Anda di halaman 1dari 4

DASAR – DASAR BERMAIN CATUR

Nama  : Maulana Hidayat


NIM     : 3101 1002 1519
Permainan Catur
            Sejarah permainan catur pertama kali ditemukan di India, kemudian menyebar ke bagian eropa.
Kata catur berasal dari perkataan "Chaturanga" dari bahasa Sanskrit yang bermaksud Empat Bahagian
Ketenteraan.
            Tujuan dari permainan catur adalah menangkap raja lawan, Raja lawan tidak boleh dipukul atau
dimakan. Raja hanya boleh diserang atau dikepung sehingga tidak bisa lari atau diselamatkan lagi.
Apabila Raja itu sudah tidak dapat menghindar dari ancaman, maka berarti Raja itu sudah tertangkap,
pihak yang mengkap Raja itu keluar sebagai pemenang.
            Menentukan pemenang permainan catur dengan 3 cara :
1. Dengan cara mengepung raja
Cara ini umum dilakukan dalam permainan catur, seorang yang rajanya tak dapat bergerak lagi maka
akan dinyatakan kalah.
.   
  2.Dengan habisnya waktu permainan
Cara ini digunakan dalam sebuah pertandingan resmi , menggunakan sebuah timer. Dimana pemain
yang kehabisan waktu akan dinyatakan kalah.
    
3. Dengan cara menyerahkan diri
Cara ini biasanya dilakukan oleh pemain karena merasa tidak dapat melawan permainan lagi. Pemain
dinyatakan kalah apabila menjatuhkan raja yang dimilikinya dengan sengaja.
Bentuk papan catur :

            Papan catur terdiri dari 64 petak yang bersilang-silang antara warna hitam dan putih. Cara
meletakkan papan catur seperti diatas, dengan petak putih berada disebelah kanan pemain dan petak
hitam berada disebelah kiri pemain. Hal tersebut sesaui dengan peraturan FIDE (Federation
Internationale Des Echecs = Peraturan Federasi Catur Internasional).
Nama-nama buah catur :
King = Raja
            Dalam permainan catur raja adalah hal yang paling terpenting. Apabila raja musuh berhasil
dimakan maka kita akan memenangkan permainan, begitu juga sebaliknya apabila raja kita dimakan
maka musuhlah yang memenangkan permainan. Cara jalan raja dapat vertikal, horizontal, atau diagonal,
tetapi raja hanya dapat melangkah satu petak saja. Raja dapat memakan buah yang ada pada jalannya.

1. Queen = Ratu = Menteri


            Dalam permainan catur Menteri adalah buah yang paling kuat. Cara jalannya dapat ke kiri, kanan,
depan, dan belakang, serta dapat diagonal. Dia dapat berjalan sepanjang yang dia mau selagi tidak ada
halangan.

2. Bishop = Gajah
            Dalam permainan catur Gajah agak sedikit lemah. Cara jalannya yang diagonal, dan gajah yang
berada dipetak putih tidak bisa ke petak hitam serta gajah yang ada dipetak hitam tidak bisa ke petek
putih menjadikannya lemah.

3.  Knight = Kuda


            Kekuatan kuda sangat berbeda dia melangkah dengan cara maju atau mundur 2 langkah
kemudian berbelok ke kanan atau ke kiri, ataupun ke kanan atau ke kiri 2 langgkah kemudian ke atas
atau ke bawahsehingga jalannya menjadi seperti huruf L. keistimewaan kuda adalah dia dapat melompati
buah yang ada di jalur L dan dapat memakan buah yang ada diujung L’nya..

4. Rook = Benteng
            Dalam permainan catur Benteng termasuk dalam buah yang kuat. Cara jalannya dapat maju,
mundur, ke kanan, dan ke kiri sejauh sampai tidak ada halangan.

5.Pawn = Bidak
            Bidak jalannya satu petak ke depan dan tidak boleh mundur, khusus bidak yang belum pernah
jalan boleh maju dua petak kemudian selanjutnya satu petak saja. Cara makan bidak dengan cara
memakan buah yang miring (diagonal) didepannya.
Berikut adalah gambar dari masing-masing jalnnya buah catur :

Istilah – Istilah Dalam Permainan Catur


1.  Syah Atau Sekak
Istilah ini dilakukan apabila pemain ingin memakan raja lawan, dengan mengatakan sekak atau syah
maka pemain lawan terfokus kepada rajanya untuk menghindar ke petak yang aman dari serangan.
Adapun istilah Sekak Mat apabila kita mengepung raja lawan dan tidak bisa melarikan diri lagi ke petak
yang aman.

2. Rokade
Istilah ini dilakukan menggerakkan dua buah biji catur sekaligus yaitu raja dan benteng dimana dalam
melakukan rokade hanya diizinkan sekali saja. Adapu syarat rokade adalah sebagai berikut :
a.    Bidak Raja dan Benteng yang akan dilibatkan harus belum pernah bergerak.
b.    Tidak ada bidak lain diantara raja dan benteng.
c.    Raja tidak sedang di sekak, dan petak-petak yang dilalui raja tidak sedang diserang.

3.  Remis atau Seri


Istilah ini berarti tidak didapatnya pemenang dalam permainan. Keadaan ini biasanya karena sekak
abadi.

4. Bidak Promosi
Istilah ini digunakan dalam keadaan bidak melangkah ke bagian akhir atau dasar petak lawan, hal ini
diharuskan untuk merubah bidak menjadi menteri, gajah, kuda, atau benteng. Dalam hal perubahan bidak
dapat berubah misalnya menjadi menteri walaupun menteri yang asli masih ada.
5.  Memukul en Passant
Istilah ini apabila satu bidak melangkah dua petak sekaligus ke depan dan melewati lawan, maka
bidak lawan dapat memukul bidak itu seolah-olah bidak tadi hanya dimajukan selangkah saja. Lihat
contoh pada gambar.
Berikut adalah gambar-gambar pada bagian istilah yang ada diatas :

Terimakasih atas perhatiannya. Wassalam.