Anda di halaman 1dari 20

PANDUAN

PELAYANAN PASIEN GERIATRI

BALAI BESAR KESEHATAN PARU


MASYARAKAT SURAKARTA
KEPUTUSAN DIREKTUR BALAI BESAR KESEHATAN PARU
MASYARAKAT SURAKARTA
NOMOR 32 / 01/PG 1.1 01/2019

TENTANG
PELAYANAN PASIEN GERIATRI (USIA LANJUT)
PADA RUMAH SAKIT UMUM DAERAH BALAI BESAR KESEHATAN
PARU MASYARAKAT SURAKARTA

Menimbang : a. Bahwa rumah sakit merawat berbagai pasien dengan


berbagai kebutuhan perawatan kesehatan termasuk
pasien yang dianggap berisiko tinggi karena faktor
usianya;
b. Bahwa dalam rangka optimalisasi pelayanan kepada
masyarakat perlu adanya Kebijakan Tentang
Perawatan Pasien Usia Lanjut dan Geriatridi RSUD
BALAI BESAR KESEHATAN PARU MASYARAKAT
SURAKARTA;
c. Bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana
dimaksud konsideran dalam huruf a dan b perlu
ditetapkan dengan Peraturan Direktur RSUD BALAI
BESAR KESEHATAN PARU MASYARAKAT
SURAKARTA
Mengingat :

1. Undang-undangNomor 25 Tahun 2009 tentang


Pelayanan Publik (Lembaran Negara Republik
Indonesia tahun 2009 Nomor 112, Tambahan
Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5038);
2. Undang-undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang
Kesehatan (Lembaran Negara Republik Indonesia
Tahun 2009 Nomor 144, Tambahan Lembaran Negara
Republik Indonesia Nomor 5063);
3. Undang-undang Nomor 44 Tahun 2009 tentang
Kesehatan (Lembaran Negara Republik Indonesia
Tahun 2009 Nomor 152, Tambahan Lembaran Negara
Republik Indonesia Nomor 5072);
4. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia
Nomor 79 tahun 2014 tentang penyelenggaraan
Pelayanan Geriatri di Rumah Sakit;

Menetapkan : MEMUTUSKAN

KEPUTUSAN DIREKTUR BALAI BESAR KESEHATAN


PARU MASYARAKAT SURAKARTA TENTANG
PELAYANAN PASIEN GERIATRI (USIA LANJUT) RSUD
KESATU : BALAI BESAR KESEHATAN PARU MASYARAKAT
SURAKARTA

|- 3 -
Lampiran SK Direktur Nomor 32/01/PG 1.1 01/2019 tentang
Panduan Pelayanan Pasien Geriatri (Usia Lanjut) pada Rumah Sakit Umum Daerah Ratu Zalecha Martapura
Menetapkan penjelasan pelayanan geriatri diatur dalam
Panduan Pelayanan Geriatri yang merupakan bagian
yang tidak terpisahkan dari surat keputusan ini
sebagaimana terlampir, meliputi:

BAB I. DEFINISI ............................................................ 1


A. LATAR BELAKANG .......................................1
B. TUJUAN …………………………………………. 2
C. PENGERTIAN ……………………………..…… 2
BAB II. RUANG LINGKUP ............................................ 4
BAB III. TATALAKSANA .................................................. 6
A. PELAYANAN GERIATRI ................................ 7
B. TIM PELAYANAN GERIATRI .......................... 10
C. ASSESMEN GERIATRI ................................ 11
D. EDUKASI GERIATRI .................................... 12
KEDUA : E HOME VISITE……………………..…………..….12
BAB IV. DOKUMENTASI ................................................ 13

KETIGA : Pedoman ini akan dievaluasi setiap 1 (satu) tahun sekali

Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan dengan


ketentuan apabila ada kekeliruan akan diperbaiki
sebagaimana mestinya.

Di tetapkan di Martapura
Pada tanggal 26 Agustus 2019

Kepala BBKPM/RSUP Surakarta

dr. Yudhaputra Tristanto, M.Kes


NIP. 196812121999021001

|- 3 -
Lampiran SK Direktur Nomor 32/01/PG 1.1 01/2019 tentang
Panduan Pelayanan Pasien Geriatri (Usia Lanjut) pada Rumah Sakit Umum Daerah Ratu Zalecha Martapura
KATA PENGANTAR

Assalamu’alaikumwr.wb.

