Anda di halaman 1dari 17

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Jika dibandingkan dengan rem cakram, rem tromol memiliki konstruksi
lebih rumit. Namun secara prinsip tetap sama. Prinsip kerja rem yaitu dengan
mengubah energi putar menjadi panas. Proses perubahan energi tersebut didapat
dari dua material yang bergesekan. Selengkapnya, baca prinsip kerja rem pada
kendaraan.
Rem tromol memiliki dua jenis, yaitu tipe single leading, dan double
leading. Pada rem cakram jenis single leading hanya memiliki satu penggerak
yang akan menggerakan sepatu rem. Sementara pada double leading, memiliki
dua buah penggerak yang terletaj di kedua ujung sepatu rem untuk menghasilkan
penekanan rem lebih sempurna.
Pada sepeda motor, rem tromol sering digunakan sebagai rem belakang
motor. Selain lebih simpel, penggunaan ruang juga dapat di maksimalkan ketika
menggunakan sistem rem tromol.

B. Rumusan Masalah
1. Jelaskan sistem rem tromol sepeda motor?
2. Sebutkan cara kerja rem tromol sepeda motor?
3. Sebutkan langkah-langkah cara memperbaiki rem tromol sepeda motor
yang ngelos?
4. Sebutkan kelebihan dan kekurangan rem tromol?
5. Sebutkan komponen rem tromol sepeda motor?

1
C. Tujuan
1. Untuk mengetahui sistem rem tromol sepeda motor.
2. Untuk mengetahui cara kerja rem tromol sepeda motor.
3. Untuk mengetahui langkah-langkah cara memperbaiki rem tromol sepeda
motor yang ngelos.
4. Untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan rem tromol.
5. Untuk mengetahui komponen rem tromol sepeda motor.

2
BAB II
PEMBAHASAN

A. Sistem Rem Tromol Sepeda Motor


Sistem rem digunakan untuk memperlambat ataupun menghentikan sepeda
motor. Selain itu sistem rem juga berfungsi sebagai alat pengaman dan menjamin
pengendaraan yang aman. Prinsip rem adalah merubah energi gerak menjadi
energi panas. Umumnya, rem bekerja disebabkan oleh adanya sistem gabungan
penekanan melawan sistem gerak putar. Efek pengereman (braking effect)
diperoleh dari adanya gesekan yang ditimbulkan antara dua objek / benda.

Pada sepeda motor sistem rem yang digunakan adalah rem tromol atau
rem cakram. Untuk pengoperasian rem tromol biasanya menggunakan cara
pengoperasian mekanikal atau menggunakan tuas. Sedangkan rem cakram ada
yang menggunakan mekanik dan ada yang menggunakan model hidrolis.

B. Cara Kerja Rem Tromol Sepeda Motor


1. Sebelum rem bekerja

Pada saat tuas rem belum di tarik / di injak maka rem belum bekerja. Di
antara tromol dan kanvas rem masih ada celah dan tidak bersinggungan.
Per pengembali kanvas masih belum meregang.

3
2. Setengah pengereman

Apabila tuas rem ditarik setengah maka akan mulai terjadi pergerakan
pada komponen rem. Cam akn bergerak memutar dan kanvas akan
bergerak keluar sehingga akan mulai bergesekan dengan drum/ tromol. 
Terjadilah gesekan kecil dan rem bekerja sedikit.
3. Rem bekerja penuh

Pada saat rem tuas rem di tarik penuh maka akan terjadi gesekan yang kuat
antara tromol dan kanvas rem. Cam memutar maksimal dan penekanan
pada kanvas rem dengan tromol kuat sehingga dengan adanya gaya
gesekan yang kuat akan mampu menghentikan putaran  tromol. Per
pengembali juga meregang maksimal.
4. Pelepasan rem

Saat pelepasan rem adalah dimana tuas dilepas dan kembali pada posisi
semula. Per pengembali kanvas bekerja untuk mengembalikan kedudukan
kanvas seperti pada saat belum bekerja. Gesekan antara kanvas dan tromol
tidak ada.

