Anda di halaman 1dari 80

KOMPILASI SOAL LINGKUNGAN KESEHATAN GLOBAL

diajukan untuk memenuhi tugas mata kuliah Lingkungan Kesehatan


Global

Dosen: Dr. drg. Ririn Arminsih Wulandari M.Kes


Dr. R. Budi Haryanto SKM., M.Kes., M.Sc.
Prof. Drh. Wiku Bakti Bawono Adisasmito M.Sc., Ph.D
drg. Nurhayati Adnan MPH., M.Sc., ScD

KELAS G203

FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT


UNIVERSITAS INDONESIA
DEPOK
2017
Topik 1: Perubahan Lingkungan Global dan Kesehatan

1. Pemanasan global yang tidak terkendali akan makin mempercepat


pencairan es dikutub dan meningkatkan permukaan air laut secara
drastic. Dampaknya, kawasan pulau kecil dan pesisir makin
tenggelam. Kemudian menimbulkan sedimentasi yang menutup
permukaan terumbu karang. Fenomena tersebut juga akan memicu
tingkat keasaman terumbu karang yang menimbulkan..
a. Bleaching
b.Growing
c. Clean
d.Sterilize
e. Simple

Jawaban: A

2. Dunia saat ini mengalami berbagai macam peristiwa yang berdampak


pada perubahan lingkungan baik secara alami maupun atas campur
tangan manusia seperti banyaknya bencana dan kebakaran hutan,
untuk itu diperlukan tindakan-tindakan dalam menghadapi dampak
perubahan lingkungan yakni :
a. Melakukan kampanye-kampanye perubahan lingkungan
b. Membentuk badan penanggulangan bencana
c. Memberdayakan masyarakat untuk menghadapi dampak perubahan
lingkungan
d. Semua benar
e. Semua salah

Jawaban: D
3. BNPB adalah salah satu badan yang dibentuk untuk melakukan
kordinasi dalam menanggulangi bencana yang terjadi di Indonesia.
Apa kepanjangan dari BNPB?
a. Bagan Nasional Pencegahan Bencana
b. Bagian Nasional Perbaikan Bencana
c. Badan Nasional Pemeliharaan Bencana
d. Badan Nasional Penanggulangan Bencana
e. Badan Nasional Perbaikan Bencana
Jawaban: D
4. Kejadian Bencana Dunia meningkatkan 76 % adalah bencana
hidrometeriologi. Berikut ini yang merupakan contoh dari bencana
hidrometerologi adalah...
a. Siklin tropis
b. Tsunami
c. Kebakaran Hutan
d. Gempa Bumi
e. Gunung meletus
Jawaban: A

5. Mr. X sangat menyukai telur ayam ceplok. Setiap sarapan pagi


istrinya selalu membuatkan telur ceplok tersebut. Setelah dilakukan
analisis nutrisi yang terdapat dalam telur tersebut, diperoleh
kandungan protein 12,8 g, lemak 11,5 g, Ca 54 mg, P 180 mg, Fe 2,7
mg, vitamin A 900 IU dan Vitamin C 0 gram. Manakah istilah yang
paling tepat digunakan dalam analisis nutrisi yang terdapat dalam
suatu bahan makanan?
a. Indikator nutrisi
b. Intervensi nutrisi
c. Indikator konsumsi
d. Komposisi makanan
e. Konsumsi makanan
Jawaban: D
6.Berikut merupakan langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk
menentukan penilaian risiko, kecuali ………
a. Pembuatan peta rawan
b. Menetapkan jenis bahaya
c. Menetapkan variabel
d. Penetapan cara penilaian
e. Membuat analisa risiko
Jawaban: E

7. Meningkatkan pengetahuan masyarakat dalam menghadapi serta


mengurangi dampak/ risiko bencana, sehingga masyarakat dapat hidup
dan bekerja dengan aman merupakan…..
a. Fungsi mitigasi
b. Tujuan mitigasi
c. Program mitigasi
d. Penanggulangan bencana
e. Tanggap darurat
Jawaban: B

8. Penyusunan rencana kesiapsiagaan untuk menghadapi keadaan darurat


yang didasarkan atas skenario menghadapi bencana tertentu disebut . . . . .
a. Rencana kontinjensi
b. Rencana penanganan bencana
c. Rencana mitigasi
d. Rencana pemulihan
e. Rencana operasi
Jawaban: A

9. Penanggulangan bencana dilakukan oleh berbagai instansi baik dari


tingkat pusat maupun dari pemerintah daerah, penyusunan rencana
penanggulangan bencana di tingkat nasional dilakukan oleh :
a. BPBD
b. DPR
c. BNPB
d. KEMENKES
e. Presiden
Jawaban: C
10. Dalam penanggulangan bencana dilakukan upaya memperkecil
jumlah korban jiwa dan kerugian akibat bencana alam disebut :……
a. Simulasi bencana
b. Antisipasi bencana
c. Mitigasi bencana
d. Tanggap darurat
e. Penganan bencana
Jawaban: C

11. Undang-undang Nomor 24 tahun 2007 tentang penanggulangan


bencana terkait kejadian atau peristiwa yang bisa menimbulkan
disebutkan dalam..
a. Pasal 1 angka 12
b.Pasal 1 angka 13
c. Pasal 2 angka 12
d.Pasal 2 angka 13
e. Pasal 1 angka 15
Jawaban: B

12. Suatu kemungkinan dimana akibat yang merusak dari suatu ancaman
terhadap orang yang rentan, harta benda dan lingkungan…
a.Kerentanan
b.Keterpaparan
c. Risiko
d.Ancaman
e. Hazard
Jawaban: C

13. Sekumpulan kondisi dan atau suatu akibat keadaan (faktor fisik, sosial,
ekonomi dan lingkungan) yang berpengaruh buruk terhadap upaya-upaya
pencegahan dan penanggulangan bencana…
a. Kerentanan
b. Keterpaparan
c. Risiko
d. Ancaman
e. Hazard
Jawaban: A

14. Berikut ini yang merupakan tantangan dalam penanggulangan bencana


adalah…
a. Aksesibilitas wilayah mudah
b. Logistik dan peralatan serta SDM memadai
c. Pelatihan kebencanaan telah terlaksana secara optimal
d. Perencanaan penanggulangan bencana telah diimplementasikan
dengan baik
e. Perencanaan penanggulangan bencana
Jawaban: E

15. Desa/kelurahan yang memiliki kemampuan mandiri untuk beradaptasi


dan menghadapi ancaman bencana, serta memulihkan diri dengan segera
dari dampak bencana yang merugikan, jika terkena bencana disebut …
a. Desa tahan bencana
b. Desa rawan bencana
c. Desa tangguh bencana
d. Desa rentan bencana
e. Desa tanggap bencana
Jawaban: D

16. Menurut UU No. 24 tahun 2007 tentang penanggulangan bencana,


bencana adalah peristiwa atau rangkaian peristiwa yang mengancam
dan mengganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat yang
disebabkan, baik oleh faktor alam dan/atau faktor nonalam maupun
faktor manusia sehingga mengakibatkan timbulnya korban jiwa
manusia, kerusakan lingkungan, kerugian harta benda, dan dampak
psikologis.
Berdasarkan keterangan diatas yang bukan termasuk bencana alam
adalah?
a. Gempa bumi
b. Tanah longsor
c. Banjir
d. Angin topan
e. Wabah penyakit

Jawaban: E

17. Penanggulangan bencana adalah tanggung jawab bersama. Badan


penanggulangan bencana yang berkedudukan di kabupaten/kota
adalah :

a.Badan Penggulangan Bencana Pusat


b.Badan Penggulangan Bencana Provinsi
c.Badan Penggulangan Bencana Kabupaten/kota
d.Badan Penggulangan Bencana Kecamatan
e.Destana

Jawaban: C

18. Desa tanggap bencana (Destana) adalah desa/kelurahan yang


memiliki kemampuan mandiri untuk beradaptasi dan menghadapi
ancaman bencana serta memulihkan diri dengan segera dari dampak
bencana yang merugikan jika terkena bencana. Yang mendasari
terbentuknya Destana adalah, kecuali ?

a.Tuntutan Pemerintah
b.Tuntutan masyarakat
c. Tuntutan Pribadi
d. Tuntutan Global
e. Tuntutan Kepala desa/Lurah
Jawaban: E
19. Greenpeace adalah suatu lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang
memperjuangkan lingkungan hidup. Yang menjadi prinsip kampanye
Greenpeace adalah ?
a. Aksi demonstarasi dengan kekerasan
b. Memaksakan kehendak
c. Terikat dengan pemberi dana/donatur
d. Menggunakan konfrontasi dengan kekerasan untuk
meningkatkan perhatian
e. Lobby
Jawaban: E

20. Bencana adalah peristiwa atau rangkaian peristiwa yang mengancam


dan mengganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat yang
disebabkan, baik oleh faktor alam dan/atau faktor nonalam maupun
factor manusia sehingga mengakibatkan timbulnya korban jiwa
manusia, kerusakan lingkungan, kerugian harta benda, dan dampak
psikologis. Yang menjadi ciri kondisi umum bencana aalah :
a. Pasti terjadi dan dapat diprediksi
b. Dinamis dan kompleks
c. Berdampak hanya pada satu sisi
d. Hanya ditanggulangi oleh satu pihak saja
e. Terjadi hanya dalam satu wilayah administrasi

Jawaban: B

21. Desa/Kelurahan Tangguh Bencana adalah desa/kelurahan yang


memiliki kemampuan mandiri untuk beradaptasi dan menghadapi
ancaman bencana, serta memulihkan diri dengan segeradari dampak
bencana yang merugikan, jika terkena bencana dan memiliki
keuntungan yang berdampak luas yang sesuai dengan PERKA
BNPB No.1 Tahun 2012 adalah Kecuali :
a. Tuntutan Pribadi
b. Tuntutan Keluarga
c. Tuntutan Masyarakat
d. Tuntutan Pemerintah
e. Tuntutan Global
Jawaban : B

22. Exposure merujuk pada keberadaan orang tertentu di suatu lokasi


sebagai akibat penghidupan, sumberdaya alam, lingkungan,
infratrusktur, atau asset ekonomi, budaya atau sosial sehingga perlu
dilakukan pemahaman yang benar dalam mengurangi resiko bencana
tersebut , adapun bentuk Exposure yang ada di Indonesia adalah :
a. Pemukiman yang berada di pingiran gunung atau tanah longsor
b. Persawahan yang ada di sekitar kaki gunung merapi
c. Musim Hujan yang tidak menentu
d. Kebakaran Hutan yang menyebabkan Polusi Udara
e. Banjir dapat menyebabkan Demam Bedarah
Jawaban : A

23. Letusan Gunung Tambora 10-15 April 1815 terbesar sepanjang


10.000 tahun. Bencana ini menelan korban terbanyak sepanjang sejarah
peradaban manusia modern. Peristiwa tersebut mengakibatkan gagal
panen dan kelaparan terbesar di benua Eropa dan Kanada pada tahun
1816 oleh karena itu dalam konsep pengendalian bencana sebagaimana
diatas dapat dilakukan dengan cara, Kecuali :
a. Kenali Resiko
b. Memperkuat tata kelolah resiko
c. Berinvestasi dalam PRB menuju Ketangguhan
d. Perkuatan Kesiapsiagaan
e. Kelengkapan alat bantu bencana
Jawaban : E

24. Titik api semakin meningkat dari tiap tahunya karena peningkatan
pengolahan tanah gambut tidak terkendali oleh masyarakat dana tau
perusahan lokal dimana titik api di Sumatra selatan dan Kalimantan
Tengah Mencapai 111.860 di tahun 2016 yang dimulai di awal bulan
Agustus sampai dengan 25 Desember 2015, sehingga perlu dilakukan
pengendalian titik api yang timbul dihutan dengan berbagai cara,
salah satu metode yang digunakan dalam mengumpulkan data yang
digunakan sebagai bukti untuk disajikan kepada pemangku
kepentingan / pembuat kebijakan adalah :
a. Investigasi
b. Dokumentation
c. Expose
d. Loby
e. Action
Jawaban : B

25. Usaha dalam pencegahan kampanye Hutan dimana para pemangku


kepentingan tidak memberikan respon dalam pemberian keputusan
yang dapat meningkatkan pencegahan atau solusi yang diinginkan
maka akan dilakukan expose permasalahan keluar wilayah bahkan
bisa sampai ke luar negeri agar memberikan efek jerah atau
kepedulian yang lebih besar pada masyarakat luas, masalah yang
pernah dilakuakn dalam jenis expose yang sangat memberikan efek
dalam perubahan adalah :
a. Human Impact Story
b. Press Release
c. Photo Story
d. Blog
e. Report
Jawaban : A

