

A. ATLETIK

1.      Pengertian
Atletik adalah gabungan dari beberapa jenis olahraga yang secara garis besar dapat
dikelompokkan menjadi lari, lempar, dan lompat. Kata ini berasal dari bahasa Yunani "athlon"
yang berarti "kontes". Atletik merupakan cabang olahraga yang diperlombakan
padaolimpiade pertama pada 776 SM. Induk organisasi untuk olahraga atletik
di Indonesia adalah PASI (Persatuan Atletik Seluruh Indonesia).

2.      Sejarah
Atletik adalah event asli dari Olimpiade pertama pada tahun 776 sebelum Masehi di mana
satu-satunya event adalah perlombaan lari atau stade. Ada beberapa “Games” yang digelar
selama era klasik Eropa: Panhellenik Games The Pythian Game (dimulai 6 SM) digelar di
Argolid setiap dua tahun. The Isthmian Game (dimulai 523 SM) digelar di Isthmus dari Corinth
setiap dua tahun. The Roman Games Berasal dari akar Yunani murni, Roman game memakai
perlombaan lari dan melempar. Bukannya berlomba kereta kuda dan bergulat seperti di Yunani,
olahraga Etruscan memakai pertempuran galiatoral, yang juga sama-sama 527 Sebelum Masehi
digelar di Delphi tiap empat tahun. The Nemean Games (dimulai 51 memakai panggung).
Masyarakat lain menggemari kontes atletik, seperti bangsa Kelt, Teutonik, dan Goth yang juga
digemari orang Roma. Tetapi, olahraga ini sering dihubungkan dengan pelatihan tempur. Pada
masa abad pertengahan anak seorang bangsawan akan dilatih dalam berlari, bertarung dan
bergulat dan tambahan berkuda, memanah dan pelatihan senjata. Kontes antar rival dan sahabat
sangat umum di arena resmi maupun tidak resmi.
Pada abad 19 organisasi formal dari event modern dimulai. Ini termasuk
dengan olahraga reguler dan latihan di rezim sekolahan. Royal Millitary College
di Sandhurst mengklaim menggunakan ini pertamakali pada tahun 1812 dan 1825 tetapi tanpa
bukti nyata. Pertemuan yang paling tua diadakan di Shrewsbury, Shropshire di 1840 oleh Royal
Shrewsbury School Hunt. Ada detail dari seri pertemuan tersebut yang ditulis 60 tahun
kemudian oleh C.T Robinson di mana dia seorang murid disana pada tahun 1838 sampai 1841.
Eeck Military Academy di mana Woolwich menyelenggarakan sebuah kompetisi yang
diorganisir pada tahun 1849, tetapi seri reguler pertama dari pertemuan digelar di Exeter
College,Oxford dari 1850.
Atletik modern biasanya diorganisir sekitar lari 400m di trek di hampir semua even yang
ada. Acara lapangan (melompat dan melempar) biasanya memakai tempat di dalam trek. Atletik
termasuk di dalam Olimpiade modern pada tahun 1896 dan membentuk dasar-dasarnya
kemudian. Wanita pertama kali dibolehkan berpartisipasi di trek dan lapangan dalam event
Olimpiade tahun 1928. Sebuah badan pengelola internasional dibentuk, IAAF dibentuk tahun
1912. IAAF menyelenggarakan beberapa kejuaraan dunia outdoor pada tahun 1983. Ada
beberapa pertandingan regional seperti kejuaraan Eropa, Pan-American Games dan
Commonwealth Games. Sebagai tambahan ada sirkuit Liga Emas professional, diakumulasi
dalam IAAF World Athletics Final dan kejuaraan dalam ruangan seperti World Indoor
Championship. Olahraga tersebut memiliki profil tinggi selama kejuaraan besar, khususnya
Olimpiade, tetapi yang lain kurang populer.
AAU (Amateur Athletic Union) adalah badan pengelola di Amerika Serikat sampai runtuh
di bawah tekanan profesionalisme pada akhir tahun 1970. Sebuah badan baru bernama The
Athletic Congress (TAC) dibentuk, dan akhirnya dinamai USA Track and Field (USATF atau
USA T&F). Sebuah tambahan, organisasi dengan struktural yang lebih kecil, Road Runner
Club of America (RRCA) juga ada di USA untuk mempromosikan balap jalanan. Pada masa
modern, atlet sekarang bisa menerima uang dari balapan, mengakhiri sebutan “amatirisme”
yang ada sebelumnya.