4
Gambaran sederhana posisi rem tromol pada roda belakang

 
Jika kita ingin membuka tromol, maka kita harus membuka adalah
mur as rodda belakang (axle nut) dan mur pengatur jarak pedal (adjusting
nut) sedangkan mur anting2 (lock nut) cukup dikendorkan . Setelah mur as
roda belakang lepas, copot as roda belakang dari sebelah kiri

Posisi part-part dalam kondisi lepas

 
Setelah as copot, lepaskan rantai dari gir belakang dan roda bisa dicopot
dari motor, kemudian rem tromol bisa di copot (seperti gambar judul
artikel). Berikut bagian-bagian umum dari rem tromol

5
Penampakan Dalamnya Sebelum dibongkar

 
Cara mencopot sepatu kampas rem adalah dengan mencungkil
dengan jari atau obeng salah satu bagian sepatu yang ada kampasnya
keluar,
Jika dibongkar semua Rem tromol sepeda motor, maka part-part
yang biasa ada di rem tromol adalah seperti ini.

Jadi setelah kampas rem lepas, selanjutnya lepas pula 2 buah


spring/per/pegas kecil nya. Kemudian pasang pegas kecil pada sepasang
kampas yang baru dan pasang lagi ke holdernya. Agak susah jika pegasnya
masih bagus/kuat, caranya adalah dengan memasang salah satu bagian
pada dudukannya (seperti saat membuka), kemudian tarik pasangannya
untuk menempati posisinya di tromol.

6
Masalah seputar rem tromol
Selain masalah ganti kampas rem tromol, ada beberapa masalah
bagi rider tanah air, biasanya terkait bagaimana ngakalin kampas rem
bermasalah tanpa mengeluarkan dana (ngirit). Diantaranya adalah :
a. Kampas rem dah waktunya ganti tapi belum ada duit. Caranya adalah
dengan mengganjal bagian “brake cam” yang bersentuhan dengan
sepatu kampas rem. Pada bagian itu diganjal dengan plat besi (bukan
alumunium) setebal 1 mm dengan lebar sesuai dengan bagian tersebut.
Pengganjalan tersebut untuk meningkatkan angkatan/lift saat brake cam
diputar.

b. Jika menggunakan kampas imitasi yang nggak pakem, maka bagian


kampasnya digergaji dengan menggunakan gergaji besi dengan arah
miring. Pembuatan alur tersebut adalah untuk menangkap serbuk asbes
dan logam akibat pengeraman, sehingga tidak mengganggu
pengeraman.

7
c. Jika tromol sudah kalah, terbentuk alur selebar kampas rem (saat diraba
dengan jari, terasa ada beda ketinggian), maka sudah waktunya tromol
diganti baru. Jika tidak maka saat melakukan rem yang dalam,
terkadang langsung mengunci karena kampas rem terjepit di alur tromol
tersebut. Cara darurat (irit) mengatasinya adalah dengan memapas
sedikit bagian kiri-kanan kampas rem sehingga sedikit lebih sempit dari
pada alur pada tromol. Atau tromol dibubut sedalam alurnya, sehingga
rata kembali.

C. Langkah-langkah Cara Memperbaiki Rem Tromol Sepeda Motor yang


Ngelos
1. Buka dan lepas roda bagian belakang
2. Lepaskan kanvas rem dari dudukannya
3. Dengan menggunakan amplas kasar, silahkan amplas kanvas rem tromol
tersebut sampai permukaan nya berubah menjadi kasar. Tidak licin seperti
pada saat dibuka.
4. Selanjutnya, amplas juga tromol bagian dalam hingga terasa kasar.
5. Jika sudah selesai silahkan pasang kembali roda bagian belakang
6. Silahkan dicoba untuk melakukan pengereman
7. Ternyata dengan melakukan langkah diatas maka rem roda belakang akan
menjadi lebih pakem.

Rem Tromol (Drum Brake) pada


Motor

8
Rem Tromol bekerja dengan menggesekkan kampas rem pada tuas
drum saat diregangkan (dipanggil) dengan tromol, dalam kerjanya ini
membuat Rem Tromol memiliki beberapa Kelebihan dan juga Kelemahan atau
kekurangan, berikut adalah beberapa plus dan minusnya.