26. Dalam kampanye penyelamatan hutan Indonesia yang dilakukan oleh


Greenpeace, ada lima prinsip kampanye yang diterapkan. Yang tidak
termasuk dalam kelima prinsip kampanye adalah …
a. Investigasi
b. Aksi
c. Mitigasi
d. Ekspos
e. Lobby

Jawaban : C

27. Dalam suatu bencana, sumber atau situasi yang berpotensi untuk
menyebabkan cedera dan sakit disebut…
a. Risiko
b. Ancaman
c. Kerentanan
d. Keterpaparan
e. Kapasitas

Jawaban : A

28. Destana atau desa tangguh bencana merupakan desa atau kelurahan
yang memiliki kemampuan mandiri untuk beradaptasi dan
menghadapi ancaman bencana serta memulihkan diri dengan segera
dari dampak bencana yang merugikan, jika terkena bencana. Destana
memiliki lima pilar dalam penyelenggaraannya. Yang bukan
termasuk lima pilar destana adalah…
a. Organisasi non-pemerintah
b. Forum rektor perguruan tinggi
c. Forum dunia usaha
d. Masyarakat luas
e. Forum komunikasi lembaga pemberdayaan masyarakat

Jawaban : D

29. Melaksanakan layanan publik secara komprehensif merupakan salah


satu contoh penyiapan masyarakat terhadap bencana terutama dalam
tahap…
a. Memperkuat tata kelola risiko
b. Kenali risiko
c. Berinvestasi dalam pengurangan risiko bencana menuju
ketangguhan
d. Perkuat kesiapsiagaan
e. Pemulihan diri

Jawaban : A

30. Bearing witness merupakan salah satu contoh prinsip dasar


kampanye yang dilakukan oleh Greenpeace berupa…
a. Investigasi
b. Aksi
c. Dokumentasi
d. Ekspos
e. Lobby
Jawaban : B
Topik 2: Transnational Crime (Drugs, Child, and Woman Trafficking)

1. Beberapa waktu yang lalu, Indonesia dihebohkan dengan adanya


narkoba jenis baru yakni PCC. Maraknya penggunaan narkoba sangat
merusak kepribadian terutama generasi muda. Adapun
penyalahgunaan narkoba dapat mempengaruhi :
a. Sikap terhadap kehidupan beragama
b. Sikap sosial
c. Intelektual
d. Karakter kehidupan di masyarakat
e. Semua benar
Jawaban : E

2. Penggunaan narkoba berpengaruh dalam segala aspek kehidupan,


baik secara fisik, sosial dan ekonomi. Yang termasuk pengaruh
narkoba secara fisik diantaranya…
a. merusak Fungsi-fungsi organ tubuh; Otak /intelektual, jantun,
ginjal, paru2, liver dll
b. Sikap nilai-nilai spiritual, Sikap berinteraksi Sosial, sikap
intelektual
c. berdampak terhadap ketahanan ekonomi keluarga maupun negara
d. mengganggu perdamaian dunia
e. berdampak menambah daya tahan tubuh.
Jawaban: A

3. Kenekaragaman hayati memberi banyak sekali manfaat bagi


kehidupan manusia. Misalnya kepulauan Maluku yang kaya akan
rempah-rempah dan pulau Komodo yang mempunyai spesies hewan
endemik dan unik. Peran keanekaragaman hayati sangat banyak di
berbagai bidang studi. Keanekaragaman hayati juga menunjukkan
kekayaan alam yang dimiliki bumi. Kegiatan berikut yang bukan
merupakan contoh pemanfaatan keanekaragaman hayati adalah..
a. pembuatan kursi rotan
b. memasak sayuran
c. pengeboran minyak
d. pembuatan benang kapas
e. berternak unggas
Jawaban: C

4. Mr. A sering berpergian keluar negeri. Oleh karena itu banyak


budaya dari luar yang terbawa dalam kehidupan Mr.A salah satunya
adalah budaya makanan. Mr. A suka mengkonsumsi makanan yang
mentah seperti ikan salmon atau ikan tuna segar dan daging steak
yang tidak dimasak sampai benar-benar matang. Akibatnya, dalam
tubuh Mr.A ditemukan bakteri jenis Listeria yang dapat
membahayakan kesehatan Mr.A. Bagaimana langkah-langkah dalam
menilai risiko microba?
a. Dose-Respon Assessment, Exposure Assessment, Planning &
Scoping, Hazard Identification
b. Risk Characterization, Exposure Assessment, Planning &
Scoping, Risk Management
c. Hazard Identification, Planning & Scoping, Risk
Communication, Risk Management
d. Planning & Scoping, Hazard Identification, Dose-Respon
Assessment, Exposure Assessement
e. Risk Characterization, Dose-Respone Assessment, Risk
Communication, Risk Management

Jawaban: D

5. Kejadian pornografi, child and trafficking semakin meningkat yang


menyebabkan terhambatnya perkembangan. Faktor utama dari
pergeseran moral tersebut merupakanakibat dari...
a. Pergeseran nilai
b. Kurangnya komunikasi orang tua dan waktu bersama keluarga
c. Kecanduan gadget
d. Beban kurikulum berat
e. Tekanan teman sebaya
Jawaban : B

6. Akibat penyalahgunaan narkoba dapat mempengaruhi, kecuali


a. Mempengaruhi kesenjangan sosial
b. Mempengaruhi sikap sosial
c. Mempengaruhi terhadap kecerdasan /intelektual bangsa
d. Mempengaruhi sikap terhadap kehidupan ber-agama
e. Mempengaruhi Karakter kehidupan didalam masyarakat
Jawaban: A

7. Kepanjangan NPS adalah....


a. Nycotin and Psychoactive substance
b. New Psychoaktive Substance
c. Narcotic Psychoaktive Substance
d. Narcotic Psychoaktive Stimulant
e. Narcotic Psychoaktive Syntetic
Jawaban: B

8. Berikut yang termasuk solusi penyalahgunaan narkotika adalah


a. Pemberdayaan masyarakat
b. Dibentuk satgas
c. Penguatan pendidikan karakter
d. Komitmen dari pemerintah menanggulangi penyalahgunaan
narkoba
e. Tangkal penyalahgunaan Narkotika secara masif melalui kegiatan
karang taruna.
Jawaban: C

9. Pencanangan Program Generasi Emas di tahun?


a. 2019
b. 2020
c. 2040
d. 2045
e. 2030
Jawaban: D
10. Penyalahgunaan dan peredaran narkotika adalah merupakanbagian
dari
a. Radikalisme
b. Perang era modern
c. Konflik horizontal golongan
d. Hard power war
e, Proxy war
Jawaban: E

11. Berikut ini merupakan dampak akibat penyalahgunaan narkotika,


kecuali…
a. Gangguan kesehatan jasmani
b. Gangguan kesehatan jiwa
c. Gangguan kesehatan sosial
d. Sehat jasmani dan rohani
e. Gangguan mental
Jawaban: D

12. Memakai obat tanpa indikasi medis/tanpa petunjuk dokter karena


penyakit atau hal lain yang dianjurkan dokter, disebut…
a. Ketagihan obat
b. Minum obat
c. Penyalahgunaan obat
d. Kelebihan dosis
e. Pemakai obat
Jawaban: C
13. Undang-undang yang mengatur tentang Narkotika adalah…
a. Undang-undang nomor 21 tahun 1997
b. Undang-undang nomor 22 tahun 1997
c. Undang-undang nomor 15 tahun 1997
d. Undang-undang nomor 5 tahun 1997
e. Undang-undang nomor 22 tahun 1998
Jawaban: B
14. Undang-undang nomor 5 tahun 1997 mengatur tentang…
a. Narkoba
b. Narkotika
c. Alkohol
d. Obat-obat terlarang
e. Psikotropika
Jawaban: E

15. Jenis narkotika yang penggunaannya menyerupai rokok adalah…


a. Ganja
b. Sabu-sabu
c. Kokain
d. Inex
e. Putaw

Jawaban: A

16. Mr X seorang pecandu narkoba, saat ini kondisi keluarga nya


berantakan dan dia pun menjadi sakit – sakitan. Narkoba mempunyai
banyak efek negatif, baik terhadap pengguna sendiri, keluarga maupun
masyarakat. Dibawah ini manakah yang bukan merupakan efek negatif
dari penggunaan narkoba :
a. Merusak fungsi organ tubuh
b. Mempengaruhi sifat interaksi sosial dan intelektual
c. Mempengaruhi produktifitas kerja
d. Mempengaruhi ketahanan ekonomi negara
e. Meningkatkan kepercayaan diri pengguna
Jawaban: E

17. Saat ini seiring dengan berkembangnya teknologi dan industry, akses
informasi menjadi tidak terbatas. Penyalahgunaan narkoba yang
semakin banyak terjadi di kalangan masyarakat banyak disebabkan
oleh hal dibawah ini kecuali
a. Revolusi industri
b. Pengunaan internet
c. Meniru idola dan teman
d. Berkembangnya era digital
e. Semakin banyaknya ditemukan narkotika baru
Jawaban: E

18. BNN selaku institusi yang khusus menangani permasalahan terkait


penyebaran Narkoba telah melakukan berbagai macam upaya dalam
mencegah penyebaran Narkoba di masyarakat. Dalam tugasnya
diperlukan koordinasi dengan institusi lain seperti POLRI, Masyarakat,
Kemenkes dan lainnya. Solusi yang perlu dilakukan untk mencegah
penyalahgunaan narkoba adalah :
a. Mengurangi demand dan supply
b. Revolusi mental
c. Penguatan karakter
d. Komitmen bersama elemen bangsa
e. Penutupan akses internet
Jawaban: E

19. BNN sebagai garda depan dalam pencegahan dan penanggulangan


Narkoba terus berusaha memerangi dan memberantas narkoba di
masyarakat. Dalam tugasnya BNN perlu dukungan dari masyarakat.
Dalam kurun waktu Juni 2016 sampai Juni 2017 kondisi angka
penyalahgunaan Narkoba di dunia dan Indonesia adalah
a. Dunia menurun, Indonesia menurun
b. Dunia meningkat, Indonesia meningkat
c. Dunia menurun, Indonesia meningkat
d. Dunia meningkat, Indonesia menurun
e. Tidak ada perubahan baik di dunia maupun Indonesia
Jawaban: B

20. Agar penyalahgunaan suatu zat dapat diproses hukum sehingga


meninggalkan efek jera kepada pengguna, zat tersebut harus jelas
penggolongannya. Sampai dengan Juni 2017 sudah berapa zat NPS
yang telah diatur dalam Permenkes RI?
a. 40
b. 41
c. 42
d. 43
e. 44
Jawaban: D

21. Berdasarkan data BNN (2017), konteks “new psychoactive substance”


(NPS) meningkat drastis sejak tahun 2016. Yang mana hal ini dapat
mempengaruhi beberapa hal, yaitu
a. Kerusakan fisik
b. Menurunkan ketahanan ekonomi keluarga dan Negara
c. Proses penegakan hukum penyalahgunaan narkotika
d. Menurunkan etika di masyarakat
e. Meningkatkan kualitas penggunaan narkotika pada bidang
kedokteran

Jawaban: C

22. Upaya penanggulangan penyalahgunaan narkotika dapat dilakukan


dengan berbagai cara, yaitu mengurangi demand maupun supply;
gerakan revolusi mental; penguatan pendidikan karakter dan pelibatan
komitmen seluruh elemen bangsa. Dalam hal ini, konteks mengurangi
demand maupun supply berkaitan erat dengan
a. Human security
b. Proxy war
c. Perdagangan orang
d. Perpajakan dan bea-cukai
e. Biodiversity alam Indonesia

Jawaban B

23. Dalam isu kesehatan global, isu perdagangan anak (0-18 tahun) menjadi
penting dikarenakan berdampak pada beberapa hal, kecuali
a. Kesehatan mental
b. Kesehatan gizi
c. Perkembangan dan masa tumbuh kembang anak
d. Kesehatan seksual
e. Kewarganegaraan

Jawaban E

24. Istilah trafficking dikenal sebagai semua usaha atau tindakan yang
berkaitan dengan perekrutan, pembelian, penjualan, transfer,
pengiriman atau penerimaan seseorang dengan menggunakan penipuan
atau tekanan untuk kerja yang tidak diinginkan dalam kerja paksa
(Global Alliance Against Traffic in Woman). Dibawah ini merupakan
penyebab terjadinya women trafficking, kecuali
a. Tingkat pendidikan yang rendah
b. Pernikahan anak yang tinggi
c. Tidak adanya lapangan kerja
d. Populasi perempuan yang lebih banyak dibandingkan laki-laki
e. Perempuan dianggap sebagai kaum kelas kedua

Jawaban D
25. Pencegahan dan penanggulangan human trafficking khususnya
perempuan memerlukan upaya yang komprehensif dan terpadu. Pada
konteks ini, bagaimana peran kesehatan masyarakat?
a. Menyediakan layanan kesehatan terpadu di Negara tujuan
perdagangan orang
b. Memperbaiki kualitas pendidikan dari tingkat
c. Melakukan upaya pendidikan karakter dan seksualitas terhadap hak
setiap manusia untuk terbebas dari paksaan atas tubuh dan
pilihannya (keterampilan hidup)
d. Melakukan pendidikan kesehatan terkait perubahan sikap dan pola
pikir keluarga dan masyarakat terhadap perdagangan orang
e. Melakukan advokasi terhadap keberlanjutan pendidikan dasar
untuk anak perempuan

Jawaban: C

26. Jenis narkoba dan psikotropika yang beredar di Indonesia sampai


dengan Juni 2017 adalah sebanyak...

