Anda di halaman 1dari 11

Bahasa Indonesia – Kelas XII

BAHAN PENGHIAS
DAN ORNAMEN CAKE

PENGANTAR
Pada bagian ini Anda akan mempelajari mengenai bahan penghias dan berbagai macam
ornament yang lazim diaplikasikan pada produk cake.

A. KOMPETENSI DASAR

3. 11. Menganalisis bahan penghias kue


4. 11. Membuat bahan penghias kue
3. 12. Menganalisis ornament kue
4. 12. Membuat ornament kue

B. INDIKATOR PENCAPAIAN C. TUJUAN PEMBELAJARAN

1. Menyiapkan bahan untuk membuat 1. Menyiapkan bahan, alat untuk penghias


penghias dan ornamen sesuai dengan jenis dan ornamen sesuai standar resep
ornamen yang akan dibuat dengan cermat dan teliti
2. Menyiapkan alat untuk membuat penghias 2. Membuat penghias dan ornamen sesuai
dan ornamen sesuai dengan jenis ornamen dengan teknik dan prosedur pengolahan,
yang akan dibuat kriteria hasil dan sanitasi hygiene,
3. Membuat penghias dan ornamen sesuai kesehatan dan keselamatan kerja dengan
dengan jenis ornamen yang akan dibuat teliti dan tanggung jawab

D. AKTIVITAS PEMBELAJARAN
1. Mengklasifikasi dan membedakan bahan untuk membuat penghias dan ornamen
2. Menyiapkan bahan untuk membuat penghias dan ornamen sesuai dengan jenis ornamen
yang akan dibuat
3. Menyiapkan alat untuk membuat penghias dan ornamen sesuai dengan jenis ornamen yang
akan dibuat
4. Menerapkan teknik dan prosedur pengolahan, kriteria hasil dan sanitasi hygiene, kesehatan
dan keselamatan kerja pada pembuatan bahan penghias dan ornamen
5. Membuat penghias dan ornamen sesuai dengan jenis ornamen yang akan dibuat

1
Modul Kolaborasi ⃒SMKN 1 Pacet © 2020
Bahasa Indonesia – Kelas XII

E. URAIAN MATERI

1. Pengetahuan Dasar Menghias Cake


Penghias dan Ornamen kue adalah bahan tambahan diluar bahan utama kue yang
bertujuan membuat kue lebih menarik. Penghias dan Ornamen kue juga bertujuan untuk
meningkatkan kualitas penampilan dan rasa pada kue yang dibuat, selain itu juga dapat
menutupi cacat fisik pada kue seperti kue yang tercuil atau sedikit terlalu coklat, serta
dapat digunakan untuk mengungkapkan ungkapan atau tujuan seperti ucapan selamat.
Menghias kue adalah menutup kue/ cake dengan bahan penghias atau memberikan
hiasan pada kue/ cake yang bertujuan untuk :
a. Meningkatkan kualitas kue dalam hal penampilan, rasa, rupa dan bentuk. Kue yang
tersaji terkadang tidak diminati dikarenakan berbagai alasan, antara lain warna pada
permukaan tampilan kue menunjukkan bahan dasar pembuatan kue tersebut,
bentuk kue yang pada umumnya sesuai dengan cetakan yang digunakan dan
permukaan kue yang kasar atau halus. Bila demikian adanya, maka orang yang
melihat cenderung sudah tahu akan rasa kue tersebut dan penilaiannya biasa saja
(sama dengan kue-kue yang lain). Untuk mengatasi hal tersebut, kue dapat dihias
dengan menggunakan berbagai bahan penghias yang sesuai dengan keinginan dan
karakteristik dasar kue sehingga mengubah penampilan secara keseluruhan dari
yang polos menjadi berhiasan.
b. Menutup kekurangan pada bentuk fisik yang kurang menarik. Kue yang dibuat
seringkali hasilnya tidak sesuai dengan yang diharapkan, seperti kue hangus, bantat,
merekah/terbelah, atau dapat juga cacat (gompel miring). Hal ini bisa saja terjadi
disebabkan faktor kelalaian manusia. Namun demikian kue tetap dapat diperbaiki
dengan cara menutup bagian yang cacat tadi dengan bahan penghias kue, bahkan
dengan daya kreativitas dan imajinasi yang ada dapat mengubah bentuk kue baru
yang lebih menarik dari sebelumnya.
c. Menyatakan ungkapan/maksud menghias kue (ucapan selamat). Kue yang dihias
biasanya disesuaikan dengan maksud dari menghias kue itu sendiri, seperti ucapan
selamat: ulang tahun, menempuh hidup baru, pertunangan, hari raya, ungkapan rasa
kasih sayang, dan lain-lain. Hiasan (bahan, warna dan bentuk) yang digunakan dan
dihasilkan dapat langsung menunjukkan maksud kue hias tersebut. Misalnya sebagai
ungkapan rasa kasih sayang, dibuat kue berbentuk hati (love) dihias dengan krim
yang dibentuk bunga mawar menggunakan warna yang dominan merah muda