3.      Macam Macam Atletik - Gambar, Pengertian Dan Penjelasannya

LARI

Lari Sprint / 100 meter


Lari sprint di kenal dengan nama lari jarak 100 meter hampir sama dengan lari jarak pendek,
cuma bedanya lari jarak pendek mempunyai jangkau 50m-400 meter.

Lari Jarak Pendek


Lari jarak pendek dilakukan sepanjang 50 hingga 400 meter. Siapa yang tercepat ke garis
finish dialah pemenangnya. Lari ini memiliki tujuan seperti untuk memaksimalkan kecepatan
horizontal. Kunci atlet berlari terletak di langkah dan frekuensi langkah sendiri. Ada beberapa
tahapan jangka pendek. yaitu fase reaksi dan drive, percepatan tahap. Fase transisi. tahap
kecepatan maksimum. pemeliharaan kecepatan fase dan selesai.

Lari Jarak Menengah


Lari jarak menengah menempuh jarak 800 sampai 150 meter. Sebelum berlari, peserta akan
menempelkan telapak tangannya ke tanah. mata memandang ke depan. mengayunkan lengan
seperlunya. menyondongkan badan ke depan secara vertikal.
Mengayunkan paha ke depan yang disesuaikan dengan panjang tungkai sambil mengangkat
lutut lebih tinggi. pada lari jarak menengah kaki menapal bal hell-ball, dimana ujung kaki dan
tumit menolak tanah menggunakan ujung kakinya. Pada hitungan ketiga dilakukan dengan cara
berdiri. Poin penting pada lari jarak menengah ini adalah berlari seadannya. jangan terlalu
memaksakan. Saat mendekati finish, pastikan kecepatan lari dipercepat.

Lari Jarak Jauh


Disebut juga sebagai lari Marathon. Jarak yang ditempuh lari Marathon mencapai 3000 meter
ke atas. Lari marathon pertamakali diraih oleh Marathon. Perlombaan lari ini dilakukan di luar,
biasannya menggunakan jalan umum.

Lari Estafet.

Lari estafet merupakan lari yang dilakukan secara bersambung oleh satu team. Setiap team
terdiri dari 4 orang dan dilakukan dengan cara memberikan tongkat estafet ke setiap pelari
dengan cara sambung menyambung. Dan saat memberikan tongkat estafet dari pelari ke pelari
lainnya, jaraknya sudah ditentukan jadi tidak boleh asal-asalan. Lari sambung menyambung
salah satu perlombaan lari yang membutuhkan kekompakan tim. Peserta berlari membawa
tongkat. kemudian di putaran pertama pelari memberikan tongkat kepada pelari kedua dan
seterusnya. Syarat lari estafet lebih dari satu orang. saat peserta memberikan tongkat ke
temannya ada aturan tersendiri. Jarak yang terdapat pada lari estafet ini biasanya meliputi 4 x
100 meter dan 4 x 400 meter. Maksudnya adalah jarak setiap pelari ke pelari lainnya adalah 100
meter atau 400 meter. Yang dilakukan dengan sambung menyambung dengan membawa
tongkat estafet yang kemudian diberikan dari pelari pertama ke pelari kedua ke pelari ketiga
dan sampai ke pelari keempat.`W3
Lari Halang Rintang (Lari Gawang)
 

