Anda di halaman 1dari 25

LEMBAGA PENDIDIKAN DAN PELATIHAN POLRI

PUSAT PENDIDIKAN ADMINISTRASI

LAPORAN STUDY LAPANGAN


PESERTA PELATIHAN KEPEMIMPINAN PENGAWAS (PKP)
ANGKATAN I DAN II T.A. 2020
DINAS KESEHATAN KAB. SEMARANG

DISUSUN OLEH:

KELOMPOK 1

1. MOHAMMAD ARIEF ARYO WIBISONO, S.Kep.


2. NOVALIA, S.Pd.
3. Ns. SILVIA AGUSTIN, S.Kep. M.M.
4. SISMIATI, S.K.M., M.Si.
5. NYIMAS NOVITA ARIA DARINI, S.Si.
6. DIANA ANDAYANI, S.K.M.
7. RAHMATIA, S.Kep.
8. IPAN SUPRIATNA
9. dr. YOHANA ELISABETH GULTOM.
10. H. AZUMADDIN S.Kep., Ners.
11. RIZALI HADI.
12. THERESIA KARMELA
13. SUHONO
14. NANY ZAITUN, S.K.M.
15. YONI PANDUWINARNI, S.ST., Keb., M.Kes.
16. JANTI SUSANA JESAYAS, S.Kep.

LEMBAGA PENDIDIKAN DAN PELATIHAN POLRI


PUSAT PENDIDIKAN ADMINISTRASI

BANDUNG
2020

17
KATA PENGANTAR

Kami panjatkanpujisyukur alhamdulillah kehadirat Allah swt,


atassegalalimpahanRahmat dan Hidayah-Nya, sehingga kami darikelompok 1
dapatmenyusunlaporanstudilapanganpelayananpublikPesertaPelatihanKepemimpi
nanPengawas (PKP) denganDinasKesehatanKab. Semarang
dilaksanakanonlinemenggunakan media videoconference..

Adapunstudilapanganpelayananpublikinidilaksanakanuntukmeningkatkanpe
layananterhadapibuhamil dan bersalindenganpenerapan Model SMS Gateway
sebagai media promosikesehatan.

Penyediaan data daninformasidilaksanakanmelaluivideoconference. Proses


pengelolaan data inibersumberdariKepalaDinasKesehatanKabupaten Semarang
denganmetodepenjelasan dan tanyajawab.

Mengingatterbatasnyakemampuan, kami menyadaribahwaLaporanstudy


lapanganpesertapelatihankepemimpinanpengawas (PKP)
inimasihterdapatkekurangan. Oleh karenaitu, segalakoreksi dan saran
dalamrangkapenyempurnaansangat kami harapkan.

Bandung, Maret 2020


Penulis

Kelompok 1

DAFTAR ISI

18
BAB I PENDAHULUAN............................................................................................. 1
A. LatarBelakang........................................................................................... 1
B. Tujuan....................................................................................................... 3
C. Manfaat..................................................................................................... 4
D. RuangLingkup........................................................................................... 5
BAB II PROFIL INSTANSI........................................................................................ 6
A. Nama Lembaga/Instansi........................................................................... 6
B. Visi dan Misi.............................................................................................. 9
C. Tugas dan Fungsi..................................................................................... 9
D. Program/pelayananpublik yang diselenggarakan...................………….10
1. JenisPelayananPublik.......................................................................11
2. Sasaran dan Manfaat........................................................................11
3. KeunggulanPelayanan......................................................................11
BAB III KEGIATAN DAN LESSONLEARNT...........................................................13
A. KegiatanKunjungan (video 10 menit).....................................................13
B. LessonLearnt..........................................................................................13
1. PelayananUnggulan..........................................................................13
2. KepemimpinanPelayananUnggulan..................................................13
3. Pemberdayaan SDM.........................................................................13
4. MekanismePelayanan.......................................................................15
5. Pemanfaatan IT.................................................................................16
6. KeberlangsunganPelayanan.............................................................16
BAB IV PENUTUP...................................................................................................17
A. Kesimpulan.............................................................................................17
B. Saran.......................................................................................................17