Syukur alhamdulilah kami panjatkan kepada Allah Yang Maha Esa


akhirnya tim penyusun dapat menyelesaikan penyusunan Panduan
Pelayanan Geriatri BALAI BESAR KESEHATAN PARU MASYARAKAT
SURAKARTA.
Pembangunan kesehatan diarahkan untuk meningkatkan kesadaran,
kemauan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar peningkatan
derajat kesehatan yang setinggi-tingginya dapat terwujud. Dampak
keberhasilan pembangunan kesehatan ditandai dengan meningkatnya umur
harapan hidup, menurunnya tingkat kematian bayi dan ibu melahirkan.
Upaya peningkatan kesejahteraan pada lanjut usia diarahkan untuk
memperpanjang usia harapan hidup dan masa produktif agar terwujud
kemandirian dan kesejahteraan. Salah satu upaya yang dilakukan adalah
peningkatan pelayanan kesehatan geriatri di rumah sakit..Untuk mencapai
tujuan di atas maka perlu dibuat Panduan Pelayanan Geriatri BALAI
BESAR KESEHATAN PARU MASYARAKAT SURAKARTA.
Besar harapan kami buku ini dapat dipelajari, dipahami serta petugas
mampu melaksanakan setiap kebijakan dan prosedur yang telah ditentukan
di lingkungan BALAI BESAR KESEHATAN PARU MASYARAKAT
SURAKARTA sehingga upaya peningkatan mutu dan keselamatan pasien
BALAI BESAR KESEHATAN PARU MASYARAKAT SURAKARTA dapat
berjalan dengan lancer dan tertib sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Kami mengucapkan terima kasih untuk semua pihak yang terlibat
dalam penyusunan buku pedoman ini. Kami menyadari bahwa buku
pedoman ini masih banyak kekurangannya, untuk itu saran dan masukan
yang berharga senantiasa kami harapkan.

Wassalamu’alaikum wr.wb.

Martapura, 26 Agustus 2019

Tim Penyusun

|- 3 -
Lampiran SK Direktur Nomor 32/01/PG 1.1 01/2019 tentang
Panduan Pelayanan Pasien Geriatri (Usia Lanjut) pada Rumah Sakit Umum Daerah Ratu Zalecha Martapura
DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL
...........................................................................................................................i
SK DIREKTUR TENTANG PANDUAN PELAYANAN PASIEN GERIATRI
(USIA LANJUT) RSUD BALAI BESAR KESEHATAN PARU MASYARAKAT
SURAKARTA .................................................................iiKATA PENGANTAR
.....................................................................................................ivDAFTAR ISI
.......................................................................................vBAB I. DEFINISI
.................................................................1 A. LATAR BELAKANG
...................................................................................1 B. TUJUAN
.........................................................................1 C. PENGERTIAN
.......................................................................2BAB II. RUANG LINGKUP
............................................................................4BAB III. TATA LAKSANA
..........................................................6 A. PELAYANAN GERIATRI
.................................................. 6 B. TIM PELAYANAN GERIATRI
........................................................................................................................10
C. ASSESMEN GERIATRI
........................................................................................................................11
D. EDUKASI GERIATRI
........................................................................................................................12
E. HOME VISTE
........................................................................................................................12
BAB IV. DOKUMENTASI
........................................................................................................................13
LAMPIRAN

|- 3 -
Lampiran SK Direktur Nomor 32/01/PG 1.1 01/2019 tentang
Panduan Pelayanan Pasien Geriatri (Usia Lanjut) pada Rumah Sakit Umum Daerah Ratu Zalecha Martapura
BAB I
DEFINISI

A. LATAR BELAKANG
Indonesia menempatkan para lanjut usia (lansia) pada posisi yang
dihormati, bukan saja karena nilai-nilai budaya yang hidup dan
berkembang di masyarakat, tetapi juga karena lansia
tergolongdalamkelompokyang rentan. Penghormatan tersebut dapat
berupa pemberian fasilitas dan pelayanan khusus dalamrangka
perlindungan dan pemenuhan hak-hak mereka sebagaimana diatur
dalam Pasal8 UU Nomor 39 Tahun 1999. Salah satu wujudnya adalah
tersedianya fasilitas dan pelayanan khusus di rumah sakit berupa kursi
roda, lift khusus, toilet, jalan/akses bagi lansia yang bertongkat, tangga,
fasilitas lain, dan layanan khusus berupa “Pelayanan Geriatri”.
Data menunjukkan, jumlah lansia di Indonesia, baik itu di
pedesaan maupun di perkotaan terus meningkat. Berdasarkan jenis
kelaminnya, jumlah lansia perempuan ± 9,5 juta lebih banyak dibanding
lansia laki-laki ± 8,2 juta.Penyebabnya adalah angka harapan hidup
perempuan lebih tinggi jika dibanding dengan angka harapan hidup laki-
laki.
Keberhasilan pembangunan di bidang kependudukan, pendidikan,
kesehatan, dan program-program terkait, berdampak pada menurunnya
angka kelahiran dan meningkatnya usia harapan hidup. Peningkatan
usia lanjut sering disertai dengan meningkatnya berbagai penyakit dan
ketidakmampuan (disability), sehingga diperlukan perawatan dan
pengobatan dengan waktu yang cukup lama, sedangkan fasilitas dan
pelayanan kesehatan bagi lansia di rumah sakit masih sangat kurang.