Lomba lari halang rintang menempuh jarak 3000 meter. Saat berlari. peserta mendapatkan
banyak halangan dan rintangan. Rintangan ini dibedakan menjadi rintangan gawang dan
rintangan water jump. Jika dilihat. Atlet pelari satu ini memang harus memiliki kecepatan lari
yang super cepat. tetapi mampu bertahan berlari cepat sepanjang 5000 meter ditambah
kemampuan untuk melawan rintangan yang telah disiapkan oleh panitia lomba.
Lempar
Lempar cakram

Lempar cakram (Bahasa Inggrisnya Discus Throw) adalah salah satu cabang olahraga atletik.
cakram yang dilempar berukuran garis tengah 220 mm dan berat 2 kg untuk laki-laki, 1 kg
untuk perempuan. Lempar cakram diperlombakan sejak Olimpiade I tahun 1896 di Athena,
Yunani. Cara melempar cakram dengan awalan dua kali putaran badan caranya yaitu:
memegang cakram ada 3 cara, berdiri membelakangi arah lemparan, lengan memegang cakram
diayunkan ke belakang kanan diikuti gerakan badan, kaki kanan agak ditekuk, berat badan
sebagian besar ada dikanan, cakram diayunkan ke kiri, kaki kanan kendor dan tumit diangkat,
lemparan cakram 30 derajat lepas dari pegangan, ayunan cakram jangan mendahului putaran
badan, lepasnya cakram diikuti badan condong ke depan.

Tolak Peluru
Tolak peluru adalah suatu bentuk gerakan menolak atau mendorong suatu alat
bundar(peluru) dengan berat tertentu yang terbuat dari logam, yang dilakukan dari bahu dengan
satu tangan untuk mencapai jarak sejauh jauhnya.
Lempar Lembing

Lempar lembing merupakan salah satu cabang olahraga dalam atletik. Olahrga ini dilakukan
dengan melemparkan lembing dalam jarak tertentu. Untuk mencapai jarak maksimum, atlet
harus menyeimbangkan tiga hal, yaitu kecepatan, teknik dan kekuatan. Ukuran, bentuk, berat
minimum dan pusat gravitasi dari lembing ditentukan oleh aturan dari International Association
of Athletics Federations (IAAF). Dalam kejuaraan internasional, laki-laki melempar lembing
yang panjanganya antara 2,6-2,7 meter dan dengan berat minimum 800 gram. Sementara itu,
perempuan melempar lembing yang panjangnya antara 2,2-2,3 meter dan dengan berat
minimum 600 gram. Lembing tersebut dilengkapi dengan pegangan yang terbuat dari tali dan
terletak di pusat gravitasi lembing. Untuk laki-laki letak pusat gravitasi antara 0,9-1,06 meter
sedangkan untuk perempuan terletak antara 0,8-0,92 meter.

LOMPAT
Lompat Tinggi

Lompat tinggi merupakan olahraga yang menguji


ketrampilan melompat dengan melewat tiang mistar.Lompat tinggi adalah salah satu cabang
dari atletik. Tujuan olahraga ini untuk memperoleh lompatan setinggi-tingginya saat melewati
mistar tersebut dengan ketinggian tertentu.Tinggi tiang mistar yang harus dilewati atlet minimal
2,5 meter,sedangkan panjang mistar minimal 3,15 meter.Lompat tinggi dilakukan di arena
lapangan atletik.Lompat tinggi dilakukan tanpa bantun alat
Lompat Jauh

Lompat jauh adalah suatu gerakan melompat ke depan


atas dalam upaya membawa titik berat badan selama mungkin di udara (melayang di udara)
yang dilakukan dengan cepat dan dengan jalan melakukan tolakan pada satu kaki untuk
mencapai jarak yang sejauh-jauhnya.

Lompat jauh merupakan suatu gerakan melompat yang


menggunakan tumpuan pada satu kaki untuk mencapai jarak sejauh-jauhnya. Sasaran dan
tujuan lompat jauh adalah untuk mencapai jarak lompatan sejauh mungkin ke sebuah titik
pendaratan atau bak lompat. Jarak lompatan diukur dari papan tolakan sampai ke batas terdekat
dari letak titik pendaratan yang dihasilkan oleh bagian tubuh.