19
BAB I

PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG

Pembangunan kesehatanmerupakanhal yang


sangatpentingkarenamerupakan salah
satuunsurdarikesejahteraanmasyarakat yang
sangatmenentukanketahanandaribangsa Indonesia.
SebagaiLatarbelakangdariprofilDinaskesehatankabupatensemarang,
landasanhukumdaripenyusunanProfilKesehatanKabupaten Semarang
adalah :. Keputusan Menteri Kesehatan RI nomor : 574/Menkes/SK/IV/2
tentangKebijakan Pembangunan KesehatanMenuju Indonesia Sehat . Dalam
SKN
disebutkanbahwakeberhasilanmanajemenkesehatansangatditentukanantara
lain oleh tersedianya data dan informasikesehatan,
dukungankemajuanilmupengetahuan,
dukunganhukumkesehatansertaadministrasikesehatan.
Lebihlanjutdisebutkanbahwa SKN terdiridari 6 (enam) subsistem, yaitu )
SubsistemUpayaKesehatan, 2)SubsistemPembiayaanKesehatan, 3)
SubsistemSumberDayaManusiaKesehatan, 4) SubsistemObat dan
PerbekalanKesehatan, 5) SubsistemPemberdayaan Masyarakat dan 6)
SubsistemManajemenKesehatan.
Untukmanajemenkesehatantingkatkeberhasilannya

ProfilKesehatanKabupaten Semarang sangatditentukan oleh


tersedianya data dan informasidengandukungankemajuanilmupengetahuan
dan teknologi.
Unsurutamadalammanajemenkesehatantersebutadalahinformasikesehatan.
Dalamtatanandesentralisasiatauotonomidaerah di bidangkesehatan,
kualitasdariinformasikesehatannasionaldenganSistemInformasiKesehatan
Nasional (SIKNAS) sangatditentukandariSistemInformasiKesehatan Daerah
(SIKDA). Penataankembali dan pengembanganlebihlanjutmerupakansesuatu

20
yang sangatpenting, disampinguntukkepentingannasional juga
merupakansebuahsaranapemantauan dan evaluasidaripembangunan di
daerah. DenganberlakunyaSistemKesehatan Nasional tersebut,
dilaksanakanpengumpulan data dan pengolahan data yang
dibukukandalamsebuahProfilKesehatanKabupaten Semarang Tahun 25.
Sumber data dalampenyusunanProfilKesehataniniberasaldariberbagai
program di
lingkunganDinasKesehatanmaupunlintassektoralterkaityaituDispendukcapil,
RSUD Ungaran, RSUD Ambarawa, RS Bina Kasih dan RS Ken Sarasserta
UPTD Puskesmas. ProfilKesehatanKabupaten Semarang
adalahgambaransituasikesehatan di Kabupaten Semarang yang
diterbitkansetahunsekali. DinasKesehatanKabupaten Semarang menyajikan
data tentangkesehatan dan data pendukung lain yang
berhubungandengankesehatan. data yang disajikanmengacu pada
IndikatorStandarPelayanan Minimal (SPM) yang ditetapkandalamPeraturan
Menteri kesehatan RI Nomor 74/MENKES/PER/VII/28.

 Badan Kesehatan Dunia, World Health Organization (WHO),


memperkirakanIbumeninggalsetiaptahunnyasebagaiakibatlangsungdarigangg
uan dan penyulitkehamilan. Angka
inimunculmayoritasdarinegaranegaraberkembang (Hapsari, 2010). Angka
kematianibu (AKI) mencapaisekitar 600 per kelahiranhidup.
Berdasarkansurvei SDKI tahun 2012, AKI di Indonesia mencapai 359
kematian per kelahiranhidup. Jumlahinimeningkatdibanding data SDKI tahun
2007 yang besarnya 228 kematian, dan masihmerupakan yang tertinggi di
Asia (Depkes RI, 2013).