B. TUJUAN

|- 3 -
Lampiran SK Direktur Nomor 32/01/PG 1.1 01/2019 tentang
Panduan Pelayanan Pasien Geriatri (Usia Lanjut) pada Rumah Sakit Umum Daerah Ratu Zalecha Martapura
Panduan Pelayanan Geriatri disusun agar ada standar pelayanan
kesehatan bagi lansia yang populasinya sudah semakin meningkat, yaitu
1. Mempertahankan derajat kesehatan para lansiapada taraf yang
setinggi-tingginya,
2. Sehingga terhindar dari penyakit atau gangguan kesehatan;
3. Memelihara kesehatan melalui aktivitas fisik dan mental;
4. Merangsang para petugas kesehatan (dokter, perawat) untuk dapat
mengenal dan menegakkan diagnosa yang tepat dan dini, bila
dijumpai suatu kelainan;
5. Mencari upaya semaksimal mungkin, agar para lansia yang menderita
penyakit atau gangguan kesehatan, dapat mempertahankan
kebebasan yang maksimal tanpa perlu suatu pertolongan (memelihara
kemandirian secara maksimal);
6. Bila para lansia sudah sampai stadium terminal/penyakit atau
gangguan kesehatan sudah tidak dapat disembuhkan, ilmu ini
mengajarkan untuk tetap memberikan bantuan yang simpatik dan
perawatan dengan penuh pengertian, (dalam akhir hidupnya
memberikan bantuan moril dan perhatian yang maksimal, sehingga
kematiannya berlangsung dengan tenang);
7. Memberdayakan kemandirian penderita dalam waktu lama dan
mencegah disabilitas-handicap diwaktu mendatang. Sifat dari
asesmen ini tidak sekedar multi-disiplin tetapi juga interdisiplin dengan
koordinasi serasi antar disiplin dan lintas pelayanan kesehatan.

C. PENGERTIAN
1. Pasien geriatri adalah pelayanan kesehatan usia lanjut dengan
pedekatan interdisiplin yang mencakup aspek promotif, preventif,
kuratif, dan rehabilitatif serta aspek sosial dan psikologik pada pasien
usia lanjut
2. Pasien Geriatri : orang tua berusia diatas 60 tahun yang memiliki
penyakit lebih dari 2 (dua)/majemuk/multipatologi akibat gangguan
fungsi jasmani dan rohani, dan atau kondisi sosial yang bermasalah.
3. Konsep/pengertian secara bertingkat dari mundurnya kemandirian
lansia yaitu :

|- 3 -
Lampiran SK Direktur Nomor 32/01/PG 1.1 01/2019 tentang
Panduan Pelayanan Pasien Geriatri (Usia Lanjut) pada Rumah Sakit Umum Daerah Ratu Zalecha Martapura
a. Hambatan (impairment) adalah setiap kehilangan atau
kelainan,baik psikologik,fisiologik,maupun struktur atau fungsi
anatomik;
b. Disabilitas adalah semua restriksi atau kekurangan dalam
kemampuan untuk melakukan kegiatan yang dianggap dapat
dilakukan oleh orang normal.
c. Handicap adalah ketidakmampuan seseorang sebagai akibat
impairment/disabilitas sehingga membatasinya untuk
melaksanakan peranan hidup secara normal (berhubungan erat
dengan usia,jenis kelamin, dan faktor-faktor sosial budaya);
4. Asesmen Geriatri adalah suatu proses pendekatan multidisiplin untuk
menilai aspek medik, fungsional, psikososial, dan ekonomi penderita
usia lanjut dalam rangka menyusun program pengobatan dan
pemeliharaan kesehatan yang rasional.
5. Tim Geriatri adalah suatu tim multidisipliner yang bekerja secara
multidisipliner, interdisiplin untuk menangani masalah kesehatan usia
lanjut.Tim ini minimal terdiri atas dokter geriatris atau internis/dokter
umum yang dilatih juga dokter spesialis psikologis,perawat yang telah
mendapatkan pelatihan geriatri, fisioterapi,nutrisionis dan farmasi.

|- 3 -
Lampiran SK Direktur Nomor 32/01/PG 1.1 01/2019 tentang
Panduan Pelayanan Pasien Geriatri (Usia Lanjut) pada Rumah Sakit Umum Daerah Ratu Zalecha Martapura
BAB II
RUANG LINGKUP