1. 45 jenis

2. 50 jenis

3. 55 jenis

4. 60 jenis

5. 65 jenis

Jawaban: E

27. Penyalahgunaan narkoba dapat mempengaruhi pribadi penggunanya


dari berbagai aspek, kecuali...
a. agama
b. sosial
c. intelektual
d. politik
e. karakter

Jawaban: D

28. Remaja di Indonesia saat ini memiliki potensi ancaman penyalahgunaan


narkoba, salah satu yang sangat berpengaruh karena...
a. mengakses konten yang tidak patut melalui internet termasuk
narkoba
b. kurangnya pengetahuan mengenai jenis narkoba
c. penjualan narkoba yang meluas di seluruh wilayah Indonesia
d. hukuman pengedar narkoba yang tidak memberatkan
e. pengawasan yang tidak ketat dari orang tua dan sekolah

Jawaban: A

29. Mengapa narkoba dan psikotropika disebut sebagai “proxy war”?


a. Narkoba adalah senjata proxy war di Indonesia
b. Narkoba mengancam dunia
c. Narkoba dapat melumpuhkan kekuatan bangsa
d. Narkoba merupakan extraordinary crime
e. Tidak dikenal siapa kawan dan lawan di peredaran narkoba

Jawaban: C

30. Berbagai solusi dapat dilakukan untuk mencegah penyalahgunaan


narkoba, kecuali...
a. Gerakan revolusi mental
b. Pembatasan penggunaan peredaran narkoba di internet
c. Penguatan pendidikan karakter
d. Mengurangi demand dan suplay narkoba melalui pendidikan
e. Komitmen kuat legislatif, yudikatif, dan eksekutif

Jawaban: B
Topik 3: Biodiversitas dan Kerusakan Lingkungan

1. Indonesia sangat kaya akan keanekaragaman hayati. Keanekaragaman


hayati akan menjaga keseimbangan kehidupan di dunia. Apabila
keanekaragaman hayati terganggu maka akan berakibat
ketidakseimbangan kehidupan. Dalam hubungannya dengan kesehatan,
contoh akibat terganggunya keanekaragaman hayati yang berpengaruh
pada kesehatan yakni
a. Perubahan distribusi dan vektor penyakit
b. Peningkatan derajat kesehatan
c. Menurunnya angka kematian
d. Menurunnya angka kelaparan
e. Menurunnya angka kemiskinan
Jawaban: A

2. Keanekaragaman mahkluk hidup dan hal-hal yang berhubungan dengan


ekologinya dimana makhluk hidup tersebut ada. Keanekaragaman
hayati mencakup 3 tingkatan yaitu :
a. Keanekaragaman Genetik
b. Keanekaragaman jenis
c. Keanekaragaman ekosistem
d. Semua salah
e. Semua benar
Jawaban: E

3. Komponen pengintegrasian proses penilaian risiko yang "mencirikan"


atau menggambarkan dan merangkum risiko kesehatan mikroba
merupakan pengertian dari?
a. Manajemen resiko
b. Kareteristik resiko
c. Perencanaan dan pelingkupan
d. Karateristik bahaya
e. Penilaian eksposur
Jawaban: C
4. Daerah dan populasi manakah yang tidak termasuk dalam daerah rawan
terhadap dampah kesehatan dari perubahan iklim?
a. Daerah atau populasi di dalam atau di daerah berbatasan dengan
endemisitas penyakit iklim yang tinggi
b. Daerah dengan hubungan yang diamati antara penyakit epidemik
dan cuaca ekstrem
c. Area yang beresiko menjadi tempat-tempat wisata
d. Area yang berisiko terkena dampak iklim gabungan yang relevan
dengan kesehatan
e. Area yang berisiko mengalami tekanan lingkungan atau sosial
ekonomi bersamaan dan dengan kapasitas yang kecil untuk
menyesuaikan
Jawaban: C

5. Sebuah gedung tempat penyimpanan tabung gas bekas terbakar dan


mengakibatkan korban jiwa dan kerugian materi sebesar Rp 1,2 miliar.
Setelah diselidiki, penyebab kebakaran tersebut adalah tabung gas yang
meledak pada suhu dan tekanan diatas 25o C 760 mmHg. Karakteristik
limbah tabung gas dalam peristiwa tersebut adalah
a. Ignitible
b. Reaktif
c. Korosif
d. Toksik
e. Iritatif
Jawaban : B

6. Perubahan penggunaan lahan yang terjadi di beberapa daerah menjadi


pendorong utama dari berbagai wabah penyakit menular dan pengubah
transisi infeki endemic (Patz et al, 2000). Selain itu perubahan
penggunaan lahan menyebabkan perubahan juga pada produksi pangan
dan perubahan kondisi pertanian yang dilaporkan menjadi penyebab
penyakit menular zoonosis. Hubungan antara biodiversiti, habitat, dan
penyakit berdasarkan hal diatas merupakan penyebaran karena
pengaruh....
A. Pergeseran komposisi spesies
B. Perubahan habitat
C. Perubahan iklim dan suhu
D. Pergeseran lahan
E. Semuanya benar
Jawaban: B

7. Pengelolaan penyakit laut berperan untuk mempertahankan fungsi


ekosistem dan keanekaragaman hayati di laut dan untuk membatasi
paparan penyakit pada manusia dan organisme laut.
Berikut ini cara yang efektif untuk mengurangi paparan tersebut adalah
dengan.....
A. Karantina
B. Pemusnahan
C. Vaksinasi
D. Pengurangan stressor polusi pantai
E. Semuanya benar
Jawaban: E

8. Istilah spesies asing invasif (IAS) berdampak negatif pada penghidupan


manusia, karena mengancam kesehatan, infrastruktur, ekonomi
kegiatan, persediaan makanan, dan ekosistem/ budaya. IAS juga
berperan dalam penyebaran penyakit menular. Hal ini disebabkan
karena pengaruh IAS sebagai...
A. Vektor
B. Reservoir
C. Patogen
D. Parasit
E. Semuanya benar
Jawaban: E
9. Hubungan penyakit infeksius antara hewan, manusia dan eksosistem
dapat terlihat dengan jelas dari tingginya patogenik panzootik H5N1 flu
burung. Keterlibatan dari strain patogenik rendah, produksi daging
unggas yang terus menerus, dikombinasi dengan biosecurity yang tidak
adekuat, menyebabkan penyebaran wabah H5N1 di kelompok,
geografis, dan spesies unggas termasuk infeksi penyakit pada burung
liar dan manusia. Untuk mengatasi permasalahan tersebut maka
diperlukan....
A. Pendekatan One Health atau ecohealth yang mempertimbangkan
hubungan antara manusia, hewan (ternak atau liar), dan lingkungan
yang dapat meningkatkann pemahaman terhadap perjalanan
penyakit infeksius dan dinamikanya kemudian respons terhadap
tindakan pencegahan.
B. Menunggu pemerintah mengatasi permasalahan tersebut.
C. Mengkaji dampak yang akan terjadi
D. Memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang risiko
penyakit
E. Semua jawaban salah
Jawaban: A

10. Kontak manusia dan satwa liar bisa jadi menjadi faktor paling penting
sebagai penyebab penyebaran penyakit menular, contohnya adalah
terdapat kelelawar di hutan murni Afrika Barat yang membawa virus
ebola kepada manusia.
Hubungan antara biodiversiti, habitat, dan penyakit berdasarkan hal
diatas merupakan penyebaran karena pengaruh....
A. Pergeseran komposisi spesies
B. Perubahan habitat
C. Perubahan iklim dan suhu
D. Tingkat kontak penyakit dan manusia
E. Semuanya benar
Jawaban: D

11. Virus penyebab Argentine Hemorrhagic Fever (AHF) adalah....


a. Dengue
b. Junin
c. Filovirus
d. Ebola Virus
e. Human Immunodeficiency Virus
Jawaban: B

12. Berikut ini adalah hal-hal yang dapat menggangu keseimbangan sistem
ekologi, kecuali..
a. Pengairan sawah dengan menggunakan irigasi
b. Pembukaan lahan baru untuk perkebunan kelapa sawit
c. Penambahan area terbuka hijau/taman kota
d. Pembangunan bendungan/dam
e. Tidak ada jawaban yang sesuai
Jawaban: E

13. Apakah vektor dari penyakit lyme?


a. Tikus Whitefooted
b. Kutu The Blacklegged Tick (Ixodes scapularis)
c. Trypanosoma brucei rhodesiense
d. Lantana Camara
e. Ebola Virus
Jawaban: B

14. Berikut ini yang bukan cara penularan virus flu burung (H5N1)
adalah…
a. Termakan daging hewan yang terkontaminasi
b. Terkena cairan tubuh atau kontak langsung dengan hewan yang
terinfeksi
c. Berjabat tangan dengan penderita
d. Udara sekitar yang telah tercemar oleh kotoran hewan yang
terinfeksi
e. Semua jawaban benar
Jawaban: C
15. Virus HIV-1 yang terdapat dalam tubuh manusia secara genetika
memiliki keturunan yang sama dengan virus yang terdapat dalam tubuh
spesies simpanse, yaitu:
a. HTLV-1
b. HTLV-2
c. SIV
d. AIDS
e. SLTV-3
Jawaban: C

16. WHO menyebutkan bahwa seseorang dapat berada pada kondisi


kesehatan jangka panjang yang mengancam kesehatan dan fungsi tubuh
secara episodik, kontinu atau progresif selama bertahun-tahun.
Sedangkan Maryani dan Muliani (2010) mendefinisikan sebagai suatu
penyakit tidak menular karena kelangsungannya biasanya bersifat
menahun atau lama. Pernyataan tersebut di atas lebih tepat untuk
menunjukkan pada definisi …
a. Non-Infectious Disease
b. Infectious Disease
c. Chronic Disease
d. Communicable Disease
e. Non-Communicable Disease
Jawaban: C

17. Mariyani dan Muliani (2010) menyebutkan bahwa seseorang dapat


terjangkit penyakit tidak menular, yang tidak dapat berpindah dari satu
orang ke orang lain biasanya bukan oleh mikroorganisme. Namun
kondisi ini bukan disebabkan oleh bakteri, virus, jamur, parasit dan juga
mikroba lainnya. Pernyataan tersebut lebih tepat menggambarkan
pengertian dari …
a. Non-Infectious Disease
b. Infectious Disease
c. Chronic Disease
d. Communicable Disease
e. Non-Communicable Disease
Jawaban: A

18. Beberapa hal menjadi pemicu akan terjadinya kehilangan biodiversitas.


Bahkan pemicu tersebut mempengaruhi secara langsung terhadap
kesehatan masyarakat melalui dampaknya terhadap biodiversitas.
Pemicu ini mendorong terjadinya outcome negative bagi kesehatan dan
manusia itu sendiri. Berikut merupakan pemicu-pemicu yang termasuk
dapat mempengaruhi secara langsung terhadap kesehatan dan manusia,
adalah …
a. Infeksi, deforestasi, reklamasi lahan basah, bencana alam dan
perubahan iklim
b. Pola curah hujan, social budaya, perubahan suhu, global warming
dan perubahan iklim
c. Kebijakan pemerintah, illegal logging, polusi, spesies invasive dan
perubahan iklim
d. Alih tata guna lahan, kepunahan habitat, over-exploitation, polusi,
spesies invasive dan perubahan iklim
e. Inventarisasi lahan, diversifikasi tanaman, over-population,
kemacetan dan perubahan iklim
Jawaban: D