Data dariDinasKesehatan Kota Semarang tahun 2013, AKI kota


Semarang 29 kasusdarijumlah KH atau 109,2 per KH, yang antara lain 24
kasus masa nifas, 0 kasuspersalinan, 5 kasus masa hamil.
Penyebabnyaeklampsi 45,10%, perdarahan 23,2%, penyakit 21,9%, lain-lain
6,2%, infeksi 3,6% (DKK Semarang, 2013).
PenyebabkematianIbuterjadiakibatkomplikasilangsungobstetrisebesar 80%,
terutamapendarahan (25%), infeksiatau sepsis (15%), aborsitidakaman

21
(13%), praeklampsia dan eklampsia (12%), sertapartus lama ataupartusmacet
(8%) sisanya 20% kematianibuterjadisecaratidaklangsungseperti anemia,
kurangenergikronik (KEK), malaria dan penyakitjantung.
Ibuhamiltermasukkelompokrawangizi. Menurut data RisetKesehatan Dasar
tahun 2007 terdapat 40,1% ibuhamil yang kekurangangizi dan 27,7% terjadi
Anemia gizibesi (AGB). Kematianibuakibat anemia
dihubungkandengankegagalanjantung, shock
atauinfeksiakibatrendahnyadayatahantubuh. Hal ini juga
mempengaruhipetumbuhanjaninbahkanmenimbulkanberatbayilahirrendah
(BBLR) sebesar 11,5%. Kurangnyaasupangizi dan kaloriselama trimester I
menyebabkanhiperemesisgravidarum, kelahiranprematur (BBLR),
kematianjanin, keguguran dan kelainan pada sistemsarafpusat, sedangkan
pada trimester II dan III
berpengaruhterhadaptumbuhkembangjaninselamadalamkandungan (Emilia,
2008). Selainitukekurangan mineral
selamakehamilansepertiIodiumdapatmeningkatkanresikokeguguransedangka
nKalsiumberpengaruhterhadaptekanandarahtinggi (eklampsi) (Marx, 2005).
Pengaruhadatistiadat yang masihkuatmembudaya di masyarakat,
terkadangtidaksesuaidenganaturan-aturankesehatan,
sepertiadanyalaranganterhadapIbu agar
janganmakanterlalubanyakasarhamilataupantangmakan,
karenaakanberdampaksulitnyamelahirkanmerupakanmitosnegatif, yang
perlumendapatperhatian. Penyebab lain yang menjadidasar juga
berpengaruhterhadapkematianIbu, antara lain lokasitersebar pada
geografissulitterjangkautenagakesehatanmenjadikendaladalammelakukanpro
mosi dan pelayanankesehatanberkaitan pada Ibu dan anak (Depkes RI, 2012)

Penerapan SMS Gateway Sebagai Media PromosiKesehatanIbuHamil


di Kota Semarang berdasarkansurvei SDKI tahun 2012, AKI di Indonesia
mencapai 359 kematian per kelahiranhidup. AKI kota Semarang tahun 2013
adalah 29 kasusdarijumlah KH atau 109,2 per KH, yang antara lain 24 kasus
masa nifas, 0 kasuspersalinan, 5 kasus masa hamil.
Masalahpenelitianadalahbagaimanaperbedaanpengetahuan dan

22
persepsiibuhamilterhadappenerapan Model SMS Gateway sebagai media
promosikesehatan.

B. TUJUAN
1. Tujuanumum

TerwujudnyapeningkatankompetensipesertaPelatihanKepemimpinanPe
ngawas (PKP)
dalammengaplikasikanPelayananPublikdalambidangkesehatan.

2. TujuanKhusus
a) Peserta diharapkan mampu memahamikonsep dan
mengimplementasikanpelayananpublik dalam menjalankan tugas dan
fungsi jabatannya dalam menjalankan tugas dan perannya sebagai
pemimpin jenjang pengawas sehingga mampu menghasilkan kinerja
tinggi penyelenggaraan pemerintahan.
b) Pesertadiharapkanmampumengaplikasikanpelayanankesehatan yang
bermutudan berinovasi di kesatuannyamasing-masing;

C. MANFAAT
1. Menambahwawasanpelayananpublik yang terdapat di
instansiDenganadanyalayanan dan
inovasitersebutdiharapkandapatmeningkatkansistempelayananterhadapm
asyarakatataupasien yang mauberobat,
sehinggabisamenariklebihbanyakmasyarakatuntukmengakseslayanankes
ehatan yang berbentukaplikasi Gate
Way,sehinggadapatmemudahkanbagimasyarakat yang
inginberobat/perlufasititaskesehatanbisalangsungmenggunakan system
aplikasi gate Way dengan Hp Android.