Rumah sakit adalah institusi pelayanan kesehatan yang


menyelenggarakan pelayanan kesehatan perorangan secara paripurna yang
menyediakan pelayanan rawat inap, rawat jalan, dan gawat darurat.
Rumah sakit merawat pasien dengan berbagai kebutuhan perawatan
kesehatan termasuk pasien yang dianggap beresiko tinggi karena faktor
usianya. Maka diperlukan adanya pembentukan Tim Terpadu Geriatri di
BALAI BESAR KESEHATAN PARU MASYARAKAT SURAKARTA.
Pengaturan kebijakanGeriatri di rumah sakit bertujuan untuk:
a. Meningkatkan kualitas hidup, kualitas pelayanan, dan keselamatan
pasien geriatri di Rumah Sakit dengan pelayanan multi disiplin dengan
pendekatan interdisiplin
b. Memberikan acuan dalam penyelenggaraan dan pengembangan
pelayanan geriatri di RumahSakit.
c. Memberikan edukasi tentang hal - hal yang harus diperhatikan pasien
dan atau keluarga berhubungan dengan kondisi kesehatan pada pasien
lanjut usia di masyarakat oleh tim pelayanan Geriatri yang sudah terlatih
dan bekerjasama dengan tim promosi kesehatan rumah sakit.

Dalam rangka optimalisasi pelayanan kesehatan yang


berkesinambungan dan paripurna kepada masyarakat, BALAI BESAR
KESEHATAN PARU MASYARAKAT SURAKARTA menyelenggarakan
pelayanan Geriatrik Tingkat Sederhana (terdiri atas rawat jalan dan
kunjungan rumah / home care)
Pelayanan Geriatri diberikan kepada pasien lanjut usia dengan kriteria :
a. Memiliki lebih dari 1 (satu) penyakit fisik dan / atau psikis

|- 3 -
Lampiran SK Direktur Nomor 32/01/PG 1.1 01/2019 tentang
Panduan Pelayanan Pasien Geriatri (Usia Lanjut) pada Rumah Sakit Umum Daerah Ratu Zalecha Martapura
b. Memiliki 1 (satu) penyakit dan mengalami gangguan akibat penurunan
fungsi organ, psikologi, social, ekonomi dan lingkungan yang
membutuhkan pelayanan kesehatan
c. Pelayanan geriatri juga diberikan kepada pasien dengan usia 60
(tujuhpuluh) tahun keatas dengan 1 (satu) penyakit fisik dan / atau psikis.

Adapun ruang lingkup pasien geriatri adalah sebagai berikut:

1. Penurunan kapasitas fungsional yang meliputi: fisik, psikologik, sosial,


ekonomi.
2. Mulitipatologik
3. Presentasi penyakit tidak spesifik
4. Cepatmemburukbilatidaksegeradiobati
5. Penurunan status kognitif
6. Mengalamigangguan status nutrisi
7. Resikokomplikasipenyakitdanterapi
8. Perlu program rehabilitasi

Multipatologi berarti penyakit yang dialami oleh seseorang pada saat


yang sama lebih dari satu. Misalnya seorang pasien wanita yang menderita
nyeri sendi (osteoarthritis) yang disertai dengan penyakit kencing manis,
darah tinggi, gangguan persarafan di kaki, dan katarak.
Berdasarkan kemampuan pelayanan, pelayanan Geriatri di RumahSakit
dibagi menjadi:
a. Tingkat sederhana; paling sedikit terdiri atas rawat jalan dan
kunjungan rumah (home care)
b. Tingkat lengkap; paling sedikit terdiri atas rawat jalan, rawat inap akut,
dan kunjungan rumah (home care)
c. Tingkat sempurna; paling sedikit terdiri atas rawat jalan, rawat inap
akut, kunjungan rumah (Home care), dan klinik asuhan siang.
d. Tingkat paripurna; terdiri atas rawat jalan, klinik asuhan siang, rawat
inap akut, rawat inap kronik, rawat inap psiko geriatrik,
penitipanpasien geriatric (respite care) kunjunganrumah (Home care),
dan Hospice

|- 3 -
Lampiran SK Direktur Nomor 32/01/PG 1.1 01/2019 tentang
Panduan Pelayanan Pasien Geriatri (Usia Lanjut) pada Rumah Sakit Umum Daerah Ratu Zalecha Martapura
BAB III
TATA LAKSANA

A. PELAYANAN RAWAT JALAN GERIATRI

Semua pasien lanjut usia yang datang ke poliklinik akan dilakukan


assessmen apakah tergolong ke dalam pasien geriatri. Untuk pasien lanjut
usia biasa akan diteruskan ke dokter spesialis yang sesuai dengan
penyakitnya. Apabila tergolong pasien geriatri (misalnya memiliki: penurunan
status fungsional, ada sindrom geriatri, gangguan kognitif- demensia, jatuh–
osteoporosis dan inkontinensia) akan dilakukan asesmen geriatri
komprehensif oleh Tim Terpadu Geriatri.

