Anda di halaman 1dari 2

Docterman dan Bullechek.

Nursing Invention Classifications


(NIC), Edition 5, United States Of America: Mosby Elseveir
Acadamic Press, 2013.

Maas, Morhead, Jhonson dan Swanson. Nursing Out Comes


(NOC), United States Of America: Mosby Elseveir
Acadamic Press, 2013.

Nanda International (2012). Diagnosis Keperawatan: definisi


Pencegahan & Klasifikasi. 2018-2020. Penerbit buku kedokteran EGC :
Jakarta
Defisien Pengetahuan Potter, Patricia A., Perry, Anne G. 2009. Fundamental
Keperawatan, Edisi 7 Buku 3. Jakarta: Salemba Medika

Hidayat, A.A. (2009). Ilmu Kesehatan Anak. Jakarta :


Salemba Medika

Pusat Pendidikan dan Pelatihan Tenaga Kesehatan (2014)


BUKU AJAR IMUNISASI, Jakarta : Kementrian Kesehatan
RI

Novitasari Firda & Wahyuningsih. 2019. Penerapan Kompres


Hangat Untuk Menurunkan Hipertermi Pada Anak.. Jurnal
manajemen asuhan keperawatan. Vol 3.No 2. Semarang.

Adanya rasa panas dan


lemas

Hambatan Rasa Nyaman


Imunisasi merupakan usaha memberikan kekebalan pada bayi dan
anak dengan memasukan vaksin ke dalam tubuh agar tubuh membuat
zat anti untuk mencegah terhadap penyakit tertentu. Sedangkan yang
dimaksud dengan vaksin adalah bahan yang dipakai untuk
merangsang pembentukan zat anti yang dimasukan kedalam tubuh
Defisiensuntikan
melalui Pengetahuan b.d Kurangnya
misalnya vaksin BCG, DPT-HB, Hipertermia danPeningkatan Virus,
Campak b.d Bakteri, Jamur.
laju metabolisme Hambatan Rasa Nyaman b.d Suhu tubuh
melalui mulut misalnya vaksin polio. (penyebab)
Informasi Imunisasi meningkat
NOC
NOC NOC
Tujuan: Termoregulasi
Kurangnya informasi orang tua Penurunan Imun
Tujuan: Pengetahuan : Perilaku
terhadap Kesehatan
pencegahan Tujuan: Kurang Tidur
Setelah dilakukan tindakan keperawatan hipertermia teratasi dengan
Setelah dilakukan Tindakan keperawatan kriteria hasil: Setelah dilakukan Tindakan keperawatan
Defisien Pengetahuan teratasi dengan kriteria Hambatan Rasa Nyaman teratasi dengan
1. Suhu tubuh dalam rentang normal
hasil: Memberikan Imunisasi kriteria hasil:
2. Nadi dan RR dalam rentang normal
1. Orang tua mengerti semua penjelasan 3. Tidak ada perubahan warna kulit dan tidak ada pusing 1. Kualitas tidur dan istirahat adekuat
perawat
Kurangnya informasi orang tua 2. Status kenyamanan meningkat
NIC Vaksin masuk dalam tubuh
2. Orang terhadap jadwal,pemberian
tua tahu jadwal efek samping 3. Status lingkungan yang nyaman
imunisasi
imunisasi 1. Pantau TTV
NIC
2. Monitor warna kulit
NIC
3. Tutup pasien dengan selimut 1. Dorong keluarga untuk menemani
Keadaan-keadaan yang timbul setelah imunisasi berbeda pada Mengaktifkan
1. Kaji Pengetahuan
masing-masing imunisasi. Orang Tua 4. Mandikan pasien dengan air hangat atau
immunoglobutin kompres air hangat
dalam anak
2. Jelaskan maksud dan tujuan tubuh 2. Gunakan pendekatan yang
1. BCG, dua minggu setelah imunisasi terjadi pembengkakan kecil
dan merah di tempat suntikan, seterusnya timbul bisul kecil dan
Imunisasi menenangkan
menjadi luka parut. EVIDANCE BASED NURSING/JURNAL TERKAIT METODE NON
3. Jelaskan jadwal imunisasi 3. Berikan tempat tidur yang nyaman
FARMAKOLOGI
2. DPT,selanjutnya
umumnya bayi menderita panas sore hari setelah
mendapatkan imunisasi, tetapi akan turun dalam 1 -2 hari. Di tempat Suhu tubuh meningkat
Dalam penelitian Firda Novitasari dkk dengan judul ‘’Penerapan
suntikan merah dan bengkak serta sakit, walaupun demikian tidak
berbahaya dan akan sembuh sendiri. Kompres Hangat Untuk Menurunkan Hipertermi Pada Anak”
menjelaskan
3. Campak, panas dan umumnya disertai kemerahan bahwa
yang timbul 4 sebelum dan sesudah diberikannya kompres hangat
Hipertermia
-10 hari setelah penyuntikan adalah 0,11 C , analisa uji T menunjukkan teknik pemberian kompres
hangat lebih efektif pada daerah aksila dibandingkan dengan teknik di
dahi, untuk menurunkan suhu tubuh.