Lompat Galah
Lompat Galah adalah lompat tinggi yang dibantu dengan mengunakan galah untuk melewati
mistar. Tujuannya adalah untuk melompat yang setinggi-tingginya.
Lompat jangkit

Lompat jangkit sering juga dikatakan dengan lompat jingkat


atau lompat tiga (triple jump). Namun istilah atau nama yang resmi dipergunakan di Indonesia,
yaitu yang tercantum di dalam buku Peraturan Perlombaan yang dikeluarkan oleh PB PASI
adalah lompat jangkit (Hop Step Jump). Lompat jangkit adalah suatu lompatan yang terdiri atas
jingkat (hop), langkah (step), dan lompat (jump) yang dilakukan secara berurutan dan terpadu.
Adapun rangkaian gerak secara lengkap adalah awalan, jingkat, melangkah, dan diakhiri
dengan melompat seperti pada lompat jauh.
B.     PENCAK SILAT
1.      Sejarah

Bela diri yang berkembang di Nusantara didasarkan pada


upaya pertahanan suku menghadapi musuh, seperti tari perang Nias. Nenek moyang bangsa
Indonesia telah memiliki cara pembelaan diri yang ditujukan untuk melindungi dan
mempertahankan kehidupannya atau kelompoknya dari tantangan alam.[4] Mereka
menciptakan bela diri dengan menirukan gerakan binatang yang ada di alam sekitarnya, seperti
gerakan kera, harimau, ular, atau burung elang. Asal mula ilmu bela diri di nusantara ini
kemungkinan juga berkembang dari keterampilan suku-suku asli Indonesia dalam berburu dan
berperang dengan menggunakan parang, perisai, dan tombak, misalnya seperti dalam tradisi
suku Nias yang hingga abad ke-20 relatif tidak tersentuh pengaruh luar.
Pencak silat telah dikenal oleh sebagian besar masyarakat rumpun Melayu dalam
berbagai nama Di semenanjung Malaysia dan Singapura, silat lebih dikenal dengan nama
alirannya yaitu gayong dan cekak.[6] Di Thailand, pencak silat dikenal dengan nama bersilat,
dan di Filipina selatan dikenal dengan nama pasilat.[6] Dari namanya, dapat diketahui bahwa
istilah "silat" paling banyak menyebar luas, sehingga diduga bahwa bela diri ini menyebar dari
Sumatera ke berbagai kawasan di rantau Asia Tenggara
Tradisi silat diturunkan secara lisan dan menyebar dari mulut ke mulut, diajarkan dari
guru ke murid, sehingga catatan tertulis mengenai asal mula silat sulit ditemukan. Sejarah silat
dikisahkan melalui legenda yang beragam dari satu daerah ke daerah lain.
Legenda Minangkabau, silat (bahasa Minangkabau: silek) diciptakan oleh Datuk Suri Diraja
dari Pariangan, Tanah Datar di kaki Gunung Marapi pada abad ke-11. Kemudian silek dibawa
dan dikembangkan oleh para perantau Minang ke seluruh Asia Tenggara. Demikian pula cerita
rakyat mengenai asal mula silat aliran Cimande, yang mengisahkan seorang perempuan yang
mencontoh gerakan pertarungan antara harimau dan monyet. Setiap daerah umumnya memiliki
tokoh persilatan (pendekar) yang dibanggakan, misalnya Prabu Siliwangi sebagai tokoh pencak
silat Sunda Pajajaran, Hang Tuahpanglima Malaka, Gajah Mada mahapatih Majapahitdan Si
Pitung dari Betawi
2.      Istilah dalam Pencak Silat
Silat Betawi saat acara "Palang Pintu" dalam tradisi pernikahan Betawi, tengah
memperagakan teknik kuncian melucuti golok.
·         Kuda-kuda: adalah posisi menapak kaki untuk memperkukuh posisi tubuh. Kuda-kuda yang
kuat dan kukuh penting untuk mempertahankan posisi tubuh agar tidak mudah dijatuhkan.
