Anda di halaman 1dari 6

Tugas 1

Mata Kuliah Organisasi

Disusun oleh :

Eva Rahman

NIM: 041474466

Program Studi Manajemen

Fakultas Ekonomi Universitas Terbuka

Tahun 2020
TUGAS TUTORIAL KE-1
PROGRAM STUDI MANAJEMEN

Nama Mata Kuliah : Organisasi


Kode Mata Kuliah : EKMA 4157
Jumlah sks : 3 SKS
Nama Pengembang : Wiwin Siswantini, SE., MM.
Nama Penelaah : Milcha Handayani Tammubua, SE., MM.

Skor
No Tugas Tutorial
Maksimal
1. Pentingnya diskusi dalam organisasi, jelaskan

100

* coret yang tidak sesuai


Jawaban

Sebelum membahas pentingnya diskusi dalam organisasi, alangkah baiknya kita pahami dulu
definisi dari organisasi dan diskusi itu sendiri.
Apa itu Organisasi?
Organisasi adalah suatu kesatuan sosial dari sekelompok individu orang yang saling berinteraksi
menurut suatu pola yang terstruktur dengan cara tertentu sehingga setiap anggota organisasi
mempunyai tugas dan fungsinya masing-masing, dan sebagai suatu kesatuan mempunyai tujuan
tertentu dan juga mempunyai batas-batas yang jelas sehingga organisasi dapat dipisahkan secara
tegas dari lingkungannya.

Apa Itu Diskusi?


Diskusi dipahami sebagai kegiatan duduk dan berbicara tentang suatu topik tertentu. Kata
'berdiskusi' berasal dari akar bahasa latin 'discutere', yang berarti menggoyangkan atau menyerang.
Jadi 'diskusi' mengacu pada mengguncang subjek secara menyeluruh, yaitu, memeriksanya secara
menyeluruh untuk mencapai kesimpulan.

Apa itu Diskusi Organisasi?


Diskusi dalam organisasi adalah aspek yang sangat penting dari komunikasi organisasi. Diskusi
organisasi adalah kegiatan kreatif dan dinamis yang merangsang pemikiran reflektif di antara
anggota organisasi. Diskusi organisasi dapat didefinisikan sebagai suatu kegiatan di mana sejumlah
kecil orang anggota organisasi bertemu langsung dan bertukar pikiran serta berbagi ide dengan
bebas atau untuk mencapai keputusan tentang masalah bersama.
Diskusi dalam organisasi bisa dilakukan secara formal dalam bentuk rapat atau konferensi di mana
peran khusus ditugaskan kepada para peserta, bisa juga dilakukan secara informal dimana para
peserta akan lebih bebas mengemukakan argumennya.
Dalam diskusi organisasi , proses berpikir seseorang dipengaruhi oleh pandangan dan pendapat
anggota lainnya. Itu juga tergantung di mana dan ke arah mana suasana diskusi bergerak. Dalam
diskusi organisasi, setiap peserta bebas menyampaikan pandangannya. Diskusi yang sukses ketika
semua peserta terlibat dalam mendengarkan dan aktif dalam berbicara.

Karakteristik Diskusi Organisasi


Beberapa ciri menonjol yang umum pada semua diskusi organisasi adalah sebagai berikut:

1. Ciri utama dari diskusi organisasi adalah interaksi di antara berbagai anggota organisasi.
Mereka melihat, mendengar dan berkomunikasi satu sama lain secara lisan dengan
memperhatikan satu sama lain.
2. Pemimpin dan Anggota: Diskusi organisasi hanya efektif jika ada anggota organisasi dan
seorang pemimpin. Pemimpin harus meringkas fakta dan informasi, mengintegrasikannya,
merangsang pemikiran dan menyetujui solusi masalah dengan suara bulat.
3. Partisipasi: Efektivitas dan efisiensi diskusi organisasi sebagian besar bergantung pada
partisipasi aktif para anggota.
4. Daya Tarik Interpersonal: Ciri khas lain dari diskusi organisasi adalah ketertarikan
antarpribadi. Selama interaksi berlanjut, suka, tidak suka, perilaku, dan temperamen anggota
akan diketahui satu sama lain. Di antara mereka, empati berkembang dan dengan demikian
mereka saling berbagi masalah.
5. Adaftasi : Dalam diskusi organisasi, selalu ada unsur tekanan untuk menyesuaikan diri
dengan norma. Standar yang ditentukan sebelumnya dan ditetapkan selalu ditegakkan dan
diikuti.
6. Konflik: Sebuah konflik perbedaan atau perselisihan di antara anggota organisasi, yang
sering timbul selama musyawarah dan diskusi. Konflik tidak bisa dihindari dan biasanya
berkembang ketika solusi alternatif tersedia. Ini dapat merangsang anggota untuk
menemukan solusi baru untuk masalah tersebut. Jadi, konflik tidak selalu buruk. Namun jika
muncul akibat perilaku politik para anggotanya maka akan menimbulkan konsekuensi
disfungsional.