Alur Pelayanan di Rumah Sakit dengan Pelayanan Geriatri


Tingkat Sederhana

Skrining visual Pasien Rawat Jalan (Poliklinik) :


berumur >60 tahun - Assesmen dan konsultasi
- Kuratif
- Intervensi Psikososial
Dengan rujukan Tanpa rujukan - Rehabilitasi
- Edukasi

Sesuai Sesuai kriteria geriatri Tidak sesuai kriteria geriatri


Rujukan

Loket pendaftaran Poli Geriatri Loket pendaftaran Lansia umum

Masalah Geriatri :
- Kondisi Medis Umum
- Status Fungsional
- Psikiatri :
Rencana Tatalaksana
Status Mental |- 3 -
Lampiran SK Direktur
Fungsi Kognitif Nomor 32/01/PG 1.1 01/2019 komprehensif
tentang oleh tim
Panduan Pelayanan Pasien Geriatri (Usia Lanjut) pada Rumah Sakit Umum Daerah Ratu Zalecha Martapura
- Sosial dan Lingkungan terpadu poli geriatri
|

Home Visite

Gambar 3.1 alur pelayanan rawat jalan geriatri

Rumah sakit dengan pelayanan geriatri sederhana melakukan


pelayanan rawat jalan dan home visite.
Upaya memberikan asuhan pelayanan kepada pasien lanjut usia dan
geriatri dilakukan dengan cara :

1. Pasien usia lanjut dan geriatric harus dilayani sesuai prosedur yang
berlaku di rumahsakit.

2. Untuk kebutuhan perawatan, pengobatan dan tindakan yang memerlukan


inform consent, bagi pasien usia lanjut dan geriatri yang tidak kompeten,
inform consent dapat digantikan oleh keluarga/orang terdekat yang telah
ditunjuk.

3. Petugas (dokter, perawat dan lain-lain) yang memberikan pelayanan


pada pasien usia lanjut dan geriatri harus mempunyai kompetensi yang
sesuai.

Upaya pengurangan risiko jatuh atau cidera terhadap pasien usia lanjut
dan geriatri dilakukan dengan:

1. Pasien Geriatri diidentifikasi oleh petugas, apakah termasuk pasien


dengan risiko jatuh

2. Petugas menyiapkan kalung penanda risiko jatuh

3. Petugas menjelaskan maksud dan tujuan pemasangan kalung penanda


risiko jatuh kepada pasien/ keluarga

4. Petugas memasangkan kalung penanda risiko jatuh pada pasien dan


menginformasikan kepada pasien dan/atau keluarga, bahwa kalung
penanda risiko jatuh ini harus selalu digunakan hingga pasien pulang

5. Petugas memberikan leafleat pencegahan risiko jatuh

Pengkajian risiko jatuh selanjutnya dilakukan oleh perawat yang


bertugas di Poliklinik dengan menggunakan Pengkajian Risiko Jatuh (Skala
Morse)

|- 3 -
Lampiran SK Direktur Nomor 32/01/PG 1.1 01/2019 tentang
Panduan Pelayanan Pasien Geriatri (Usia Lanjut) pada Rumah Sakit Umum Daerah Ratu Zalecha Martapura
Pengkajian Risiko Jatuh (Skala Morse)
NO PENGKAJIAN SKALA NILAI KET

1 Riwayat jatuh Tidak 0 0


Apakah lansia pernah jatuh dalam 3 bulan
terakhir? Ya 25

2 Diagnosa sekonder: apakah lansia memiliki Tidak 0 0


lebih dari satu penyakit?
Ya 15

3 Alat bantu:

Bedrest/dibantu perawat 0 15

Kruk/tongkat/walker 15

Berpegangan pada benda-benda disekitar 30


(kursi, lemari, meja)

4 Terapi intravena: apakah lansia terpasang Ya 0 0


infus?
Tidak 20

5 Gaya berjalan/berpindah

Normal/bedrest/immobile(tidak dapat 0
bergerak sendiri)

Lemah/tidak bertenaga 10

Gangguan/ tidak normal (pincang/diseret) 20 20

6 Status mental

Lansia menyadari dirinya 0

Lansia mengalami keterbatasan daya ingat 15 15

Total 50

Tingkatan Risiko Nilai MFS Tindakan

Tidak berisiko 0-24 Perawatan dasar

Risiko rendah 25-50 Pelaksanaan intervensi pencegahan jatuh

|- 3 -
Lampiran SK Direktur Nomor 32/01/PG 1.1 01/2019 tentang
Panduan Pelayanan Pasien Geriatri (Usia Lanjut) pada Rumah Sakit Umum Daerah Ratu Zalecha Martapura
standar

Risiko tinggi 51 Pelaksanaan intervensi pencegahan jatuh


risiko tinggi

Pada penilaian status mental menggunakan skor geriatric Depression scale


dan status kognitif menggunakan MMSE

GERIATRIC DEPRESSION SCALE 15 (GDS 15)

Pilihlah jawaban yang paling tepat untuk menggambarkan bagaimana perasaan anda
selama satu minggu terakhir

Pedo
man

Apakah anda sebenarnya puas dengan kehidupan anda? Ya/Tidak Tidak

Apakah anda telah meninggalkan banyak kegiatan dan minat Ya/Tidak Ya


atau kesenangan anda?