Kuda-kuda juga penting untuk menahan dorongan atau menjadi dasar titik tolak serangan
(tendangan atau pukulan).
·         Sikap dan Gerak: Pencak silat ialah sistem yang terdiri atas sikap (posisi) dan gerak-
gerik (pergerakan). Ketika seorang pesilat bergerak ketika bertarung, sikap dan gerakannya
berubah mengikuti perubahan posisi lawan secara berkelanjutan. Segera setelah menemukan
kelemahan pertahanan lawan, maka pesilat akan mencoba mengalahkan lawan dengan suatu
serangan yang cepat.
·         Langkah: Ciri khas dari Silat adalah penggunaan langkah. Langkah ini penting di dalam
permainan silat yang baik dan benar. Ada beberapa pola langkah yang dikenali, contohnya
langkah tiga dan langkah empat.
·         Kembangan: adalah gerakan tangan dan sikap tubuh yang dilakukan sambil memperhatikan,
mewaspadai gerak-gerik musuh, sekaligus mengintai celah pertahanan musuh. Kembangan
utama biasanya dilakukan pada awal laga dan dapat bersifat mengantisipasi serangan atau
mengelabui musuh. Seringkali gerakan kembangan silat menyerupai tarian atau
dalam maenpo Sunda menyerupai ngibing (berjoget). Kembangan adalah salah satu bagian
penilaian utama dalam seni pencak silat yang mengutamakan keindahan gerakan.
·         Buah: Pencak Silat memiliki macam yang banyak dari teknik bertahan dan menyerang. Secara
tradisional istilah teknik ini dapat disamakan dengan buah. Pesilat biasa menggunakan tangan,
siku, lengan, kaki, lutut dan telapak kaki dalam serangan. Teknik umum termasuk tendangan,
pukulan, sandungan, sapuan, mengunci, melempar, menahan, mematahkan tulang sendi, dan
lain-lain.
·         Jurus: pesilat berlatih dengan jurus-jurus. Jurus ialah rangkaian gerakan dasar untuk tubuh
bagian atas dan bawah, yang digunakan sebagai panduan untuk menguasai penggunaan teknik-
teknik lanjutan pencak silat (buah), saat dilakukan untuk berlatih secara tunggal atau
berpasangan. Penggunaan langkah, atau gerakan kecil tubuh, mengajarkan penggunaan
pengaturan kaki. Saat digabungkan, itulah Dasar Pasan, atau aliran seluruh tubuh.
·         Sapuan dan Guntingan: adalah salah satu jenis buah (teknik) menjatuhkan musuh dengan
menyerang kuda-kuda musuh, yakni menendang dengan menyapu atau menjepit (menggunting)
kaki musuh, sehingga musuh kehilangan keseimbangan dan jatuh.
·         Kuncian: adalah teknik untuk melumpuhkan lawan agar tidak berdaya, tidak dapat bergerak,
atau untuk melucuti senjata musuh. Kuncian melibatkan gerakan menghindar, tipuan, dan
gerakan cepat yang biasanya mengincar pergelangan tangan, lengan, leher, dagu, atau bahu
musuh.
3.      Senjata
Selain bertarung dengan tangan kosong, pencak silat juga mengenal berbagai macam
senjata. antara lain:
·         Keris: sebuah senjata tikam berbentuk pisau kecil, sering dengan bilah bergelombang yang
dibuat dengan melipat berbagai jenis logam bersama-sama dan kemudian cuci dalam asam.
·         Kujang: pisau khas Sunda
·         Samping/Linso: selendang kain sutera dipakai sekitar pinggang atau bahu, yang digunakan
dalam penguncian teknik dan untuk pertahanan terhadap pisau.
·         Galah: tongkat yang terbuat dari kayu, baja atau bambu .
·         Cindai: kain, biasanya dipakai sebagai sarung atau dibungkus sebagai kepala gigi. Tradisional