Tujuan Diskusi Organisasi


Diskusi organisasi dapat memiliki berbagai tujuan. Beberapa diantaranya adalah:
1. Mencari solusi atas masalah yang menjadi perhatian bersama.
2. Menghasilkan ide baru atau pendekatan baru untuk memecahkan masalah.
3. Memilih seorang kandidat yang layak melalui fit dan profer test untuk menempati posisi
tertentu.
4. Memberi kita jalan untuk melatih diri kita sendiri dalam berbagai keterampilan
interpersonal.

Keuntungan Diskusi Organisasi


Keuntungan dari diskusi organisasi adalah sebagai berikut :
1. Memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang subjek (orang dalam organisasi),
berguna dalam pengambilan keputusan dan pemecahan masalah individual.
2. Meningkatkan kemampuan berpikir kritis. Saat melakukan diskusi tentunya yang
dikedepankan adalah argumen, sehingga masing-masing orang yang terlibat dalam
perdebatan akan memeras otaknya untuk menyanggah argumen yang lainnya. Pada akhirnya
pikiran menjadi terbiasa berpikir kritis.
3. Memberikan pendekatan yang berbeda untuk memecahkan masalah. Saat ada masalah,
kemudian didiskusikan maka akan ada banyak pendapat. Masing masing anggota organisasi
akan mengemukakan solusi lewat pendekatan yang sesuai dengan latar belakang pribadinya.
Dari sinilah khasanah berfikir kita akan bertambah, sehingga kita akan semakin dewasa
dalam berfikir.
4. Membantu organisasi dalam mengambil keputusan. Sebuah organisasi yang mempunyai
tujuan tertentu tidak akan lepas dari masalah. Banyak hal yang harus diselesaikan yang
memerlukan pengambilan keputusan yang tepat dan cepat. Diskusi menjadi solusi yang
efektif untuk mencari jawaban dari setiap permasalahan bersama organisasi. Anggota yang
kritis, suasana organisasi yang kondusif akan sangat membantu organisasi mengambil
keputusan.
5. Melalui diskusi organisasi, solusi yang bermakna dan dapat diterapkan secara praktis dapat
dicapai. Kolaborasi dari saran-saran ini memunculkan saran baru, menciptakan ruang untuk
hasil terbaik.
6. Diskusi organisasi membantu dalam mengevaluasi masalah dan mencapai keputusan yang
sesuai, berdasarkan saran yang diberikan oleh anggota. Hal ini juga memudahkan atasan
atau ketua untuk dapat mengambil keputusan terberat sekalipun dengan mudah karena
dengan diskusi ia dapat mengetahui bahwa keputusan yang akan diambil akan didukung
oleh anggota organisasi lainnya juga.
7. Memberikan kesempatan untuk mendengar pendapat orang lain. Toleransi, inilah kata yang
mudah diungkapkan tapi sulit dilakukan. Dalam diskusi, kita bisa belajar banyak tentang arti
“mendengar”, sekaligus belajar toleransi terhadap seorang yang berbeda pandangan dengan
kita.
8. Memungkinkan peserta untuk menyampaikan sudut pandangnya. Sudut pandang seseorang
tergantung dari latar belakang orang tersebut, bisa pendidikanya, keluarganya, budayanya
dll. Hal ini akan menjadi pengetahuan baru seandainya setiap orang bisa menyampaikan
sudut pandangnya dalam sebuah masalah.
9. Meningkatkan kepercayaan diri dalam berbicara. Ketika berbicara dalam menyampaikan
pendapat dimuka umum tentu berbeda dengan saat berbicara berdua. Perasaan takut, malu,
tidak nyaman dan bahkan tidak percaya diri akan selalu ada. Tetapi kalau berlatih terus
menerus dan aktif dalam diskusi organisasi, pasti kepercayaan diri kita meningkat dalam hal
berbicara.
10. Dapat mengubah pendapat kita dan menunjukkan hal-hal dari perspektif yang berbeda.
Seandainya kita mempunyai pendapat atau argumen tentang sesuatu , terus dalam sebuah
diskusi ada argumen lain yang logis dan diyakinkan dengan data dan fakta. Kita harus
menerima sebuah kebenaran berdasarkan perspektif yang berbeda. Ingat kebenaran bukan
milik manusia. Sejatinya kebenaran ialah milik Tuhan YME.
Jadi, jelaslah bahwa dengan banyaknya keuntungan diskusi dalam organisasi, maka diskusi adalah
hal yang sangat penting dan mendasar dalam organisasi. Keuntungan berdiskusi secara garis besar
akan didapatkan oleh individu anggota organisasi dan untuk organisasi itu sendiri. Keuntungan
yang didapat oleh individu adalah nilai tambah bagi individu itu sendiri, sekaligus investasi
pengembangan sumberdaya manusia bagi organisasi dimana individu itu berada. Dua hal
keuntungan itulah yang akan didapat organisasi seandainya membiasakan berdiskusi dengan tetap
berlandaskan pada semangat saling hormat menghormati. Nafas organisasi adalah komunikasi,
dan diskusi adalah paru-paru nya.

Sumber Referensi :
BMP EKMA4157/Organisasi/Modul 1-3.
https://www.managementstudyhq.com/characteristics-and-purpose-of-group-discussion.html
https://targetstudy.com/articles/importance-of-group-discussion.html