Apakah anda merasa kehidupan anda kosong? Ya/Tidak Ya

Apakah anda sering merasa bosan? Ya/Tidak Ya

Apakah anda mempunyai semangat yang baik setiap saat? Ya/Tidak Tidak

Apakah anda takut sesuatu yang buruk akan terjadi pada Ya/Tidak Ya
anda?

Apakah anda merasa bahagia untuk sebagian besar hidup Ya/Tidak Tidak
anda?

Apakah anda sering merasa tidak berdaya? Ya/Tidak Ya

Apakah anda lebih senang tinggal di rumah daripada pergi Ya/Tidak ya


keluar dan mengerjakan sesuatu yang baru?

Apakah anda merasa mempunyai banyak masalah dengan Ya/Tidak ya

daya ingat anda dibandingkan kebanyakan orang?

Apakah anda pikir bahwa hidup anda sekarang ini Ya/Tidak Tidak
menyenangkan?

Apakah anda merasa tidak berharga seperti perasaan anda Ya/Tidak Ya


saat ini?

Apakah anda merasa penuh semangat? Ya/Tidak Tidak

Apakah anda merasa bahwa keadaan anda tidak ada Ya/Tidak Ya


harapan?

Apakah anda pikir bahwa orang lain lebih baik keadaannya Ya/Tidak Ya
dari anda?

|- 3 -
Lampiran SK Direktur Nomor 32/01/PG 1.1 01/2019 tentang
Panduan Pelayanan Pasien Geriatri (Usia Lanjut) pada Rumah Sakit Umum Daerah Ratu Zalecha Martapura
Nilai :

Skor : Hitung jumlah jawaban yang bercetak tebal


Setiap jawaban bercetak tebal mempunyai nilai 1
Skor antara 5-9 menunjukkan kemungkinan depresi
Skor 10 atau lebih menunjukkan depresi

Mini Mental State Examination MMSE


Nilai Nilai Orientasi
Maksimum Responden

Orientasi
Sekarang(hari-tanggal-bulan-tahun) berapa dan
musim apa?
5
Sekarang kita berada di mana? (nama rumah sakit
dan institusi)
(instansi, jalan, nomor rumah,kota, kabupaten,
provinsi)

Registrasi
Pewawancara menyebutkan nama tiga buah benda
, misalnya:
Satu detik untuk tiap benda. Kemudian mintalah
responden mengulang tiga nama benda tersebut
3
Berilah nilai 1 untuk tiap jawaban yang benar, bila
masih salah, ulangi penyebutan nama benda tersebut
sampai responden dapat menyebutnya dengan benar:
(bola, kursi, sepatu)
Hitunglah percobaan dan catatlah.....kali

Atensi dan kalkulasi


Hitunglah berturut-turut selang 7 angka mulai dari 100
ke bawah
Berhenti setelah 5 kali hitungan (93-86-79-65).
5
Kemungkinan lain, ejalah kata dengan lima huruf,
misalnya ‘DUNIA’ dari akhir ke awal/dari kanan ke
kiri”’AINUD’
Satu (1) nilai untuk setiap jawaban yang benar

Mengingat
Tanyakan kembali nama ketiga benda yang telah di
3
sebut di atas. Berikan nilai 1 untuk tiap jawaban yang
benar

9 Bahasa
a. Apakah nama benda ini? Perlihatkanlah pinsil dan
arloji (2 nilai)
b. Ulangi kalimat berikut: “JIKA TIDAK, DAN ATAU
TAPI” (1 nilai)
c. Laksanakanlah 3 buah perintah ini : Peganglah
selembar kertas dengan tangan kananmu, lipatlah
kertas itu pada pertengahan dan letakkanlah di
lantai (3 nilai)
d. Bacalah dan laksanakan perintah berikut:
“PEJAMKAN MATA ANDA”(1 nilai)

|- 3 -
Lampiran SK Direktur Nomor 32/01/PG 1.1 01/2019 tentang
Panduan Pelayanan Pasien Geriatri (Usia Lanjut) pada Rumah Sakit Umum Daerah Ratu Zalecha Martapura
e. Tulislah sebuah kalimat :(1 nilai)

f. Tirulah gambar ini :(1 nilai)

Jumlah nilai : 17 Tandailah tingkat kesadaran responden pada garis


gangguan kognitif akhir ini dengan huruh “X”
berat SADAR SAMNOLEN STUPOR KOMA

Jam selesai wawancara:


Tempat wawancara:

Pedoman skor kognitif global (secara umum):

Nilai: 24 -30: normal


Nilai: 18-23 : gangguan kognitif ringan
Nilai: 0-17 :gangguan kognitif berat
dalam membuat penilaian fungsi kognitif harus diperhatikan tingkat
pendidikan dan usia responden