perempuan menutupi kepala mereka dengan kain yang dapat diubah menjadi cindai.
·         Tongkat/Toya: tongkat berjalan yang dibawa oleh orang tua, pengelana dan musafir.
·         Kipas: kipas lipat tradisional yang kerangkanya dapat terbuat dari kayu atau besi.
·         Kerambit/Kuku Machan: sebuah pisau berbentuk seperti cakar harimau yang bisa diselipkan di
rambut perempuan.
·         Sabit/Clurit: sebuah sabit, biasa digunakan dalam pertanian, budidaya dan panen tanaman.
·         Sundang: sebuah ujung pedang ganda Bugis, sering berombak-berbilah
·         Rencong: belati Aceh yang sedikit melengkung
·         Tumbuk Lada: belati kecil yang juga sedikit melengkung mirip rencong, secara harfiah berarti
"penghancur lada".
·         Gada: senjata tumpul yang terbuat dari baja.
·         Tombak: lembing yang terbuat dari bambu, baja atau kayu yang kadang-kadang memiliki bulu
yang menempel di dekat pisau.
·         Parang/Golok: pedang pendek yang biasa digunakan dalam tugas sehari-hari seperti memotong
saat menyisir hutan.
·         Trisula: tiga sula atau senjata bercabang tiga
·         Chabang/Cabang: trisula bergagang pendek, secara harfiah berarti "cabang".
4.      Tata tertib pencak silat
Sejalan dengan norma dan nilai budaya khususnya di Indonesia, terdapat beberapa
peraturan yang harus diperhatikan dan dilakukan dengan saksama ketika berlatih pencak silat,
di antaranya sebagai berikut.[6]
·         Upacara pembukaan latihan yang terdiri atas:
·         Menyiapkan barisan;
·         Berdoa dipimpin oleh pelatih;
·         Pembacaan "prasetya pesilat Indonesia"
·         Penghormatan kepada pelatih, dipimpin oleh pemimpin barisan.
·         Pemanasan
·         Latihan inti
·         Pendinginan
·         Upacara penutupan latihan di akhiri dengan penghormatan dan berjabat tangan.
5.      Nilai positif pencak silat
Beberapa nilai positif yang diperoleh dalam olahraga beladiri pencak silat adalah:[2]
1.      Kesehatan dan kebugaran;
2.      Membangkitkan rasa percaya diri;
3.      Melatih ketahanan mental;
4.      Mengembangkan kewaspadaan diri yang tinggi;
5.      Membina sportifitas dan jiwa kesatria;
6.      Disiplin dan keuletan yang lebih tinggi.
C.    KARATE
1.      Pengertian
Karate (空 手 道) adalah seni bela diri yang berasal dari Jepang. Seni bela diri ini sedikit
dipengaruhi oleh Seni bela diri Cina kenpō. Karate dibawa masuk ke Jepang
lewat Okinawa dan mulai berkembang di Ryukyu Islands. Seni bela diri ini pertama kali disebut
"Tote” yang berarti seperti “Tangan China”. Ketika karate masuk ke Jepang, nasionalisme
Jepang pada saat itu sedang tinggi-tingginya, sehingga Sensei Gichin Funakoshi mengubah
kanji Okinawa (Tote: Tangan China) dalam kanji Jepang menjadi ‘karate’ (Tangan Kosong)
agar lebih mudah diterima oleh masyarakat Jepang. Karate terdiri dari atas dua kanji. Yang
pertama adalah ‘Kara’  空 dan berarti ‘kosong’. Dan yang kedua, ‘te’  手, berarti ‘tangan'.
Yang dua kanji bersama artinya “tangan kosong” 空手 (pinyin: kongshou).
Menurut Zen-Nippon Karatedo Renmei/Japan Karatedo Federation (JKF) dan World
Karatedo Federation (WKF), yang dianggap sebagai gaya karate yang utama yaitu:
1.     Shotokan