2
Modul Kolaborasi ⃒SMKN 1 Pacet © 2020
Bahasa Indonesia – Kelas XII

d. Menjadi pusat perhatian (centre of interest). Kue hias tidak selalu ada disetiap waktu
sehingga keberadaan kue yang indah dan cantik pada suatu kesempatan (pesta) akan
banyak menarik perhatian orang.

2. Kriteria Bahan Penghias dan Ornamen


Penghias dan Ornamen kue memiliki beberapa kriteria atau prinsip yang perlu diperhatikan
dalam pembuatan nya yaitu :
a. Tema
Sebelum kita akan menentukan bentuk kue serta hiasan apa yang akan kita
tampilkan, maka kita harus mengetahui tema dari kue yang akan dibuat. Tema
diperlukan agar kue yang ditampilkan sesuai dengan maksud atau tujuan dari
penempatan kue dalam suatu acara
b. Pusat perhatian
Hiasan pada kue harus merupakan penggabungan dari keindahan dan tema. Namun
hiasan hiasan tersebut harus memiliki bagian tertentu yang menjadi pusat perhatian
ketika orang melihat kue yang telah didekorasi. Dengan menampilkan pusat
perhatian orang dapat mengetahui tema dari suatu event.
c. Serasi
Keserasian perlu diperhatikan, keserasian bisa dari segi desain, maupun pemilihan
warna yang kembali berperan pada tema.
d. Seimbang
Keseimbangan antara ukuran kue dengan dekorasi yang akan ditampilkan harus
seimbang. Keseimbangn dapat dibuat dengan memperhatikan ukuran dari kue
dengan ukuran hiasan yang akan dibuat. Keseimbangan juga dapat diperoleh dari
motif yang dibuat.
e. Tepat
Penghias dan Ornamen kue harus tepat dengan event atau tema dari acara, tepat
dalam menentukan ukuran dan bentuk kue, tepat dalam pemilihan bentuk hias-an
dan tepat dalam menentukan warna

3. Peralatan Pembuatan Bahan Penghias dan Ornament


a. Waskom, ukuran sesuai kebutuhan.
b. Spatula
c. Turn table/lazy susan
d. Pisau
e. Gunting
f. Tusuk gigi (toothpick)
g. Piping bag
h. Alas kue
i. Decorating triangle
j. Scraper

3
Modul Kolaborasi ⃒SMKN 1 Pacet © 2020
Bahasa Indonesia – Kelas XII

k. Smoother
l. Serated scraper (scraper bergerigi), dipakai untuk decor dengan buttercream.
m. Paku Mawar
n. Wafer Cone
o. Embosser
p. Rolling Cutter atau Pizza Cutter
q. Confectionery Tool Set, untuk membentuk dan memberi motif yang lebih hidup pada
fondant.
r. Busa
s. Aneka Cookie Cutter
t. Aneka Paku Mawar (flower nail)
u. Gunting Mawar
v. Pisau Palet
w. Aneka spuit