B. TIM PELAYANAN GERIATRI1


Ketenagaan dalam pelayanan Geriatri di RSUD BALAI BESAR
KESEHATAN PARU MASYARAKAT SURAKARTA terdiri atastenaga
kesehatan dan tenaga non kesehatan yang bekerja bersama-sama sebagai
Tim Terpadu Geriatri.
1. Tim Terpadu Geriatri terdiri atas ketua dan koordinator pelayanan yang
merangkap sebagai anggota.
2. Tim Terpadu Geriatri dibentuk oleh Direktur Rumah Sakit.
3. Tim Terpadu Geriatri terdiri atas:
a. Dokter spesialis penyakit dalam untuk pelayanan Geriatri tingkat
sederhanasebagaiKetua.
b. Koordinator pelayanan dibentuk sesuai dengan masing-masing
pelayanan pada pelayanan Geriatri tingkat sederhanasebagaianggota.

Tim Terpadu Geriatri pada pelayanan Geriatri tingkat sederhana paling


sedikit terdiri atas:
1. Dokter spesialis penyakit dalam
1

|- 3 -
Lampiran SK Direktur Nomor 32/01/PG 1.1 01/2019 tentang
Panduan Pelayanan Pasien Geriatri (Usia Lanjut) pada Rumah Sakit Umum Daerah Ratu Zalecha Martapura
2. Dokter spesialis lainnya sesuai dengan jenis penyakit Pasien Geriatri
3. Perawat yang telah mengikuti pelatihan keperawatan gerontik atau
pelatihan keterampilan inteligensia
4. Apoteker
5. Tenaga gizi
6. Fisioterapis
7. Okupasi terapis
C. ASSESSMEN GERIATRI
Asessmen Geriatri adalah suatu proses pendekatan multi disiplin
untuk menilai aspek medik, fungsional, psikososial dan ekonomi penderita
lajutusia dalam rangka menyusun rencana program pengobatan dan
pemeliharaan kesehatan yang rasional. Assessmen geriatri ada 2 macam,
yaitu:
1. Assessmen Geriati Administratif
2. Asessmen Geriatri Klinik
Tugasmasing-masinganggotatimadalahsebagaiberikut:
1. Petugas sosio-medik melakukan Assessmen lingkungan/ sosial;
2. Dokter/ Perawat melakukan Asessmenfisik;
3. Dokter/ perawat/ psikolog-psikogeriatris melakukan Asessmenpsikis;
4. Dokter/ terapis rehabilitas melakukanAsessmenfungsional/ disabilitas;
5. Dokter-psikolog/ psikogeriatri Asessmenpsikologik;
6. Dokter spesialis gizi medik/ ahli gizi melakukan Asessmen nutrisi;
7. Dokter spesialis farmakoterapi/ ahli farmasi/ Apoteker melakukan
Asessmen farmasi;
D. EDUKASI GERIATRI
Edukasi Geriatri dilakukan oleh tim pelayananGeriatri dan bekerjasama
dengan tim Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) kepada warga lanjut
usia di masyarakat. Jadwal pemberian edukasi ditetapkan bersama-sama
oleh tim pelayanan Geriati dan tim PKRS BALAI BESAR KESEHATAN
PARU MASYARAKAT SURAKARTA Martapura.
E. HOME VISITE
Home Visite dilakukan pada pasien yang dianggap berisiko tinggi.
Home Visite dilakukan oleh tim pelayanan Geriatri berkoordinasi dengan
Puskesmas yang melakukan pelayanan Geriatri yang berada di wilayah kerja
BALAI BESAR KESEHATAN PARU MASYARAKAT SURAKARTA.

|- 3 -
Lampiran SK Direktur Nomor 32/01/PG 1.1 01/2019 tentang
Panduan Pelayanan Pasien Geriatri (Usia Lanjut) pada Rumah Sakit Umum Daerah Ratu Zalecha Martapura
BAB IV
DOKUMENTASI

Jenis pelayanan yang dilaksanakan di RSUD BALAI BESAR


KESEHATAN PARU MASYARAKAT SURAKARTA berdasarkan tersedianya
fasilitas sarana dan prasana, peralatan dan ketenagaan adalah pelayanan
tingkat sederhana.
Elemen penilaian standar 5
 Ada regulasi tentang penyelenggaraan pelayanan geriatri dirumah sakit
sesuai dengan tingkat jenis layanan
 Terbentuk dan berfungsinya tim terpadu geriatri sesuai tingkat jenis
layanan
 Terlaksananya proses pemantauan dan evaluasi kegiatan
 Ada pelaporan pelayanan penyelenggaraan pelayanan geriatri di rumah
sakit
Elemen penilaian Standar 5.1
 Ada regulasi tentang edukasi sebagai bagian dari pelayanan kesehatan
warga lanjut usia di masyarakat berbasis rumah sakit (Hospital based
community geriatric service).
 Ada program PPRS terkait pelayanan kesehatan warga lanjut usia di
masyarakat berbasis rumah sakit (Hospital based community geriatric
service).
 Ada leaflet atau alat bantu kegiatan (brosur, leaflet dll)
 Ada bukti pelaksanaan kegiatan
 Ada evaluasi dan laporan kegiatan pelayanan.