2.     Goju-Ryu
3.     Shito-Ryu
4.     Wado-Ryu
Keempat aliran tersebut diakui sebagai gaya Karate yang utama karena turut serta dalam
pembentukan JKF dan WKF. Namun gaya karate yang terkemuka di dunia bukan hanya empat
gaya di atas itu saja. Beberapa aliran besar seperti Kyokushin ,Shorin-ryu dan Uechi-
ryu tersebar luas ke berbagai negara di dunia dan dikenal sebagai aliran Karate yang
termasyhur, walaupun tidak termasuk dalam "4 besar WKF". Di negara Jepang, organisasi yang
mewadahi olahraga Karate seluruh Jepang adalah JKF. Adapun organisasi yang mewadahi
Karate seluruh dunia adalah WKF (dulu dikenal dengan nama WUKO - World Union of
Karatedo Organizations). Ada pula ITKF (International Traditional Karate Federation) yang
mewadahi karate tradisional. Adapun fungsi dari JKF dan WKF adalah terutama untuk
meneguhkan Karate yang bersifat "tanpa kontak langsung", berbeda dengan aliran Kyokushin
atau Daidojuku yang "kontak langsung".
Latihan dasar karate terbagi tiga seperti berikut:
1.      Kihon
2.      Kata, yaitu latihan jurus atau bunga karate.
3.      Kumite, yaitu latihan tanding atau sparring.
Pada zaman sekarang karate juga dapat dibagi menjadi aliran tradisional dan aliran olah
raga. Aliran tradisional lebih menekankan aspek bela diri dan teknik tempur sementara aliran
olah raga lebih menumpukan teknik-teknik untuk pertandingan olah raga.
2.      Teknik Karate
Teknik Karate terbagi menjadi tiga bagian utama : Kihon (teknik dasar), Kata (jurus)
dan Kumite (pertarungan). Murid tingkat lanjut juga diajarkan untuk
menggunakan senjataseperti tongkat (bo) dan ruyung (nunchaku).
Kihon
Kihon ( 基 本 : き ほ ん , Kihon?) secara harfiah berarti dasar atau fondasi. Praktisi Karate
harus menguasai Kihon dengan baik sebelum mempelajari Kata dan Kumite.
Pelatihan Kihon dimulai dari mempelajari pukulan dan tendangan (sabuk putih) dan
bantingan (sabuk coklat). Pada tahap dan atau Sabuk Hitam, siswa dianggap sudah menguasai
seluruh kihon dengan baik.
Kata
Kata ( 型 : か た ) secara harfiah berarti bentuk atau pola. Kata dalam karate tidak hanya
merupakan latihan fisik atau aerobik biasa. Tapi juga mengandung pelajaran tentang prinsip
bertarung. Gerakan-gerakan Kata juga banyak mengandung falsafah-falsafah hidup.
Setiap Kata memiliki ritme gerakan dan pernapasan yang berbeda.
Dalam Kata ada yang dinamakan Bunkai. Bunkai adalah aplikasi yang dapat digunakan
dari gerakan-gerakan dasar Kata.
Setiap aliran memiliki perbedaan gerak dan nama yang berbeda untuk tiap Kata. Sebagai
contoh Kata Tekki di aliran Shotokan dikenal dengan nama Naihanchi di aliran Shito Ryu.
Sebagai akibatnya Bunkai (aplikasi kata) tiap aliran juga berbeda.
Kumite
Kumite (組手:くみて) secara harfiah berarti "pertemuan tangan". Kumite dilakukan oleh
murid-murid tingkat lanjut (sabuk biru atau lebih). Tetapi sekarang, ada dojo yang
mengajarkan kumite pada murid tingkat pemula (sabuk kuning). Sebelum
melakukan kumite bebas (jiyu Kumite) praktisi mempelajari kumite yang diatur (go hon kumite)
atau (yakusoku kumite). Untuk kumite aliran olahraga, lebih dikenal dengan Kumite
Shiai atau Kumite Pertandingan.
Untuk aliran Shotokan di Jepang, kumite hanya dilakukan oleh siswa yang sudah mencapai