19. Penurunan biodiversitas mikroba di saluran pencernaan sering


diasosiasikan dengan penurunan pengaturan inflamasi tubuh, sehingga
kecenderungan terjadinya inflamasi pada organ meningkat. Komunitas
mikroba saluran cerna terdiri dari banyak spesies dan jumlah, genus
yang mendominasi yaitu Firmicutes dan Bakteroidetes, kemudian
Acinobacteria dan Proteobacteria (Haahtela et al. 2013). Dalam kondisi
steady state, mikrobiota ini saling bersimbiosis dan tidak menimbulkan
efek negatif terhadap manusia. Namun jika terjadi perubahan yang
signifikan dari lingkungan/makanan akan merubah komposisi bakteri
tersebut dan dapat menyebabkan terjadinya perubahan respon tubuh
Pada kondisi menderita apakah hal tersebut dapat terjadi?
a. Kanker usus
b. Obesitas
c. Gastritis
d. ISPA
e. Diare
Jawaban B

20. Perubahan iklim membawa hama, penyakit, and gulma ke dalam sistem
pertanian. Beberapa hama menyerang area baru dan menjadi semakin
bermasalah untuk pemeliharaan keanekaragaman hayati, fungsi
ekosistem, profitabilitas produksi hasil panen. Tergantung bagaimana
efek dikelola, penggunaan herbisida dan pestisida yang meningkat
dapat menyebabkan kontaminasi beberapa makanan dan paparan pada
manusia. Hal ini berefek besar pada kejadian penyakit pada populasi
dan menjadi salah satu factor risiko kejadian penyakit. Apakah penyakit
yang dimaksud?
a. Alergi
b. Obesitas
c. Kanker
d. Penyakit Autoimun
Jawaban: C

21. Terdapat tiga pendekatan keanekaragaman hayati yaitu tingkat


ekosistem , taksonomik dan genetik. Masuk golongan manakah jika
keanekaragaman hayati dilihat dari keanekaragaman bentuk dan
susunan bentang alam, daratan, maupun perairan dimana organisme
hidup.

a. Tingkat ekosistem

b. Tingkat taksonomik

c. Tingkat genetik

d. A dan B benar

e. C dan A benar
Jawaban : A

22. Banyak tantangan dalam pengembangan biomedis . Tantangan dalam


pengembangan biomedis yang berkaitan dengan keanekaragaman
hayati adalah :

a. Ketersediaan bahan baku obat

b. Teknologi dalam proses inovasi

c. Proses uji coba bahan

d. SDM yang memadai

e. Bisnis yang menjanjikan

Jawaban : A

23. Apa solusi yang bisa diterapkan untuk mengembangkan tanaman obat
tradisional di Indonesia :

a. Mengiklankan obat tradisional di media

b. Sosialisasi pemanfaatan obat tradisional

c. Penelitian tumbuhan obat dan apilkasinya untuk menghasilkan obat


tradisional yang bermutu dan berkualitas.

d. B dan C benar

e. A dan B benar

Jawaban : D

24. Obat tradisional adalah jumlah keseluruhan pengetahuan, keahlian dan


kemahiran yang didasarkan pada teori , keyakinan, dan pengalaman
masyarakat ahli diberbagai budaya yang digunakan untuk memelihara
kesehatan mulai dari pencegahan , diagnosis dan pengobatan penyakit
baik fisik atau mental. Definisi tersebut merupakan uraian menurut :

a. UU No.36 tahun 2009 tentang kesehatan


b. world health organization (WHO)

c. Para ahli

d. Farmakope Indonesia

e. UU farmasi

Jawaban : B

25. Meskipun pengobatan dengam bahan farmasi sangat bermanfaat ,


namun ada beberapa pengaruh terhadap ekologi dalam
pengembangannya. Yang dimaksud efek ekologi diatas adalah :

a. Bahan -bahan yang digunakan dalam produk farmasi

b. Sisa limbah industri yang tidak diolah dengan benar

c. Penggunaan alat listrik

d. A dan B benar

e. B dan C benar

Jawaban : D

26. Komunitas biologi yang berbeda serta asosiasinya dengan lingkungan


fisik (ekosistem) masing-masing disebut…
a. Keanekaragaman ekosistem
b.Keanekaragaman genetik
c. Keanekaragaman hayati
d.Biodiversity
e. Biological-diversity

Jawaban : A

27. Munculnya beragam jasa ecosystem services baik dalam bentuk


barang/produk maupun dalam bentuk jasa lingkungan yang sangat
diperlukan oleh perikehidupan makhluk hidup, khususnya manusia,
merupakan dasar dari….
a. Keanekaragaman ekosistem
b. Keanekaragaman genetik
c. Keanekaragaman hayati
d. Keanekaragaman populasi
e. Keanekaragaman spesies

Jawaban : C

28. Para ahli ekologi telah mengetahui bahwa tidak semua spesies
mempunyai kemungkinan yang sama untuk menjadi punah. Kerentanan
spesies terhadap kepunahan umumnya ditentukan oleh salah satu
karakter antara lain, kecuali…
a. Spesies yang mempunyai sebaran geografis sempit, umumnya
rentan terhadap kerusakan habitat oleh kegiatan manusia.
b. Spesies yang terdiri dari satu atau sedikit populasi akan sangat
rentan terhadap kerusakan habitat dibandingkan dengan spesies
yang terdiri dari banyak populasi.
c. Spesies yang tidak bermigrasi musiman akan sangat rentan
terhadap kepunahan karena ketidakmampuan bertahan di
habitatnya.
d. Spesies yang memiliki ukuran populasi yang kecil akan mudah
punah akibat pengaruh variasi demografi dan lingkungan serta
hilangnya keanekaragaman genetik bila dibandingkan dengan
spesies yang berukuran populasinya yang besar.
e. Spesies yang ukuran populasinya cenderung menurun akan mudah
punah bilamana penyebab penurunan tidak dapat diketahui dan
diperbaiki.

Jawaban : C
29. Berikut adalah hal-hal yang dapat menyebabkan gangguan atau
kerusakan pada keanekaragaman hayati adalah sebagai berikut,
kecuali….
a. Transformasi habitat
b. Perubahan iklim
c. Polusi
d. Species non-invasive
e. Eksploitasi berlebihan

Jawaban : D

30. Ekosistem yang stabil dapat diindikasikan dari tingginya


keanekaragaman hayati. Hal ini dikarenakan oleh…

a. Dijaga oleh manusia


b. Terjadi secara alami
c. Perubahan tidak mungkin terjadi
d. Merupakan hasil interaksi antara faktro biotik dan abiotic
e. Merupakan hasil interaksi
Jawaban : E
Topik 4: Analisis dan Komunikasi Risiko Kesehatan

1. Mikroorganisme adalah salah satu factor risiko yang perlu di


perhatikan keberadannya, karena jika mikroorganisme tersebut hidup di
tempat yang tidak seharusnya dan dalam jumlah yang tidak dibatasi
akan dapat menimbulkan penyakit,Pemahaman tentang adanya risiko
ini dapat membuat seseorang melakukan pertimbangan yang lebih hati-
hati dalam bertindak atau berbuat dengan demikian orang tersebut akan
memiliki kemungkinan tingkat selamat yang lebih tinggi dari pada
orang yang tidak memikirkan tentang risiko sebelum dia bertindak.
Berdasarkan pengertian diatas merupakan pengertian..
a. Elimination of disease
b. Eradication of disease
c. Risk Assesment
d. Hazard Factor
e. Betul Semua

Jawaban: C

2. Salah satu penyakit yang timbul pasca gempa dan banjir adalah
Leptospirosis. Penyakit Zoonosis yang angka kematiannya di Indonesia
termasuk tinggi yaitu 2,5 % hingga 16,45% ( National Geographic
2013 ). Penyakit ini ditularkan melalui air kencing hewan yang
terinfeksi. Dibawah ini adalah beberapa hewan reservoir penyakit
Leptospirosis, kecuali :
a. Tikus
b. Kucing
c. Sapi
d. Kambing
e. Semua benar

Jawaban: B
3. Kualitas air bersih di Indonesia sendiri harus memenuhi persyaratan
yang tertuang didalam peraturan Menteri Kesehatan RI nomor...
a. 173/Men. Kes/Per/VIII/77
b. 137/Men. Kes/Per/VIII/77
c. 173/Men. Kes/Per/VII/77
d. 173/Men. Kes/Per/VIII/88
e. 173/Men/Per/VIII/88

Jawaban: A

4. Keberadaan mikroorganisme sangat berpengaruh pada kehidupan.


Beberapa dari mikroorganisme berdampak baik bagi kehidupan tetapi
adapula mikroorganisme yang dapat berdampak buruk terutama pada
kesehatan. Adapun penyakit-penyakit yang diakibatkan oleh
mikroorganisme diantaranya
a. Tipus
b. Disentri
c. Kolera
d. Hepatitis A
e. Semua salah
Jawaban: E

5. Berikut merupakan jenis mikroorganisme, kecuali :


a. Jamur
b. Debu
c. Bakteri
d. Virus
e. Parasite
Jawaban: B

6. Apa alat yang digunakan untuk mengevaluasi status nutrisi pada


skrining komunitas?
a. Skrining Nutrisi
b. Malnutrition Screening Tool (MUST)
c. Penilaian status gizi
d. Penilaian IMT
e. Nutrimeter
Jawaban: B
7. Yang dimaksud dengan penilaian status gizi dibawah ini, kecuali :
a. Status gizi merupakan langkah awal untuk melakukan penilaian
risiko gizi.
b. Status gizi adalah keadaan tubuh yang merupakan hasil akhir dari
keseimbangan antara zat gizi yang masuk ke dalam tubuh dan
utilisasinya.
c. Status gizi adalah kondisi tubuh yang menyebabkan sakit
d. Status gizi adalah keadaan tubuh sebagai akibat konsumsi makanan
dan penggunaan zat-zat gizi
e. Status gizi adalah keadaan tubuh sebagai akibat dari konsumsi
makanan dan penggunaan zat gizi
Jawaban: C

8. Penilaian status gizi dilakukan secara tidak langsung dan langsung.


Penilaian status gizi secara tidak langsungdibagi menjadi tiga bagian,
dan penilaian status gizi secara langsung dapat dibagi menjadi empat
penilaian, meliputi:
a. Penilaian langsung meliputi: antropometri, klinis, biokimia, dan
biofisik.
Penilaian tidak langsung meliputi : Survei Konsumsi Makanan,
Statistik Vital, Faktor Ekologi
b. Penilaian langsung meliputi: Statistik Vital, klinis, biokimia, dan
biofisik
Penilaian tidak langsung meliputi : Survei Konsumsi Makanan,
antropometri, Faktor Ekologi
c. Penilaian langsung meliputi: Survei Konsumsi Makanan, Statistik
Vital, Faktor Ekologi
Penilaian tidak langsung meliputi : antropometri, klinis, biokimia, dan
biofisik
d. Penilaian langsung meliputi: Survei Konsumsi Makanan, Statistik
Vital dan biofisik

Penilaian tidak langsung meliputi : Faktor Ekologi, antropometri,


klinis, biokimia,
e. Penilaian langsung meliputi: antropometri, klinis dan ekologi
Penilaian tidak langsung meliputi: Biokimia, Survei Konsumsi
Makanan, Statistik Vital, biofisik
Jawaban: A

9. Ruang lingkup langkah-langkah risk analysis, meliputi :


a. Komunikasi resiko, karakteristik resiko, manajemen resiko,
identifikasi bahaya, identifikasi sumber (analisis pemajanan &
analisis dosis respon).
b. Karakteristik resiko, manajemen resiko, komunikasi resiko,
identifikasi bahaya, identifikasi sumber (analisis pemajanan &
analisis dosis respon).
c. Identifikasi bahaya, identifikasi sumber (analisis pemajanan &
analisis dosis respon), komunikasi resiko, manajemen resiko,
karakteristik resiko.
d. Identifikasi bahaya, identifikasi sumber (analisis pemajanan &
analisis dosis respon), karakteristik resiko, manajemen resiko,
komunikasi resiko.
e. Manajemen resiko, Identifikasi sumber (analisis pajanan& analisis
dosis respon), Identifikasi bahaya, komunikasi resiko, karakteristik
resiko
Jawaban: D

10. Skrining merupakan proses yang sederhana dan cepat, untuk


menseleksi subjek yang sudah mengalami malnutrisi maupun subjek
dengan risiko malnutrisi. Cara ini cukup sensitif untuk mendeteksi
keseluruhan atau hampir keseluruhan pasien dengan risiko
malnutrisi.Terdapat empat pertanyaan dasar pada skrining malnutrisi,
kecuali:
a. Timbulnya penyakit degeneratif
b. Penurunan BB tiba-tiba
c. Perhitungan BMI
d. Penurunan Nafsu makan enyakit memperberat
e. Angka kecukupan gizi
Jawaban: A
11. Analisis resiko hama dianggap sebagai hasil kumulatif dari empat
tindakan sebagai berikut, kecuali ..

a. Penilaian resiko
b. Manajemen resiko
c. Pengambilan keputusan
d. Komunikasi resiko
e. Penilaian Paripurna
Jawaban: E