23
2. Denganadanyainovasidari system
aplikasitersebutsangatbergunabagipelayanan
public/masyarakatkhususnyadaerahkabupatensemarang yang
nantinyadapatmendukung program
dinaskesehatankotasemarangdalamupayamendukungmenurunkanangkak
ematianibuhamil dan bayibarulahir.
3. MemberikanapresiasikepadaDinasKesehatan Kota Semarang atasinovasi
yang terusdilakukan. Diharapkandenganadanyaaplikasi-
aplikasitersebutdapatmenambahkemajuanlayananKesehatan di Kota
Semarang dan mengajaksemuapihakbergerakbersamauntuk Semarang
lebihsehatdenganpemanfaatanteknologi era sekarang yang
sudahmemasukiRevolusiindustri 4.0.

D. RUANG LINGKUP

Ruanglingkuppada materiinidibatasihanya pada sistempelaksanaan


“SMS GATE AWAY”. Diharapkandenganinovasi dan
trobosankreatifinidapatmenurunkanangkakematianibu dan bayidi
DinasKesehatanKabupaten Semarang menjadilebihefektif dan efisien.

BAB II
PROFIL INSTANSI

A. PROFIL DINAS KESEHATAN KABUPATEN SEMARANG

24
1. AlamatDinasKesehatan (dinkes) daerah / wilayah Kabupaten
Semarang
DinasKesehatan (dinkes) daerah / wilayah Kabupaten Semarang, Jawa
Tengah merupakaninstansi yang bertanggungjawabmengenaikesehatan.
DinkesKabupaten Semarang iniberalamatkan di Jl. MT Haryono No.29,
Ungaran, Ungaran Tim., Semarang, Jawa Tengah 50511.
2. Sarana dan Prasarana
DinkesKabupaten Semarang
inimemilikiPuskesmasdiKabupatenSemarang berjumlah 26 Puskesmas
yangterdiridari11 PuskesmasRawatInapdan15PuskesmasRawat Jalan.
PuskemasdalampelaksanaantugasnyadibantudenganadanyaPuskesmas
pembantudanPolindes/PKD,dimanajumlahdiKabupatenSemarangsebagai
berikut :PuskesmasPembantu67 Pustu dan172 PKD.
3. SaranaPelayananKesehatanMenurutKepemilikan / Pengelola
DiKabupatenSemarang,saranapelayanankesehatantersebardi
berbagaikecamatan.SaranaPelayananKesehatanyang
adadiKabupatenSemarangantaralain :
a) RumahSakitPemerintah :2RS
b) RumahSakitSwasta :3 RS
c) MobilPuskesmasKelilingdiPuskesmas :32 Pusling/Ambulance
d) Posyandu : 1.669 Posyandu
e) Klinik : 63 klinik
f) Apotek : 92 apotek
g) Gudangfarmasi : 1buah
h) Industrikecilobattradisional : 3buah

4. SumberDayaManusiaKesehatan
Jenisketenagaandibidangkesehatandibagimenjadi:
a. Tenaga medismeliputidokter,doktergigi,dr/drgspesialis;

25
b. Tenagaperawat&bidan;
c. Tenagakefarmasianmeliputiapoteker,asistenapoteker;tenagagizi;
d. Tenaga teknismedismeliputianalislaboratorium, TEM dan rontgen,
anestesi dan fisioterapis;
e. Tenagasanitasi,tenagakesehatanmasyarakat,
tenagaadministrasiumum,baikyangpegawainegerimaupunhonorer.
SesuaiPermenkesNomor75 Tahun2014 tentangPuskesmas,
jumlahstandardokterumumdipuskesmasrawatjalankawasanpedesaandan
perkotaansebanyak1 orang begitujuga denganjumlahminimal
doktergigiyangadasebanyak1orang.
Untukpuskesmasrawatinapkawasanpedesaandan
perkotaanstandarnyaterdapat 2 orang dokterumumdan2orang doktergigi.
PersentaseRSdenganKemampuanPelayananGawatDaruratLevel I
KabupatenSemarangmemiliki5(lima) rumahsakityang
seluruhnyamempunyaikemampuanmemberikanpelayanangawatdaruratleve
l1. Rumahsakityangadaterdiridari2(dua)rumahsakitmilikpemerintahdan 3
(tiga)rumahsakitswasta.

