Anda di halaman 1dari 1

Syok didefinisikan sebagai kegagalan sistem sirkulasi untuk mempertahankan perfusi yang adekuat

pada organ-organ vital. Gangguan yng menyebabkan perfusi jaringan yang tidak adekuat
menimbulkan penurunan oksigenasi tingkat sel, oksigenasi yang tidak adekuat menyebabkan
terjadinya metablisme sel anaerobik dan akumulasi produk-produk sampah didalam sel. Jika kondsi
ini tidak diobati, kematian sel dan kemaian organ akan terjadi.

Klasifikasi

Syok biasanya dibagi mejadi tiga kelompk utama:

1. Hipovolemik
2. Kardiogenik
3. Ditributif

Syok hipovolemik terjadi karena krtidakadekuatan volume drah yang bersikulasi akibat he,oragi
karna kehilangan darah aktual, luka bakar dan pergeseran cairan yang besar karena masuknya
protein plasma ke dalam ruang itertisial, dan pergeseran cairan atau dehidrasi, dengan atau tanpa
kehilangan volume cairan. Syok hipovolemik adalah jenis syok yang paling umum dan terjadi jika
volume intravaskuler menurun sampai titik ketika mekanisme kompensasi tidak lagi mampu
mempertahankan perfusi organ dan jaringan.

Hal yang utama yang menyebabkan syok hipovolemik adalah pengurangan drastis volume darah
yang bersirkulasi sehingga kebutuhan metabolisme tubuh tidak dapat dipenuhi. Syok hipovolemik
dapat terjadi akibat kehilangan plasma atau darah. Kondisi yang dapat menyebabkan penurunan
volume darah yang bersirkulasi meliputi perdarahan, luka bakar dan dehidrasi.

Tindakan promosi kesehtan untuk mncegah syok hipovolemik meliputi penyuluhan klien untuk
menghindari cedera yag akan menempatkan seseorang pada rsiko syok hipovolemik, tindakana
pemeliharaan kesehtan adalah menggunakan oksigen dan pemeliharaan keseimbangan cairan dan
elektrolit, untuk memulihkan kesehtan, pantau klien dengan pemantaua hemodinamik, serta berikan
obat-obtan vasoaktif dan penggangtian darah atau cairan sesuai intruksi.