12. Jika hama tidak ada di daerah PRA atau tidak berada dalam
pengawasan resmi di wilayah PRA maka proses PRA dapat berhenti pada
tahap ini. Hal tersebut merupakan pengkategorisasian hama untuk
penilaian unsur :

a. Status regulatory

b. Potensi konsekuensi ekonomi di wilayah PRA.

c. Ada tidaknya di daerah PRA

d. Potensi untuk penyebaran di wilayah PRA

e. Identitas hama

Jawaban: C

13. Kemungkinan hama dapat berpindah dari suatu area geografis ke


tempat lain, baik secara alami maupun dengan bantuan manusia disebut...
a. Assessment of probabilities
b. Probabilities of establishment
c. Probabilities of entry
d. Probabilities of spread
e. pest risk assessment
Jawaban: D

14. Berikut ini yang bukan termasuk dengan pengelolaan dampak ekonomi
terhadap serangan hama.
a. Peningkatan atau adaptasi produksi pertanian
b. Perlindungan asuransi
c. Perbaikan infrastruktur
d. Makanan dan bantuan keuangan
e. Perdagangan
Jawaban: E

15. Berikut yang bukan factor tikus sebagai hama yang menjadi ancaman
bagi lingkungan dan kesehatan adalah….
a. Siklus reproduksi
b. Habitat
c. Makanan
d. Perilaku terkait pengendalian
e. Perkembangan populasi dan sosialisi
Jawaban: B

16. Menurut Pedoman Pedoman Analisis Risiko Kesehatan Lingkungan


(ARKL), Ditjen PP dan PL, 2012, terdapat 4 langkah dalam ARKL.
Yang melihat jenis dan sifat serta kemampuan yang melekat pada suatu
agen risiko yang dapat menyebabkan dampak buruk pada organisme
masuk dalam langkah?
a. Identifikasi bahaya
b. Analisis respon
c. Analisis pajanan
d. Karakteristik resiko
e. Identifikasi pajanan
Jawaban: A
17. Penentuan batas aman, yaitu menetukan batas atau nilai terendah yang
menyebabkan tingkat risiko menjadi tidak aman. Terdiri dari beberapa
langkah, kecuali
a. Penentuan konsentrasi aman
b. penentuan jumlah konsumsi aman
c. penentuan waktu pajanan aman
d. penentuan frekuensi pajanan aman
e. penentuan durasi resiko aman

Jawaban: E

18. Bahan kimia dengan sifat –sifat kimia sebagai berikut jarak lebur
sekitar 1710C larut ddalam 18 bagian air dingin,4 bagian air mendidih,5
bagian gliserol 85% dan tak larut dalam eter.Kelarutan dalam air
bertambah dengan penambahan asam klorida,asam sitrat atau asam
tartat disebut apakah?
a. Asam borat dan senyawanya (Boric acid)
b. Dulsin (Dulcin).
c. Formalin (Formaldehyde)
d. Asam salisilat dan garamnya (Salicylic acid and its salt)
e. Nitrofurazon (Nitrofurazone)
Jawaban: A

19. Suatu proses pengukuran atau memperkirakan besaran, frekuensi dan


durasi pajanan manusia terhadap agen yang ada di lingkungan atau
memperkirakan pajanan yang akan datang untuk sebuah agen tertentu
yang belum pernah dikeluarkan.disebut?
a. Pengukuran Pajanan
b. Penilaian Pemajanan
c. Pengukuran Pajanan
d. Perkiraan durasi
e. Proses Pajanan
Jawaban: B
20. Kebijakan Karakterisasi Risiko EPA meminta dilakukannya
karakterisasi risiko dengan cara yang sesuai dengan prinsip, kecuali
a. Transparency
b. Clarity
c. Consistency
d. Acurate
e. Reasonableness
Jawaban: D

21. Dibawah ini yang tidak termasuk ke dalam mineral mikro yang
diperlukan oleh tubuh adalah:
a. Fe (zat besi)
b. Seng (Zinc)
c. Nikel (Ni)
d. Tembaga (Cu)
e. Flour (F)
Jawaban : C

22. Penilaian risiko pada logam harus menjelaskan garis bukti dan perilaku
yang ada dan ketidakpastian risiko. Berikut yang termasuk ke dalam
penilaian efek suatu logam adalah :
a. Konsentrasi logam
b. Risiko penilaian terhadap ion terpajan
c. Efek campur logam
d. Paparan dan efek campur logam
e. Sifat spesifik kimia lingkungan
Jawaban : E

23. Dalam menerapkan manajemen risiko pada logam, terdapat beberapa


tahapan. Urutan tahapan dalam manajemen risiko pada logam, yaitu :
a. Identifikasi; persiapan; analisis evaluasi dan pengendalian risiko;
komunikasi dan partisipasi; monitoring risiko
b. Persiapan; identifikasi; analisis evaluasi dan pengendalian risiko;
komunikasi dan partisipasi; monitoring risiko
c. Persiapan; analisis evaluasi dan pengendalian risiko; identifikasi;
monitoring risiko; komunikasi dan partisipasi
d. Identifikasi; analisis evaluasi dan pengendalian risiko, persiapan,
komunikasi dan partisipasi; moinitoring risiko
e. Persiapan; identifikasi; komunikasi dan partisipasi; analisis
evaluasi dan pengendalian risiko; monitoring risiko
Jawaban : B

24. Analisis risiko logam pada tanah dapat dilakukan dengan berbagai cara.
Yang bukan merupakan cara analisis risiko logam pada tanah, yaitu :
a. Analisis risiko
b. Analisis dosis – respons
c. Analisi pemajanan
d. Komunikasi dan partisipasi
e. Karakteristik risiko
Jawaban : D

25. Penilaian risiko harus mempertimbangkan bagaimana rute paparan


mempengaruhi ketersediaan hayati logam dan apakah efek akan terjadi
pada portal masuk atau karena respons sistemik target-organ. Berikut
yang tidak termasuk ke dalam rute paparan yang menpengaruhi
ketersediaan hayati logam, adalah :
a. Paparan diet
b. Paparan tanah insidentil
c. Paparan inhalasi
d. Paparan kulit
e. Paparan cahaya
Jawaban : E

26. Dalam melakukan studi teknis dan survey pada penilaian resiko
terperinci, serangkaian survei lingkungan dan studi pemodelan yang
dilakukan antara lain,kecuali?
a. Studi kualitas air laut dan sedimen

b. Studi ekologi terestrial

c. Studi validasi kasus

d. Ekologi laut dan studi komunitas bentik

e. Studi hidrologi dan hidrogeologi

Jawaban: C

27. Individu dan institusi yang memiliki persepsi, toleransi dan penerimaan
resiko yang berbeda pada kelemahan penilaian resiko lingkungan
dinamakan?

a. Toleransi resiko aktif

b. Toleransi resiko relatif

c. Toleransi alternatif

d. Toleransi resiko pasif

e. Toleransi aktif pasif

Jawaban: B

28. Penilaian resiko lingkungan memiliki kekuatan dan kelemahan ,


penilaian resiko lingkungan memiliki kekuatan sebagai berikut,
kecuali?

a. Sebuah konsep (resiko atau ancaman) yang dipahami secara


luasoleh publik, dengan jelas menggambarkan konsekuensi pilihan
masa depan

b. Membangun pemahaman tentang hubungan antara lingkungan dan


aktifitas manusia

c. Non-identifikasi konsekuensi tindakan manajemen relatif


d. Penyediaan kriteria eksplisit dalam pengambilan keputusan,
mendorong transpartasi

e. Kerangka kerja untuk debat secara jelas

Jawaban: C

29. Menurut Argon National Laboratory (2011), hal-hal yang perlu


diperhatikan mengelola risiko radiasi terutamadi Kontrol operasional,
kecuali?

a. Eksposur aman dan bisa diterima

b. Keterbatasan waktu

c. Kontrol akses

d. Alat pelindung diri

e. Syarat penggunaan

Jawaban: E

30. Berikut yang bukan Efek kesehatan yang merugikan dari radiasi yaitu?

a. Membunuh sel yang dapat menyebabkan kerusakan


fungsional pada jaringan atau organ yang terpapar, jika sel yang
terpapar memenuhi untuk terjadinya kerusakan.

b. Perubahan yang tidak mematikan pada molekul sel tunggal,

c. Memperlambat pertumbuhan tubuh seseorang

d. Risiko kanker seumur hidup diperkirakan untuk semua


kombinasi kanker
e. peningkatan risiko penyakit dalam jangka waktu yang lama
setelah terpapar

Jawaban: C
Topik 5: Faktor Risiko Polusi Lingkungan Global

1. Merkuri adalah salah satu bahan kimia yang amat berbahaya bagi
kehidupan. Dampak buruk yang diakibatkan oleh merkuri ini dapat
permanen karena sifat merkuri yang tidak dapat diuraikan oleh tubuh
manusia. Adapun yang bukan merupakan efek dari merkuri adalah :
a. Semua senyawa merkuri adalah racun bagi tubuh
b. Merkuri dalam tubuh menghalangi kerja enzim dan merusak
selaput dinding (membran) sel.
c. Merkuri dapat membantu proses pertumbuhan
d. Kerusakan yang diakibatkan oleh logam merkuri dalam tubuh
umumnya bersifat permanen.
e. Toksisitas merkuri terutama pada SSP (Sistem Saluran Pencernaan)
dan ginjal
Jawaban: C

2. Kerusakan lingkungan bisa disebabkan oleh beberapa faktor yaitu


Faktor alami dan factor buatan. Yang termasuk factor buatan adalah…
a. Banjir
b. Tanah longsor
c. Eksploitasi hutan
d. Tsunami
e. Gunung Meletus
Jawaban: C

3. Pencemaran lingkungan yang disebabkan oleh pembuangan limbah


industri, sisa insektisida dan pembuangan sampah domestik adalah
pencemaran...
a. Pencemaran Udara
b. Pencemaran Tanah
c. Pencemaran Air
d. Pencemaran Rumah Tangga
e. Semua Salah
Jawaban: C

4. Pemanasan global dapat mempengaruhi iklim dan menyebabkan


perubahan iklim. Perubahan iklim ini terutama berdampak besar pada
negara-negara yang beriklim yang ekstrem dengan efek suhu menjadi
terlalu panas atau terlalu dingin, muncul bencana alam seperti banjir,
kekeringan, atau angin topan. Fluktuasi cuaca ini bahkan dalam jangka
pendek dapat menimbulkan efek seperti heat stress dan hipotermia.
Secara keseluruhan hal ini merupakan gambaran dari :
a. Dampak alam terhadap perubahan cuaca
b. Dampak alam terhadap perubahan iklim
c. Dampak alam terhadap industrialisasi
d. Dampak alam terhadap polusi
e. Dampak alam terhadap efek rumah kaca
Jawaban: E

5. Dengan semakin besarnya populasi manusia, produksi sampah dunia


juga semakin meningkat. Peningkatan produksi sampah ini menjadi
tantangan tersendiri karena hampir 50% komposisi sampah ini adalah
berasal dari material yang sulit didaur ulang dan membutuhkan waktu
sangat lama untuk terurai. Pengelolaan sampah menjadi tantangan
sekaligus ancaman serius, karena sampah menimbulkan polusi baik
polusi udara, polusi tanah maupun air. Jenis pengelolaan sampah yang
ada saat ini sebenarnya cukup menjawab kebutuhan yang ada tetapi
memerlukan banyak keberpihakan secara politik untuk dapat
menggerakkan seluruh mesin masyarakat. Agar pengelolaan sampah
berjalan efektif diperlukan beberapa hal dibawah ini kecuali:
a. Peraturan dan Undang-undang yang mendukung
b. Mekanisme pengelolaan sampah yang terdesentralisasi
c. Tanah yang luas
d. Edukasi masyarakat yang terus-menerus
e. Reward dan punishment yang dijalankan serius

Jawaban: C
6. Jenis status kepemilikan hutan yang diakui di Indonesia sesuai UU No
41 tahun 1999 adalah....
A. Hutan pemerintah dan hutan swasta.
B. Hutan negara dan huta hak.
C. Hutan kemasyarakata dan hutan adat.
D. Hutan milik dan hutan negara.
E. Hutan desa dan hutan kota.
Jawaban: B

7. Hutan lindung adalah......


a. Hutan yang dicadangkan untuk keperluan pengawetan
keanekaragaman hayati dan ekosistemnya.
b. Hutan yang keberadaannya untuk menjaga keseimbangan
lingkungan.
c. Hutan yang dilindungi karena memiliki keanekaragaman hayati
dan memiliki ekosistem khas yang tumbuh secara alami.
d. Hutan yang dilindungi pemerintah karena memiliki
keanekaragaman hayati.
e. Hutan yang melindungi flora dan fauna yang terancam punah.
Jawaban: B

