Anda di halaman 1dari 2

PEMBERIAN DOSIS SAAT

RAMADHAN (THD PUASA)


No.Dokumen :
No. Revisi :
SOP
Tanggal Terbit : 13-3-17
Halaman : 1/2

PUSKESMAS DIDIK PONCO B, SKM


PARAKAN NIP. 19640423 198611 1 001

1. Pengertian Mengatur tentang pemberian THD selama bulan ramadhan.

2. Tujuan Agar dosis tidak terlewat.

3. Kebijakan Diberikan pada pasien PTRM yang sudah berada pada periode
stabilisasi dan ingin berpuasa di bulan ramadhan.

4. Referensi PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA


NOMOR 57 TAHUN 2013 Tentang Pedoman Penyelenggaraan
Program Terapi Rumatan Metadona
5. Prosedur/ 1. Sosialisasi bagi pasien yang akan berpuasa di bulan
Ramadhan adalah pasien yang benar benar mau mengikuti
langkah-langkah aturan yang sudah ditentukan minimal 2 minggu sebelumnya.
2. Untuk pasien yang belum mendapat THD regular, perlu
mendatangkan wali dan mengisi lembar inform consent.
Petugas perlu menjelaskan prosedur THD kepada pasien dan
wali.
3. Petugas perlu melakukan pendataan pasien yang akan
berpuasa dan jadwal/waktu kebiasaannya mengkonsumsi
metadon. (kalau perlu ditanyakan apakah pasien menghendaki
minum metadon saat sahur atau berbuka puasa)
4. Untuk pasien yang kebiasaan minum metadon pagi hari
sebaiknya menarik jadwal minum metadonnya saat sahur dan
bagi pasien yang kebiasaan minum metadon siang/sore
menarik jadwal metadonnya di waktu berbuka puasa.
5. Selama bulan ramadhan, jika pasien diketahui tidak berpuasa
maka petugas akan mencabut THD puasa dan mengembalikan
jadwal minum metadon.
6. Setelah akhir ramadhan, pasien dipersiapkan untuk
mengembalikan jadwal minum metadonnya seperti semula
secara bertahap.
6. Unit Terkait 1. Ruang Pendaftaran
2. Ruang Pemeriksaan
3. Laboratorium

7. Rekaman Historis Perubahan

Dilarang mengubah dan atau menggandakan dokumen ini tanpa persetujuan Kepala Puskesmas Parakan
1
No Isi Perubahan Tgl. Mulai Diberlakukan

Dilarang mengubah dan atau menggandakan dokumen ini tanpa persetujuan Kepala Puskesmas Parakan
2