5. STRUKTUR ORGANISASI DINKES KABUPATEN SEMARANG

26
GAMBAR 1.1 STRUKTUR ORGANISASI DINKES KABUPATEN SEMARANG

SusunanOrganisasiDinasKesehatanKabupaten Semarangadalahsebagaiberikut :

a. KepalaDinas;
b. Sekretariat;
c. BidangKesehatanMasyarakat ;
d. BidangPencegahan dan PengendalianPenyakit;
e. BidangPelayananKesehatan;
f. BidangSumberDayaKesehatan;
g. UPT Dinas; dan
h. KelompokJabatanFungsional

27
B. VISI DAN MISI DINAS KESEHATAN KABUPATEN SEMARANG
1. VISI
VisiDinasKesehatanKabupatenSemarang adalah“MENJADI
INSTITUSI YANGMEWUJUDKANMASYARAKATSEHATMANDIRI”
Visitersebutditetapkandenganpertimbangannbahwasektorkesehat
anmerupakansektorpentingyang
diperlukanuntukmencapaivisipembangunanjagkamenengahKabupaten
Semarang dalammenjalankanmisinya.
VisitidakakanberjalanjikakondisimasyarakatKabupatenSemarang
tidaksehat, oleh
karenaitusektorkesehatanmemangperludirencanakansebaik-
baiknyaagar
berbagaihambatandankrndalasektorkesehatandapatdiatasi.

2. MISI
DalamrangkamewujudkanVisiDinasKesehatanKabupatenSemara
ngmakaditetapkan4(empat)Misiyaitu :
a. Meningkatkanpelayanankesehatanyangbermutubagimasyarakats
ehatmandiri
b. Meningkatkanmutusumberdayatenagakesehatandanpengemban
ganprofesionalisme
c. Meningkatkanperansertamasyarakatdanpemangkukepentingand
alamrangkamenyelenggarakanPembangunan Kesehatan
d. PenyelenggaraanPelayananPublikBermutu.

C. TUGAS DAN FUNGSI DINAS KESEHATAN KABUPATEN SEMARANG


1. TugasDinkesKabupaten Semarang
a). Untukmerumusankebijakanbidangkesehatan,
melaksanaankebijakanbidangkesehatan, melaksanaanevaluasi dan
pelaporanbidangkesehatan,
melaksanaanadministrasiDinasKesehatan, dan melaksanaanfungsi
lain yang terkaitdenganurusankesehatan.

28
b). Penjamin dan pengawasfasilitaskesehatan di wilayah kerjanya,
baikrumahsakit, alatkesehatan, obat-obatan, dokter, klinik, apotek
dan sebagainya.

2. FungsiDinkesKabupaten Semarang
DinkesKabupaten Semarang yang mengawakibeberapafungsi-
fungsimelaluikantordinaskesehatanini juga
pemerintahbertanggungjawabuntukmelakukanpenyuluhankesehatan,
penyuluhanhidupsehatdenganolahraga dan
kesehatanjiwabagimasyarakatsertakeluarga.

D. PROGRAM / PELAYANAN PUBLIK YANG DISELENGGARAKAN


1. Jenispelayanan public
a. Mencegah stunting
Stunting adalahkondisigagaltumbuh pada
anakbalitaakibatkekurangangizikronisterutama pada 1.000 Hari
PertamaKehidupan (HPK). Stunting mempengaruhipertumbuhan dan
perkembanganotak. Anak stunting juga
memilikirisikolebihtinggimenderitapenyakitkronis di masa
dewasanya.
Kondisigagaltumbuh pada anakbalitadisebabkan oleh
kurangnyaasupangizidalamwaktu lama
sertaterjadinyainfeksiberulang, dan
keduafaktorpenyebabinidipengaruhi oleh polaasuh yang
tidakmemadaiterutamadalam 1.000 HPK2. Anak tergolong stunting
apabilapanjangatautinggi badan
menurutumurnyalebihrendahdaristandarnasional yang berlaku.
Standardimaksudterdapat pada bukuKesehatanIbu dan Anak (KIA).