8. Dibawah ini yang bukan merupakan penyebab kebakaran hutan


adalah ....
a. Konversi lahan
b. Kurangnya pengawasan pemerintah
c. Pembakaran vegetasi
d. Aktivitas dalam pemanfaatan sumberdaya alam
e. Pembuatan saluran di lahan gambut
Jawaban: B

9. Berikut adalah upaya dalam pencegahan kebakaran hutan, kecuali :


a. Mengawasi titik rawan kebakaran hutan
b. Mengelola hutan dengan baik
c. Meningkatkan keterlibatan masyarakat
d. Pengawasan dan penegakan peraturan
e. Penghargaan terhadap hukum adat sama seperti hukum negara,
atau merevisi hukum negara dengan mengadopsi hukum adat
Jawaban: B

10. Kriteria umum baku kerusakan lingkungan hidup nasional yang


berkaitan dengan kebakaran hutan dan atau lahan, adalah .....
a. Kerusakan habitat
b. Kerusakan tanah mineral dan tanah gambut
c. Terjadinya perubahan keberagaman
d. Ketidakseimbangan ekosistem
e. Ketersediaan air dan udara dalam tanah mineral berkurang
Jawaban: B

11. Pestisida dapat masuk ke lingkungan melalui media....


a. Air
b. Udara
c. Mikroorganisme
d. Makanan
e. Tanah
Jawaban: B

12. Tempat penguburan pestisida letaknya harus jauh dari sumber air,
sumur, kolam ikan dan saluran air minum, yaitu …

a. 25
b. 50
c. 75
d. < 100 meter

e. ≥ 100 meter atau lebih

Jawaban: E
13. Kapankah Undang-Undang Perlindungan Mutu Pangan menjadi
undang-undang?

a. 1972

b. 1978

c. 1988

d. 1996

e. 2001

Jawaban: D

14. Berikut ini jenis pestisida yang sering digunakan pada lingkungan ruma
h tangga, kecuali :

a. insektisida

b. termitisida

c. herbisida

d. fungisida

e. Rodentisida

Jawaban: B

15. Bahan aktif yang dilarang untuk pestisida rumah tangga, hygiene dan
sanitasi yang digunakan untuk pengendalian serangga rumah tangga
adalah….

a. Metanol
b. Diklorvos
c. Triklorfon
d. Asefat
e. Azinfosmetil
Jawaban: B

16. Sistem HACCP saat ini digunakan oleh pengolah makanan dan tempat
makanan ritel untuk mengidentifikasi bahaya keamanan pangan dan
mencegahnya untuk mencemari makanan. HACCP bukanlah program
yang berdiri sendiri. Melainkan merupakan bagian dari sistem prosedur
pengendalian yang lebih besar yang harus ada untuk memastikan
keamanan pangan. Sistem HACCP harus didukung oleh prosedur
operasi standar (SOP) seperti kebersihan pribadi yang baik,
pengendalian hama, dan pembersihan dan hygiene sanitasi yang tepat
untuk mencegah agar makanan tidak terkontaminasi pada titik
sepanjang proses produksi. Berikut yang merupakan personal hygiene
kecuali....
a. Kebersihan jari dan tangan
b. Kebersihan rambut
c. Kebersihan alat produksi
d. Kebersihan mulut dan gigi
e. Kebersihan telinga

Jawaban: C

17. Kerusakan susu umumnya disebabkan oleh kontaminasi mikroba karena


alat pemerahan dan tempat penyimpanan yang kurang bersih, udara,
lalat dan penanganan oleh manusia (BUCKLE et al.,1985). Sebagian
besar kerusakan susu disebabkan oleh mikroorganisme, beberapa
kerusakan yang disebabkan oleh mikroorganisme antara lain adalah....
a. Penggumpulan susu karena terbentuknya asam format,
b. Pengentalan dan pembentukan lendir
c. Penggumpalan susu dengan penurunan pH.
d. Pengasaman susu karena asam salisilat
e. Bukan salah satu diatas

Jawaban: B
18. Kontaminasi biologis pada makanan merupakan masalah kesehatan
masyarakat di seluruh dunia. Di antara makanan asal hewani, susu sapi
membutuhkan perhatian khusus dalam kasus kontaminasi. Hal ini
disebabkan oleh.....
a. Susah dalam proses produksi
b. Proses pengolahannya lama
c. Biaya mahal
d. mudah rusak
e. Jarang dikonsumsi oleh masyarakat

Jawaban : D

19. Dalam mempertahankan kesegaran dan keutuhan mutu susu, serta


mengurangi kerusakan pada susu melalui perlakuan dan teknologi yang
bertitik tolak pada penyebab kerusakan. Indikator yang di gunakan untuk
menentukan mutu susu adalah ......
a. Standar mutu pada proses produksi,
b. Pelayanan hasil produksi dan
c. Jasa pada tingkat biaya yang efektif dan optimum
d. Semua jawaban benar
e. Bukan salah satu diatas

Jawaban : D

20. Dalam proses pengolahan produk susu, perlu dilakukan jaminan mutu.
Hal ini merupakan kegiatan yang terus menerus dilakukan agar fungsi
mutu dapat dilakukan dengan baik untuk membangun kepercayaan
konsumen. Jaminan mutu didasarkan pada aspek tangibles. Tangibles
artinya......
a. hal-hal yang dapat dirasakan dan diukur
b. keandalan
c. tanggap
d. rasa aman dan percaya diri
e. keramah tamahan

Jawaban: A

21. Berikut ini yang termasuk dampak Efek Rumah Kaca (ERK) adalah,
kecuali :
a. Peningkatan suhu bumi
b. Mencairnya es di daerah kutub
c. Turunnya permukaan air laut
d. Menurunnya produktivitas pertanian dan persediaan makanan
e. Terganggunya ekosistem di bumi
Jawaban : C

22. Menghemat dalam penggunaan kertas dan tisue, membeli produk yang
berlabel ramah lingkungan, termasuk dalam tindakan :
a. Recycle
b. Reduce
c. Reuse
d. Replace
e. Savings
Jawaban : B

23. Lapisan ozon berguna untuk menahan sinar ultraviolet masuk kedalam
bumi, namun lapisan ozon berkurang karena diserang oleh Chloro-Fluoro-
Carbon (CFC) yang dikenal dengan nama
a. Benzene
b. Aerosol
c. Methanol
d. Eter
e. Freon
Jawaban : E
24. Solusi alternatif yang dapat dilakukan untuk menanggulangi dan
mencegah terjadinya efek rumah kaca adalah sebagai berikut, kecuali :
a. Menghemat penggunaan listrik
b. Kurangi penggunaan pupuk kimia yang berlebihan
c. Menggunakan kendaraan berbahan bakar fosil
d. Menghemat penggunaan kantong plastik
e. Melakukan reuse, reduce, recycle
Jawaban : C

25. Berikut ini yang bukan merupakan kerjasama Internasional dalam


upaya mengurangi gas rumah kaca adalah :
a. Protocol Kyoto
b. USAID
c. UNFCCC
d. IPCC
e. APPCDC
Jawaban : B

26. Para ahli kesehatan masyarakat Amerika membuat batasan, sampah


(waste) adalah sesuatu yang tidak digunakan, tidak dipakai, tidak
disenangi, atau sesuatu yang dibuang, yang berasal dari kegiatan
manusia, dan tidak terjadi dengan sendirinya. Dengan demikian yang
bukan merupakan prinsip dasar dari sampah,yaitu?

a. Adanya sesuatu benda atau bahan padat

b. Adanya hubungan langsung/tidak langsung dengan kegiatan


manusia

c. Benda atau bahan tersebut tidak dipakai lagi

d. Benda atau bahan tersebut terjadi dengan sendirinya

e. Adanya keterikatan antara sampah dengan lingkungan

Jawaban : D
27. Tingginya tingkat konsumsi masyarakat terhadap jenis dan variasi
makanan meningkatkan produksi sampah.Data di Eropa menunjukkan
bahwa jumlah sampah yang dihasilkan dari makanan sekitar 222 juta
ton per tahun, dimanakah diantara dibawah ini yang bukan merupakan
sumber sampah makanan?

a. Sampah yang berasal dari pertanian/perkebunan

b. Sampah yang berasal dari tempat umum

c. Sampah yang berasal dari industri

d. Sampah yang berasal dari rumah tangga

e. Sampah yang berasal dari bencana alam

Jawaban: E

28. Sampah atau limbah yang dihasilkan dari rumah tangga maupun
perindustrian sangat mengganggu aktivitas sehari-hari. Bagaimana
dampak sampah terhadap lingkungan dan atau kesehatan?

A. Sampah dapat menimbulkan bau yang sedap namun tidak


mengganggu lingkungan di sekitarnya

B. Sampah bukan merupakan penyebab utama terjadinya bencana alam


seperti banjir

C. Sampah organik tidak memberikan dampak apapun terhadap


lingkungan

D. Sampah yang menghasilkan rembesan air pada saat musim hujan


tidak memberikan pencemaran terhadap lingkungan

E. Sampah yang menumpuk baik organik maupun anorganik dapat


mengganggu pandangan masyarakat yang melewati daerah
tersebut.

Jawaban: E
29. Pengelolaan sampah yang tidak tepat akan menjadi ancaman bagi
kesehatan masyarakat sehingga kualitas kesehatan masyarakat
menurun. Saat ini Indonesia sudah memiliki dasar hukum yang kuat
dalam pengelolaan sampah, terutama untuk sampah rumah tangga.
Dasar hukum yang dimaksud, yaitu:

a. UU No. 81 Tahun 2008

b. UU No. 81 Tahun 2009

c. PP No. 81 Tahun 2012

d. PP No. 81 Tahun 2013

e. PP No. 18 Tahun 2013

Jawaban: C

30. Diantara hal berikut yang bukan merupakan amanah dari Dasar Hukum
pada pertanyaan No.4, yaitu:

A. Memberikan landasan yang lebih kuat bagi pemerintah daerah


dalam penyelenggaraan pengelolaan sampah yang berwawasan
lingkungan

B. Memberikan pemahaman yang lebih kepada instansi tentang


dampak yang dihasilkan oleh sampah

C. Memberikan kejelasan perihal pembagian tugas dan peran seluruh


para pihak terkait dalam pengelolaan sampah

D. Memberikan landasan operasional bagi implementasi 3R (reduce,


reuse, recycle) dalam pengelolaan sampah

E. Memberikan landasan hukum yang kuat bagi pelibatan dunia usaha


untuk turut bertanggungjawab dalam pengelolaan sampah sesuai
dengan perannyaan.

Jawaban: B
Topik 6: Dampak Perubahan Iklim pada Lingkungan dan Kesehatan

1. Perubahan iklim dapat mengakibatkan dampak buruk bagi lingkungan


dan manusia. Banyaknya kasus kelaparan dan berbagaimacam penyakit
merupakan efek dari perubahan iklim yang dewasa ini semakin ekstrim.
Adapun yang bukan merupakan dampak negatif dari perubahan iklim
adalah....
a. Malnutrisi
b. Produksi pertanian meningkat
c. Leptospirosis
d. Gangguan saluran nafas
e. Diare
Jawaban: B

2. Penyebab terjadinya pemasan global yang menjadi akar perubahan


iklim disebabkan oleh Gas Rumah Kaca (GRK). Apa saja yang
termasuk Gas Rumah Kaca ?  kecuali
a. Karbon dioksida (CO2)
b. Metal merkuri (CH 3Hg+)
c. Metana (CH4)
d. Chloroflurocarbon (CFC)
e. Hydrofluorocarbon (HFC)
Jawaban : B

3. Perubahan parameter meteorologi secara substansial meningkatkan


morbiditas dan mortalitas pernafasan pada pasien dewasa dengan
penyakit..
a. Asma dan Penyakit Paru Obstuktif Kronik
b. Alegi dan Jantung Koroner
c. Diabetes dan hipertensi
d. Diare dan Mual
e. Salah Semua
Jawaban : A
4. WHO (2003) menyatakan bahwa perubahan iklim global akan
mempengaruhi kesehatan manusia baik secara langsung maupun tidak
langsung. dampaknya akan bervariasi tergantung pada kondisi
geografis, lingkungan, topografi dan kerentanan penduduk. Hal ini
karena perubahan iklim mengubah berbagai macam sistem ekologi dan
fisik alami yang merupakan bagian integral dari sistem pendukung
kehidupan bumi. Terkait dengan malnutrisi akibat perubahan iklim,
maka pernyataan yang paling tepat adalah ?
a. Perubahan iklim berdampak pada penurunan kualitas lahan
pertanian
b. Perubahan iklim menyebabkan suhu ekstrim yang mempengaruhi
kualitas tanaman
c. Perubahan iklim menyebabkan perubahan biologi vektor
d. Perubahan iklim menyebabkan trend terhadap nutrisi juga berubah
e. Perubahan iklim berpengaruh pada ketersediaan pangan
Jawaban : E