4. Jenis-Jenis Bahan Penghias Dan Ornamen


Bahan penghias dan ornamen kue terbagi menjadi 2 jenis :
Bahan yang dapat dimakan (edible) contohnya, cokelat, mawar fondant, mawar dari
kerupuk, buttercream dll. Bahan yang tidak dapat dimakan (non edible) contohnya :
balon, action figure, boneka plastik atau karet dll
a. Bahan penghias dan ornament yang dapat dimakan (edible)
1) Butter Cream

Buttercream merupakan krim yang terbuat dari campuran margarin, susu, dan


gula yang dikocok hingga lembut. Biasanya buttercream diolesi ke cake guna
menutupi seluruh permukaannya sebelum dihias. Hal ini dilakukan juga sebagai
lem agar hiasan lain yang akan diletakkan pada cake bisa menempel dengan
sempurna. Agar lebih cantik, buttercream juga bisa dicampur dengan pewarna
makanan. Buttercream akan lebih cantik jika dihias dengan menggunakan spuit.
2) Marzipan

4
Modul Kolaborasi ⃒SMKN 1 Pacet © 2020
Bahasa Indonesia – Kelas XII

Marzipan adalah adonan padat dan elastic yang terbuat dari cacahan kacang
almond dan gula. Karena bentuknya yang lentur, mudah dipotong dan dibentuk
seperti fondant, Marzipan sering dijadikan hiasan pada kue.
Sebagai makanan manis, marzipan sangat populer di Eropa dan selain berfungsi
sebagai icing penghias kue, Marzipan juga dikenal sebagai permen yang digulung
menjadi lembaran tipis.
Marzipan dapat dibuat menjadi berbagai bentuk dan ukuran kecil, ada bentuk
buah-buahan, binatang, peta dunia dan ada pula yang dilapisi dengan coklat
dalam bentuk loaf, bola ataupun batangan.
3) Plastic icing/Fondant

Plastic icing atau yang populer dikenal dengan fondant memiliki tekstur yang


elastis sehingga sangat mudah untuk dibentuk sesuai dengan selera.
Biasanya fondant digunakan untuk membuat hiasan ornamen seperti pita,
bunga, karakter, dan sebagainya. Bahan yang digunakan untuk
membuat fondant adalah gula, air, glukosa, gelatin, dan gliserin, dengan rasa
yang dominan manis karena kandungan gulanya cukup banyak.
4) Royal Icing

Royal icing merupakan lapisan gula putih murni yang mengering dengan halus
dan memiliki tekstur yang keras. Teknik membuat royal icing ini ada dua cara,
yaitu dengan menggunakan putih telur atau meringue powder. Dan dalam
membuat royal icing harus cekatan, dikarenakan royal icing mudah keras jika
didiamkan terlalu lama.

5
Modul Kolaborasi ⃒SMKN 1 Pacet © 2020
Bahasa Indonesia – Kelas XII

5) Edible image/edible stamp

Edible image Edible stamp

Edible Image dan edible stamp adalah kertas gula bergambar yang aman dan
layak serta halal utk di konsumsi. Bahan-bahan kertas gula dan tinta serta printer
pencetak semua edible (bisa dimakan). Edible Image dan edible stamp biasanya
digunakan untuk menghias kue atau cake, agar menjadi lebih cantik dan indah
dipandang. Biasanya gambar yang tertera pada edible stamp adalah potret
kartun-kartun lucu, hingga foto manusia.
6) Cokelat (Coklat modeling, coklat painting)

Chocolate lace Chocolate Chocolate Chocolate petal


curls/shaving cigarette

Chocolate shard Chocolate fan Chocolate dome Chocolate ball

Jenis ornamen chocolate sangat variatif. Secara umum jenis ornamen coklat
terdiri dari chocolate lace, chocolate scroll, chocolate cigarette, chocolate
shaving, chocolate petal, dan chocolate flat sheet.