Di tetapkan di Martapura,
Pada tanggal 26 Agustus 2019

Kepala BBKPM/RSUP Surakarta

dr. Yudhaputra Tristanto, M.Kes


NIP. 196812121999021001
KEMENTERIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA
DIREKTORAT JENDERAL PELAYANAN KESEHATAN
BALAI BESAR KESEHATAN PARU MASYARAKAT SURAKARTA
Jalan ProfesorDokter R. Soeharso No. 28 Surakarta 57144 Telepon/Faksimile 0271-713055/720002
surat elektronik: bbkpm_surakarta@yahoo.co.id; laman: bbkpmska.com

|- 3 -
Lampiran SK Direktur Nomor 32/01/PG 1.1 01/2019 tentang
Panduan Pelayanan Pasien Geriatri (Usia Lanjut) pada Rumah Sakit Umum Daerah Ratu Zalecha Martapura
KEPUTUSAN DIREKTUR BALAI BESAR KESEHATAN PARU
MASYARAKAT SURAKARTA
NOMOR 32/01/GERIATRI 1.1. 04/2019

TENTANG PEMBERLAKUAN HOME VISIT RSUD BALAI BESAR


KESEHATAN PARU MASYARAKAT SURAKARTA

DIREKTUR BALAI BESAR KESEHATAN PARU MASYARAKAT SURAKARTA

Menimbang: a. Bahwa dalam rangka memberikan pelayanan


kesehatan yang berkesinambungan dan
paripurna, perlu adanya Home Visit RSUD
BALAI BESAR KESEHATAN PARU MASYARAKAT
SURAKARTA;

b. Bahwa Home Visit RSUD RatuZalecha,


dimaksudkanuntukmenjadipedomandalammelak
sanakankegiatanpelayanan RSUD RatuZalecha;

c. Bahwa sehubungan dengan butir (a) dan (b)


diatas, perlu ditetapkan pemberlakun Home
Visit RSUD BALAI BESAR KESEHATAN PARU
MASYARAKAT SURAKARTA dengan Peraturan
Direktur RSUD BALAI BESAR KESEHATAN PARU
MASYARAKAT SURAKARTA

Mengingat : 1. Undang-undangNomor 29 Tahun 2004 tentang


Keuangan Negara (Lembaran Negara Republik
Indonesia Tahun 2003 Nomor 47,
TambahanLembaran Negara Republik Indonesia
Nomor 4286);
2. Undang-undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang
PelayananPublik (Lembaran Negara Republik
Indonesia tahun 2009 Nomor 112,
TambahanLembaran Negara Republik Indonesia
Nomor 5038);
3. Undang-undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang
Kesehatan (Lembaran Negara Republik Indonesia
Tahun 2009 Nomor 144, TambahanLembaran
Negara Republik Indonesia Nomor 5063);
4. Undang-undang Nomor 44 Tahun 2009 tentang
Kesehatan (Lembaran Negara Republik Indonesia

|- 3 -
Lampiran SK Direktur Nomor 32/01/PG 1.1 01/2019 tentang
Panduan Pelayanan Pasien Geriatri (Usia Lanjut) pada Rumah Sakit Umum Daerah Ratu Zalecha Martapura
Tahun 2009 Nomor 152, TambahanLembaran
Negara Republik Indonesia Nomor 5072);

5. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia


Nomor 79 tahun 2014 tentang penyelenggaraan
Pelayanan Geriatri di Rumah Sakit;

MEMUTUSKAN

Menetapkan: KEPUTUSAN DIREKTUR BALAI BESAR KESEHATAN


PARU MASYARAKAT SURAKARTA
TENTANGPEMBERLAKUAN HOME VISIT RSUD
BALAI BESAR KESEHATAN PARU MASYARAKAT
SURAKARTA

KESATU : Home Visit RSUD BALAI BESAR KESEHATAN PARU


MASYARAKAT SURAKARTA digunakan sebagai
acuan dalam melaksanakan tugas-tugas pelayanan
di RSUD RatuZalecha.

KEDUA : Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan


dengan ketentuan apabila ada kekeliruan mak
akan diperbaiki sebagaimana mestinya

Ditetapkan di Martapura
pada tanggal 26 Agustus 2019

Kepala BBKPM/RSUP Surakarta

dr. Yudhaputra Tristanto, M.Kes


NIP. 196812121999021001

|- 3 -
Lampiran SK Direktur Nomor 32/01/PG 1.1 01/2019 tentang
Panduan Pelayanan Pasien Geriatri (Usia Lanjut) pada Rumah Sakit Umum Daerah Ratu Zalecha Martapura