5. Leptospirosis adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri leptospira.


Infeksi bakteri ini terjadi dalam beberapa fase. Fase apa saja yang
dilalui manusia dalam proses tekena penyakit leptospirosis?
a. Fase Imun dan Fase Kritis
b. Fase Demam dan Fase Septisemik
c. Fase Imun dan Septisemik
d. Fase Kritis dan Fase Primer
e. Fase Septisemik dan Fase Primer
Jawaban: C

6. Upaya yang dapat dilakukan pemerintah dalam mencegah kejadian


penyakit akibat perubahan iklim, kecuali.....
a. Promosi kesehatan mengenai PHBS
b. Menyediakan logistic bahan penjernih air (PAC)
c. Kajian dan pemetaan model kerentanan penyakit
d. Promosi kesehatan mengenai pemakaian sepatu boot saat banjir
e. Menimbang dan mengukur berat dan tinggi badan setiap bulan
Jawaban: E

7. Berikut merupakan beberapa penyakit infeksi yang dapat dipengaruhi


oleh perubahan iklim, kecuali.....
a. Filariasis
b. Infeksi saluran kencing
c. SARS
d. Malaria
e. ISPA
Jawaban: B

8. Alasan yang tepat mengenai pengaruh perubahan iklim terhadap kasus


DBD adalah
A. Perubahan iklim menyebabkan nyamuk aedes aegypti
memperpendek waktu perkembangbiakan
B. Peningkatan suhu tidak mempengaruhi habitat nyamuk
C. Dengan tidak adanya system drainase maka akan terbentuk
genangan yang tidak disukai nyamuk
D. Faktor iklim yang panas memperpendek umur nyamuk
E. Perubahan iklim menjadikan penyakit DBD hanya berkembangbiak
di daerah tropis saja
Jawaban: A

9. Penyebab terjadinya diare yang dipengaruhi oleh perubahan iklim yaitu


A. Meningkatknya kuman penyakit
B. Kualitas air minum yang buruk
C. Meningkatnya daya tahan tubuh
D. Meminum air yang tidak diolah
E. Membuang air besar tidak pada tempatnya
Jawaban: C
10. Jawaban yang benar mengenai penyebab terjadinya malnutrisi dan
ketahanan pangan yang dipengaruhi oleh perubahan iklim yaitu,
kecuali
A. Produktivitas pertanian menurun
B. Tingginya intensitas hujan dalam periode pendek
C. Keterlambatan musim tanam
D. Menurunnya intensitas hujan
E. Banjir
Jawaban: D

11. Di bawah ini merupakan faktor lingkungan yang dapat menyebabkan


malnutrisi adalah...
a. sanitasi yang buruk
b. ketersediaan pangan rendah
c. curah hujan sedikit
d. peningkatan suhu air laut
e. semua benar
Jawaban: A

12. Faktor yang mempengaruhi sebaran Demam Berdarah Dengue (DBD)


adalah kecuali..

a. Pertumbuhan jumlah penduduk


b. Faktor Urbanisasi yang berencana dan terkontrol
c. Status Imunologi Manusia
d. Perubahan iklim
e. Penyediaan air bersih
Jawaban: B

13. Berikut ini merupakan hal-hal yang dapat mempengaruhi kesehatan


sistem pernafasan akibat perubahan iklim:

a. Meningkatnya penyebaran serbuk sari pada tanaman allergen

b. Gelombang panas dan gelombang dingin


c. Akumulasi polutan udara dari kendaraan bermotor

d. Produksi spora jamur akibat frekuensi banjir yang tinggi

e. Semua jawaban benar

Jawaban: E

14. Kejadian diare akan meningkat saat, kecuali....


a. Curah hujan rendah
b. Curah hujan tinggi
c. Curah hujan sedang
d. Temperatur tinggi
e. Kelembaban rendah
Jawaban: D

15. Berikut bakteri penyebab Leptospirosis :


a. leptospira interrogans

b. leptospir kasei

c. Leptospira sakazaki

d. Bougenville Leptospira

e. Leptospira mice

Jawaban: A

16. Terjadinya perubahan siklus air dan perluasan wilayah tropis,


peningkatan kejadian puting beliung, kejadian iklim ekstrim serta
gelombang tinggi, merupakan dampak perubahan iklim yang bersifat:
a. Kesehatan
b. Fisik
c. Non fisik
d. Material
e. Psikososial
Jawaban : B

17. Perubahan iklim menyebabkan peningkatan suhu lebih tinggi,


kelembaban tanah, banjir dan kekeringan akan berdampak pada
pertanian, kenaikan CO2 di atmosfer lebih dari 100ppm menyebabkan
meningkatnya efisiensi penggunaan air dan hasil panen. Kejadian ini
semua merupakan keterkaitan antara perubahan iklim dengan
munculnya masalah kesehatan, yaitu:
a. Demam Berdarah Dengoe
b. Diare
c. Leptospirosis
d. Malnutrisi
e. Gangguan saluran pernafasan
Jawaban : D

18. Kejadian banjir banyak mempengaruhi kondisi kesehatan masyarakat


terutama bagi mereka yang tidak memperhatikan betapa pentingnya
menjaga dan melindungi diri dari pajanan air (banjir), adanya trauma
fisik seperti luka, tanpa kita tahu dan sadari ternyata bersama air
(banjir) terdapat sumber infeksi yang berasal dari kencing tikus yang
mengandung mikroorganisme. Kejadian ini dapat menyebabkan
sesorang terinfeksi:
a. Demam Berdarah Dengoe
b. Diare
c. Leptospirosis
d. Stunting
e. ISPA
Jawaban: C

19. Perubahan iklim seperti meningkatnya curah hujan dan lamanya jumlah
hari hujan menyebabkan breeding places semakin meluas hal ini dapat
meningkatkan kejadian:
a. Malnutrisi
b. Leptospirosis
c. Diare
d. Demam Berdarah Dengoe
e. ISPA
Jawaban : D

20. Perubahan musim seperti meningkatnya aliran air di permukaan (banjir)


akibat terjadi peningkatan curah hujan mengancam penyebaran
penyakit menular melalui air, sebaliknya perubahan drastis dari curah
hujan tinggi menjadi kekeringan pada musim kemarau berdampak
terhadap penyediaan air bersih, sanitasi yang adekuat dan penyediaan
makanan yang higienes. Hal ini memicu meningkatnya kejadian:
a. ISPA
b. Stunting
c. Leptospirosis
d. Demam Berdarah Dengoe
e. Diare
Jawaban: E

21. Malnutrisi merupakan penyakit yang disebabkan karena adanya


perubahan iklim, dibawah ini merupakan Strategi dalam pencegahan dan
penanggulangan Malnutrisi, Kecuali:

a. Pemenuhan kebutuhan gizi ibu hamil.


b. Pemberian asi eksklusif pada bayi sampai umur 6 bulan.
c. Memantau pertumbuhan balita di Posyandu.
d. MP ASI Pada bayi sesegera mungkin.
e. Menjaga sanitasi lingkungan.
Jawaban : C

22. Dampak penyakit DBD sangat berpengaruh kepada masyarakat, Dalam


menghadapi penyakit tersebut masyarakat terjadi kecemasan yang
berlebihan.Efek kecemasan ini disebut danpak :

a. Psikologis
b. Material
c. Finansial
d. Sosial
e. Tekanan
Jawaban : A

23. Pemberantasan penyakit DBD tertuang dalam SK Menkes tentang


Pencegahan DBD dan penyakit Zika SK ini ditetapkan tahun :

a. Nomor : PM.01.11/MENKES/591/2015
b. Nomor : PM.01.11/MENKES/591/2016
c. Nomor : PM.01.11/MENKES/591/2011
d. Nomor : PM.01.11/MENKES/591/2014
e. Nomor : PM.01.11/MENKES/591/2012
Jawaban : B

24. Berikut adalah strategi dalam menghadapi perubahan iklim Kecuali

a. Mitigasi
b. Adaptasi
c. Geongineering
d. Reboisasi hutan
e. Inspeksi
Jawaban : E

25. Leptospira merupakan salah satu penyakit akibat perubahan iklim,


Keadaan cuaca yang sangat mendukung terjadinya penyakit tersebut
adalah

a. Kemarau panjang
b. Hujan/Banjir
c. Angin kencang
d. Menipisnya lapisan ozon
e. Kemarau dengan kelangkaan pangan
Jawaban : B

26. Dinamakan apakah senyawa kompleks yang terdiri antara partikel yang
sangat kecil dan tetesan cair yang ketika di hirup dapat mencapai
bagian terdalam paru. Pencemaran partikel ini merupakan penyebab
utama penurunan daya pandang (kabut)?
a. Molekul partikular
b. Partikel pencemar
c. Senyawa molekular
d. Molekul pencemar
e. Senyawa pencemar
Jawaban : B
27. Kondisi berikut dapat meningkatkan alergen di udara dan dapat
meningkatkan kondisi asma dan penyakit alergi lainnya antara lain,
kecuali?
a. Kenaikan temperatur
b. Kenaikan suhu
c. Perubahan kondisi air
d. Pola curah hujan yang berubah
e. Peningkatan kosentrasi karbon dioksida
Jawaban : C

28. Perubahan iklim memiliki dampak secara langsung maupun tidak


langsung terhadap kesehatan. Contoh dampak kesehatan secara
langsung akibat adanya perubahan iklim adalah …..
a. Malnutrisi
b. Leptospirosis
c. DBD
d. Gelombang panas
e. Diare

Jawaban : D

29. Kasus Leptospirosis akibat perubahan iklim terjadi di Indonesia pada


tahun 2002. Bagaimanakah mekanisme dampak terjadinya kasus
leptospirosis akibat perubahan iklim?
a. Urine tikus yang terinfeksi menyebabkan penyebaran leptospirosis
lewat kulit mukosa yang terluka di saat banjir
b. Banjir menyebabkan ketersediaan air bersih berkurang yang
menyebabkan perkembangbiakan leptospira menjadi lebih cepat
c. Peningkatan suhu dapat mendukung terjadinya peningkatan
perkembangbiakan leptospira
d. Pengelolaan sampah yang tidak tepat menyebabkan TPA sebagai
habitat perkembangan leptospira yang sesuai
e. Sistem drainase yang kurang baik dapat menyebabkan peningkatan
penyebaran leptospira
Jawaban : A
30. Banyak tindakan yang bisa dilakukan sebagai penanggunalangan gizi
buruk di Indonesia, kecuali...

1. Mengembalikan fungsi posyandu dan meningkatkan


partisipasi masyarakat dalam pemantauan tumbuh kembang balita

2. Mewujudkan keluarga sadar gizi melalui promosi kesehatan

3. Kerjasama lintas sektoral untuk meningkatkan daya beli


keluarga untuk memenuhi makanan gizi seimbang

4. Melaporkan kejadian gizi buruk

5. Meningkatkan kemampuan petugas kesehatan dalam


manajemn gizi buruk

Jawaban: D
Topik 7: Lingkungan dan kesehatan akibat terjadinya bencana dan
peperangan era

1. Konflik/perang berdampak buruk bagi lingkungan dan manusia.


Banyaknya perang yang terjadi dapat mempengaruhi lingkungan yang
nantinya akan semakin menambah korban. Salah satu efek dari perang
ini adalah ketersediaan air dan sanitasi. Kualitas air yang buruk dan
fasilitas sanitasi yang terbatas dapat menambah angka kesakitan dan
korban jiwa akibat perang. Perang dapat mempengaruhi ketersediaan
air dan sanitasi dengan cara dibawah ini, kecuali :
a. Penghancuran infrastruktur
b. Penggundulan Hutan
c. Polusi sumber air
d. Menyediakan air bersih
e. Perusakan sistem sanitasi
Jawaban: D

2. Masalah kesehatan mental yang terjadi dan berkembang pada seorang


anak sebagai dampak dari peperangan dan kekerasan yang terus
menerus dinamakan Post Traumatic Stress Disorder (PTSD). Gejala
yang timbul pada anak dengan PTSD diantaranya…
a. Gangguan tidur
b. Gelisah
c. Sulit berkonsentrasi
d. Rajin belajar
e. Penurunan daya ingat
Jawaban: D
3. Penanganan gizi pada pra bencana dasarnya adalah kegiatan antisipasi
terjadinya bencana dan mengurangi risiko dampak bencana. Salah satu
kegiatan yang dilaksanakan sebagai bentuk dari antisipasi dan
mengurangi risiko dampak bencana adalah...
a. Memberikan makanan
b. Mengawasi pendistribusian bantuan bahan makanan
c. Sosialisasi dan pelatihan petugas seperti manajemen gizi bencana
d. Pengolaan penyelenggaraan makanan
e. Melaksanakan pemberian makanan tambahan dan suplemen gizi
Jawaban: C