 Coklat modeling

6
Modul Kolaborasi ⃒SMKN 1 Pacet © 2020
Bahasa Indonesia – Kelas XII

Coklat Modelling atau modelling chocolate adalah salah satu teknik


mempercantik kue dengan prinsip-prinsip yang hampir sama dengan fondant.
Bedanya adalah di bahannya yaitu menggunakan coklat yang dicampur
dengan glukosa untuk membuat coklat menjadi lentur. Selain itu ada juga
resep yang mencampurkan sedikit air matang dengan glukosa.. Tujuannya
agar coklat yang dilelehkan menjadi menggumpal.
 Coklat painting

Coklat painting adalah teknik menggambar dengan menggunakan cokelat,


caranya adalah dengan mencairkan cokelat kemudian memasukkannya ke
dalam pipping bag, setelah itu diaplikasikan ke atas pola yang sudah dibuat.
7) Gum Paste

Gum paste memiliki tekstur yang mirip seperti fondant, bedanya jika gum


paste didiamkan maka akan mengeras. Biasanya gum paste dibentuk dengan
bentuk yang lucu-lucu dan hanya digunakan untuk mempercantik cake saja.
Bahan yang digunakan untuk membuat gum paste antara lain gelatin bubuk,
glukosa, air, dan gula halus ayak.

7
Modul Kolaborasi ⃒SMKN 1 Pacet © 2020
Bahasa Indonesia – Kelas XII

8) Buah

Candied fruit Fruit chips Fruit caviar


Buah sebagai bahan penghias dan ornamen biasa disimpan di atas cake dalam
keadaan segar atau dapat dijadikan candy, chips, jelly, caviar.
9) Tuile (sugar tuile, cookies tuile)

Sugar tuile Cookies tuile Coral tuile

Tuile merupakan garnish edible yang sangat bervariasi dilihat dari bahan dasar
maupun bentuk. Jenis tuile dilihat dari jenis adonan yang digunakan
10) Meringue cookies

Meringue cookies adalah kue kering yang manis dan ringan. Adonan dibuat dari
putih telur yang dikocok hingga berbusa dengan gula halus hingga kaku. Kue
dibentuk dengan bantuan kantong segitiga, dan dipanggang perlahan di dalam
oven. Kue ini sama sekali tidak memakai tepung terigu, dan mudah larut di dalam
mulut.

11) Gula (caramel, isomalt)

8
Modul Kolaborasi ⃒SMKN 1 Pacet © 2020
Bahasa Indonesia – Kelas XII

Caramel Isomalt

12) Aneka sprinkle

13) Bahan-bahan lain


Bahan lain yang dapat digunakan sebagai hiasan dan ornament pada cake
contohnya biscuit, wafer, permen cokelat, jelly, kacang-kacangan dll.
14) Edible flower.

Jenis bunga yang bisa dimakan atau edible flowers adalah istilah yang digunakan
untuk beberapa jenis tanaman bunga yang bisa dan aman untuk dikonsumsi.
Beberapa jenis bunga ini memiliki tekstur, rasa, serta aroma yang unik. Sehingga,
bunga-bunga ini lalu menjadi bahan favorit untuk menunjang sisi kreatif dan
inovatif di dunia kuliner.
Bunga yang bisa dimakan diketegorikan sebagai edible flower, biasanya
digunakan sebagai garnish ataupun ornament dalam cake agar tampilannya lebih
indah dan elegan.
b. Bahan penghias dan ornament yang tidak dapat dimakan (non edible)
Bahan yang tidak dapat dimakan (non edible) contohnya : balon, action figure,
boneka plastik atau karet dll

9
Modul Kolaborasi ⃒SMKN 1 Pacet © 2020
Bahasa Indonesia – Kelas XII

Action figure/patung Balon Lilin

F. LATIHAN/TUGAS/KASUS

Cermati beberapa gambar cake di bawah ini, kemudian analisis dan tulislah oleh anda
bahan-bahan ornament/hiasan apa saja yang digunakan pada setiap gambar cake
tersebut!

Gamba Gamba
r1 r6

Gamba Gamba
r2 r7

Gamba Gamba
r3 r8

10
Modul Kolaborasi ⃒SMKN 1 Pacet © 2020
Bahasa Indonesia – Kelas XII

Gamba Gamba
r4 r9

Gamba Gamba
r5 r 10

11
Modul Kolaborasi ⃒SMKN 1 Pacet © 2020

Anda mungkin juga menyukai