tingkat dan (sabuk hitam). Praktisi diharuskan untuk dapat menjaga pukulannya supaya tidak
mencederai kawan bertanding.
Untuk aliran "kontak langsung" seperti Kyokushin, praktisi Karate sudah dibiasakan untuk
melakukan kumite sejak sabuk biru strip. Praktisi Kyokushin diperkenankan untuk melancarkan
tendangan dan pukulan sekuat tenaganya ke arah lawan bertanding.
Untuk aliran kombinasi seperti Wado-ryu, yang tekniknya terdiri atas kombinasi Karate
dan Jujutsu, maka Kumite dibagi menjadi dua macam, yaitu Kumite untuk persiapan Shiai, yang
dilatih hanya teknik-teknik yang diperbolehkan dalam pertandingan, dan Goshinjutsu
Kumite atau Kumite untuk beladiri, semua teknik dipergunakan, termasuk jurus-jurus Jujutsu
seperti bantingan, kuncian, dan menyerang titik vital.
3.      Peralatan dalam pertandingan karate
Peralatan yang diperlukan dalam pertandingan karate
1.      Pakaian karate (karategi) untuk kontestan
2.      Pelindung tangan
3.      Pelindung tulang kering
4.      Ikat pinggang (Obi) untuk kedua kontestan berwarna merah/aka dan biru/ao
5.      Alat-alat lain yang diperbolehkan tapi bukan menjadi keharusan adalah:
 Pelindung gusi (di beberapa pertandingan menjadi keharusan)
 Pelindung tubuh untuk kontestan putri
 Pelindung selangkangan untuk kontestan putra
6.      Peluit untuk arbitrator/alat tulis
7.      Seragam wasit/juri
 Baju putih
 Celana abu-abu
 Dasi merah
 Sepatu karet hitam tanpa sol
8.      Papan nilai/n scoring board
9.      Administrasi pertandingan
10.  bendera merah & biru untuk juri
11.  Peluit untuk wasit
BAB III
KESIMPULAN
Atletik adalah gabungan dari beberapa jenis olahraga yang secara garis besar dapat
dikelompokkan menjadi lari, lempar, dan lompat. Kata ini berasal dari bahasa Yunani "athlon"
yang berarti "kontes". Atletik merupakan cabang olahraga yang diperlombakan
padaolimpiade pertama pada 776 SM. Induk organisasi untuk olahraga atletik
di Indonesia adalah PASI (Persatuan Atletik Seluruh Indonesia).
Pencak silat telah dikenal oleh sebagian besar masyarakat rumpun Melayu dalam berbagai
nama Di semenanjung Malaysia dan Singapura, silat lebih dikenal dengan nama alirannya
yaitu gayong dan cekak.[6] Di Thailand, pencak silat dikenal dengan nama bersilat, dan di
Filipina selatan dikenal dengan nama pasilat.[6] Dari namanya, dapat diketahui bahwa istilah
"silat" paling banyak menyebar luas, sehingga diduga bahwa bela diri ini menyebar dari
Sumatera ke berbagai kawasan di rantau Asia Tenggara
Karate (空 手 道) adalah seni bela diri yang berasal dari Jepang. Seni bela diri ini sedikit
dipengaruhi oleh Seni bela diri Cina kenpō. Karate dibawa masuk ke Jepang
lewat Okinawa dan mulai berkembang di Ryukyu Islands. Seni bela diri ini pertama kali disebut
"Tote” yang berarti seperti “Tangan China”. Ketika karate masuk ke Jepang, nasionalisme
Jepang pada saat itu sedang tinggi-tingginya, sehingga Sensei Gichin Funakoshi mengubah
kanji Okinawa (Tote: Tangan China) dalam kanji Jepang menjadi ‘karate’ (Tangan Kosong)
agar lebih mudah diterima oleh masyarakat Jepang. Karate terdiri dari atas dua kanji. Yang
pertama adalah ‘Kara’  空 dan berarti ‘kosong’. Dan yang kedua, ‘te’  手, berarti ‘tangan'.
Yang dua kanji bersama artinya “tangan kosong” 空手 (pinyin: kongshou).