4. Indonesia merupakan negara yang berada diatas dua lempengan yang


sewaktu-waktu dapat bergesekkan dan pada Desember 2004 lalu baru
saja terjadi tsunami yang menelan ribuan korban jiwa yang
menyebabkan hilangnya mata pencaharian, hilangnya tempat tinggal,
hilangnya keluarga, dan lainnya. Namun tsunami tidak terjadi serentak
diseluruh tempat sekaligus. Sehingga dampak bencana alam pada
ketahanan pangan bersifat….

a. Insidental, Temporer, dan Lokatif

b. Temporer, Internal, dan Sustainable

c. Insidental, Lokatif, dan Random

d. Lokatif, Indefinitely, dan Frequently

e. Temporer, Regular, dan Insidental

Jawaban: A

5. Pada tahun 2014 The World Health Organization ( WHO )


mendeklarasikan Penyakit Polio adalah bagian dari perhatian
Internasional terhadap kedaruratan dibidang Kesehatan Masyarakat.
Jumlah kasus yang meningkat secara signifikan diwilayah konflik
perang seperti Suriah yang sudah selama 14 tahun terakhir dinyatakan
bebas polio ternyata di tahun 2013 penyakit ini kembali ditemukan.
Kini WHO menggalakan kembali pemberian vaksin polio kepada anak-
anak di seluruh dunia. Berikut ini adalah jenis vaksin polio, kecuali:
a. Vaksin OPV
b. Vaksin IPV
c. Vaksin APV
d. Vaksin Salk Sabine
e. Benar Semua

Jawaban : C

6. Bom napalm merupakan salah satu jenis senjata perang di era modern
yang mengandung bahan berbahaya beruapa…
A. Arsenik
B. Jellied gasoline
C. CFC
D. Uranium
E. SOx
Jawaban: B

7. Yang bukan merupakan upaya perbaikan kualitas air di Irak selama


perang adalah…
A. Remineralisasi air dari pabrik desalinasi
B. Pembatasan penggunaan air
C. Sistem pemantauan dan evaluasi
D. Intervensi kesehatan masyarakat yang mendidik
E. Membuat lahan resapan air
Jawaban: B

8. Pilar ketahanan pangan yang pangan digunakan secara tepat dengan


berdasar pada pengetahuan dan perhatian mengenai gizi dasar, air, dan
sanitasi yang memadai merupakan pengertian dari…
A. Food availability
B. Food access
C. Food use
D. Food utilization
E. Food efficiency
Jawaban: C

9. Peperangan juga dapat berdampak buruk bagi kesehatan manusia.


Salah satunya timbul karena masalah sanitiasi sehingga menyebabkan
penyakit menular seperti, kecuali…
A. Cholera
B. Campak
C. Hepatitis
D. Meningitis
E. TBC
Jawaban: D

10. Konvensi Jenewa adalah perjanjian yang disepakati oleh 194 negara
pasca Perang Dunia Kedua tahun 1949 yang berisi standar hukum
internasional untuk konflik bersenjata. Berikut ini yang merupakan isi
dari rumusan keempat perjanjian tersebut adalah, kecuali…
A. Menetapkan hak-hak dasar bagi orang yang tertangkap dalam
konflik militer
B. Menetapkan perlindungan bagi korban luka
C. Menyikapi masalah perlindungan warga sipil yang berada di dalam
& sekitar kawasan perang
D. Menetapkan standar senjata yang dapat digunakan dalam
peperangan
E. Menentukah daerah sasaran perang
Jawaban: D

11. Berikut habitat burung yang terancam punah yang terjadi pada saat pera
ng teluk…..
a. Leucopsar rothschildi
b. Socotra cormorant
c. Sturnus nigricollis
d. Struthio camelus
e. Dromaius novaehollandiae
Jawaban: B

12. Pencemaran air tanah merupakan salah satu dampak dari Perang Teluk
(Gulf War). Di bawah ini yang merupakan penyebab dari tercemarnya air
tanah saat Perang Teluk adalah…
a. Perusakan instalasi minyak
b. Kekeringan
c. Cemaran mikroorganisme
d. Perubahan iklim
e. Tidak ada jawaban yang benar
Jawaban: A

13. Dibawah ini dampak perang terhadap sistim keamanan pangan yaitu, ke
cuali
a. Berkurangnya SDM
b. Kurangnya produksi
c. Gangguan pangan akibat zat kimia
d. Akses yang lebih mudah
e. Berkurangnya daerah pangan
Jawaban: D

14. Irak mendapatkan sanksi politik dan ekonomi dari PBB pasca perang tel
uk. Berikut adalah dampak dari sanksi tersebut, kecuali...
a. Jumlah dan distribusi tenaga kesehatan tidak memadai
b. Embargo obat-obatan dan peralatan medis
c. Peningkatan angka kematian bayi dan anak
d. Irak tidak memiliki akses terhadap buku teks maupun jurnal medis
terbaru
e. Penghapusan jaminan kesehatan
Jawaban: E
15. Dampak kesehatan yang muncul karena Perang Teluk (Gulf War) adala
h
a. Epidemi kolera, tifus, dan gastroenteritis meningkat dua sampai
tiga kali di antara anak-anak yang dirawat di rumah sakit di
Baghdad dan Basra
b. Kekurangan Gizi
c. Gulf War Syndrome
d. Keluhan saluran pernafasan, peningkatan kejadian kanker, dan
gangguan kardiovaskular
e. Jawaban a.b.c,d semua benar
Jawaban: E

16. Invasi Amerika Serikat ke Irak merupakan salah satu konflik bersenjata
terbesar pasca perang dingin, mulai dari total penggunaan senjata
militer oleh kedua negara, korban jiwa (baik sipil maupun pasukan
militer), hingga dampak konflik jangka panjang yang masih terlihat
hingga hari ini, seperti krisis keamanan, kemiskinan, korupsi, dan lain
sebagainya. Kapan negara Irak di invasi oleh pasukan koalisi pimpinan
AS (Inggris, Spanyol, dan Australia) tanpa memperoleh mandat dari
PBB ?
a. 03 Maret 2003
b. 12 Maret 2003
c. 21 Maret 2003
d. 20 Maret 2003
e. 30 Maret 2003
Jawaban : C

17. Secara sosiologis, suatu proses sosial antara dua orang atau lebih (bisa
juga kelompok) dimana salah satu pihak berusaha menyingkirkan pihak
lain dengan menghancurkannya atau membuatnya tidak berdaya
merupakan pengertian dari :
a. Invasi
b. Konflik
c. Teroris
d. Moral
e. Perang

Jawaban: B

18. Pada perang Irak tahun 2003 banyak sekali dampak – dampak yang
ditimbulkan akibat perang tersebut. Salah satunya dampak lingkungan
ekosistem akibat perang tersebut, solusi apakah yang telah dilakukan
oleh pemerintah Irak dalam menangani permasalahan tersebut ?
a. PBB pada 06 November 2011 menggalang perhatian opini publik
dan internasional
b. Menjaga Hak Asasi Manusia
c. Menggalang dana bantuan di berbagai sektor
d. Melaksanakan sosialisasi kepada rakyat – rakyat Irak
e. Meningkatkan SDM

Jawaban : A

19. Dengan prediksi penderita kesehatan mental lebih dari 10% dari
populasi manapun dengan kejiwaan yang berbeda kelainan, orang-orang
di Irak dianggap lebih rentan salah satunya adalah karena :
a. Insiden perilaku dan emosional kelainan cenderung tinggi di
kalangan anak-anak dan remaja
b. Berlanjutnya kekerasan, serangan teroris, dan operasi militer
c. Meningkatnya SDM
d. Kekosongan obat dan alkes
e. Sanitasi buruk

Jawaban: A

20. Menurut data dari MoH Irak per 2004, terdapat 1717 Primary Health
Care (PHC), dimana 47% diantaranya terdapat minimal 1 orang dokter,
sisanya hanya ada perawat dan tenaga kesehatan lainnya. Apa yang
menyebabkan penyebaran PHC dan Nakes yang tidak merata :
a. Tidak dibutuhkan tenaga Dokter dan Nakes di Kota tersebut
b. Tenaga Dokter dan Nakes yang tidak kompeten
c. Putusnya arus listrik di Kota tersebut
d. Terjadi penumpukan PHC dan nakes di kota besar.
e. Kurangnya tenaga medis

Jawaban: D

21. Pada tahun 1994 UNDP menerbitkan Laporan yang berjudul New
Dimensions of Human Security. yang mengeluarkan laporan tentang
keamanan manusia untuk pembangunan berkelanjutan. Laporan
Pembangunan Manusia UNDP tersebut mengidentifikasi tujuh kategori,
kecuali :
a. Economic
b. Food scarcity
c. Health
d. Environment
e. Culture
Jawaban : E

22. Intervensi kesehatan masyarakat apa saja yang harus diperiksa dalam
program kesiapsiagaan bioterorisme
a. Efficacy, safety, priorites
b. Efficacy, personal, culture
c. Personal, social
d. Behaviour, environment
e. Spesific, quality

Jawaban : A
23. Dampak konflik terhadap penduduk sipil sangat tinggi, bahkan
Organisasi Global Beban Penyakit Studi memperkirakan pada tahun 2020
penyebab kedelapan kematian didunia akibat :
a. Degenerative disease
b. Infectious disease
c. Impact of war
d. Dermatologist disease
e. Depresion

Jawaban : C

24. Negara dengan tingkat kematian tertinggi (Sierra Leone, Angola,


Afghanistan, Liberia, Somalia, Guinea Bissau dan Kongo) semuanya
diakibatkan karena konflik atau pasca-konflik, dalam Tabel statistik
UNICEF dengan jelas mendokumentasikan bahwa target paling rentan
dalam konflik adalah:
a. Women and child
b. Man and child
c. Older people and women
d. Man and older people
e. Women and man

Jawaban : A

25. Analisis kesehatan masyarakat dapat digunakan untuk memprediksi


dampak kebijakan perang dan pertahanan pada populasi. Analisis
kesehatan masyarakat tentang kebijakan perang dan pertahanan harus
mencakup tiga kunci pendekatan berdasarkan paradigma kesehatan
masyarakat, yaitu :
a. Injury epidemiology, public health surveillance and social
epidemiology
b. Statistic, indepth interview, FGD
c. Social epidemiology, observation, research
d. Research, public health surveillance
e. Statistic, epidemiology, surveillance

Jawaban : A

26. Ketahanan pangan adalah ketika semua orang setiap saat memiliki
akses fisik dan ekonomi terhadap makanan aman dan bergizi sehingga
mereka memiliki kehidupan yang aktif dan sehat. Menurut FAO
(2006), dimensi utama ketahanan pangan adalah, Kecuali

a. Food Availability

b. Food preferences

c. Physical and economic access to food

d. Food utilization

e. Stability of supply and access

Jawaban : B

27. Yang tidak termasuk analisis ketidaktahanan pangan secara transitory


food insecurity adalah

a. Kerawanan pangan tidak dapat diprediksi dan bisa muncul tiba-tiba

b. fluktuasi ketersediaan pangan dan akses makanan

c. Penurunan tiba-tiba dalam kemampuan memproduksi makanan

d. Bersifat jangka pendek dan semetara

e. Kurangnya aset dan akses yang tidak memadai terhadap finansial


sumber

Jawaban : E
28. Perang yang terjadi hampir 6 tahun lamanya di Suriah memebrikan
dampak yang sangat besar kepada sistem kesehatan, terutama
terbatasnya jumlah tenaga medis dan fasilitasnya. Apa salah satu solusi
terpenting untuk mengatasi masalah tersebut?

a. Kebijakan menjunjung tinggi kenetralan dan keamaan pekerja


medis dan melarang serangan ke fasilitas medis

b. Memberikan pelindung tahan peluru bagi tenaga medis

c. Membangun rumah sakit baru

d. Mengirimkan alat-alat kesehatan dari negara-negara lain

e. Meningkatkan pengawasan di pusat layanan medis

Jawaban : A

29. Berikut adalah fungsi pokok sistem kesehatan, kecuali

a. Pelayanan kesehatan

b. Pembiayaan Kesehatan

c. Pelaksana kesehatan

d. Penyediaan sumber daya

e. Stewardship/ Regulator

Jawaban : C

30. Banyaknya terjadi penyebaran penyakit baik yang menular ataupun


tidak menular pada konflik suriah disebabkan oleh

a. Kurang tersedianya air bersih

b. Serangan musuh yang merusak fasilitas kesehatan

c. Alat kesehatan yang masih kurang

d. Kurangnya cakupan imunisasi karena perang


e. Kurangnya asupan nutrisi

Jawaban : A