D. Kelebihan dan Kekurangan Rem Tromol


1. Kelebihan Rem Tromol
Tidak mudah terkena kotoran dan debu Karena letaknya yang berada
didalam, maka rem Tromol tidak mudah disusupi debu ataupun kotoran
sehingga kinerjanya tidak akan terganggu. Sistem Rem yang mudah dan
harganya yang murah Pada intinya sistem rem tromol ini  sangat mudah dan
simpel sekali, namun dengan kinerja yang powerful menghentikan laju
kendaraan. selain mudah, rem tromol juga murah pada setiap komponenya
(kampas), motor yang menggunakan rem tromol juga lebih murah
dibandingkan yang menggunakan rem cakram.
Kinerja pengerman yang lembut Berbeda dengan rem cakram yang
ganas karena akurasinya tinggi, rem tromol menghasilkan pergerakan
penghentian/perlambatan yang lebih perlahan atau lembut.
Mampu menahan beban besar Sistem rem ini dikenal bisa menahan
beban berat dan besar, terbukti kendaraan roda empat seperti Bus dan Truk
juga menggunakan rem tromol.
2. Kekurangan Rem Tromol
a. Rem tidak terlalu pakem
Karena penghetianya yang hanya menggunakan sistem gesekan
dan bukan cengkraman (cakram) tentu hasil pengeremanya tidak terlalu
pakem dan instan, tidak seperti rem cakram.
b. Tidak enak dipandang
Aspek keindahan berkurang jika menggunakan rem tromol
(relatif), disana ada tuas yang mengganggu objek mata melihat bulatnya
ban, berbeda dengan rem cakram yang pastinya lebih enak dipandang.

9
E. Komponen Rem Tromol Sepeda Motor
Pada pembahasan sebelumnya kita telah membahas komponen rem
cakram pada sepeda motor. Kali ini kita akan membahas komponen rem tromol
pada sepeda motor. Beberapa nama komponen rem tromol beserta fungsinya
adalah.

1. Drum brake/tromol rem


Drum brake atau tromol rem terletak tengah-tengah roda motor, itulah
mengapa rem tromol sepeda motor dapat menghemat pemakaian ruanh
pada bagian belakang sepeda motor.
Fungsinya untuk media gesekan agar gaya putar pada roda dapat
dihentikan. Tromol rem terbuat dari metal padat yang tahan terhadap
panas. Sehingga ketika bergesekan dengan kampas rem, akan
menyebabkan perlambatan pada putaran roda.
2. Brake shoe/sepatu rem
Brake shoe berfungsi sebagai tempat penemlelan kampas rem. Kampas
rem rem tromol berbeda dengan kampas rem piringan atau cakram.
Kampas rem ini berbentuk persegi panjang yang melengkung.

10
Biasanya, sepatu rem sudah dijual dalam satu unit dengan kampas rem,
sehingga ketika akan melakukan penggantian kampas rem otomatis brake
shoe juga ikut diganti.
3. Kampas rem
Kampas rem adalah bahan semi organik yang digunakan sebagai media
gesek bersama tromol rem. Kampas rem terbuat dari bahan organik dan
keramik supaya dapat bertahan pada suhu tinggi dan tidak melukai tromol
rem.
Bahan penyusun kampas rem akan terkikis selama proses pengereman
terus berlangsung. Untuk itu dalam kurun waktu tertentu kampas rem bisa
habuis dan perlu penggantian.
Lamanya penggantian tergantung ketahanan kampas rem dan bahan
penyusunya, untuk mengenal lebih detail tentang kampas rem, bisa baca
bahan-bahan penyusun kampas rem.
4. Tuas penggerak
Tuas penggerak rem akan menggerakan sepatu rem untuk menekan tromol
rem saat pedal rem ditekan. Tuas rem bekerja secara mekanik melalui
sebuah cam yang terletak di ujung tuas penggerak.
Saat tuas pemggerak rem bekerja, cam akan mendorong sepatu rem untuk
menekan drum brake.
5. Return spring
Return spring atau pegas pengembali terletak didalam sistem rem tromol
diantara dua buah sepatu rem. Pegas ini berfungsi untuk mengembalikan
posisi sepatu rem setelah rem digunakan.
Pegas ini akan menarik sepatu rem agar renggang dengan tromol, sehingga
roda dapat kembali berputar.
6. Pivot pin
Pivot pin terletak dipangkal sepatu rem yang fungsinya sebagai center
sepatu rem. Pivot pin akan menjaga sepatu rem di area pangkal agar dapat
bergerak membuka dan menutup.