DinasKesehatanKabupaten Semarang, Jawa Tengah


melaksanakanberbagailangkahinovasiuntukmencegahterjadinyakasu
s stunting (gagaltumbuh) pada anakbalita. Inovasiitudilakukan oleh
seluruhPuskesmasdenganmenggandengkaderkesehatandesahingga

29
ketingkatrukuntetangga (RT).
Fokuskegiatanpencegahandimulaisejakremajaputri, ibuhamil dan
melahirkansampaidenganbayiusia di bawah lima tahun,
SetiapPuskesmasdiharuskanmerumuskan dan
melaksanakanberbagailangkahkreatifuntukmencegah stunting,
antara lain mengembangkanfungsiposyandu, kelasibu dan
pemberdayaankarangtaruna. Selainitu juga dintensifkan program
pemberian tablet tambahdarah gratis
bagiremajaputriusiasekolahmenengahpertama (SMP).
b. STBM
Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM)
adalahsebuahmetodapendekatanuntukmengubahperilakuhigienis
dan
sanitermelaluipemberdayaanmasyarakatdengancarapemicuandalam
meningkatkankualitassanitasimasyarakat, yang terdiridari 5 (lima)
pilaryaitu :

1.    Stop Buang Air BesarSembarangan( Stop BABS )

2.    CuciTanganPakaiSabun( CTPS )

3.    Pengelolaan Air Minum dan MakananRumahTangga( PAMM-RT


)

4.    PengamananSampahRumahTangga( PS-RT )

5.    PengamananLimbahCairRumahTangga( ( PLC-RT )

Garda
DukungDesa( GerakanPemudaPeduliKesehatanLingkunganDesa )
adalahsuatugerakan oleh kelompok yang terdiridari para pemuda
yang pedulitentangmasalahkesehatanlingkungan di desanya.
Kelompokpemuda yang merupakangenerasimuda dan
merupakanbagiandarimasyarakatitusendiriakanmendorongmenggera

30
kkanmasyarakat agar dapatmerubahperilakuhigienis dan
sanitersecaramandiri.
Sehinggadiharapkanakanmemudahkantercapainyadesa STBM.
c. SMS GATE AWAY
Demi meningkatkanpelayanankesehatankepadamasyarakat,
DinasKesehatanSemarang meluncurkaninovasi PUSTAKA
(PuskesmasTanpaAntrian Kota Semarang).
Pustakamerupakanfasilitasbagikemudahanmasyarakatuntukberobatk
ePuskesmastanpaharusmenungguantrian. Program
inisudahmulaiberjalansejaktanggal 1 Agustus 2018.

Masyarakat hanyacukupmelakukanpendaftaranmelalui SMS/WA


keNomorPuskesmas yang dituju,
Pasienselanjutnyaakanmendapatkannomerantrian dan jam
kedatangan. Pada hari yang di tentukan, pasienmenuju Customer
Services untukmelakukankonfirmasikedatangan dan
langsungmenujupoliklinikpemeriksaan.
UntukPuskesmasPadangsarisendiri,
masyarakattidakperluantridaripagiuntukmendaftarpelayanan, cukup
SMS ataupunWhatsappkenomor 089 522 688 881 denganformat
:NIK#No.KartuBerobat#Nama#TanggalLahir#Alamat#Poli yang
dituju#TanggalKunjungan#Cara Bayar
Pendaftaran online pelayanandilakukan H-2 sampai H-1 jam 21.00
WIB sebelumperiksa.
Contoh : Anda mendaftar online hariSenin, maka Anda
datangkePuskesmasPadangsariuntukmendapatpelayanan di hari
Rabu.
Pada hari H, sebelummendapatkanpelayananpoli,
konfirmasidahulukebagianPendaftaran/Loketbertemu Customer
Service menunjukkanbukti SMS
ataupunWhatsappbalasandariPuskesmasPadangsari dan

