Anda di halaman 1dari 3

A.

Pengertian program evaluasi


1. menurut leininger 2002 program evaluasi adalah proses menggambarkan,
memperoleh dan meyajikan informasi yang berguna untuk merumuskan suatu
alternative keputusan.
2. Menurut andersoon 2006 program evaluasi adalah proses membuat penilaian yang
rasional tentang capaian, efektifitas, efisiensi, dan adekuasi dari sebuah program,
berdaasarkan pengumpulan data secara sistemik dan juga analisis.
3. Menurut patton 2001 program evaluasi adalah pengumpulan informasi secara
sistemik tentang aktifitas, karakteristik, dan hasil dari sebuah program yang
digunakan oleh orang-orang tertentu untuk mengurangi, meningkatkan efektivitas,
dan membuat suatu keputusan apakah yang dijalankan berjalan dengan baik.

Jadi dapat disimpulkan bahwa program evaluasi keperawatan adalah suatu proses untuk
menjadikan informasi tentang sejauh mana suatu program keperawatan tercapai serta
bagaimana manfaat yang telah didapatkan dari program kesehatan masyarakat yang telah
dilaksanakan.

B. Tujuan program evaluasi

Tujuan utama dari program evaluasi adalah untuk mengidentifikasi masalah, kekurangan
atau keterbatasan dari suatu program yang dilaksanakan dan juga bisa menjadi masukan
bagi pengambil keputusan untuk melanjutkan atau menghentikan program keperawatan
yang dilaksanakan. Namun terdapat alasan-alasan yang membuat pelaksanaan evaluasi
program ini sangat penting, alasan sbb:

1. Untuk menentukan apakah hasil dari pelaksanaan evaluasi program itu sejalan
dengan tujuan atau tidak.
2. Untuk menentukan apakah prioritas utama dari program yang dilaksanakan sesuai
dengan kebutuhan atau tidak.
3. Untuk mendemontrasikan bahwa program evaluasi berjalan sesuai tujuan awal
yang telah ditetapkan
C. Manfaat program evaluasi
1. Menentukan perkembangan kesehatan klien
2. Menilai efektifitas, efisiensi dan produktifitas asuhan keperawatan yang diberikan
3. Menilai pelaksanaan asuhan keperawatan
4. Sebagai umpan balik untuk memperbaiki atau menyusun siklus baru dalam proses
keperawatan
5. Menunjang tanggung jawab dalam pelaksanaan keperawatan

D. Metode/alat program evaluasi

Ada 2 komponen untuk mengevaluasi kualitas tindakan keperawatan, yaitu :

1. Proses (formatif)
Berfokus pada aktifitas dari proses keperawatan dan hasil pelayanan tindakan
keperawatan serta harus dilakukan segera setelah perencanaan keperawatan
dilaksanakan untuk membuat keefektifan terhadap tindakan. Evaluasi formatif ini
terus-menerus dilaksanakan sampai tujuan yang telah ditentukan tercapai.
Metode pengumpulan data dalam evaluasi formatif sbb:
a. Analisa rencaana tindakan kep
b. Open-chart audit
c. Pertemuan kelompok
d. Inrterview
e. Observasi dengan klien

Sitem efaluasi ini bisa menggunakan system SOAP

2. Hasil (sumatif)
Berfokus pada perubahan perilaku atau status kesehatan klien pada akhir tindakan
perawatan klien. Metode pelaksanaan evaluasi sumatif terdiri dari:
a. Closed-chart audit
b. Interview akhir pelayanan
c. Pertemuan akhir pelayanan
d. Pernyataan kepada klien dan keluarga

E. Tahapan program evaluasi


Terdiri dari 2 sbb:
1. Mengukur pencapaian tujuan klien.
Faktor yang dievaluasi mengenai status kesehatan klien terdiri dari beberapa
komponen.
a. Kognitif (mis. Pengetahuan klien terhadap penyakitnya, mengontrol gejala-
gejala, komplikasi, pengobatan dll.)
b. Affektif (tukar menukar perasaan tentang sesuatu)
c. Psikomotor (observasi secara langsung dengan melihat kondisi klien)
d. perubahan fungsi tubuh dan gejala yang spesifik (observasi secara langsung,
interview, pemeriksaan fisik)
2. penentuan keputusan pada tahap evaluasi
perawata membandingkan data dengan outcomes(hasil) dan selanjutya membuat
keputusan tentang pencapaian klien terhadap outcomes.