Anda di halaman 1dari 4

PERSILANGAN MONOHIBRID DAN DIHIBRID

Kelompok :
1. …………………………………………………………………………………………………………..………..………….
2. …………………………………………………………………………………………………..………….…….………….
3. ……………………………………………………………………………………..……….…………..……….…………..
4. ……………………………………………………………………………..…………………………...…………….……..

Tujuan:
1. Melakukan percobaan sederhana persilangan monohibrid dan dihibrid
2. Menjelaskan persilangan dengan satu sifat beda (monohibrid)
3. Menjelaskan persilangan dengan dua sifat beda (dihibrid) (dihibrid)
4. Menentukan pola perbandingan hasil persilangan monohibrid dan dihibrid

Aldi akan melakukan persilangan pada bunga mawar. Dia


menyilangkan bunga mawar berwarna merah (M) dengan bunga
mawar berwarna putih (m). bagaimana perbandingan genotipe dan
fenotipe pada keturunan kedua dengan satu sifat beda tersebut?
Reza akan melakukan persilangan pada ercis yang memiliki dua
sifat beda. Ercis pertama memiliki warna kuning (K) bulat (B)
disilangkan dengan ercis hijau (k) keriput (b). bagaimana
perbandingan genotipe dan fenotipe pada keturunan kedua dengan
dua sifat beda?
Nah, untuk menjawab pertanyaan tersebut, mari kita lakukan
percobaan persilangan menggunakan kancing genetika.

Apa yang Kalian Butuhkan

1. Kancing genetika warna hijau 48 biji


2. Kancing genetika warna kuning 48 biji
3. Kancing genetika warna merah 48 biji
4. Kancing genetika warna putih 48 biji
5. Kantung plastik 2 buah
Langkah Kerja

A. Persilangan Monohibrid
Bunga mawar merah (M) dianalogikan dengan kancing merah dan bunga mawar
putih (m) dianalogikan dengan kancing warna putih.
1. Masukkan 20 biji kancing warna merah ke dalam kantung putih. Pastikan
kancing tidak dalam kondisi berpasangan (menempel).
2. Masukkan 20 biji kancing warna putih ke dalam kantung plastik yang sama
dengan kancing warna merah. Pastikan juga kancing tidak dalam kondisi
berpasangan (menempel).
3. Kocok plastik yang berisi kancing hingga tercampur rata.
4. Tunjuk salah satu anggota kelompokmu untuk mengambil kancing dalam plastik
dengan kondisi mata tertutup. Pngambilan kancing dilakukan dengan 2 tangan.
Setiap tangan mengambil 1 kancing.
5. Catatlah hasil pengambilan kancing ke dalam tabel pengamatan persilangan
monohibrid.
6. Hitung jumlah genotipe MM, Mm, dan mm.

B. Persilangan Dihibrid
Ercis warna kuning (K) dianalogikan dengan kancing warna kuning bersifat dominan.
Ercis warna hijau (k) dianalogikan dengan kancing warna hijau. Ercis berbentuk bulat
(B) dianalogikan dengan kancing warna merah bersifat dominan, dan ercis
berbentuk keriput dianalogikan dengan kancing warna putih.
1. Pasangkan kancing-kancing dengan ketentuan :
a. 24 biji kancing kuning dengan 24 biji kancing merah (set KB)
b. 24 biji kancing kuning dengan 24 biji kancing putih (set Kb)
c. 24 biji kancing hijau dengan 24 biji kancing merah ( set kB)
d. 24 biji kancing hijau dengan 24 biji kancing putih (set kb)
2. Bagi setiap set menjadi 2 bagian. Masing-masing 12 pasang.
3. Masukkan pasangan bagian pertama ke dalam plastik 1.
4. Masukkan pasangan bagian kedua ke dalam plastik 2.
5. Kocok kedua plastik hingga tercampur rata.
6. Tunjuk salah satu anggota kelompokmu untuk mengambil kancing dalam plastik
dalam posisi mata tertutup. Pengambilan kancing dilakukan dengan 2 tangan.
Tangan kanan mengambil psangan kancing pada plastik 1 dan tangan kiri
mengambil pasangan kancing pada plastik 2.
7. Catatlah hasil kombinasi pasangan tersebut pada tabel pengematan dihibrid.
Contoh : jika pada plastik 1 terambil pasangan Kb dan plastik 2 terambil
pasangan kB, maka kombinasi gen KkBb diberikan turus 1 dan seterusnya.
8. Hitunglah kombinasi gen yang diperoleh.
Tabel Pengamatan

Tabel 1. Persilangan Monohibrid


Genotipe Turus Jumlah
Merah-merah (MM)
Merah-putih (Mm)
Putih-putih (mm)
Total

Tabel 2. Persilangan Dihibrid


Genotipe Fenotipe Turus Jumlah
KKBB
KkBB
KKBb
KkBb
kkBB
KKbb
Kkbb
kkbb

Diskusi

1. Berdasarkan percobaan persilangan monohibrid, berapakah perbandingan genotipe


MM, Mm, dan mm?

2. Jika warna merah dominan penuh terhadap warna putih, warna apa yang terbentuk
pada genotipe MM, Mm dan mm?

3. Jika warna merah dan putih bersifat intermediet, warna apa yang terbentuk pada
genotipe MM, Mm, dan mm?

4. Buatlah diagram persilangan monohibrid sesuai dengan percobaan ini!


5. Berdasarkan percobaan persilangan dihibrid, ada berapa macam fenotipe yang
muncul? Sebutkan!

6. Buatlah perbandingan dari fenotipe percobaan persilangan dihibrid yang muncul


pada percobaan tersebut!

7. Buatlah diagram persilangan dihibrid sesuai percobaan ini?

KESIMPULAN
1. Persilangan monohibrid adalah ...............................................
……………………………………………………………………………………...………………
………………………………………………………………………………………………………
2. Pada persilangan monohibrid dominan penuh, individu yang
dihasikan F2 terdiri atas 3 macam genotipe, yaitu ……….., ………..,
dan ……….. dengan perbandingan ….. : ….. : ….. dan dihasilkan dua
macam fenotipe, yaitu …………… dan ………….. dengan perbandingan
…. : ….
3. Pada persilangan intermediet, individu yang dihasilkan dari F2
terdiri atas 3 macam genotipe, yaitu ……, ……, dan ….. dengan
perbandingan …. : …. : …. Dan dihasilkan tiga macam fenotipe yaitu
……………, …………….., dan ………….. dengan perbandingan …. : …. : ….
4. Persilangan dihibrid adalah .......................................................

Anda mungkin juga menyukai