31
akandipanduuntuk proses pelayananselanjutnyatanpamengantri di
bagianPendaftaran/Loket.
2. Sasaran dan Manfaat
Sasaran pelayanan unggulan dari dinas kesehatan kabupaten
semarang adalah :
a. Ibu Hamil
b. Ibu Bersalin
c. Ibu Nifas
d. Bayi Baru Lahir (0-28 hari)
e. WUS resiko tinggi
f. Pemangku kepentingan

Manfaat yaitu :

a. Memudahkan komunikasi yang efektif dalam bentuk kemitraan


sistem rujukan.
b. Menangani kasus resiko tinggi secara terencana, profesional,
dan optimal.
c. Mencegah terjadinya kesalahan dan keterlambatan penanganan
yang mengakibatkan kematian ibu dan bayi.
d. Mengoptimalkan pendidikan kesehatan utamanya untuk
mencegah
e. Cepatnya (mengambil keputusan, merujuk, mendapatkan
pelayanan di tempat rujukan).
3. Keunggulan layanan
Keunggulan layanan yang kelompok angkat dari layanan di dinas
kesehatan kabupaten semarang adalah SMS Gateway

32
BAB III
KEGIATAN DAN LESSON LEARNT

A. Kegiatan kunjungan
Kegiatan kunjungan stula yang dilakukan adalah melalui vidio cconfrencce
dengan kepala dinas kesehatan selama 45 menit.dimana terdiri dari :
1. paparan dari kadinkes melalui video confreance
2. sesi tanya jawab
3. lampiran foto dan vidio
B. Lesson Learnt
1. Pelayanan unggulan
Bedasarkan hasil dari video conference dan sesi tanya jawab maka
kelompok satu mengambil pelayanan unggulan dinas kesehatan
kabupaten semarang adalah sms gateway yang mana sms
gatewayini adalah suatu platform yang menyediakan mekanisme
untukmenghantar dan menerima sms dari peralatan mobile
(Hp,Pda,Phone) melalui sms. bahwa aplikasi ini adalah sarana yang
menunjang pelaporan kehamilan dan persalinan yang memiliki risiko
tinggi.Contohnyabidanmendapatkanpasien Ny. A, 30 tahun, G1P0A0
35minggudengan KPD 12 jam Pembukaan 4 cm.
Makalaporaninidisampaikankepadarumahsakit PONED. Tujuan
program SMS gateway iniadalahuntukmengurangi AKI (Angka
KematianIbu) dan AKB (Angka KematianBayi).
2. Kepemimpinan pelayanan unggulan
Aplikasi sms gateway ini dibawah naungan kepala bidang kesehatan
masyarakat (bidang kesehatan keluarga gizi yang dikepalai oleh
Sundari,S.SiT.Keb,M.M), yang membawahi Kasi Kesga Gizi Siti
Alyatun,SKM,M.Kes, yang membawahi 3 orang anggota sebagai 1
operator, 1 orang mengumpulkan data dan 1 orang lagisebagai
monitoring dan evaluasi dilapangan.

33
3. Pemberdayaan sdm.
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat khususnya bidang kesehatan
keluarga gizi bertugas :
a) Deteksidiniibuhamilresikotinggi;
b) Perencanaanpersalinanutamanya yang beresiko
c) Penanganankegawatdaruratanobstetri dan neonatal.
d) Menyusun dan memberlakukanprotaprujukan
e) Menentukanjejaringrujukandenganrumahsakit.
f) Memanfaatkanteknologiinformasiuntukpelaksanaan program .

34
4. Mekanisme pelayanan
Protap sms/wa gateway
Dilakukan
RS
Tindakan
WA/SMS Gatewway
Ranting :

1. Ungaran Respon
Bidan
2. Bergas Tindak Lanjut
desa
3. Tuntang
4. Bandung
5. Ambarawa
6. Tengaran
Dilakukan
RumahTungguK RS
elahiran/RTK Tindakan

17
5. Pemanfaatan IT
SMS Gateway inimerupakan salah satubentukpemanfaatan IT.
Denganadanya program
inimemudahkankomunikasiantarstakeholder internal
DinasKesehatanKabupaten Semarang
6. Keberlangsungan pelayanan.
Pelayanan unggulan yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan
Kabupaten Semarang untuk menekan angka kematian Ibu dan
Bayi dengan menggunakan aplikasi SMS Gateway dirasa
penting untuk tetap digunakan untuk memudahkan dalam
mendeteksi kasus ibu hamil yang beresiko tinggi sehingga
tujuan untuk menekan angka kematian ibu dan bayi terwujud.