11
7. Tuas penghubung
Tuas penghubung ini terletak diluar sistem utama rem tromol, komponen
ini berupa batang besi yang menghubungkan tuas penggerak rem dengan
pedal rem. Tuas penghubung ada pada sistem rem tromol motor versi
pedal injak.
Sedangkan pada motor matic yang menggunakan tuas rem tangan,
menggunakan kabel kawat untuk menghubungkan tuas dengan batang
penggerak rem.
Diujung tuas penggerak biasanya dilengkapi dengan adjusting screw yang
berfungsi untuk menyesuaikan ketinggian rem.
8. Pedal rem/Tuas rem
Pedal rem adalah komponen input yang berfungsi sebagai tempat
pengguna untuk mengaktifkan sistem pengereman. Pedal rem ada dua
macam, pedal rem injak yang ada pada sepeda motor bebek dan pedal rem
tipe tuas yang ada pada motor matic. Meski berbeda tapi memiliki fungsi
yang sama saja.
Untuk rem tromol pada mobil yang mengusung sistem hidraulik, tidak lagi
menggunakan batang penggerak. Komponen ini digantikan dengan master
cylinder, karena sudah berteknologi hidrolis. Pada mobil, keempat rem
dikendalikan dalam satu pedal sehingga baik rem cakram didepan maupun
rem tromol belakang akan aktif bersama.
Master cylinder bekerja dengan mengkonversi tekanan fluida menjadi
energi mekanik untuk menggerakan sepatu rem. Sementara pada rem
tromol truk atau bus yang menggunakan sistem rem angin, penggunaan
batang penggerak kembali digunakan. Namun memiliki cam berbentuk S
(S cam).

12
BAB III
PENUTUP

A. Kesimpulan
Sistem rem berfungsi sebagai alat pengaman dan menjamin pengendaraan
yang aman. Prinsip rem adalah merubah energi gerak menjadi energi panas.
Umumnya, rem bekerja disebabkan oleh adanya sistem gabungan penekanan
melawan sistem gerak putar. Efek pengereman (braking effect) diperoleh dari
adanya gesekan yang ditimbulkan antara dua objek / benda.
Beberapa kelebihan dan kekurangan Rem Tromol atau Drum Brake, pada
dasarnya pemilihan Rem Cakram atau Rem Tromol pada motor itu tergantung
dengan besar kecilnya kapasitas mesin, semakin besar performa mesin yang
berakibat laju semakin cepat semakin besar pula kekuatan rem yang harus
digunakan.

B. Saran
Demikianlah makalah tentang Rem Tromol ini semoga makalah ini
bermanfaat bagi kita semua, penulis sangat mengharapkan kritik dan saran dari
pembaca agar ke depannya makalah ini menjadi lebih baik lagi.

13
DAFTAR PUSTAKA

https://indrawanwicaksono5.blogspot.com/2017/12/sistem-rem-tromol-sepeda-
motor-sistem_10.html

https://otomotifmobil.com/cara-kerja-sistem-rem-tromol/

https://www.mesinmotor.com/komponen-rem-tromol/

14
KATA PENGANTAR

Segala puji bagi Allah Subhanahu Wata’ala, semoga shalawat dan salam-
Nya terlimpahkan kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam. Dan
seluruh kerabatnya, sahabat, serta orang-orang yang mengikuti jejaknya hingga
akhir zaman.
Alhamdulillah akhirnya penulis dapat menyelesaikan pembuatan makalah
yang berjudul Rem Tromol tepat pada waktunya.
Penulis mengucapkan terimakasih kepada Guru Pembimbing yang telah
memberikan arahan dalam penyusunan makalah ini dan kepada semua pihak yang
telah mendukung dalam pembuatan makalah ini. Makalah ini tentunya masih
sangat jauh dari kesempurnaan yang semestinya. Karena pengetahuan yang kami
miliki sangat terbatas. Oleh karena itu, kami sangat berharap kritik dan saran yang
sangat konstruktif demi kesempurnaan makalah-makalah kami yang lainnya.

Belitang, Nopember 2019

Penulis,

15
DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL........................................................................................ i

KATA PENGANTAR...................................................................................... ii

DAFTAR ISI.................................................................................................... iii

BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang........................................................................... 1
B. Rumusan Masalah...................................................................... 1
C. Tujuan........................................................................................ 2

BAB II PEMBAHASAN
A. Sistem Rem Tromol Sepeda Motor........................................... 3
B. Cara Kerja Rem Tromol Sepeda Motor.................................... 3
C. Langkah-langkah Cara Memperbaiki Rem Tromol Sepeda
Motor yang Ngelos.................................................................... 8
D. Kelebihan dan Kekurangan Rem Tromol................................. 9
E. Komponen Rem Tromol Sepeda Motor.................................... 10

BAB III PENUTUP


A. Kesimpulan .............................................................................. 13
B. Saran ........................................................................................ 13

DAFTAR PUSTAKA....................................................................................... 14

16
17

Anda mungkin juga menyukai