18
Bab IV

PENUTUP

A. Kesimpulan
Berdasarkan hasil dari vedeo conference dan sesi tanya jawab
maka kelompok satu mengambil pelayanan unggulan dinas kesehatan
kabupaten semarang adalah SMS/WA gateway yang mana sms
gatewayini adalah suatu platform yang menyediakan mekanisme
untukmenghantar dan menerima sms dari peralatan mobile
(Hp,Pda,Phone) melalui sms. bahwa aplikasi ini adalah tentang
pelayanan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi(AKB).
Dengan kemajuan Teknologi Informasi mempermudah proses
interaksi dari bidan ke Puskesmas jejaring di kawasan dinas kesehatan
Kabupaten Semarang dalam menangani kasus ibu hamil yang
beresiko tinggi dalam menekan angka kematian ibu dan bayi.
B. Saran
DiharapkanPelayanan unggulan yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan
Kabupaten Semarang untuk menekan angka kematian Ibu dan Bayi
dengan menggunakan aplikasi SMS Gateway dirasa penting untuk
tetap digunakan untuk memudahkan dalam mendeteksi kasus ibu
hamil yang beresiko tinggi sehingga tujuan untuk menekan angka
kematian ibu dan bayi terwujud.

LEMBAGA PENDIDIKAN DAN PELATIHAN POLRI


PUSAT PENDIDIKAN ADMINISTRASI
19
LEMBAR PENGESAHAN
LAPORAN STUDY LAPANGAN

PELAYANAN PUBLIK PADA


BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH KABUPATEN SEMARANG

OLEH:

1. MOHAMMAD ARIEF ARYO WIBISONO, S.Kep.


2. NOVALIA, S.Pd.
3. Ns. SILVIA AGUSTIN, S.Kep. M.M.
4. SISMIATI, S.K.M., M.Si.
5. NYIMAS NOVITA ARIA DARINI, S.Si.
6. DIANA ANDAYANI, S.K.M.
7. RAHMATIA, S.Kep.
8. IPAN SUPRIATNA
9. dr. YOHANA ELISABETH GULTOM.
10. H. AZUMADDIN S.Kep., Ners.
11. RIZALI HADI.
12. THERESIA KARMELA
13. SUHONO
14. NANY ZAITUN, S.K.M.
15. YONI PANDUWINARNI, S.ST., Keb., M.Kes.
16. JANTI SUSANA JESAYAS, S.Kep.

Telah disetujui pada tanggal, Maret 2020


Di Pusdik Administrasi Lemdiklat Polri Bandung
KEPALA BADAN KEPEGAWAIAN KEPALA PUSAT PENDIDIKAN
DAERAH KABUPATEN SEMARANG ADMINISTRASI

PARTONO, S.H., M.M. Drs. BOBYANTOI.O.R. ADOE


NIP. 196602221992031007 KOMBES POL NRP. 65100562
PEMBINA UTAMA MUDA

LAMPIRAN
20
PEMBEKALAN STUDI LAPANGAN OLEH KABAG BIN DIKLAT AKBP ADE MAULANA

PEMBUKAAN VIDEO CONFERENCE STUDI LAPANGAN OLEH KAPUSDIK ADMINISTRASI


KOMBES POLISIDrs. BOBYANTO. I.O.R.ADOE

21
PEMBUKAAN VIDEO CONFERENCE STUDI LAPANGAN OLEH KAPUSDIK ADMINISTRASI
KOMBES POLISI Drs. BOBYANTO. I.O.R.ADOE

VIDEO CONFERENCE STUDI LAPANGAN DINAS KESEHATAN KAB.SEMARANG

22
PENYUSUNAN LAPORAN STUDI LAPANGAN DINAS KESEHATAN KAB.SEMARANG

23